cover
Contact Name
Alfredo Bayu Satriya
Contact Email
alfredobayusatriya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejaei@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
e-Jurnal Arus Elektro Indonesia
Published by Universitas Jember
ISSN : 25023508     EISSN : 24432318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JAEI (Jurnal Arus Elektro Indonesia) adalah majalah berkala ilmiah yang berisi hasil penelitian para peneliti, dosen dan praktisi mengenai ilmu-ilmu bidang keteknik elektroan khususnya di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan hasil riset dari para penulis luar negeri. Arus yang dimaksud disini adalah asumsi dari pergerakan elektron yang mengalir melalui sebuah media tertentu. Dengan diberikannya bagian nama “arus” ini, keberlanjutannya nanti akan terus “mengalir arus” perkembangan terkini ilmu pengetahuan keteknik elektroan dengan lebih cepat di seluruh Indonesia melalui media artikel/jurnal ilmiah ini. Adapun topik-topik yang diusulkan untuk terbit pada majalah berkala ilmiah JAEI ini adalah topik mengenai elektronika, sistem tenaga, energi terbarukan, kendali, telekomunikasi dan multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Penyiram Tanaman Otomatis menggunakan Sensor pH Tanah dan Sensor Kelembaban Tanah untuk Tanaman Tomat Berasis IoT Mujahid, Alvin; Jannah, Misbahul; Salahuddin, Salahuddin; Taufiq, Taufiq
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i2.32623

Abstract

Tanaman tomat merupakan jenis sayuran buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia dan bernilai ekonomis tinggi bagi petani. Dalam budidaya tanaman tomat harus diperhatikan dengan baik terutama pada pengairan tanaman. Karena apabila tanaman kekurangan air atau kebanyakan air maka tanaman tomat akan mati. Kelembaban tanah yang ideal untuk tanaman tomat pada kadar air tanah 60-80% dan pH yang stabil antara 5,5-7penulis terinspirasi untuk melakukan peneletian yang berjudul “Rancang Bangun Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor pH Tanah dan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Tanaman Tomat Berbasis Internet Of Thing (IoT)” yang bertujuan untuk membuat alat membantu pengguna untuk memantau tanamannya baik petani, ibu rumah tangga dan pengelola tanaman dalam melakukan pemantauan serta dalam penyiraman tanaman otomatis.Penelitian ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler nya, sensor soil moisture sebagai sensor kelembaban tanah, sensor pH Tanah sebagai pendeteksi tingkat keasaam pada tanah, sensor float sebagai pendeteksi ketersediaan air dan LCD I2C sebagai penampil intruksi pada alat ini. Alat ini bekerja secara IoT dengan menggunakan webThingSpeak sebagai monitoring tanaman. Hasil penelitian menunjukkan alat ini telah dirancang dan berhasil dibangun dengan baik. Dengan hasil pengujian konfigurasi NodeMCU dan komponen lainnya telah berjalan dengan baik sesuai pada program. Hasil pengujian keseluruhan pada kelembaban rata-rata pada tiga jenis tanah, menggunakan metode manual dan otomatis didapat hasil yang tidak signifikan dengan rata-rata nilai eror 0,024%, dan untuk pH tanahnya didapat rata-rata nilai eror 0,050%. Kata Kunci — Penyiraman otomatis, monitoring, sensor kelembaban, sensor pH, IoT, Tomat pH Sensors and Soil Moisture Sensors for Internet-Based Tomato Plants Of Thing (IoT)” which aims to create a tool to help users monitor their crops, both farmers, housewives and plant managers in monitoring and watering plants automatically. This research uses the NodeMCU ESP8266 as the microcontroller, the soil moisture sensor as the soil moisture sensor. , Soil pH sensor as a detector of the level of acidity in the soil, a float sensor as a detector of water availability and an I2C LCD as a display of instructions on this tool. This tool works IoT by using webThingSpeak as plant monitoring. The results of the research show that this tool has been designed and built successfully. With the test results, the NodeMCU configuration and other components have been running well according to the program. The overall test results on the average moisture in three types of soil, using manual and automatic methods obtained insignificant results with an average error value of 0.024%, and for soil pH an average error value of 0.050% was obtained.. Keywords — Automatic watering, monitoring, humidity sensor, pH sensor, IoT, Tomato
Coconut Peeling System Berbasis PLC untuk Ekonomi Bangkit Pasca Pandemi Hadi, Charis Fathul; Muliyono, Muliyono
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i2.34932

Abstract

In the current post-pandemic era, the creativity of MSME actors is required so that the economy immediately rises, this is aimed at stabilizing the economic sector after almost 3 years of being hit by a pandemic. Increasing the level of creativity in sales must also be accompanied by an increase in the number of productions made, one of which is SMEs making fresh drinks from young coconuts. From the results of observations of SMEs in Banyuwangi district, especially in the business of making jelly. a young coconut seller can afford 16 seconds to two minutes at a time coconuts with the shape of one fruit and the other not being uniform. If within 10 minutes consumers come as many as 42 people or more to order young coconuts. So the peeling ability with the above time, is not comparable to the arrival of consumers, it makes consumers wait a long time and makes sellers want to peel quickly to meet consumer needs and will affect the shape of young coconuts that will be served to be unattractive. For this reason, a machine is designed that can help peel young coconut skin more quickly as a substitute for human labor, which in turn can increase the efficiency of young coconut peeler, both in terms of speed, power, production amount, to the safety factor of the peeler machine. So that consumer needs are met more quickly and more attractively to be presented. The methods used in this research are Phase 1 Needs Survey, Phase 2 Design, Phase 3 Prototype, Phase 4 Prototype Testing. From the test results, the frequency variation is 37 Hz, 44 Hz, 58 Hz. From the 3 variations found a frequency of 60 Hz which gets smooth and maximum stripping results.
Konveyor untuk Klasifikasi Kualitas Buah Pisang menggunakan Image Processing Wicaksono, Immawan; Javier, Azhar Bima; Sumardi, Sumardi; Cahyadi, Widya
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i2.33037

Abstract

Post -harvest processing is one of the activities to maintain the quality of bananas. Efforts made to maintain the quality of bananas are sorting. Sorting is the separation of cleaned materials into various fractions based on their physical character (shape, size, weight, type, color), chemical (odor composition and rancidity) and biological (type and damage by insects, number of microbes, and growth power). . The purpose of sorting is to determine the classification of commodities based on similar qualities contained in the commodity itself. One of the banana fruit harvesting methods that can be used is to use image processing. Image processing is the handling of text data and image data based on a visual system that has a much higher level of accuracy than human visual. One of the methods that can solve the problem is to use the Image Classification method. With the addition of these supporting methods, the identification results and the level of data accuracy will be better.
Pemodelan Transmisi Citra dengan OFDM untuk Sistem DVB-T Prihantono, Prihantono; Astawa, I Gede Puja; Santoso, Tri Budi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i2.47172

Abstract

Pada paper ini disajikan sebuah kajian tentang model transmisi citra dengan teknik OFDM, yang mana merupakan satu hal kunci di dalam implementasi DVB-T dan DVB-T2. Kajian telah dilakukan untuk mengevaluasi kehandalan sistem transmisi pada suatu kondisi kanal terburuk yang melibatkan proses multipath fading, dan mengujikan berbagai metode ekualisasi untuk mengetahui kehandalan sistem dalam mengatasi pengaruh kanal. Dari hasil pengujian melalui simulasi diperoleh gambaran bahwa untuk mendapatkan kinerja yang aman, dengan maksimum nilai error probability 0,001 ketiga system baik BPSK, QPSK dan 16QAM masih layak dimanfaatkan dengan system OFDM untuk implementasinya, walaupun ada sedikit perbedaan nilai SNR untuk BPSK + 6,7 dB, QPSK perlu +7 dB, dan 16QAM perlu + 9 dB. Pada pengujian teknik ekualisasi dengan LS dan MMSE juga menunjukkan kinerja yang bagus pada system OFDM. Dan pada bagian akhir menunjukkan proses tansmisi citra memberikan luaran sesuai yang diharapkan.
Perancangan Early Warning System Bencana Banjir Menggunakan Meetode Fuzzy logic Control Berbasis IoT Rahardi, Gamma Aditya; Muldayani, Wahyu; Sumardi, Sumardi; Wijaya, Mochamad Diki Ari
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i1.33242

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang rentan akibat berbagai bencana alam, terutamabanjir merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dimana terjadi kelebihan air yang tidak tertampung oleh jaringan saluran air pada suatu wilayah. Oleh karena itu, di perlukan sistem peringatan dini dengan menggunakan metode fuzzy logiccontrol sebagai pengambilan keputusan agar dapat menanggulangi bencana sehingga antisipasi warga dalam menghadapi bencana akan meningkat. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada sensor HCSR04 untuk pembacaan ketinggian air dengan rata - rata Error persen sebesar ±0,50%, sensor Rain gauge untuk pembacaan curah hujan dengan rata - rata Error persen sebesar ±0,73%, dan sensor Turbidity dengan rata – rata Error persen sebesar ±12,2%. Pada pengujian alat ini menggunakan parameter ketika ketinggian air 0-40 cm, intensitas curah hujan sebesar 0-100mm dan kekeruhan air terbaca 0-200 NTU maka akan menampilkan kondisi aman. Ketika ketinggian air 41-80 cm, intensitas curah hujan sebesar 101-300mm dan kekeruhan air terbaca 201-467 NTU maka akan menampilkan kondisi waspada dan memberikan peringatan dengan sirine menyala sebanyak tiga kali dan juga memunculkan notifikasi pada aplikasi blynk. Dan ketika ketinggian air 81-100 cm, intensitas curah hujan sebesar 301-500mm dan kekeruhan air terbaca 468-700 NTU maka akan menampilkan kondisi bahaya dan memberikan peringatan dengan sirine menyala terus menerus dan juga memunculkan notifikasi pada aplikasi blynk.
Pemodelan Minyak Kemiri Sunan Dengan Campuran APAR POWER OIL TO 20 Sebagai Alternatif Pengganti Minyak Transformator Menggunakan Neural Network Hariyono, Rizki Agus; Prasetyono, Suprihadi; Hardianto, Triwahju
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i2.31484

Abstract

Semakin menipisnya ketersediaan minyak transformator tambang yang maka diperlukan sumber daya baru yang berupa minyak nabati, yang merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui. Salah satu jenis minyak nabati yang memiliki keunggulan karakteristik tegangan tembus serta massa jenis yaitu minyak kemiri sunan. Pada penelitian yang berjudul Studi Karakteristik Bio Transformer Oil Berbahan Dasar Minyak Kemiri Sunan (Reutealis Trisperma Blanco) sebagai Alternatif Isolasi Cair pada Transformator Daya dengan Variasi Fenol dan APAR Poweroil TO 20 oleh Nur Wahyu Utomo. Dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa bio transformer oil dengan variasi 15% dan 20% sudah memenuhi standar SPLN 49-1. Kemudian akan dicari bagaimana nilai keandalan minyak tersebut dengan variasi-variasi yang berbeda untuk mendapatkan komposisi minyak yang lebih baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode backpropagation. Data yang digunakan pada simulasi ini adalah data minyak dengan campuran 5% hingga 20% dimana data tersebut akan disusun menjadi 6 data input dan 3 data target serta 3 data yang akan digunakan untuk menguji keakurasian hasil pemodelan. Hasil dari simulasi tersebut yaitu nilai MAPE (Mean Average Precentage Error) yang merupakan perhitungan akurasi dari peramalanterhadap target, pada pengujian peramalan/pemodelan biotransformer oil menggunakan metode backpropagation neural network didapatkan nilai akurasi sebesar 3,619441162%. Bisa diartikan bahwa hasil peramalan sudah menunjukkan nilai akurasi yang cukup tinggi.
Implementasi Algoritma Naive Bayes Pada Sistem Monitoring dan Klasifikasi Kualitas Air Akuarium Ikan Hias Cahyadi, Widya; Chaidir, Ali Rizal; Hani, Hanif Abdi Hakim
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i3.33263

Abstract

Monitoring (pengamatan) merupakan suatu kegiatan mengumpulkan informasi yang kemudian dianalisa dengan berdasarkan batasan yang telah ditentukan terlebih dahulu secara terstruktur pada suatu program. Proses monitoring memberikan sekumpulan informasi keadaan dengan kecenderungan dari hasil perhitungan terhadap kondisi yang telah ditentukan sebelumnya. Kondisi air merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup ikan hias. Dimana kondisi air yang dimaksud merupakan suhu air, kandungan okasiden pada air, dan tingkat keasaaman air, serta tingkat kejernihan dari air itu sendiri. Ada berbagai macam jenis ikan hias, salah satunya jenis ikan hias mas koki. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat prototype sistem monitoring kualitas air akuarium untuk ikan hias khususnya ikan mas koki dengan menggunakan algoritma Naive Bayes. Parameter – parameter yang akan diukur pada penelitian ini adalah tingkat kekeruhan air, tingkat kadar amonia, dan tingkat keasamaan air (pH). Untuk dapat mengukur parameter – parameter tersebut, pada sistem monitoring ini akan menggunakan sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan air, sensor mq-135 untuk mengukur tingkat amonia, dan sensor pH untuk mengukur tingkat keasaman air. Didapatkan hasil ketika sistem mendapatkan nilai kekeruhan sebesar 13,00 NTU, nilai amonia sebesar 0,006 ppm, nilai pH sebesar 7,25 maka kondisi air yang ditampilkan adalah ideal. Hasil ini menunjukkan sistem mampu melakukan klasifikasi dan bekerja sesuai dengan kriteria pada setiap parameternya. Selanjutnya, ketika telah diketahui bahwa sistem dapat berjalan dengan baik, maka dilakukan tes usability sistem. Tes usability sistem yang dilakukan menggunakan metode SUS yaitu System Usability Scale. System Usability Scale (SUS) merupakan metode pengujian usability suatu sistem secara sederhana dengan sepuluh skala yang memberikan pandangan secara menyeluruh dari evaluasi tujuan kebergunaan. Hasil yang didapatkan dari tes usability menunjukkan rata-rata sebesar 79 yang dimana berdasarkan SUS menunjukkan bahwa Sistem termasuk dalam kategori acceptable, memiliki rating good, dan pada peringkat C.
Antena Mikrostrip Rectangular Patch dengan DGS Bentuk Dumbbell untuk Teknologi 3.5GHz Setiabudi, Dodi; Ivanda, Dio Ferrel; Eska, Andrita Ceriana; Herdiyanto, Dedy Wahyu; Rahardi, Gamma Aditya
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i2.43474

Abstract

Seluruh dunia saat ini sedang mempersiapkan generasi kelima (5G). Teknologi packet switching nirkabel, sering dikenal sebagai 5G, menyediakan area jangkauan yang luas dan throughput yang tinggi. Karena teknologi ini dapat mengirim data dengan kecepatan lebih dari 100 Mbps, berbeda dengan generasi LTE/4G. Indonesia membutuhkan minimal tiga lapisan spektrum frekuensi: lapisan bawah 700 MHz (pita rendah), lapisan pita tengah 2,3 GHz dan 2,6 GHz, serta lapisan atas 3,5 GHz (pita tinggi). Penelitian ini menggunakan DGS berbentuk dumbbell dan antena mikrostrip patch persegi panjang dengan frekuensi operasi 3,5 GHz. Parameter berikut dilacak menggunakan CST Studio Suite sebagai alat simulasi desain pendukung: VSWR, return loss, bandwidth, gain, dan pola radiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena beroperasi pada frekuensi 3,5GHz dengan nilai VSWR dan return loss yang memenuhi standar; secara spesifik antena mikrostrip tanpa metode Defected Ground Structure (DGS) mempunyai nilai VSWR sebesar 1,94 dan return loss sebesar - 9,85 dB. Struktur VSWR (DGS) sebesar 1,8 dan nilai return loss sebesar -10,85 dB sesuai kriteria perancangan, dimana nilai VSWR sebesar 2 dan nilai return loss sebesar -10 dB
Rancang Bangun Sistem Monitoring Serta Kendali Suhu dan Kelembaban pada Ruang Server Berbasis Arduino Ermawan, Jimmy Abiyu; Ismail, KGS M; Kosasih, Ahmad
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i1.37054

Abstract

Ruang server memiliki peranan yang sangat penting karena merupakan ruang utama sebagai tempat untuk menyimpan server dan sistem jaringan yang terhubung dengan perangkat operasional. untuk menunjang kinerja perangkat tersebut salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi suhu dan kelembaban di ruangan tersebut. Dengan perkembangan teknologi maka salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah menerapkan sistem kontrol dan monitoring dengan menggabungkan antara perangkat lunak dan perangkat keras yang dimanfaatkan sebagia media pengoperasian Air Conditioner (AC) dan Dehumidifier, yang dilakukan secara otomatis menggunakan arduino uno R3 dan wemos D1 mini dengan menambahkan sensor DTH 11 di ruangan. Sistem ini dapat bekerja secara realtime melalui website yang dapat diakses melalui komputer. Dengan adanya sistem kontrol dan monitoring ini maka suhu dan kelembaban pada ruang server akan selalu tetap terjaga pada sesuai kondisi yang telah ditentukan.
Perencanaan Penyediaan Jaringan Distribusi Listrik Di Daerah Terpencil Desa Tanjung Batuq Harapan Kalimantan Timur Pramesti, Dinda Aprilia; Yuniantoro, Indriarto; Harlan, Sipahutar
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i2.42872

Abstract

Undang-Undang No. 30/30/2009 Tentang Ketenagalistrikan mensyaratkan perlunya kegiatan pembangunan ketenagalistrikan perdesaan untuk mempercepat dan meningkatkan laju elektrifikasi. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data langsung, analisa hasil survey seperti Aksesibilitas Lokasi Perencanaan, Profil Desa, Kondisi Klimatologi, Pengukuran Topografi Lapangan, Pengukuran Lapangan, serta Analisa Kebutuhan Daya seperti Proyeksi Calon Pelanggan, Proyeksi Kebutuhan Daya, Desain Jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM),Jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR), Gardu Distribusi dan Analisa Jenis Tiang. Hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan beberapa hal dalam kegiatan perencanaan pembangunan jaringan distribusi ini, berikut: Jaringan listrik yang direncanakan system Jaringan Tegangan Menengah (JTM) bertegangan 20 kV dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR), dengan rincian Panjang jaringan 2695 Meter (JTM), Panjang Jaringan 994 Meter (JTR). Saluran konduktor yang akan digunakan adalah konduktor type AAACS 70 mm2 untuk saluran tegangan menengah (SUTM), dan konduktor type LV twisted Cable 70 dan 50 mm2 untuk saluran tegangan rendah (SUTR).