cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
IDENTIFIKASI TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN DAN PRODUKSI ASI SELAMA PANDEMI Yuni Puji Widiastuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i3.839

Abstract

ABSTRAK Air susu ibu merupakan nutrisi terbaik untuk bayi namun tidak semua ibu mampu memberikan ASI Eksklusive kepada bayinya. Pembatasan sosial selama pandemi virus corona (COVID-19) menimbulkan kekhawatiran dan stres bagi banyak orang tak terkecuali ibu menyusui. Selain itu adanya ancaman penularan virus membuat ibu merasa tidak nyaman dan stress sehingga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan dan produksi ASI. Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang upaya peningkatan kesehatan dan produksi ASI dimasa pandemic merupakan masalah mendasar yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusive yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan bayi serta tumbuh kembang bayi disaat ini maupun dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang upaya untuk menigkatkan kesehatan dan produksi ASI di masa pandemi. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Samppel sebanyak 57 responden yang diambil dengan tehnik concecutive sampling. Analisis data menggunakan statistic deskriptif yang menampilkan frekwensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hamper keseluruhan responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang upaya untuk mneingkatkan kesehatan yaitu sebanyak 46 responden (80,7%) dan hamper keseluruhan responden memiliki tingkat pengetahuan yang baikntentang upaya meningkatkan produksi ASI yaitu sebanyak 48 responden (84,2%). Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang upaya untuk meningkatkan kesehatan dan produksi ASI berada pada kategori Baik. Kata Kunci: Ibu menyusui, produksi ASI, tingkat pengetahuan, upaya untuk meningkatkan kesehatan, ABSTRACT Breastmilk is the best nutrition for babies but not all mothers are able to give exclusive breastfeeding to their babies. Social restrictions during the coronavirus (COVID-19) pandemic cause worry and stress for many people, including breastfeeding mothers. In addition, the threat of virus transmission makes mothers feel uncomfortable and stressed full and so that it affects health conditions and breastmilk production. Lack of knowledge of mothers and families about efforts to improve health and breastmilk production during a pandemic is a fundamental problem that can affect the success of exclusive breastfeeding which has an impact on the health of mothers and babies and the growth and development of babies now and in the future. This study aims to identify the level of knowledge of breastfeeding mothers about efforts to improve health and milk production during the pandemic. The design of this research is descriptive research with a cross-sectional approach. A sample of 57 respondents was taken using a consecutive sampling technique. Data analysis uses descriptive statistics that display the frequency and percentage. The results showed that almost all respondents had a good level of knowledge about efforts to improve health, as many as 46 respondents (80.7%) and almost all respondents had a good level of knowledge about efforts to increase breast milk production, as many as 48 respondents (84.2%). The conclusion of this study is that the level of knowledge of breastfeeding mothers about efforts to improve health and milk production is in the Good category. Keywords: Breastfeeding mothers, breastmilk production, level of knowledge, efforts to improve health 
MINDFULNESS MEDITASI MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PASIEN HIV Luluk Cahyanti; Jamaludin Jamaludin
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i3.824

