cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
Perbedaan Penurunan Fungsi Memori Jangka Pendek antara Berat Badan Lebih dan Kurang dari Normal pada Anak Usia Sekolah (Kelas 1-6) Nila Putri Purwandari; Sri Hartini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.999 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.22

Abstract

Berat badan lebih dan berat badan kurang pada anak beresiko tinggi menjadi obesitas dimasa dewasa dan gizi buruk bagi berat badan kurang. Berat badan lebih dan kurang berpotensi menyebabkan penyakit metabolik dan penyakit degeneratif dikemudian hari. Munculnya masalah tentang penurunan fungsi kognitif pada anak menjadi konsekuensi penting lain dari meledaknya masalah kesehatan terkait berat badan lebih dan kurang. Fungsi memori dan belajar merupakan salah satu dari fungsi kognitif dimana kecepatan proses kognitif diketahui bergantung dari derajat aktivasi memori jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan antara berat badan lebih dan kurang dari normal dengan penurunan fungsi memori jangka pendek pada anak usia sekolah (kelas 1-6). Penelitian ini melibatkan 23 responden berat badan lebih dan 23 responden berat badan kurang kelas 1-6 di MI Darul ULUM I Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode komparatif studi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini memperoleh hasil nilai rata-rata fungsi memori jangka pendek pada anak berat badan lebih, lebih rendah (11.34) dibandingkan dengan nilai rata-rata anak berat badan kurang (14.44). Hasil analisa antara berat badan lebih dan kurang terhadap penurunan fungsi memori jangka pendek menggunakan T-Test Independen menghasilkan ρ value 0,007 atau < taraf signifikan (α :0,05) dengan koefisien perbedaan (t) sebesar 2.856. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara berat badan lebih dan kurang dari normal terhadap penurunan fungsi memori jangka pendek. Kata Kunci         : Berat Badan Lebih, Berat Badan Kurang, Fungsi Memori Jangka Pendek.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Klasik Terhadap Memori Jangka Pendek pada Pasien dengan Stroke Iskemik di RSUD Kudus Tahun 2013 Renny Wulan Apriliyasari; Andy Sofyan Prasetyo
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.569 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.23

Abstract

Stroke Iskemik merupakan sebuah keadaan cedera otak yang disebabkan karena adanya obstruksi. Stroke iskemik mempunyai tanda dan gejala awal berupa lupa sesaat. Hal tersebut merupakan gejala awal terjadinya gangguan memori jangka pendek. Jika tidak dilakukan penatalaksanaan dini, gangguan memori jangka pendek akan berubah menjadi gangguan berbahasa, gangguan bicara, gangguan proses pikir, dan gangguan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap memori jangka pendek pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini merupakan peneliti eksperimen dengan rancangan pretest-posttest without control group. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 15 responden. Hasil penelitian ini dinyatakan bahwa ada pengaruh terapi musik klasik terhadap memori jangka pendek, dengan p value 0,000 (α =0,05). Sehingga penelitian ini direkomendasikan bahwa penerapan terapi musik klasik efektif digunakan sebagai stimulasi auditori pada pasien stroke iskemik.   Kata Kunci: Memori Jangka Pendek, Stroke Iskemik, Terapi Musik Klasik
Perbedaan Kejadian ISPA pada Anak Usia Toddler yang Diberi dan Tidak Beri Vitamin A di Desa Wotan Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Mimin Faiqotul Muna; Biyanti Dwi Winarsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1561.017 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.29

Abstract

Vitamin A sebagai salah satu faktor yang dapat menurunkan kejadian ISPA dan  mengatur sistem kekebalan tubuh (imunitas). Sistem kekebalan tubuh membantu mencegah atau melawan infeksi dengan cara membuat sel darah putih yang dapat menghancurkan berbagai bakteri dan virus berbahaya. Vitamin A membantu limfosit untuk berfungsi secara efektif dalam melawan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian ISPA pada anak usia  toddler yang diberi dan tidak diberi vitamin A di Desa Wotan Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Tahun 2013 . Jenis penelitian ini adalah survei analitik komparatif. Sampel penelitian adalah seluruh anak usia toddler 1-3 tahun di Desa Wotan yang terkena ISPA sebanyak 87 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampel. Hasil penelitian menunjukkan uji Mann Whitney test di dapatkan hasil anak usia toddler yang diberi dan tidak diberi vitamin A mengalami ISPA 1 kali sebanyak 76 anak dan yang mengalami ISPA lebih dari 1 kali sebanyak 11 anak, hasil p value 0,001 <  0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak, berarti  ada perbedaan kejadian ISPA  pada anak usia toddler  yang diberi dan tidak beri vitamin A di Desa Wotan Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Tahun 2013. Hasil p value 0,001 <  0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak, berarti  ada perbedaan kejadian ISPA  pada anak usia toddler  yang diberi dan tidak beri vitamin A di Desa Wotan Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Tahun 2013. Kepada orang tua anak usia toddler supaya bersedia memberikan vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus baik yang ada saat posyandu atau meminta ke bidan desa sehingga angka kejadian ISPA dapat berkurang.   Kata Kunci      : Kejadian ISPA, Vitamin A
Perbandingan Status Gizi Normal dan Obesitas pada Wanita Dewasa Awal Terhadap Siklus Menstruasi di Wilayah Kerja Puskesmas Glagah Kulon Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Ruth Octaviani; Heriyanti Widyaningsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.254 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.30

Abstract

Gangguan menstruasi merupakan indikator penting yang menunjukkan adanya gangguan fungsi sistem reproduksi. Wanita obesitas memiliki risiko gangguan siklus menstruasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita dengan satus gizi normal. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan siklus menstruasi pada wanita dewasa awal dengan status gizi normal dan obesitas di desa Glagah Kulon. Penelitian ini merupakan penelitian comparative study dengan rancangan penelitian pendekatan retrospektif dengan jumlah sampel 184 wanita dewasa awal menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan dianalisa menggunakan Mann-Whitney. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan antara siklus menstruasi pada wanita dewasa awal dengan status gizi normal dan obesitas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa obesitas merupakan faktor yang menyebabkan gangguan siklus menstruasi yang tidak teratur. Resiko gangguan siklus menstruasi pada wanita dewasa awal yang obesitas 13,89 kali lebih besar dibandingkan dengan wanita dewasa awal dengan status gizi normal.   Kata Kunci: gangguan siklus menstruasi, obesitas, status gizi, wanita dewasa awal
Analisis Lingkungan Internal dan Kompetitor Layanan Trauma Center RSI NU Demak Teddy Wahyu Nugroho
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1795.094 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.31

Abstract

Jumlah kasus yang ditangani Trauma Center RSI NU Demak, yang merupakan layanan unggulan meningkat, meski demikian, layanan ini belum memiliki rencana pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan manajemen RSI NU Demak dalam pelayanan Trauma Center dengan menggunakan analisis lingkungan internal dan kompetitor dengan pendekatan analisis Value Chain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratif. Variabel yang diteliti meliputi aktivitas pemberi layanan dan aktivitas pendukung layanan. Variabel dianalisis dengan melihat relevansi kompetitif dan keunggulan kompetitif, selanjutnya disusun strategi yang diterapkan di layanan Trauma Center. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada subyek penelitian, yang terdiri dari 4 informan utama dan 3 informan triangulasi. Hasil penelitian, faktor kekuatan penciptaan nilai terdiri dari penyempurnaan konsep Trauma Center, letak geografis, tarif, tenaga medis yang memiliki keahlian dan berpengalaman, 6 layanan pendukung, kepuaasan pasien dengan pelayanan, layanan poliklinik dan rehabilitasi medik. Keunggulan aktivitas pendukung layanan sudah baik meliputi budaya profesional, teknologi sesuai tipe D, dan keuangan. Faktor kelemahan penciptaan nilai adalah identitas yang terbatas, dan belum adanya: penelitian pasar, peningkatan promosi, dokter sub spesialis, dokumen medis trauma, evaluasi dan kesinambungan layanan, peralatan standar, pembiayaan tenaga honorer. Proses analisis pada relevansi kompetitif data gambarkan kekuatan sangat dihargai, yang langka, sulit ditiru, dan berkesinambungan. untuk nilai kelemahan tinggi, tidak langka, mudah dikoreksi, dan tidak dapat mempertahankan kekuatan. Hasil proses analisis diatas menunjukkan keunggulan letak geografis, pengembangan layanan Trauma Center. Hal yang rentan dari analisis adalah pelayanan kecelakaan lalulintas, peningkatan pelayanan merupakan keunggulan kompetitif, peralatan tidak standar Trauma Center merupakan hal yang rentan. Implikasi strategi yaitu diferensiasi. Disimpulkan bahwa layanan Trauma Center memiliki strategi keunggulan kompetitif berupa deferensiasi dalam layanan Trauma Center.   Kata kunci : analisis, Value Chain, Trauma Center, Rumah sakit
Pengalaman Perawat dalam Pengambilan Keputusan Triage di Instalasi Gawat Darurat RSUD RAA. Soewondo Pati Noor Faidah; Retty Ratnawaty; Setyoadi .
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.09 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.32

Abstract

Pelayanan di ruang gawat darurat memerlukan tindakan yang bersifat cepat dan  tepat, serta  pemikiran kritis yang tinggi. Perawat gawat darurat harus mengkaji pasien mereka dengan cepat dan merencanakan intervensi sambil berkolaborasi dengan dokter gawat darurat dan departemen penunjang. Peningkatan jumlah pasien di pelayanan rawat darurat yang mengalami berbagai masalah dari cidera ringan sampai kondisi yang mengancam kehidupan, maka dari itu semua pasien yang datang ke layanan gawat darurat perlu dinilai dan diklasifikasikan dengan menggunakan metode triage untuk diprioritaskan yang memiliki masalah yang paling mendesak dan memerlukan perawatan segera. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam pengambilan keputusan  triage di Instalasi  Gawat Darurat. Penelitian  dilakukan dengan desain fenomenologi pada empat partisipan. Kesimpulan penelitian ini ialah konflik kerjasama dokter-perawat dalam pengambilan keputusan triage, yang mana perawat  bertugas di area triage tersebut sudah menilai dan melakukan pemilahan pasien yang masuk, tetapi ada dokter yang sulit dalam kerjasama,  mendominasi serta merasa lebih kompeten, yang menyebabkan tindakan menjadi lambat karena harus menunggu dokter tersebut.   Kata kunci : perawat, fenomenologi, pengambilan keputusan, triage
Studi Kualitatif Kualitas Profesionalisme Bidan di Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati Heni Widiyastuti; Niken Puspitowati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.365 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.33

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi dalam segala bidang berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan terutama pelayanan kebidanan.Menjadi tantangan profesi bidan untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan praktik kebidanan serta dalam memberikan pelayanan berkualitas. Sikap etis profesional bidan akan mewarnai dalam setiap langkahnya, termasuk dalam mengambil keputusan dalam respon situasi yang muncul dalam asuhan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui secara mendalam kualitas profesionalisme bidan di Rumah Sakit Keluarga Sehat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan grounded theory yaitu mengumpulkan data  melaluiinterview dan observasi kemudian dibandingkan dengan hasil evaluasi penilaian kinerja bidan dalam satu tahun terakhir dengan 5 responden. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa kompetensi bidan di RS Keluarga Sehat sudah baik dan profesional, meskipun ada beberapa tindakan dalam kewenangan bidan yang tidak dilakukan karena alasan SPO, kinerja bidan kurang maksimal tetapi mutu pelayanan bidan sudah berjalan dengan baik. Dari penelitian ini didapatkan simpulan bahwa kompetensi bidan di RS Keluarga Sehat sudah baik dan profesional, meskipun ada beberapa tindakan dalam kewenangan bidan yang tidak dilakukan karena alasan SPO, kinerja bidan kurang maksimal tetapi mutu pelayanan bidan sudah berjalan dengan baik   Kata Kunci      : Kompetensi, kinerja dan mutu pelayanan
Studi Kualitatif Pengembangan Media Promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pabrik Gula Rendeng Kudus Asih Wulandari; Eko Prasetyo
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2541.574 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.34

Abstract

Laporan dari setiap daerah di Indonesia, pada tahun 2012 triwulan kedua terdapat penyebab kecelakaan kerja sebanyak 11.247 kejadian dan mengakibatkan 799.845 kasus yang terjadi. Serta di Jawa Tengah sendiri mempunyai 3.523 kasus kecelakaan kerja. Berdasarakan UU No.1 Tahun 1970 pasal 14 menyebutkan bahwa perusahaan diwajibkan menempatkan informasi secara tertulis atau dalam bentuk poster, spanduk, banner dan lain sebagainya untuk mendukung informasi mengenai K3 di perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan secara mendalam tentang pengetahuan, praktek, media dan kebijakan K3 serta mengembangkan media promosi K3 yang ada di Pabrik Gula Rendeng Kudus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan induktif. Penelitian dilakukan pada bulan juni sampai agustus 2013 di Pabrik Gula Rendeng Kudus. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang, teknik pengumpulan data dengan melakukan indepth interview dan focus group discusion. Analisis data pada penelitian menggunakan tematic content analisis. Simpulan dari penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan, praktek, media dan kebijikan K3 sehingga peneliti mengembangkan media untuk mempromosikan tentang K3. Sehubungan dengan hal tersebut penting bagi perusahaan khususnya karyawan agar dapat meninggkatkan informasi tentang K3. Hasil indepth interview menunjukan bahwa kurangnya sistem K3 yang ada di Pabrik Gula Rendeng Kudus yang meliputi pengetahuan, praktek, media dan kebijakan sehingga penelitian mengembangkan suatu media promosi K3 berupa 1 banner, 1 eks banner, dan 3 poster untuk meningkatkan informasi tentang K3 di Pabrik Gula Rendeng Kudus.   Kata Kunci : Kualitatif, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Media Promosi.
Hubungan Kejadian Tinea Pedis (Kutu Air) dengan Praktik Personal Hygiene pada Pemulung di TPA Tanjungrejo Kudus Dwi Miftahurrohmah; Risna Endah Budiati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.569 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.35

Abstract

Tinea pedis (Kutu Air) adalah infeksi dermatofit pada kaki, terutama di sela jari dan telapak kaki terutama yang mamakai kaus kaki dan sepatu yang tertutup dan penyebab Tinea pedis yang sering adalah Trichopyton rubrum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kejadian Tinea pedis (Kutu Air) dengan praktik personal hygiene pada pemulung sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo Kudus yang meliputi praktik mandi, praktik mencuci kaki, praktik memakai pelindung kaki, praktik memakai kaus kaki ketika bekerja, praktik menggosok gigi, praktik memakai pakaian, dan praktik memakai sepatu. Metode Penelitian menggunakan desain case control dengan subjek penelitian yaitu 30 pemulung yang menderita Tinea pedis (kasus) dan 30 pemulung yang tidak menderita Tinea pedis (kontrol). Variabel bebas yang di teliti adalah kejadian Tinea pedis, sedangkan variabel terikat adalah praktik personal hygiene dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemulung berjenis kelamin perempuan, umur pemulung sebagian besar berumur 40-59 tahun, sedangkan pendidikan pemulung dalam kelompok kasus sebagian besar adalah tidak sekolah dan pemulung dalam kelompok kontrol sebagian besar berpendidikan SD. Dari hasil uji analisa menunjukkan bahwa ada hubungan antara kejadian Tinea pedis (Kutu Air) dengan personal hygiene pada pemulung di TPA Tanjungrejo kudus (p value = 0,018). Kesimpulan dari penelitian ini adalah praktik personal hygiene pemulung yang kurang baik dapat menjadi faktor resiko terjadinya Tinea pedis (Kutu Air).   Kata Kunci :  Tinea pedis, Praktik Personal Hygiene, Pemulung di TPA
Hubungan Status Kadarzi pada Keluarga Balita dengan Status Gizi Balita (6-23 Bulan) di Desa Undaan Kidul Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Nafrida Ulfah; Sri Wahyuningsih
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.438 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i2.36

Abstract

Keadaan gizi yang baik merupakan prasyarat utama terciptanya sumberdaya yang berkualitas. Salah satu upaya dalam program perbaikan gizi adalah dengan meningkatkan peran keluarga melalui program kadarzi yang diharapkan berdampak pada perbaikan status gizi. Desa Undaan Kidul mengalami penurunan angka cakupan indikator kadarzi dan peningkatan angka status gizi buruk dan gizi kurang dari tahun 2011 dan tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara indikator kadarzi dan status kadarzi keluarga balita dengan status gizi balita (6-23 bulan) di Desa Undaan Kidul Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional . Populasi penelitian ini adalah balita berusia 6-23 bulan berjumlah 152 orang. Jumlah sampel 110 orang dengan menggunakan teknik sampel non random sampling dengan purposive sampling. Analisa data penelitian ini menggunakan Chi Square. Hasil penelitian ada hubungan antara penimbangan 6 bulan terakhir, makan beraneka ragam makanan, penggunaan garam beryodium dan pemberian suplemen vitamin A dan status kadarzi  dengan status gizi balita. Tapi tidak ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi.   Kata kunci : Status Kadarzi, Balita (6-23 bulan), Status Gizi

Page 3 of 34 | Total Record : 334


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue