cover
Contact Name
Alfredo Bayu Satriya
Contact Email
alfredobayusatriya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejaei@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
e-Jurnal Arus Elektro Indonesia
Published by Universitas Jember
ISSN : 25023508     EISSN : 24432318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JAEI (Jurnal Arus Elektro Indonesia) adalah majalah berkala ilmiah yang berisi hasil penelitian para peneliti, dosen dan praktisi mengenai ilmu-ilmu bidang keteknik elektroan khususnya di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan hasil riset dari para penulis luar negeri. Arus yang dimaksud disini adalah asumsi dari pergerakan elektron yang mengalir melalui sebuah media tertentu. Dengan diberikannya bagian nama “arus” ini, keberlanjutannya nanti akan terus “mengalir arus” perkembangan terkini ilmu pengetahuan keteknik elektroan dengan lebih cepat di seluruh Indonesia melalui media artikel/jurnal ilmiah ini. Adapun topik-topik yang diusulkan untuk terbit pada majalah berkala ilmiah JAEI ini adalah topik mengenai elektronika, sistem tenaga, energi terbarukan, kendali, telekomunikasi dan multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
IMPLEMENTASI BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK UNTUK PERAMALAN JANGKA PANJANG BEBAN TRAFO GARDU INDUK GENTEK PADA PT.PLN (PERSERO) APJ BANYUWANGI Ghozali, RB. Moch; Setiawan, Dedy Kurnia; Esteringga, Hebri
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i3.33272

Abstract

Listrik merupakan aliran atau pergerakan elektron-elektron adalah partikel bemuatan negatif yangditemukan pada suatu atom. Transformator adalah alatuntuk mengubah energi listrik dari satu rangkaian listrikke rangkaian listrik yang berbeda berdasarkan cara kerjadari induksi elektromaknetik. Karena kebutuhankonsumen semakin naik maka transformator harusbekerja secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhankonsumen, oleh karena itu perlu adanya peramalan bebantransformator. Peramalan ini dilakukan untuk 5 tahunkedepan dimulai dari tahun 2022 sampai tahun 2026dengan menggunakan neural network backpropagation.Neural network backpropagation mempunyai error persenyang kecil dibandingkan dengan yang lainnya. Dari prosesperamalan data tertinggi terdapat pada bulan Mei tahun2026 sebesar 32282455 Kwh. Sedangkan menurutkeputusan (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,2016) Republik Indonesia, Nomor 5899 K/20/MEMtentang Pengesahan RUPTL (Rencana Usaha PenyediaanTenaga Listrik) PT PLN (Persero) tahun 2016 sampaidengan 2025 bahwa untuk penambahan kapasitastransformator atau penyulang mencapai 60% sampaidengan 70%, sedangkan kapasitas maksimaltransformator GI Genteng mampu menampung 60 Mva,maka dari itu 60% dari 60 adalah 36 Mva. Dilihat daribesarnya kebutuhan beban yang sudah diramalkan makapihak PLN kususnya pihak GI genteng pada tahun 2022sampai tahun 2026 belum memerlukan penambahankapasitas beban transformator namun harus mulaiwaspada karena selisih data peramalan dengankemampuan kapasitas hanyalah 6,3%.
Pemodelan Bidirectional Converter DC-DC Menggunakan Fuzzy Logic Pada Sistem Micro-Grid Dengan PLTS dan PLN Saleh, Azmi; Asmara, Ellend Sekar Ayu; Prasetyono, Suprihadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.46417

Abstract

Berkurangnya bahan bakar jenis fosil membuat para ahli saat ini mulai meneliti untuk menggunakan energi alternative. Salah satu dari energi alternatif yang saat ini banyak digunakan adalah pembangkit listrik.Sumber energi termasuk matahari, angin, pasang surut gelombang air laut, dan juga biomasa saat ini mulai diteliti untuk menggantikan fosil sebagai bahan bakar utama. Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki matahari sepanjang tahun. Sehingga ketersediaan matahari akan menjadi melimpah. Salah satu upaya pemanfaatan matahari sepanjang tahun ini adalah dengan menggunakan matahari sebagai pembangkit energi listrik.Keandalan energi matahari sangat bergantung pada iklim dan cuaca pada suatu daerah sehingga tidak dapat diprediksi. Sehingga dibutuhkan hibridasi dari sumber dan juga penyimpanan daripada energi tersebut. Konsep hybrid ini merupakan kombinasi dari sumber dan penyimpanan energi yang akan disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan. Menggunakan Bidirectional converter yang dikontrol menggunakan fuzzy logic controller dapat membuat system dengan dua sumber yaitu PLTS dan PLN dapat dimanfaatkan untuk supplai beban dan pengisian baterai sehingga system berjalan lebih optimal.
Rancang Bangun Generator Axial Flux 3 Fasa Dengan Magnet Permanen Neodymium (NdFeB) Menggunakan Besi Pada Stator Dengan Rangkaian Seri dan Rangkaian Paralel Hadi, Widyono; Negara, Mohamad Agung Prawira; Jodi, Rivaldo Pratama
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.46426

Abstract

Peningkatan penggunaan bahan bakar fosil di Indonesia telah berdampak negatif pada ketersediaan bahan bakar fossil seperti batubara dan minyak bumi. Selain meningkatkan harga komoditas, penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan polusi. Energi terbarukan adalah alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk bahan bakar fosil. Energi terbarukan tidak mencemari karena menggunakan sumber daya alam seperti matahari, angin, dan air. Generator listrik adalah solusi ramah lingkungan untuk menghasilkan energi dari sumber daya terbarukan untuk penelitian ini. Generator induksi magnetik memiliki stator yang berdiri dan rotor yang bergerak. Generator memiliki struktur stator dan rotor di mana stator adalah bagian yang tidak bergerak dan rotors adalah bagian berputar. Listrik yang dihasilkan dapat menjadi arus terbalik (AC) atau arus arah. (DC). Studi ini melibatkan dua percobaan, satu bebas beban dan dengan beban pada baterai 12V 12Ah. Arus dan tegangan diukur menggunakan tahometer pada kecepatan 200 hingga 2000 rpm. Hasilnya menunjukkan kinerja generator dan kapasitas pengisian baterai. Penelitian ini menemukan bahwa menggunakan besi pada stator menghasilkan tegangan dan arus yang lebih rendah daripada tanpa besi di stator. Selain itu, rangkaian seri menghasilkan arus yang lebih besar daripada rangkaian paralel.
RANCANG BANGUN SISTEM PENDINGIN PANEL SURYA OTOMATIS UNTUK PENINGKATAN PEMANENAN ENERGI LISTRIK Kalandro, Guido Dias; Gumilang, Laksana Fajar; Sujanarko, Bambang; Muhammad Riza Darmawan; Setiabudi, Dodi; Moh. Erdianto Triputradi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i1.46455

Abstract

Potensi energi matahari sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, khususnya dalam konteks penggunaan panel surya dan sistem pendingin otomatis. Eksperimen ini bertujuan merancang sistem otomatis pendingin panel surya dengan sirkulasi tertutup menggunakan Arduino Uno. Panel surya yang digunakan memiliki kapasitas 20WP berjenis polikristalin, dan sistem pendingin menggunakan pipa tembaga berdimensi 3/8 Inch dan panjang 6,11 meter dengan watercoolant sebagai pendinginnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pendingin berhasil menjaga suhu panel surya dalam rentang 33°C hingga 36°C, memberikan perbedaan 10°C hingga 20°C dengan panel surya tanpa pendingin pada intensitas cahaya yang sama. Panel surya berpendingin menunjukkan peningkatan tegangan, arus, dan daya, dengan rata-rata 1 Volt hingga 2 Volt, 0,1 ampere hingga 0,2 ampere, dan 1watt hingga 2 watt lebih tinggi. Efisiensi panel surya juga meningkat sekitar 1-3%. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pemanfaatan energi matahari dan efektivitas sistem pendingin dalam meningkatkan efisiensi pemanenan energi listrik dari panel surya. Kata Kunci — Panel Surya, Sistem Pendingin Otomatis, Pipa Tembaga
Studi Teknis dan Ekonomis PLTS Atap Kapasitas 38,2 KWp Alvriyanto, Bunga Jasmine; Hardianto, Triwahju; Saleh, Azmi; Widjanarko, Widjanarko; Gozali, RB. Moch.
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.46617

Abstract

Studi ini menganalisis pemasangan Sistem PLTS atap pada Gedung IsDB Integrated Laboratory for Engineering Biotechnology Fakultas Teknik Universitas Jember. Gedung tersebut memiliki luas bangunan 4.888 m2 dengan pemanfaatan ruangan sebesar 64%. Listrik Gedung ini dipasok dari PLN sebagai pelanggan kategori LS-3 dengan daya terpasang 690.000 VA dan biaya pembayaran Rp. 2.032,-/kWh. Tagihan listrik gedung tersebut mencapai Rp. 849.611.700. Data beban listrik dicatat secara otomatis menggunakan sistem Automatic Meter Reading (AMR), dengan profil konsumsi tertinggi pada pukul 12.00 WIB sebesar 51,8 kWh dan terendah pada pukul 6.00 WIB sebesar 27,5 kWh. Desain PLTS atap gedung ini menggunakan software Helioscope dengan kapasitas 38.2 kWp dan produksi tahunan sebesar 46,12 MWh. Dalam Permen ESDM No. 21 tahun 2021, energi PLTS yang dapat dijual mencapai 100% dari hasil produksi. Penggunaan listrik yang belum maksimal dan tagihan listrik di bawah rekening minimum memungkinkan energi berlebih dapat dijual ke PLN dengan perkiraan pendapatan Rp93.310.066 per tahun. Investasi total pemasangan PLTS atap gedung ini adalah Rp. 544.236.000. Hasil analisis menunjukkan parameter investasi yang layak, dengan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp. 534.162.123, indeks profitabilitas (Profitability Index) sebesar 1,98, dan Payback Period (PBP) sebesar 8,5 tahun. Hasil tersebut menunjukkan nilai yang lebih kecil dari umur investasi 25 tahun yang direncanakan. Kata Kunci — helioscope, net present value, panel surya, Payback Period, plts atap, Profitability Index
Rancang Bangun Sistem Navigasi Robot Otonom Waiter-Bot Berbasis Robot Operating System Salam, Abd.; Anshar, Muh; Achmad, Andani; Yudha, Muh. Reza Eka
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.47685

Abstract

Perkembangan teknologi robotika semakin masif diterapkan di industri manufaktur seiring memasuki era revolusi industri 5.0 dalam membantu meringankan beban manusia serta meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga. Salah satu bentuk penerapannya pada penelitian robot otonom Waiter-Bot sebagai robot cerdas bebasis Robot Operating System (ROS) dengan misi pengantaran logistik secara autonomus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengujian robot melakukan perencanaan jalur navigasi dalam mencapai misi. Metode perencanaan jalur navigasi terdiri atas perencanaan jalur lokal (local palnner) dan jalur global (global planner) untuk memperoleh jalur trayektori lintasan paling terdekat dan teraman. Pengujian global planner dilakukan dengan menggunakan dua skenario. Skenario 1, robot melakukan navigasi dengan kemampuan mengenali batas jalur lintasan. Adapun skenario 2, robot diberikan perlakukan penambahan objek diluar hasil pemetaan untuk mengenali dan menghindari obstacle tersebut. Pengujian local planner menggunakan algoritma Dynamic Window Approach (DWA) untuk mengetahui kemampuan robot merencanakan opsi jalur baru dalam kondisi situasional agar tetap bergerak otonom untuk mencapai target misi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni pada pengujian global planner, waktu tempuh rata-rata saat robot melewati misi A,B,C dengan jarak tempuh 12,02 meter pada skenario 1 yakni 3,81 menit serta skenarion 2 dengan waktu tempuh rata-rata 4 menit 12 detik. Sedangkan pengujian local planner,diperoleh waktu transisi pivot dengan rata-rata 73 detik. Dalam sistem navigasi robot berbasis ROS pada penelitian ini diketahui jumlah node yang aktif yakni 14 node dalam 8 topik. Dengan demikian navigasi Waiter-Bot dapat menjalankan misi dengan efektif.
PROTOTIPE PHOTOTHERAPI BAYI KUNING DENGAN BLUELIGHT BERBASIS ARDUINO Syah, Ilham Aliyan; Setiawan, Hendra; Prasojo, Ipin; Supriyadi, Kuat
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i1.50088

Abstract

Penyebab mortalitas pada bayi baru lahir adalah Ikterus yaitu warna kuning yang tampak pada kulit dan mukosa karena peningkatan bilirubin. Phototherapy merupakan salah satu peralatan kesehatan yang digunakan sebagai alat terapi. Pesawat phototherapy diperuntukan bagi Bayi Baru Lahir (BBL) atau Neonatus, yang mengalami hiperbillirubinemia. Hiperbillirubinemia atau disebut juga dengan ikterus dapat ditemukan pada minggu pertama kelahiran neonatus, Billirubin merupakan produk yang bersifat toksin (racun) yang harus dikeluarkan oleh tubuh. Kelebihan kadar billirubin dalam tubuh dapat menimbulkan gangguan menetap bahkan dapat megakibatkan kematian. Tujuan Penelitian: Tujuan mengembangkan pembuatan alat bluelight therapy untuk terobosan pelayanan kesehatan di puskesmas dalam keadaan tertentu. Pada alat menggunakan relay sebagai pemutus aliran listrik, lampu bluelight sebagai pemancar sinar ke tubuh pengguna. Pada sistem ini akan mengolah data digital yang selanjutnya akan di olah pada Arduino Uno dan hasilnya akan ditampilkan pada LCD dalam bentuk waktu dan lifetime terdapat buzzer sebagai penanda bahwa waktu telah selesai. Metode Penelitian: Dalam penyusunan menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil dan kesimpulan: Pada laporan tugas akhir ini berhasil mendapatkan hasil pengukuran waktu uji coba fungsi alat 5 menit dengan pembanding stopwatch 5menit 2 detik., serta dapat diambil kesimpulan bahwa uji fungsi alat telah sesuai prosedur.
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI SUPLAI DAYA UNTUK PENYINARAN KEBUN BUAH NAGA Erwinda, Yudha Teja; Arizal Mujibtamala Nanda Imron; Dananjaya Endi Pratama; Bambang Sujanarko; Candra Putri Rizkiyah Ramadhani; Wicaksono, Immawan
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i1.51294

Abstract

Di Banyuwangi, petani buah naga menghadapi masalah produktivitas di luar musim panen karena tanaman tidak berbunga dalam waktu lama. Mereka menggunakan lampu sebagai pengganti sinar matahari, tetapi ini meningkatkan biaya listrik dan tidak semua lahan dapat dijangkau oleh listrik PLN. Solusi yang tepat adalah memanfaatkan energi terbarukan dari matahari dengan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Data input dari panel surya dan baterai diambil selama 3 hari dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, dan data output diambil selama beberapa malam dari pukul 21.00 hingga 02.00 WIB. Perancangan dilakukan dengan menggunakan komponen seperti panel surya, SCC, batrai, dan inverter. Sistem ini menunjukkan kinerja yang baik, dengan produksi energi pada hari pertama sebesar 89,35 Wh melebihi konsumsi 83,3 Wh, dan produksi pada hari kedua mencapai 100,82 Wh dengan sisa energi 17,52 Wh. Meskipun pada hari ketiga produksi turun menjadi 67,78 Wh, sisa energi dari hari sebelumnya mencukupi kebutuhan. Selain itu, pemberian lampu secara signifikan mempercepat pembungaan tanaman buah naga, dengan peningkatan bunga yang signifikan dari minggu kedua hingga kelima, sementara tanaman tanpa lampu tidak berbunga.
Internet of Things-Based LoRa Air Quality Monitoring System in the University of Jember Hafifi, M Erick Lucky; Suko Sarwono, Catur; Cahyadi, Widya; Setiabudi, Dodi; Ceriana Eska, Andrita; Hadi, Widyono; Laagu, Muh. Asnoer
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v11i1.53108

Abstract

In current environmental conditions, air quality is often underestimated even though it is crucial for the survival of living organisms. Good air quality that contains sufficient oxygen for breathing and photosynthesis, as well as stable carbon dioxide levels, is essential for humans, animals, and plants. Pollution factors such as motor vehicle exhaust, factory emissions, and waste burning can reduce air quality and thus have an indirect impact on the health of living beings. This research focuses on air pollution caused by carbon monoxide and carbon dioxide, using the Mamdani fuzzy method to determine uncertainty and vagueness values. An IoT system with two LoRa devices is used to monitor air quality, with data from sensors represented via MATLAB using fuzzy logic for more accurate results. LoRa device integration with Arduino and ESP32 can be used for accurate sensor reading and communication, ensuring proper data transmission between nodes and gateways for real-time monitoring and comparison of gas parameters at different locations. The reading results from the sensors and the monitoring results on the Blynk platform show identical values with 0% error from monitoring. For the percentage of ISPU values from simulation results in MATLAB compared to manual calculations, there is a difference of 1.12% when compared with the reading values from the sensors.
Connectivity Revolution: Fiber Optic Network Mapping for Modern Jember Darmawan, Muhammad Riza; Fadhil, Martiana Kholila; Rizkiyah R., Candra Putri; Pratama, Dananjaya Endi; Triputradi, Moh. Erdianto
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v10i3.53349

Abstract

Jember Regency is a popular marine tourism destination with five beaches, each experiencing an increase in the number of visitors each year in Jember Regency. Although these beaches are favorites and increase visitors annually, they require better infrastructure to support tourism activities. The research evaluated the network design using several parameters: power link budget, rise time, Signal to Noise Ratio (SNR), and Bit Error Rate (BER). The result of this study shows that the 39 network paths meet the BER calculation standard of 10-12 and the SNR standard of 21.5 dB.