Abstract

Human Imunnodeficiency virus (HIV) yang berarti virus penyebab menurunnya kekebalan tubuh manusia. HIV adalah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh  manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. Pasien HIV/AIDS mengalami  masalah psikososial karena  menghadapi penyakit serius, stigma sosial, penurunan kualitas hidup, masalah kesehatan mental, dan kesulitan tidur. Keadaan tersebut akan memperburuk masalah psikososial dan mengurangi kemampuan untuk mengatasi stres psikososial. Pasien HIV hampir 73 % mengalami masalah gangguan tidur. Kualitas tidur pada pasien HIV dapat diperbaiki dengan diberikan terapi farmakologis maupun non farmakologis. Terapi farmakologis yang sering dipakai adalah obat-obatan hipnosis. Sedangkan secara non farmakologi yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kualitas tidur adalah  mengontrol lingkungan  sekitar pasien, terapi kognitif, meningkatkan  kebersihan diri menjelang tidur, relaksasi otot progresive, dan mindfulness meditasi. Teknik mindfulness meditasi merupakan teknik yang digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur pada masyarakat umumnya yang mengalami masalah kualitas tidur yang buruk 10-15%. Kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko mood buruk dan stress, menurunnya daya pikir, dan permasalahan kondisi medis seperti penyakit kardiovaskuler serta menurunya daya imunitas tubuh dan obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah bisa Meningkatkan meningkatkan kualitas tidur pasien HIV. Metode quasy  eksperimental  design  (eksperimen semu)  dengan rancangan Pretest Post  test Control Group Design. Hasil analisa statistik nilai p value pada seluruh uji beda < 0,05 yang menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol nilai p seluruhnya > 0.05.  kualitas tidur pasien HIV berbeda secara signifikan pada kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak berbeda secara signifikan. Kesimpulan terjadi peningkatan kualitas tidur pada pasien HIV.
PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN TRANSMISI COVID-19 DI WILAYAH URBAN DAN RURAL DI JAWA TIMUR roesalina citra dewi; Hidayatus Sya&#039;dayah; Dhian Satya Rachmawati; Sri Suhardiningsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v10i3.841

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit jenis baru yang menyerang saluran pernapasan. Peningkatakan angka kejadian Covid-19 sebagian berasal dari klaster baru, yaitu klaster keluarga. Kemunculan klaster ini sangat berbahaya karena penularan telah masuk ke unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuan apakah terdapat perbedaan perilaku keluarga dalam pencegahan transmisi Covid-19 di wilayah urban dan rural di Jawa Timur. Desain penelitian menggunakan analitik komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga di Jawa Timur. Sampel penelitian sebanyak 393 responden, meliputi 282 responden di wilayah urban dan 111 di wilayah rural. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah perilaku keluarga. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan link google forms yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan Analisa uji beda Independent T-test. Berdasarkan analisis data menggunakan uji beda Independent T-test, pengetahuan keluarga di wilayah urban dengan wilayah rural tidak terdapat perbedaan dengan nilai ?=0,766, sikap keluarga di wilayah urban dengan wilayah rural terdapat perbedaan dengan nilai ?=0,007 dan tindakan keluarga wilayah urban dengan wilayah rural terdapat perbedaan dengan nilai dan ?=0,000. Pengetahuan dan sikap yang baik mempengaruhi tindakan. Sehingga, tindakan yang baik akan membentuk suatu perilaku keluarga dalam pencegahan transmisi Covid-19. Diharapkan keluarga selalu menerapkan protokol kesehatan, sehingga meminimalisir terjadi penularan Covid-19 di keluarga.
HUBUNGAN MACAM RUJUKAN KEGAWATDARURATAN DENGAN KELUARAN MATERNAL NEONATAL DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Hinda Novianti; Yati Isnaini Safitri; Annif Munjidah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1041

Abstract

ABSTRAK Kasus kegawatdaruratan maternal dapat terjadi setiap saat selama proses kehamilan, persalinan dan masa nifas, seperti kasus preeklampsia/eklampsia, perdarahan, sepsis, dan lain-lain. Pada tahun 2020 Angka Kematian Ibu di Jawa Timur mencapai 89,81 per 100.000 kelahiran hidup. Namun banyaknya kasus covid 19 di masa pandemi saat ini bisa  memicu pasien dan keluarga takut bahkan menolak untuk dirujuk ke rumah sakit. Keterlambatan rujukan masih menjadi penyebab non obstetrik kematian ibu dan bayi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh macam rujukan kegawatdaruratan maternal terhadap keluaran maternal neonatal. Desain dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Klinik Jasmine dan PMB Nanik pada bulan Januari sampai Juni 2021. Sampelnya adalah ibu hamil, bersalin dan nifas yang mengalami kegawatdaruratan obstetric sebanyak 47 responden. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil Asimp.Sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak, artinya terdapat hubungan antara Macam Rujukan dengan Keluaran Maternal Neonatal . Dari 47 responden, sebagian besar rujukan tepat waktu dan sebagian besar ibu dan bayi lahir kondisi sehat. Artinya meskipun kondisi pandemic covid membuat masyarakat takut untuk dirujuk ke rumah sakit, namun kesadaran mereka untuk mengikuti anjuran petugas kesehatan demi keselamatan ibu dan bayi cukup tinggi. Untuk itu sangat diperlukan penyuluhan kepada masyarakat luas akan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat pada kasus kegawatdaruratan pada kehamilan, persalinan dan nifas. Kata Kunci: Rujukan; Maternal; Neonatal
PELVIC ROCKING EXERCISE PADA IBU BERSALIN TERHADAP LAMA WAKTU PERSALINAN Ratna Ariesta Dwi Andriani; Ika Mardiyanti; Rizki Amalia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.838

Abstract

The results of Riskesdas (2018) in Central Java Province, the number of cases of complications of prolonged labor occupies the second highest number after complications of premature rupture of membranes, which is 5.2%. Given the high incidence of prolonged labor, it is necessary to do proper handling from a midwife. One of the efforts that can be done by midwives is to do pelvic rocking exercises for mothers in labor. The purpose of this study was to determine the effect of pelvic rocking exercise on the length of labor time. The research design used is an observational research type, with a Quasi Experiment design with a nonequivalent control group design. Then the data obtained were analyzed using the Mann Whitney test. The results of the study stated that the P-value was 0.000 <0.05, this means that there is a significant difference between the groups that do pelvic rocking exercise and those who do not do the length of time of delivery. The conclusion in this study is that there is an effect of pelvic rocking exercise on mothers giving birth to the length of time of delivery. This proves that pelvic rocking exercise is an activity that is quite effective in helping to accelerate the cervical opening process so that the labor process runs quickly. 
''ESP : EARLY SPORT PARTITIPATION'' SEBAGAI KONTROL BERAT BADAN LEBIH PADA ANAK DI MASA PANDEMI COVID 19 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA etik pratiwi; Wiwi Kustio Priliana
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1043

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Olah raga merupakan bagian yang terpenting dalam aktivitas pada anak dan dapat meningkatkan kebugaran pada anak. Pengaruh positif dari olahraga dan aktivitas fisik salah satunya dalah untuk mengatasi masalah obesitas, mengontrol berat badan, memerangi dan mencegah obesitas dan masalah kesehatan terkaitnya. Pada masa pandemic covid 19 ini, terdapat fenomena yang terjadi pada anak dan remaja yakni pembatasan aktivitas diluar rumah..Tujuan : untuk mengetahui pengaruh early sport partitipation terhadap control berat badan lebih pada anakMetode :Penelitian dilakukan preeksperimental design. Data kuantitatif didapatkan dengan mengambil data BB, TB. Kemudian setelah dilakukan olah raga selam 1- 2 bulan dilakukan pengukuran kembali terhadap BB, TB, dan melakukan review terhadap kualitas hidup anak. Penelitian dilakukan di area Yogyakarta pada bulan Februari- Maret 2021. Penelitian telah mendapatkan ijin dari Komisi Etik Pelayanan Kesehatan Stikes Surya Global Yogyakarta dengan No 9.08/KEPK/SSG/IV/2021. Terdapat 41 sample dengan usia anak 8 hingga 18 tahun. Hasil Analisa Statistik : karakteristik responden dalam penelitian ini adalah anak laki-laki 35 orang dan perempuan berjumlah 16 orang. Karakteristik usia anak adalah  berusia 8 -12 tahun ada 14 anak, dan 13- 18 tahun ada 27 anak. Hasil Analisa statistic menunjukkan early sport partitipation berpengaruh terhadap berat badan pada anak, yakni dengan nilai p value = 0,000, dan hasil  wawancara menunjukkan berdampak terhadap kualitas hidup baik fungsi fisik, fungsi, emosi, maupun fungsi sekolah. Kesimpulan  : early sport partitipation pada anak berdampak pada control obesitas pada anakKata Kunci: Early sport partitipation, Obesitas, anak
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BURNOUT SYNDROME PERAWAT DI RS DARMO SURABAYA Okte Citra Indiawati; Hidayatus Sya’diyah; Dhian Satya Rachmawati; A.V. Sri Suhardiningsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1037

Abstract

ABSTRAKStress pada perawat terjadi karena tugas perawat yang semakin kompleks dalam memberikan pelayanan keperawatan yang kompehensif dan profesional. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi Burnout syndrome pada perawat di RS Darmo Surabaya. Peneliti menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi diambil dari 140 perawat RS Darmo, dengan teknik proporsional random sampling didapatkan sampel sebanyak 104 perawat. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner beban kerja perawat, IPC, OCQ, MBI HSS dengan penghitungan analisis statistik Spearman rho pada tingkat signifikasi α<0,05. Hasil penelitian didapatkan perawat RS Darmo Surabaya sebagian besar mengalami burnout syndrome sedang dengan presentase 71,15 %. Hasil analisis statistik menunjukkan semua variabel bernilai p = 0,01 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, masa kerja, beban kerja, locus of control, dan komitmen terhadap Burnout Syndrome perawat. Faktor yang paling berpengaruh adalah komitmen dengan koefisien korelasi sebesar -0,804 yang berarti semakin tinggi komitmen perawat terhadap rumah sakit maka burnout syndrome semakin menurun. Implikasi penelitian yaitu untuk menurunkan burnout syndrome yang terjadi pada perawat dapat dilakukan dengan cara memberikan dukungan kepada rekan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dengan suasana kekeluargaan. Kata kunci : Faktor Demografi, Beban Kerja, Locus of Control, Komitmen, Burnout Syndrome
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT ANSIETAS DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGEMPLAK KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS Eny Pujiati; Heriyanti W
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1044

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi adalah salah satu penyakit paling umum pada lansia, merupakan masalah fisik yang seringkali disertai dengan masalah psikososial (ansietas) dan tidak jarang masalah psikososial menjadi penyebab ketidakefektifan terapi medis terhadap hipertensi. Kondisi ini jika diabaikan akan menimbulkan keterlambatan penyembuhan dan peningkatan resiko komplikasi hipertensi sehingga perlu adanya intervensi farmakologis yang dikombinasi dengan non farmakologis. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat digunakan adalah hipnoterapi. Intervensi ini menggunakan sugesti yang akan merelaksasikan kondisi klien sehingga otak menghasilkan hormon serotonin, endorpin, dan aktivasi respon saraf otonom. Pada saat yang sama sistem neuroendokrin juga akan menurunkan kadar kortisol, glukokortikoid, gonadokortikoid, epineprin, norepineprin dan akan bekerja langsung pada reseptor androgenik alfa otot polos vaskuler, sehingga menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah, menurunkan tekanan perifer total dan penurunan tekanan darah, nadi, dan pernafasan. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain quasy eksperiment one-group pra-posttest design. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan sampel 18 responden yang dipilih berdasarkan Purposive Sampling. Hasil: Terdapat penurunan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan intervensi hipnoterapi; skor ansietas dari 65.00 (ansietas sedang) menjadi 43.78 (tidak ansietas), tekanan darah sistole dari 151.67 mmHg (hipertensi stage 2) menjadi 135.00 mmHg (pre hipertensi) dan tekanan darah diastole dari 96.33 mmHg (hipertensi stage 1) menjadi 88.28 (pre hipertensi). Hasil uji statistik dengan wilcoxon hipnoterapi berpengaruh dalam menurunkan tingkat ansietas, tekanan darah sistole dan diastole dengan P-Value (0.000) < α (0.05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari hipnoterapi terhadap penurunan tingkat ansietas dan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Kata Kunci: Hipnoterapi, Hipertensi lansia, Ansietas, Tekanan darah
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 DENGAN PENERAPAN PROTOCOL KESEHATAN MASYARAKAT DI RSUD DR.R.SOEDJATI SOEMODIARJO PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Suryani Suryani; Mun Aminah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1038

Abstract

ABSTRAKCovid-19 merupakan penyakit  menular yang belum pernah terjadi sebelumnya. Virus Covid-19 salah satu virus yang menular ke manusia dan menyerang sistem pernapasan. Hal ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan. Pada tanggal 11 Maret 2020 organisasi kesehatan dunia WHO menetapkan sebagai pandemi. Salah satu kota yang tak terhindarkan dari Covid-19 yaitu Kabupaten Grobogan, di dapatkan bahwa update data situasi Kominfo Kabupaten Grobogan pada tanggal 23 Oktober 2020 melaporkan sebanyak 22 orang dirawat di fasilitas  kesehatan, 20 orang isolasi mandiri dan 78 orang meninggal dunia. Tindakan penerapan protocol kesehatan merupakan kunci dalam melakukan pencegahan menyebarnya Covid-19 akan tetapi banyak masyarakat yang tidak menerapkan hal tersebut. Hal ini terjadi oleh karena ketidaktahuan ataupun ketidakmauan masyarakat untuk menerapkan protocol kesehatan. Oleh karena itu perlu diketahui tentang pengetahuan masyarakat dengan penerapan protocol kesehatan selama pandemi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang Covid-19 dengan penerapan protocol kesehatan masyarakat di RSUD Dr.R.Soedjati Soemodiarjo Purwodadi Kabupaten Grobogan. Metode penelitian studi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi penelitian ini adalah penunggu pasien rawat inap, Teknik sampling yang digunakan adalah non probabilility sampling dengan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel 77 responden. Hasil analisa bivariat didapatkan nilai p (0.0000) < α (0.05)  dan nilai R 1 yang artinya ada hubungan pengetahuan tentang Covid-19 dengan penerapan protocol masyarakat di RSUD Dr.R.Soedjati Soemodiarjo Purwodadi Kabupaten Grobogan dan memiliki korelasi yang kuat. Kata Kunci: Pengetahuan; Protocol kesehatan; Covid-19
EFEKTIFITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TELUR TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BALITA BAWAH GARIS MERAH (BGM) USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS GROBOGAN KABUPATEN GROBOGAN Rahmawati Rahmawati; Purhadi Purhadi; Christina Christina
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i1.1039

Abstract

 Balita merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan, terutama masalah gizi kurang atau buruk.. Masalah gizi buruk ini tentunya dapat menjadi ancaman bagi stabilitas suatu Negara. Untuk mencegah gizi balita yang ditandai dengan berat badan kurang atau dibawah garis merah dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa olahan telur karena telur menjadi bagian penting dari nutrisi yang di butuhkan anak, karena kaya akan zat besi, protein, lemak, dan protein sangat penting sebagai zat pembangun untuk pembuatan sel-sel baru. Tujuan Mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) telur terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Grobogan Kabupaten Grobogan. Metode desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Eksperimental dengan Rancangan One Group Pre Test Post Test Design. Tehnik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Analisis datanya dengan bantuan computerized menggunakan uji paired t test dengan taraf signifikansi 95 %.  Hasil berdasarkan hasil analisa data didapatkan hasil uji beda antara berat badan balita sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur menggunakan uji Paired T Testnilai pv (0,000) < α 0,05 sehingga dapat disimpulkan pemberian makanan tambahan (PMT) telur efektif terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Grobogan Kabupaten Grobogan. Kesimpulan berdasarkan hasil uji paired t test disimpulkan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) telur efektif terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Grobogan Kabupaten GroboganKata kunci: Telur; PMT; BGM

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue