cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI ISU TERKINI DENGAN EVIDENCE BASED MIDWIFERY TERHADAP PERILAKU PEMAKAIAN GURITA IBU NIFAS Hinda Novianti; Siska Nurul Abidah; Yunik Windarti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1600

Abstract

ABSTRAK Wanita pada umumnya memiliki keinginan untuk memiliki tubuh langsing kembali setelah melahirkan, maka tidak sedikit mereka menggunakan stagen atau gurita yang cukup erat demi mendapatkan bentuk perut kembali seperti sebelum hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi isu terkini kebidanan terhadap pemakaian gurita pada ibu post partum. Desain dalam penelitian ini adalah pra experiment, dengan pendekatan one group pre test dan post test design. Terdapat dua variable, yakni variable independent pemberian edukasi dengan EBM sedangkan variable dependennya pemakaian gurita. Populasinya seluruh ibu nifas di PMB Lastakningsih periode April sampai Mei 2022, dengan sampel sebagian ibu nifas di PMB Lastakningsih sebanyak 45 orang. Diambil dengan tehnik sampling purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan chekclist. Tehnik analisis data menggunakan SPSS dengan uji statistic Wilcoxon. Hasil Asimp.Sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh pemberian edukasi isu terkini kebidanan dengan perilaku pemakaian gurita. Responden yang menggunakan gurita setelah pemberian edukasi 86,7% lebih besar dibanding sebelum diberikan edukasi. Untuk itu sangat diperlukan penyuluhan yang berkala kepada masyarakat luas akan pentingnya kesehatan ibu paska bersalin. Kata Kunci: Edukasi, Isu, Terkini, Gurita, Nifas
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI SOSIAL MASYARAKAT TENTANG SUNAT DI KABUPATEN MANGGARAI, NTT Hibertus Handi; Lidwina Dewiyanti Wea; Lusia Henny Mariati; Paskaliana Hilpriska Danal
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1598

Abstract

ABSTRAK Sunat umumnya dilakukan pada laki-laki melalui prosedur bedah karena berbagai alasan seperti agama, budaya, sosial dan medis. Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam dan merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk beragama Islam tertinggi di dunia. Seiring perkembangan dunia kesehatan, sirkumsisi telah banyak dilakukan karena alasan kesehatan, medis dan seksual, namun di sisi lain konsep moral, agama dan budaya sangat menentukan sistem kepercayaan seseorang termasuk terhadap sunat, yang pada akhirnya mempengaruhi sikap. Manggarai sebagai salah satu daerah dengan mayoritas penduduknya beragama Katolik dengan sistem adat dan kebudayaan yang masih sangat kental, namun disisi lain telah banyak masyarakat dengan berbagai tingkat pendidikan dan status sosial yang tentunya berpengaruh terhadap sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan dan sikap masyarakat Manggarai terhadap sunat. Penelitian ini diikuti oleh 108 responden dengan mengisi kuesioner online pada bulan Maret 2022. Kuesioner tersebut terdiri dari kuesioner pengetahuan tentang covid dan sikap masyarakat terhadap covid. Hasil penelitian menunjukkan adanya relasi yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (p-value: 0,018). Masyarakat memiliki pengetahun yang baik tentang sunat namun keputusan untuk menyunatkan anak masih erat kaitannya dengan keyakinan agama dan budaya. Masyarakat tidak mau menyunatkan anak karena bukan merupakan kewajiban secara agama dan budaya meskipun secara kesehatan sangat bermanfaat. Karena itu, peran tenaga kesehatan adalah mendorong dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat sunat secara medis tentunya dengan tanpa adanya paksaan. Sebagai tenaga kesehatan, salah satu perannya adalah sebagai edukator dan fungsi tersebut memang harus terus berjalan. Kata Kunci: Sirkumsisi, Persepsi Sosial, Sikap
I LOVE YOU (ILY) MASSAGE TERHADAP KEJADIAN KONSTIPASI PADA BALITA Ratna Ariesta Dwi Andriani; Yasi Anggasari; Ika Mardiyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1583

Abstract

Konstipasi atau sembelit merupakan kondisi dimana anak mengalami kesulitan atau keterlambatan buang air besar selama dua minggu atau lebih, dan dapat menyebabkan stres pada pasien Penyebab tersering sembelit pada anak yaitu fungsional sekitar 95%, dan hanya 5% karena penyebab organik. Konstipasi yang parah atau cukup parah jika tidak ditangani dengan baik bisa menjadi obstipasi. Pijat dapat menjadi salah satu terapi alternatif untuk konstipasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari i love you (ily) massage terhadap frekuensi buang air besar pada balita dengan konstipasi. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan non equivalent control group design. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok responden yaitu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan i love you (ily) massage dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Kemudian dilakukan observasi frekuensi buang air besar pada balita dengan konstipasi untuk mendapatkan data. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 < 0,05 ini artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberi perlakuan berupa i love you massage dengan kelompok yang tidak diberi perlakuan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah i love you massage terbukti efektif dalam mengatasi masalah konstipasi pada balita.
EFEKTIFITAS PRETEND PLAY TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL Fiki Wijayanti; Natalia Devi Oktarina
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1557

Abstract

Bahasa yang dipelajari dan dikuasai anak dapat dilihat dari kemampuan berbahasa yang dimilikinya. Selama masa ini, kemampuan yang terbentuk dan berkembang dengan pesat yaitu perkembangan fisik dan kemampuan bahasa. Kemampuan berbahasa merupakan suatu hal yang sangat penting karena dengan bahasa yang digunakan, seorang anak dapat berkomunikasi dan berinteraski dengan teman temannya. Bahasa juga membantu anak untuk meminta dan meraih apa yang diinginkan, melatih kontrol diri dan  berinteraksi dengan orang lain.Anak-anak retardasi mental juga mengalami kemajuan perkembangan bahasa secara bertahap sama dengan kemajuan perkembangan bahasa teman sebayanya yang normal, tetapi lebih lambat peningkatannya. Salah satu tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak dengan retardasi mental adalah dengan melakukan terapi bermain. Terapi bermain yang dilakukan adalah dengan pretend play. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pretend play terhadap perkembangan bahasa pada anak retardasi mental.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Pre eksperimen design dengan rancangan pretest-post test control group design. Responden pada penelitian ini adalah anak dengan retardasi mental. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Tempat penelitian dilakukan di SLB N Ungaran. Variabel dalam penelitian ini adalah kemampuan komunikasi dan pretend play. Analisa data menggunakan skala parametrik yaitu independent t test dengan p value : 0,017.Kesimpulan dari penelitian adalah ada efektifitas pretend play terhadap perkembangan bahasa pada anak dengan retardasi mental. Kata Kunci : Pretend Play, anak, retardasi mental, perkembangan bahasa ABSTRAKThe language learned and mastered by children can be seen from the language skills they have. During this time, the abilities that are formed and develop rapidly are physical development and language skills. Language ability is very important because with the language used, a child can communicate and interact with his friends. Language also helps children to ask for and get what they want, practice self-control and interact with others.Mentally retarded children also experience the same gradual progress in language development as their normal peers' language development progress, but the increase is slower. One of the actions taken to improve language skills in children with mental retardation is to do play therapy. Play therapy is done with pretend play. This study aims to determine the effectiveness of pretend play on language development in mentally retarded children.This study used a quantitative approach, the research design used in this study was a pre-experimental design with a pretest-posttest control group design. Respondents in this study were children with mental retardation. The sampling technique used is purposive sampling. The location of the research was at SLB N Ungaran. The variables in this study are communication skills and pretend play. Data analysis used a parametric scale, namely independent t test with p value: 0.017.The conclusion of the study is that there is an effectiveness of pretend play on language development in children with mental retardation. Keyword : Pretend Play, children,mental retardation, language development
MEMBOLO BUDAK: PENGARUH POLA ASUH TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PERKEBUNAN TANAH DATAR BATU BARA Anita Sari; M Iqbal Irham; Annisa Aulia; Nanda Nur Sakinah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1586

Abstract

Angka stunting di Indonesia masih terhitung tinggi. Pola hidup yang sehat pada seorang remaja atau calon pengantin, asupan gizi terhadap balita, dan juga pola asuh terhadap anak sangat mempengaruhi tinggi rendahnya tingkat stunting. Penelitian ini ditulis dengan maksud untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai isu stunting yang sedang marak terjadi pada lingkup masyarakat serta metode pencegahannya. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan di Desa Perkebunan Tanah Datar, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara oleh pihak yang ahli dalam bidang stunting yaitu Kepala Puskesmas atau Bidan Desa, dan menggunakan kaji pustaka yang di dapat dari jurnal terdahulu yang sesuai dengan judul yang diangkat. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa membolo budak berhasil dalam pencegahan stunting.
PENGARUH TERAPI MUSIK GAMELAN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA Riski Nilam Sari; Suwanti Suwanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1767

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Lansia sebagai tahap akhir dari siklus kehidupan manusia, sering diwarnai dengan adanya perubahan baik secara fisik maupun psikososial yang menjadikan lansia rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan mental emosional salah satunya gangguan kecemasan. Apabila tidak ditangani akan berdampak pada munculnya gangguan pendengaran, kesulitan mengingat dan sosial emosional. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan salah satunya dengan mendengarkan musik gamelan.  Tujuan: Mengetahui pengaruh musik gamelan terhadap tingkat kecemasan lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan one group pre-test dan post-test design. Populasi lansia di Kelurahan Kramat Utara Kota Magelang. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden dengan teknik  simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakaan adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Dengan uji analisis Wilcoxon Sign Rank. Hasil Penelitian: Tingkat kecemasan responden sebelum dilakukan terapi musik gamelan sebagian besar mengalami tingkat kecemasan sedang (40,0%). Setelah diintervensi dengan terapi musik gamelan terjadi penurunan menjadi tingkat kecemasan ringan (76,7%). Berdasar analisa bivariat hasilnya p value (0,000) < ? (0,05) artinya ada pengaruh yang bermakna antara pre-test dan post-test terapi musik gamelan jawa terhadap tingkat kecemasan lansia. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan antara musik gamelan terhadap tingkat kecemasan lansia di Kelurahan Kramat Utara Kota Magelang. Saran:  Sebaiknya terapi musik gamelan dapat digunakan untuk mengurangi/ mengatasi kecemasan pada lansia. Kata Kunci: Lansia, Kecemasan, Musik Gamelan 
LITERATUR REVIEW: EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) TERHADAP KINERJA PUSKESMAS HUMAYRAH - -; Agus Aan Adriansyah; Dwi - Handayani; Nurul Jannatul Firdausi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1125

Abstract

Penerapan kebijakan BLUD di Puskesmas memerlukan banyak persiapan. Terdapat beberapa kendala dalam setiap pelaksanaannya, namun petugas selalu berusaha dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Memberikan pelayanan yang berkualitas adalah salah satu tuntutan masyarakat. Maka penelitian ini dibuat untuk me-review hasil penelitian evaluasi implementasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap kinerja Puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode literature review sumber data yang digunakan berasal dari google scholar dalam rentang waktu 2014-2021. Kata kunci yang digunakan yaitu Puskesmas BLUD dan kinerja Puskesmas. Setelah dilakukan skrinning didapatkan 16 artikel yang relevan dan menjadi bahan analisis dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menganalisis evaluasi implementasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap kinerja Puskesmas berasal artikel yang telah di review. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas pelayanan kinerja pegawai Puskesmas BLUD tergolong baik namun terkendala pada minimnya Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana serta pemanfaatan sistem informasi di Puskesmas. Dampak positif dan negatif penerapan yaitu Puskesmas lebih optimal dalam layanan kesehatan. Faktor penghambat implementasi kebijakan BLUD meliputi SDM, pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana, komitmen pegawai Puskesmas, koordinasi antara pemimpin dan staf serta kompetensi pegawai Puskesmas. Faktor keberhasilan untuk implementasi kebijakan BLUD adalah semangat kerja pegawai dan dukungan dari pemimpin. Kesimpulan dari literature review ini adalah dalam penerapan kebijakan BLUD di Puskesmas perlu diimbangi dengan kualitas SDM, kenyamanan sarana dan prasarana, dukungan pemimpin yang tinggi, koordinasi antara pemimpin dan staf Hal tersebut meminimalisir terjadinya hambatan atau kendala dalam pelaksanaan kebijakan BLUD di Puskesmas.
PENGGUNAAN MOBILE APPLICATIONS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN SELAMA PANDEMI COVID-19 Maria Devi Novarita
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1280

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menjadi bencana kesehatan dan krisis ekonomi global pada semua sektor kehidupan. Kondisi tanggap darurat kesehatan tingkat tinggi dan lockdown diluncurkan secara serentak yang menyebabkan krisis kesehatan dan ekonomi pada banyak negara. Selama masa-masa yang sangat meresahkan ini, memanfaatkan teknologi adalah salah satu cara untuk memotong hambatan untuk menjangkau individu yang membutuhkan. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui apakah aplikasi internet bisa diterapkan pada pasien COVID-19 untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review yang sesuai dengan penggunaan aplikasi internet pada pasien COVID-19. Aplikasi selular dianggap sebagai alat yang berharga dalam menghadapi tantangan kritis yang ditimbulkan oleh pandemi. Penggunaan aplikasi berbasis teknologi memiliki peran dan manfaat yang sangat besar dalam meningkatkan sistem perawatan kesehatan selama kondisi lockdown, di tengah berbagai keterbatasan dan hambatan. Maka perlu senantiasa dikembangkan lagi model sistem kesehatan “cerdas” yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien di era new normal. Kata kunci : COVID-19, mobile application, pandemi, kualitas hidup
LITERATURE REVIEW: KOMPRESI DADA MEKANIS DAN KOMPRESI DADA MANUAL PADA PASIEN DENGAN HENTI JANTUNG Wahadi S.Kep, Ns; Rr. Tutik Sri Hariyati; Prima Agustina Nova
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1259

Abstract

Latar belakang: Resusitasi jantung paru merupakan tindakan darurat kompresi dada dan ventilasi. Kedalaman dan kecepatan kompresi dada sangat berpengaruh terhadap kualitas resusitasi jantung paru (RJP). Kompresi dada dapat dilakukan secara mekanis dan manual. Tujuan: studi ini bertujuan untuk mengetahui kompresi dada mekanis dan kompresi dada manual pada pasien henti jantung. Metode: metode yang digunakan dalam studi ini adalah review artikel yang dipublikasikan di database elektronik yaitu PubMed, Google Scholar, ScienceDirect dalam rentang tahun 2017-2022. Kata kunci yang digunakan adalah kompresi dada mekanis, kompresi dada manual, henti jantung, resusitasi jantung paru. Hasil: dari 18 artikel yang di review dalam studi ini lima dari tujuh artikel menunjukkan tidak ada perbedaan kompresi dada mekanis dan kompresi dada manual terhadap kembalinya sirkulasi spontan (ROSC), 3 artikel menunjukkan tidak ada perbedaan dalam cedera yang ditimbulkan akibat RJP, 3 artikel menunjukkan tidak ada perbedaan terhadap hasil neurologis dan prognostik. Pada saat transportasi pasien, 3 artikel menunjukkan penggunaan kompresi dada mekanis lebih bisa mempertahankan RJP yang berkualitas tinggi daripada kompresi dada manual. Sementara itu ada 1 artikel menunjukkan biaya yang lebih besar pada penggunaan kompresi dada mekanis dan 1 artikel menunjukkan pengosongan dan pengisian ventrikel kanan yang lebih efektif pada penggunaan kompresi dada mekanis. Kesimpulan: Resusitasi jantung paru menggunakan kompresi dada mekanis tidak lebih baik dari kompresi dada manual, namun pada saat transportasi pasien RJP menggunakan kompresi dada mekanis lebih dapat mempertahankan RJP yang berkualitas tinggi dibandingkan dengan kompresi dada manual.Kata Kunci: Kompresi dada mekanis, kompresi dada manual, resusitasi jantung paru, henti jantung
FAKTOR INTERNAL IBU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD dr. R SOETRASNO REMBANG Siti Nurkholivah; Yayuk Fatmawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.881

Abstract

Angka Kematian Neonatus di Jawa Tengah tahun 2019 sebesar 5,8 per 1.000 kelahiran hidup. Perhatian terhadap upaya penurunan angka kematian neonatal (0-28 hari) menjadi penting karena kematian neonatal memberi kontribusi terhadap 69,9 persen kematian bayi di Provinsi Jawa Tengah. Bayi berat lahir rendah dan makrosomia menjadi salah satu penyebabnya, potensi bahaya ini dapat dicegah dengan mengetahui faktor internal ibu yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal ibu yang berhubungan dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan  Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD dr. R Soetrasno Rembang yang berjumlah 89 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Dari  89  responden  terdapat  30 responden (33,7%)  yang  melahirkan  dengan  berat badan lahir rendah. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan usia ibu (p-value = 0,000, ? < 0,05), Pendidikan Ibu (p value = 0,021, ? < 0,05)jarak kehamilan (p value = 0,000, ? < 0,05), paritas (p value = 0,000, ? < 0,05) dengan berat badan lahir rendah. Sedangkan   pemeriksaan kehamilan (p value = 0,172, ? > 0,05) tidak berhubungan dengan berat badan lahir rendah. Ada hubungan usia ibu, pendidikan ibu, jarak kehamilan, dan paritas dengan berat badan lahir rendah. Sedangkan pemeriksaan kehamilan tidak berhubungan dengan berat badan lahir rendah.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue