cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
EFEKTIFITAS RELAKSASI DEEP BREATHING DENGAN TEKNIK SELF INTRUCTION TRAINING (SIT) DALAM BENTUK VIDEO DAN AUDIO UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL Ellatyas Rahmawati Tejo Putri; Sheylla Septina Margaretta
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i1.694

Abstract

ABSTRAKKehamilan merupakan peristiwa yang terjadi ketika sel telur dibuahi oleh sel sperma yang terjadi di dalam rahim seorang wanita.  Lamanya masa kehamilan normal berlangsung 280 hari atau 40 minggu atau 9 bulan lebih 7 hari. Bagi seorang perempuan yang baru pertama kali hamil maka seringkali dilanda kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan. Kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan yang muncul dalam pikiran perempuan yang baru pertama kali hamil bermacam macam alasannya seperti takut keguguran, takut melahirkan dan takut tidak mampu mengasuh bayinya.(Aprilia, Yesie.2011).Tujuan penelitan ini adalah menganalisa perbandingan efektifitas relaksasi deep breathing dengan teknik Self Instruction Training  melalui audio visual dengan efektifitas relaksasi deep breathing menggunakan audio saja. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experimental dengan teknik one group pretest dan posttest.Alat ukur kecemasan ditentukan dengan menggunakan alat (instrument) State – Trait Anxiety (STAI) yang disajikan dalam bentuk google form. Sedangkan perlakuan pemberian audio relaksasi deep breathing diberikan setelah pengisian kuesioner tahap pertama, dan untuk mengetahui efektifitasnya kuesioner kecemasan STAI dilakukan setelahnya. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil di Kota Kediri. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 30 ibu hamil di PMB Endang S, PMB Veronica, PMB Wiwin Werdi Kota Kediri. Hasil analisa  tingkat kecemasan pada kelompok ibu hamil grup A sebelum diberi perlakuan dengan Video relaksasi deep breathing sebesar 49,07. Setelah diberi Video relaksasi deep breathing rata-rata tingkat kecemasan menjadi 44,73 sedangkan tingkat kecemasan pada pada kelompok ibu hamil grup B sebelum diberi perlakukan Audio relaksasi deep breathing memiliki rata-rata skor sebesar 48,67. Setelah diberi perlakukan Audio relaksasi deep breathing, rata –rata tingkat kecemasan menurun menjadi 46,13. Sedangkan  tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada efektifitas tingkat kecemasan akhir pada ibu hamil yang diberi Audio relaksasi deep breathing dan ibu hamil yang diberi Video relaksasi deep breathing dengan metode SIT (Self Instruction Training).Kata Kunci: Relaksasi, Kecemasan,Efektifitas
IMPLEMENTASI PENINGKATAN KOGNITIF LANSIA MELALUI MEMORY TRAINING Icca Narayani Pramudaningsih; Ambarwati Ambarwati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i3.626

Abstract

ABSTRAKImplementasi untuk meningkatkan fungsi kognitif (memori) lansia dengan memberikan tindakan keperawatan untuk mencapai hasil kesehatan dan peningkatan kualitas hidup lansia. Tindakan yang dilakukan dengan memory training. Memory training merupakan implementasi dalam meningkatkan kemampuan memory dengan teknik  mnemonic, Tehnik Mnemonic ini membantu kinerja dari memory (ingatan) yang dapat dioptimalkan dengan latihan. Materi yang digunakan di dalam memory training yaitu tentang orietasi waktu dan menghafal 9 kata dengan cepat (re call). Desain  pada  penelitian  ini  Quasy Experimental  dengan rancangan Pretest Post test Control Group Design. Instrumen nya digunakan dalam pre test dan post test dengan MiniCog dan clock drawing test (CDT), Sedangkan intervensi dalam memory Training dengan menggunakan instrumen mnemonic. Sampel dalam penelitian ini 30 lansia yang usia 60 tahun atau lebih, mampu berkomunikasi dengan baik, lansia yang tidak mengalami gangguan aktivitas dan bersedia menjadi responden, yang di bagi 2 kelompok, 15 lansia kelompok intervensi dan 15 lansia kelompok kontrol. Analisa  efektivitas peningkatan kognitif lansia melalui memory training dengan uji statistik Wilcoxon signed ranks test dengan program SPSS 25.0 dengan tingkat kemaknaan p ? 0,05. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Recall Test pada kelompok intervensi p value 0.001 atau p?0.05 yang berarti H1 diterima yaitu terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan Tindakan memory training. Penilaian Clock Drawinng test pada kelompok intervensi dengan nilai p value 0.003 atau p?0.05 yang berarti H1 diterima yaitu adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberikannya Tindakan memory training.Kata Kunci: Kognitif, Lansia, Memory training.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP HYGIENE PERSEORANGAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN Patmawati Patmawati; Sumardi Sumardi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v9i2.599

Abstract

Hygiene perseorangan atau kebersihan perseorangan adalah suatu tindakan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan individu untuk mencapai kesejahteraan fisik maupun psikis. Pemeliharaan hygiene perseorangan sangat menentukan status kesehatan, hal tersebut akan membuat individu secara sadar mencegah terjadinya penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap hygiene perseorangan santri di Podok Pesantren Al-Wasilah menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan teknik total sampling sebanyak 68 responden menggunakan alat ukur kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan santri terhadap hygiene perseorangan yaitu p=0,000. Santri dengan pengetahuan kurang, Terdapat hubungan antara sikap Santri terhadap hygiene perseorangan yaitu p=0,000. Santri dengan sikap kurang, lebih berisiko tidak berperilaku hidup bersih jika dibanding santri dengan sikap yang cukup. Kesimpulan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap higyene perseorangan (p
PERAN ORANG TERDEKAT REMAJA PUTRA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH (ANALISIS DATA SDKI KRR 2017) Agustina utii; Priscilla Jessica Pihahey
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.755

Abstract

ABSTRAK Perilaku seks pranikah pada remaja semakin meningkat, salah satu faktornya adalah akses tanpa batas terhadap media sosial, dan internet. Meskipun pengaruh positif diperoleh dengan semakin mudahnya infornasi dampak negatif adalah informasi yang diperoleh jika tidak valid mempengaruhi pengetahuan dan menjadi referensi untuk bertindak dengan salah. Untuk itu dengan segala dampak dari seks pranikah baik penyakit menular, pernikahan dini, kelahiran yang tidak diinginkan dapat diatasi dengan peran orang terdekat remaja yaitu orang tua teman dan saudara kandung. Populasi dan sampel adalah remaja usia 14-24 tahun berjenis kelamin laki-laki dan belum menikah atau tinggal Bersama. Variabel dependen remaja pria yang telah melakukan seks pranikah dan variabel independen status pacaran, dan peran orang terdekat dalam memberikan informasi kesehatan reproduksi. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan model analisis regresi logistik untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel dependen terhadap independen. Hasil penelitian menunjukkan resiko meningkat terhadap status pacarana (OR = 4.29; CI 95% 3.77 - 4.88: p =0.000), peran teman meningkatkan risiko (OR =1.26; CI 95% 1.11-1.42: p =0.000),peran Ibu menurunkan resiko (OR = 0.88; CI 95% 0.68-1.13: p =0.328), Peran Ayah meningkatkan (OR = 1.02; CI 95% 0.78-1.33: p =0.859), Peran saudara kandung (OR =1.58; CI 95% 1.32-1.89: p =0.00). Kesimpulan peran keluarga dalam perilaku seks remaja pria bisa meningkatkan resiko apabila tidak memberikan melakukan komunikasi tentang kesehatan reproduksi dan didukung oleh status memiliki pacar. Kata Kunci: Remaja Pria , Seks Pranikah, Peran Keluarga , Status Berpacaran
PENGARUH PENGGUNAAN ALLIUM CEPA DAN ALLIUM SATIVUM DALAM MPASI SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN MAKAN PADA ANAK Annif Munjidah; Elly Dwi Masita
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.759

Abstract

ABSTRAK MPASI home made (rumahan) telah banyak dikembangkan sesuai dengan rekomendasi WHO, selain mengandung zat gizi lengkap juga telah menggunakan bumbu dapur, baik itu olahan kukus, rebus, goreng atau tumis. Khazanah rasa pada makanan berkaitan dengan penggunaan racikan bumbu dapur. Bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) merupakan bumbu dasar yang sering dipakai pada resep masakan orang dewasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan allium cepa dan allium sativum dalam MPASI sebagai upaya perbaikan makan anak. Metode analitik quasi eksperimental one group pre post test desain. Populasi adalah anak bersusia 6 sampai sebelum 2 (dua) tahun dengan masalah makan (small eater) di Surabaya dan Gresik. Tehnik pengambilna sample dengan Purposive sampling lokasi pengambilan data di Surabaya dan Gresik dan waktu pengumpulan data bulan Maret sampai Mei 2021. Uji analisis menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai P = 0,00. Terdapat pengaruh yang signifikan penambahan bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) terhadap perbaikan makan anak. Penambahan bumbu dasar bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) dapat menambah aroma dan khasanah rasa pada MPASI, diharapkan ibu / pengasuh anak dapat memberikan MPASI dengan dilengkapi bumbu dasar untuk meningkatkan minat anak terhadap konsumsi makanan.Kata Kunci: MPASI, allium cepa, allium sativum
STATUS GIZI BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PUSKESMAS JOGONALAN I Istianna Nurhidayati; Fitri Suciana; Niken Ayu Septiana
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.764

Abstract

ABSTRAK Lansia didefinisikan sebagai seseorang yang mencapai usia lebih dari 60 tahun dan dimana pada masa ini seseorang akan mengalami kemunduran fisik, mental, dan sosial. Salah satu permasalahan yang terjadi pada lansia adalah masalah fisik yaitu fisik yang mulai melemah. Menurunnya kondisi fisik ataupun fungsi tubuh baik anatomis maupun fungsional dapat menyebabkan berkurangnya status gizi. Status gizi yang kurang atau berlebih akan mempengaruhi kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pada lansia di Puskesmas Jogonalan1.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah lansia di wilayah kerja Puskesmas Jogonalan 1. Responden penelitian sebanyak 133 responden yang diperoleh dengan menggunakan non probability sampling jenis  consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan pengukuran antropometri dan kuesioner. Analisa data bivariat menggunakan uji kendall’s tau. Hasil penelitian menunjukkan status gizi kurang 30,8%, normal 35,3%, lebih 33,8% dan kualitas hidup buruk 52,6%, kualitas hidup baik 47,4%. Hasil uji kendall’s tau menunjukkan adanya hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pada lansia di Puskesmas Jogonalan 1 (p value = 0,000<0,05; r=0,529). Kesimpulan: stastus gizi memiliki hubungan dengan kualitas hidup pada lansia di Puskesmas Jogonalan 1. Kata kunci : Status gizi, Lansia, Kualitas hidup
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERSIHAN DIRI SELAMA MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN YAYASAN NURUL ISLAM KABUPATEN BUNGO Citra Indah Fitriwati; Suhaela Arofah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.760

Abstract

ABSTRAK Menstruasi merupakan proses pelepasan dinding rahim disertai pendarahan dan terjadi setiap bulan. Remaja putri yang sudah matang alat reproduksi maupun hormon- hormon dalam tubuhnya akan mengalami menstruasi. Kebersihan organ genetalia saat menstruasi perlu mendapat perhatian khusus bagi remaja putri agar terhindar dari pembusukan dan berkembangnya jamur sehingga bisa menimbulkan infeksi organ reproduksi dan infeksi organ perkemihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Bungo. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan (p-value = 0,0005), faktor pola komunikasi orang tua  (p-value = 0,004), faktor dukungan teman sebaya (p-value = 0,0005) dan faktor pengaruh budaya (p-value = 0,0005) dengan kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengaruh sikap (p-value = 0,124) dengan kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya di lingkungan pondok pesantren perlu meningkatkan edukasi terkait kebersihan diri selama menstruasi khususnya kesehatan reproduksi wanita yang bisa dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Metode penyampaian bisa melalui metode forum grup discussion.Kata Kunci: kebersihan diri selama menstruasi, remaja putri, menstruasi
PENGARUH WUDHU TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR REMAJA Eni Hidayati; Fakih Anwar Zarkasyi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.756

Abstract

ABSTRAK Konsentrasi merupakan memfokuskan pikiran terhadap suatu obyek degan mengosongkan pikiran terhadap semua hal lain yang tidak berhubungan Konsentrasi dalam proses belajar adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk megikuti suatu proses pembelajaran agar semua proses dalam pembelajaran bisa tercapai dan berhasil untuk meningkatkan konsentrasi salah satunya bisa menggunakan wudhu. Mengetahui pengaruh wudhu terhadap peningkatan konsentrasi pada remaja. Metode penelitian yang digunakan quasi eksperiment. Populasi yang akan digunakan yaitu siswa-siswi yang berjumlah 256 siswa. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah 66 responden terdiri dari kelompok intervensi sebanyak 33 responden dan kelompok kontrol 33 responden. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk diketahui nilai signifikansi (Sig.) 0,00 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal, hasil uji Paired Sampel T Test didapatkan hasil nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh wudhu terhadap peningkatan konsentrasi belajat pada remaja dan hasil uji Homogenitas nilai signifikasi Based on Mean adalah sebesar 0,925 >0,05 sehingga bisa disimpulkan bahwa varian data kelas eksperimen dan kontrol adalah sama atau homogen. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh wudhu terhadap peningkatan konsentrasi belajar pada remaja di . pada kelompok intervensi mean rank pre intervensi dari angka 5,52 dan setelah intervensi menjadi 8,12. Hasil Uji Paired Sample T Test diketahui bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya ada perbedaan rata-rata tingkat konsentrasi untuk pre test dengan post test pada kelompok intervensi. apat memberikan pengetahuan dan gambaran tingkat daya ingat remaja sekolah dan menjadi sudut pandang dalam membuat kebijakan sebagai strategi coping peningkatan konsentrasi belajar pada remaja. Kata Kunci: Belajar, Konsentrasi, Wudhu
INTERAKSI TEMAN SEBAYA BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU MEROKOK REMAJA KELAS IX DI SMP DAWAN KLUNGKUNG I Gede Eka Pratama; Komang Yogi Triana; Ni Made Dwi Ayu Martini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.761

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan periode transisi perkembangan dari masa anak ke masa dewasa yang ditandai dengan ketidakmatangan emosional yang stabil serta sangat rentan terpengaruh oleh teman sebaya, salah satunya yaitu merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan interaksi teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja putra kelas ix di SMP Negeri Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik total sampling, sebanyak 127 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner teman sebaya dan kuesioner perilaku merokok. Hasil yang didapatkan yaitu interaksi teman sebaya sebagian besar terpengaruh sebanyak 119 responden (93,7%), sedangkan untuk perilaku merokok sebagian besar berperilaku merokok tinggi sebanyak 91 responden (71,7%). Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi spearman’s rho didapat nilai p value 0,000, yang artinya ada hubungan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja putra. Peran teman sebaya diharapkan dapat menjadi sasaran dalam mencegah bertambahnya remaja yang merokok.Kata Kunci: Interaksi Teman Sebaya, Perilaku Merokok, Remaja
ALAT PERMAINAN EDUKATIF LEGO MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH Tunggul Sri Agus Setyaningsih; Hesti Wahyuni
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i2.757

Abstract

ABSTRAK  Proses tumbuh kembang kemampuan motorik halus dapat terlihat melalui berbagai gerakan dan permainan yang dilakukan anak.   Stimulasi yang sangat tepat dan menyenangkan bagi anak untuk meningkatkan dan memicu kemampuan motorik halus dapat dilakukan menggunakan permainan edukatif. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penggunaan alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain quasi eksperimental one group pre test–post test. Teknik yang digunakan purposive sampling.  Instrumen yang digunakan yaitu Alat Permainan Edukatif (APE) Lego dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon nilai p= 0,000 (nilai signifikan p-value < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK At-Taqwa Cimahi, selanjutnya disarankan untuk dapat memberikan permainan edukatif untuk menstimulasi aspek  perkembangan anak.  Kata Kunci: Alat Permainan Edukatif, Anak Usia Prasekolah, Perkembangan Motorik Halus, Lego

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue