cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
EFEKTIVITAS PELATIHAN KADER DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PRAKTIK PMBA DI KOMUNITAS DESA PEDALAMAN DAN TANJUNG BUNUT Lantan, Ria Henrika; Alamsyah, Dedi; Trisnawati, Elly; Budiastutik, Indah; Fermata, Widya
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2878

Abstract

Sangat penting untuk mencegah stunting dan masalah gizi anak, khususnya stunting, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak di Indonesia, terutama di Kalimantan Barat, dimana prevalensi stunting masih tinggi (27,8 persen pada tahun 2022). Karena mereka berfungsi sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam situasi ini, kader posyandu harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik tentang PMBA agar mereka dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif intervensi pelatihan dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kader PMBA di Desa Pedalaman dan Tanjung Bunut. Metode: Penelitian ini dirancang sebagai eksperimen semu dengan pre-test dan post-test satu kelompok. Untuk memastikan bahwa peserta memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, sampling purposive digunakan untuk memilih 40 kader aktif dari kedua desa. Hasil: intervensi meningkatkan pengetahuan kader secara signifikan. Persentase kader yang berpengetahuan baik meningkat dari 27,5% menjadi 67,5%, dan item pertanyaan yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan benar 0% meningkat menjadi 40% setelah intervensi. Selain itu, skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 5,68 saat pre-test menjadi 7,30 saat post-test. Analisis statistik dengan Paired T-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasilnya menunjukkan nilai P-value sebesar 0,000 (< 0,05). Pembahasan: menampilkan hasil karakteristik pelatihan dengan responden yang didominasi usia produktif (30-40 tahun), berpendidikan SMA, dan berpengalaman 5-10 tahun, yang dianggap memiliki daya tangkap yang kuat terhadap materi. Studi ini menemukan bahwa pengetahuan kader komunitas meningkat secara signifikan dengan pelatihan PMBA. Ini adalah bagian penting dari upaya untuk mengurangi stunting. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan PMBA secara signifikan meningkatkan pengetahuan kader komunitas. Ini merupakan bagian penting dari upaya penurunan stunting.
PERBEDAAN POLA KONSUMSI DAN STATUS GIZI REMAJA DI WILAYAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI INDONESIA Afina Rizky, Putri; Krianto, Tri
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2939

Abstract

Remaja di Indonesia saat ini menghadapi tiga beban malnutrisi (triple burden of malnutrition), yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan defisiensi mikronutrien. Ketimpangan pola konsumsi dan status gizi antara remaja perkotaan dan pedesaan mencerminkan perbedaan sosial ekonomi, budaya, serta akses terhadap pangan bergizi. Kajian literatur ini bertujuan menganalisis secara komprehensif temuan penelitian terkait pola makan, status gizi, serta faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut. Studi literatur dilakukan menggunakan pedoman PRISMA melalui pencarian pada database Google Scholar, PubMed, dan Scopus. Artikel yang disertakan harus memenuhi kriteria inklusi, yaitu membandingkan remaja perkotaan dan pedesaan di Indonesia dalam aspek pola makan dan status gizi, menggunakan desain penelitian kuantitatif seperti survei potong lintang atau pendekatan kualitatif, serta diterbitkan pada periode 2021–2025. Melalui proses seleksi, diperoleh 9 artikel dengan penelitian yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, mencakup wilayah perkotaan dan pedesaan di Jawa, Sumatra, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat dengan ukuran sampel bervariasi, mulai dari 130 hingga lebih dari 155.000 responden. Artikel terpilih kemudian dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa remaja di wilayah perkotaan memiliki asupan energi, lemak, dan gula yang lebih tinggi, serta lebih sering mengonsumsi makanan olahan, makanan cepat saji, dan minuman berpemanis. Pola konsumsi ini meningkatkan risiko terjadinya overweight dan obesitas. Sebaliknya, remaja di pedesaan lebih rentan mengalami kekurangan energi kronis, stunting, dan defisiensi mikronutrien akibat keterbatasan akses terhadap pangan bergizi, rendahnya variasi konsumsi, dan pengetahuan gizi yang terbatas. Faktor sosioekonomi, budaya pangan, serta gaya hidup sedentari turut memperlebar ketimpangan gizi antarwilayah. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi gizi yang kontekstual dan multikomponen, mencakup edukasi gizi, peningkatan akses pangan bergizi, serta perbaikan lingkungan pangan. Penelitian longitudinal diperlukan untuk memperkuat dasar kebijakan gizi remaja di Indonesia.
HUBUNGAN LAMA KERJA DAN POSTUR KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA BAGIAN SEWING PT MAJU ABADI GARMENT Widyatama, Fer Dila; Wartini, Wartini; Ani, Nur; Nugroho, Farid Setyo
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2824

Abstract

Nyeri punggung bagian bawah (low back pain/LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang umum terjadi pada pekerja, khususnya di sektor garmen yang mengharuskan duduk dalam waktu lama. Postur kerja yang kurang ergonomis serta lamanya durasi bekerja diduga menjadi penyebab utama munculnya keluhan tersebut. Survei pendahuluan terhadap 10 pekerja bagian sewing  PT Maju Abadi Garment Sukoharjo menunjukkan 70% mengalami keluhan LBP, terutama pada punggung bawah dan pinggang akibat postur membungkuk, kursi tanpa sandaran, meja kerja yang tidak ergonomis, serta jam kerja panjang yaitu 8 jam ditambah lembur 2 jam per hari. yang memperpanjang paparan terhadap posisi kerja statis. Penilaian Rapid Entire Body Assessment (REBA) juga menegaskan bahwa sebagian besar pekerja berada pada kategori risiko tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah keterkaitan antara durasi kerja dan posisi kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah (LBP) pada pekerja di bagian jahit. Pendekatan yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional terhadap 60 responden yang dipilih melalui total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan observasi postur kerja melalui metode REBA, lalu dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa 75% responden mengalami LBP, 83,33% bekerja lebih dari 8 jam per hari, dan 71,67% memiliki postur kerja yang tidak ergonomis. Analisis juga menemukan adanya hubungan yang signifikan antara durasi kerja (p = 0,002) dan postur kerja (p = 0,012) dengan keluhan LBP. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa durasi kerja berlebih dan postur kerja yang tidak ergonomis berkontribusi besar terhadap kejadian LBP, sehingga diperlukan intervensi ergonomis melalui perbaikan fasilitas kerja, pengaturan waktu kerja, dan edukasi postur kerja yang benar untuk mencegah dampak kesehatan jangka panjang.
ANALISIS RISIKO KERJA DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APD PADA INDUSTRI KETENAGALISTRIKAN: STUDI DI PT PLN UP3 PAREPARE Sudarman, Dirman; Fadillah, Alya Dwi; Zalzabila, Nur Safira; Khatima, Khusnul; Sudirman, Sudarmi; Gani, Zuraida Inara; Yusuf, Williana
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i3.2721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan higiene industri di PT PLN (Persero) UP3 Parepare. Higiene industri menjadi aspek penting dalam menjamin keselamatan kerja, terutama di sektoar kelistrikan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan campuran, melibatkan 16 responden dari berbagai unit kerja yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan higiene industri telah mencakup identifikasi bahaya melalui metode HIRA-RJ, penggunaan APD secara konsisten, pengawasan lapangan yang ketat, evaluasi lingkungan kerja secara berkala, serta pelatihan dan sosialisasi rutin. Meskipun masih ditemukan tantangan dalam hal kepatuhan terhadap prosedur, secara umum upaya pengendalian risiko telah dilaksanakan secara sistematis. Hasil ini menegaskan pentingnya komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI PUSKESMAS KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2022 Hariyani, Devis; Harapap, Heryudarini; Rany, Novita
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3047

Abstract

GERMAS merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberhasilan program pelaksanaan GERMAS dapat diukur dengan jumlah puskesmas yang melakukan GERMAS secara rutin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Puskesmas Kabupaten Kampar Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan ialah mix methods dengan jenis penelitian Explanatory  Sequential Design. Penelitian Kuantitatif menggunakan sampel berjumlah 400 responden. Pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi square serta uji regresi logistik ganda. Penelitian kualitatif menggunakan informan penelitian berjumlah 12 orang yang berhubungan dengan program GERMAS di puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Analisa data dengan reduksi data, penyajian dan kesimpulan. Disimpulkan bahwa Sikap (P value = 0,000 POR 3,535) merupakan variabel yang dominan  terhadap perilaku GERMAS. Belum maksimalnya indikator input, proses dan output perilaku GERMAS di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk mengevaluasi pelaksanaan GERMAS seperti pencatatan dan pelaporan, penambahan sumber daya kesehatan dan advokasi kepada instansi pemerintahan terkait pelaksanaan GERMAS di Wilayah Kerja Kabupaten Kampar.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN STATUS GLIKEMIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I PROBOLINGGO WILKER TANJUNG WANGI Damayanti, Imelda; Mandagi, Ayik Mirayanti; Alami, Nungki Najfaris; Aini, Putri Nur
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3053

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Faktor metabolik, khususnya status gizi dan status glikemik, diketahui berperan dalam terjadinya hipertensi, namun kajian yang menganalisis pengaruh keduanya secara simultan masih terbatas pada populasi wilayah kerja kekarantinaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan status glikemik secara simultan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Probolinggo Wilker Tanjung Wangi. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang dilaksanakan pada periode Maret hingga September 2025 melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Subjek penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah status hipertensi yang diklasifikasikan menjadi normal, elevated, hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2, sedangkan variabel independen meliputi status gizi berdasarkan indeks massa tubuh dan status glikemik berdasarkan kadar glukosa darah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan multivariat menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi logistik ordinal signifikan secara statistik dengan nilai Chi-Square sebesar 92,740 dan p<0,05. Uji Goodness-of-Fit menunjukkan kecocokan model yang baik (Pearson p=0,169; Deviance p=0,568), serta asumsi proportional odds terpenuhi (p=0,918). Nilai Pseudo R-Square menunjukkan kemampuan model yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kejadian hipertensi (Nagelkerke=0,440). Secara simultan, status gizi dan status glikemik berhubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian faktor metabolik secara terpadu sebagai bagian dari upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASUPAN ASAM LEMAK TAK JENUH GANDA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH BOGOR TAHUN 2025 Tuzahra, Hanita Rizki; Putri, Primasti Nuryandari; Dewi Sartika, Ratu Ayu
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3062

Abstract

Kecukupan asam lemak tak jenuh ganda saat kehamilan dikaitkan dengan pengurangan risiko komplikasi kehamilan dan pertumbuhan janin yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan asupan asam lemak tak jenuh ganda pada ibu hamil trimester III di Kabupaten dan Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Semplak, Pakansari, Sukamaju, dan Sindangbarang dengan jumlah responden sebanyak 124 ibu hamil dengan usia kandungan 26-32 minggu. Hasil uji chi square menunjukkan indeks massa tubuh (IMT) sebelum hamil sebagai factor yang berhubungan dengan asupan PUFA ibu hamil. berdasarkan hasil analisis regresi logistic ganda, terdapat 4 faktor yang merupakan confounding dari asupan PUFA ibu hamil yaitu pendapatan, IMT pra hamil, Riwayat hamil, dan keragaman pangan. Diperlukan adanya pemantauan status gizi ibu sebelum hamil serta menekankan pentingnya konsumsi sumber makanan tinggi omega 3 selama kehamilan.
EFEKTIVITAS PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP STATUS GIZI, KESIAPAN BELAJAR, DAN LUARAN PENDIDIKAN PESERTA DIDIK: TINJAUAN SISTEMATIS Saputri, Ananda Anis; Utari, Diah Mulyawati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3045

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi kesehatan masyarakat berbasis sekolah yang dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik sekaligus meningkatkan kesiapan belajar. Kajian ini bertujuan untuk menilai efektivitas MBG terhadap status gizi, konsentrasi, kehadiran, dan prestasi belajar siswa melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Proses penelusuran dan seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian pada basis data Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan Scopus untuk publikasi periode 2024–2026. Sebanyak sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi disintesis secara naratif menggunakan pendekatan tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa MBG memberikan dampak positif yang relatif konsisten pada luaran proksimal, khususnya kualitas asupan, kesehatan fisik, konsentrasi, dan motivasi belajar siswa. Sebaliknya, luaran distal seperti perubahan status gizi jangka panjang, kehadiran sekolah, dan prestasi akademik menunjukkan hasil yang lebih bervariasi dan dipengaruhi oleh kualitas menu, kesesuaian dengan Angka Kecukupan Gizi, konsistensi implementasi program, serta faktor eksternal di luar lingkungan sekolah. Temuan juga menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan gizi tidak selalu diikuti perbaikan status gizi dalam jangka pendek. Secara keseluruhan, MBG berpotensi menjadi kebijakan strategis yang menjembatani tujuan kesehatan masyarakat dan pendidikan melalui penguatan kesiapan belajar peserta didik. Namun, optimalisasi dampak program memerlukan penguatan pemantauan mutu menu, ketepatan distribusi, penerimaan siswa, serta evaluasi program yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan upaya promotif dan preventif lainnya. 
ASUPAN MAKANAN DAN KEBIASAAN BUANG AIR BESAR: PERAN SERAT DAN AIR PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI INDONESIA Putri, Shela Aulia; Noor, Zulkhah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3148

Abstract

Asupan serat dan cairan yang rendah pada dewasa muda dapat memengaruhi pola defekasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan serat dan asupan air dengan pola defekasi pada mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jenis Penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain potong lintang (Oktober–Desember 2023) pada 193 mahasiswa angkatan 2020–2021 yang dipilih dengan simple random sampling. Asupan serat dan air minum (air putih) dicatat menggunakan food diary 2×24 jam, sedangkan frekuensi buang air besar (BAB) dan konsistensi feses dicatat menggunakan stool diary 2×24 jam dengan acuan Bristol Stool Chart. Analisis menggunakan korelasi Spearman dan korelasi ganda (serat dan air dianalisis simultan). Hasil: Asupan serat berhubungan positif dengan frekuensi BAB (?=0,462; p=0,001) dan skor konsistensi feses (?=0,317; p=0,001). Asupan air tidak berhubungan dengan frekuensi BAB (?=0,049; p=0,496) maupun konsistensi feses (?=0,119; p=0,099). Secara simultan, asupan serat dan asupan air berhubungan dengan frekuensi BAB (Sig. F change=0,001; R=0,523) dan konsistensi feses (Sig. F change=0,001; R=0,346). Asupan serat terkait dengan pola defekasi, dan asupan air berpotensi mendukung efek serat ketika dianalisis bersamaan.
HUBUNGAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK ELEKTRIK PADA SISWA SMP DI KOTA JAMBI Sumita, Rini; Ridwan, M.; Azhary, Muhammad Rifqi; Sari, Puspita
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3120

Abstract

Penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja menunjukkan tren peningkatan dan menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya pada siswa sekolah menengah pertama yang berada pada fase perkembangan rentan. Secara global, jumlah pengguna vape telah melampaui 100 juta orang, termasuk kelompok remaja yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan nikotin dan zat adiktif lainnya. Di Indonesia, data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) melaporkan bahwa sekitar 10,6% pelajar pernah menggunakan vape. Sementara itu, di Provinsi Jambi terjadi peningkatan prevalensi dari 0,8% pada tahun 2018 menjadi 1,9% pada tahun 2023. Pada masa remaja, keluarga terutama orang tua memiliki peranan penting dalam membentuk nilai, sikap, dan perilaku kesehatan anak. Oleh karena itu, kajian mengenai keterkaitan peran orang tua dengan perilaku penggunaan vape menjadi relevan untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara peran orang tua dan perilaku vaping pada siswa SMP Negeri di Kota Jambi tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian berjumlah 10.334 siswa dari SMP Negeri 1-13 di Kota Jambi, dengan sampel sebanyak 233 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara peran orang tua dan perilaku vaping (p = 0,011; p < 0,05).

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue