cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Prosiding Seminar Biologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
Aktivitas Antibakterial Fungi Endofit Caulerpa racemosa Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Adriani Adriani
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v1i1.2103

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  (1)  mengisolasi  fungi  endofit  dari Caulerpa  racemosa yang berpotensi  sebagai  penghasil  antibiotic  dan  (2)  mengetahui  aktivitas  antibakterial  fungi  endofit Caulerpa  racemosa terhadap  bakteri Escherichia  coli dan Staphylococcus  aureus. Penelitian dilakukan  pada  bulan  Mei  2014.  Sampel  diperoleh  dari  desa  Ujung Baji,  Kec.  Sanrobone,  Kab. Takalar  Sulawesi  Selatan.  Sampel  diisolasi  dan  dipurifikasi  pada  medium  PDA  sampai  diperoleh isolat murni. Isolat kemudian ditumbuhkan pada medium maltose yeast broth (MYB). Penentuan uji aktifitas  antibakteri  dilakukan  dengan  metode  difusi  agar  menurut  Kirby  Bauer.  Analisis  data dilakukan  melalui  pendekatan  dekriptif.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  isolat  fungi  endofit mampu  menghambat  pertumbuhan  bakteri Escherichia  coli dan Staphylococcus  aureus dengan diameter  hambatan  masing-masing sebesar  18,5 mm dan 18,35 mm. Hal  ini  menunjukkan  bahwa fungi endofit dari Caulerpa racemosa berpotensi dijadikan sebagai antibiotik
Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Bakteri Endofit Makro Alga Caulerpa racemosa L. Asal Perairan Puntondo Terhadap Staphylococcus areus dan Methicilin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) EKA SUKMAWATY; MASHURI MASRI; SRI UTAMI PUTRI; NURZAKIYAH NURZAKIYAH
Prosiding Seminar Biologi Vol 2 No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional From Basic Science to Comprehensive Education
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v2i1.3335

Abstract

Pemanfaatan sumber daya laut untuk eksplorasi senyawa bioaktif memiliki potensi besar, salah satunya yaitu makro alga Caulerpa racemosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Caulerpa racemosa yang diambil dari perairan Puntondo Kabupaten Takalar dan mencari bakteri endofit yang dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan MRSA. Digunakan etanol dan metanol untuk melarutkan ekstrak Caulerpa racemosa dilakukan dengan metode disc diffusion sedangkan identifikasi bakteri endofit dengan gen 16S rRNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan etanol Caulerpa racemosa mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan MRSA. Bakteri endofit hanya mampu menghambat Staphylococcus aureus. Identifikasi molekuler terhadap tiga isolate yang memiliki penghambatan tertinggi yaitu Bacillus kochi, Bacillus endophyticus dan Staphylococcus saprophyticus. Kata kunci: Staphylococcus aureus, MRSA, bakteri endofit, antibakteri
Pengaruh Pemberian Alkohol Terhadap Organ Vital Mencit (Mus musculus) ICR (Sebuah Review) St Aisyah Sijid; Husnul Khatimah; Sri Damayanti
Prosiding Seminar Biologi Vol 3 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v3i1.4820

Abstract

Minuman beralkohol merupakan bagian dari kehidupan manusia sehari-hari pada kebudayaan tertentu. Konsumsi alkohol terus menerus dapat mengakibatkan penyakit alkoholik dan menimbulkan kerusakan organ tertentu pada tubuh. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa alkohol memberi pengaruh signifikan pada organ vital Mencit (Mus musculus).
Pengaruh Penambahan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Stek Mikro Tanaman Krisan (Chrysanthemum indicum) Secara In Vitro Mustakim Mustakim; Baiq Farhatul Wahidah; Adi Al-Fauzy
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v1i1.2136

Abstract

Langkah antisipatif pemenuhan kebutuhan massal benih krisan bermutu yang dilakukan dengan perbanyakan secara in vitro. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan air kelapa terhadap  stek  mikro  tanaman Krisan yang  ditanam  secara in  vitro,  serta  perlakuan  mana  yang memberikan pengaruh terbaik. Penelitian  telah  dilaksanakan  di  laboratorium  Botani  Fakultas  Sains  dan  Teknologi  UIN Alauddin  Makassar.  Penelitian  ini  berupa  penelitian  eksperimen  dengan  menggunakan  Rancangan Acak  Lengkap  (RAL)  satu  faktor  yaitu  penambahan  air  kelapa  yang  terdiri  atas    empat  perlakuan yakni 0 ml/l, 50 ml/l, 100 ml/l, dan 150 ml/l. parameter  yang diamati adalah pembentukan jumlah akar, jumlah daun, tinggi planlet , dan berat planlet. Data yang diperoleh setelah dianalisa secara statistik inferensial yaitu uji F (varians) pada taraf kepercayaan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air kelapa dengan konsentrasi 150  ml/  memberikan  hasil  terbaik  terhadap  pembentukan  jumlah  daun,  jumlah  akar,  tinggi  planlet dan berat planlet.
Analisis Terhadap Densitas Larva Nyamuk Aedes aegypti (Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue/DBD) MAKKATENNI MAKKATENNI; NURLIANI ATJO; JUHARDI JUHARDI; JALIL JALIL
Prosiding Seminar Biologi Vol 2 No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional From Basic Science to Comprehensive Education
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v2i1.3325

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan yang serius masyarakat di Indonesia. Hal ini sering menimbulkan kekhawatiran karena perjalanan penyakit DBD tergolong cepat dan dapat menimbulkan wabah serta kematian dalam waktu yang singkat. Monitoring kepadatan populasi Aedes aegypti sangat penting untuk membantu evaluasi dan peningkatan pemberantasan nyamuk penyebab DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui densitas larva nyamuk Aedes aegypti berdasarkan angka House Index (HI), Container Index (CI) dan Breateu Index (BI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, pada bulan Juli hingga Oktober 2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah di Kelurahan Samalewa (2.246 rumah) dan sampel berjumlah 50 rumah yang diambil melalui metode proportional random sampling. Pengamatan jentik dilakukan dengan mengamati kehadiran jentik pada setiap kontainer yang terletak di dalam dan di luar rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan persentase House Index bernilai sebesar 54%, Container Index sebesar 23.9% dan Breateu Index sebesar 110%. Berdasarkan nilai indeks tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kelurahan Samalewa  beresiko terhadap transmisi penyakit Demam Berdarah Dengue. Kata kunci: Breteau Index, Container Index, DBD, House Index 
Identifikasi Jamur Pada Biji Jagung (Zea mays L.) Busuk dan Segar yang dijual di Pasar Baru Borong Makassar Andi Ernawati; Yohanes Charles Adipati
Prosiding Seminar Biologi Vol 3 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v3i1.4725

Abstract

Jamur dapat menyebabkan berbagai tingkat dekomposisi bahan pangan. Selain itu, jamur dapat tumbuh pada hasil pertanian sebelum dipanen, hasil panen yang sedang disimpan, bahan pangan yang telah diolah maupun yang dijual di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jamur pada jagung yang busuk dan segar yang dijual di pasar Baru Borong Makassar. Metode identifikasi dengan pewarnaan dan mikroskopik.  Hasil penelitian diperoleh dua spesies jamur yaitu Aspergillus fumigatus dan Microsporum gypseum.
Pola Distribusi dan Keanekaragaman Jenis Pohon di Kebun Raya Lemor Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Baiq Farhatul Wahidah; Murhadi Murhadi; Rusmadi Rusmadi; Zul Janwar
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v1i1.2127

Abstract

Kebun Raya Lemor merupakan salah satu obyek wisata alam berupa hutan seluas 82,9 Ha. Kebun raya  lemor  ini  terletak  di  Kecamatan  Suela  Kabupaten  Lombok  Timur  Nusa  Tenggara  Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan keanekaragaman jenis pohon di Kebun Raya Lemor.  Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan metode kuadrat yaitu membuat plot berukuran 10 m x 10m sebanyak 80 plot. Dari  hasil  pengamatan  diperoleh  ada  34  jenis  pohon.  Spesies  yang  jumlahnya  tertinggi  yang ditemukan  adalah Dao (Dracontomelon-duhu.BI) sebesar  83  individu,  sedangkan  terendah  adalah Mangga (Mangifera  indica L.) sebanyak  2  individu.  Keanekaragaman  jenis  pohon  rendah  dengan indeks sebesar 3,331116801 dengan Pola distribusi mengelompok.
Kajian Infertilitas Pria dan Usaha Penanganannya EDDYMAN W. FERIAL
Prosiding Seminar Biologi Vol 2 No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional From Basic Science to Comprehensive Education
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v2i1.3316

Abstract

Infertilitas didefenisikan sebagai hilangnya kemampuan untuk hamil dan melahirkan seorang anak. Secara klinis, suatu pasangan mengalami infertilitas jika tidak terjadi kehamilan setelah koitus yang sering dan tidak menggunakan kontrasepsi selama dua bulan. Upaya dalam penanganan masalah infertilitas yaitu pemberian gizi yang seimbang atau masukan zat gizi sesuai dengan kecukupan. Komsumsi vitamin dan mineral yang penting seperti vitamin B1, B2, B6, Niasin, Asam pantotenat, asam folat, vitamin C, vitamin E, Zink dapat meningkatkan kesehatan reproduksi pria dan wanita. Food supplement sering disebut makanan tambahan. Nutrisi yang terkandung meliputi vitamin, mineral, dan asam amino. Dari berbagai penelitian dan jurnal penelitian mutakhir disarankan mengonsumsi dynamic trio yang terdiri atas pollenergy, propolis dan royal jelly bagi kesehatan reproduksi wanita. Pollenergy menyediakan secara lengkap gizi yang dibutuhkan tubuh sehingga proses metabolisme berjalan dengan baik, penetral terhadap racun, serta dapat memproduksi sel-sel yang lebih sehat sehingga mampu memperpanjang hidup. Royal jelly akan membuat tubuh terasa enak, vitalitas terdorong, dan aktivitas pun menjadi lancar. Propolis adalah antibiotik alami yang membentengi tubuh dari serangan infeksi mikroorganisme. Untuk kesehatan reproduksi pria, AnadaraMAN merupakan food supplement yang aman tanpa efek samping dan diindikasikan untuk membangkitkan vitalitas dan tenaga, membantu meningkatkan stamina, meningkatkan kualitas sperma, mengatasi impotensi, serta memperlancar sirkulasi darah.  Kata kunci: Gizi, Infertilitas, Reproduksi
Efek Farmakologi Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) Sebagai Suplemen Pemacu Daya Ingat BAYYINATUL MUCHTAROMAH; LENY RUSVITA UMAMI
Prosiding Seminar Biologi Vol 2 No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional From Basic Science to Comprehensive Education
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v2i1.3393

Abstract

Pegagan telah lama digunakan sebagai obat herbal berbagai macam penyakit diantaranya: tekanan darah tinggi, diabetes, sariawan dan penambah daya ingat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara penyediaan dan lama pemberian pegagan untuk meningkatkan daya ingat tikus. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari cara penyediaan (ekstrak etanol daun pegagan, daun segar dan rebusan) serta lama pemberian ekstrak pegagan (28 hari dan 42 hari). Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Cara pemberian pegagan berupa daun segar dan rebusan diketahui dapat meningkatkan daya ingat tikus yang mengalami nekrosis sel otak, tidak berbeda nyata dengan cara pemberian ekstrak. Kata kunci: ekstraksi, pegagan,  daya ingat
Respon Empat Ras Ulat Sutera Terhadap Bombyx mori Nuclear Polyhedrosis Virus (BmNPV) Sitti Nuraeni
Prosiding Seminar Biologi Vol 1 No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v1i1.2109

Abstract

Penyakit  graseria  disebabkan  oleh  nuclear polyhedrosis  virus  (NPV)  merupakan  salah  satu penyakit penting pada ulat sutera. Penyakit graseria dapat menurunkan bahkan dapat menggagalkan panen kokon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon empat ras ulat sutera terhadap infeksi NPV. Inokulasi dilakukan pada awal instar III dengan metode oles pada daun murbei berukuran 2 x 4  cm2. Konsentrasi  larutan BmNPV  sebagai  isolat  yang  digunakan  adalah  1  x  107 polyhedron/ml. Hasil penelitian menunjukkan masa inkubasi BmNPV pada ras PBE mulai pada hari ke-3 - ke-14 hsi, ras bivoltin (N1, N2 dan BC 107) pada hari ke-5 - ke-15 hsi. Mortalitas tertinggi terjadi pada hari ke- 10 hsi atau instar V. Ras N1, N2 dan BC 107 kecuali PBE ngengatnya masih dapat meletakkan telur dan termasuk kategori tahan. Infeksi BmNPV dapat menurunkan fekunditas ulat sutera meskipun daya tetas dapat mencapai 90%. Virus BmNPV dapat ditransmisikan dari induk ulat sutera yang terinfeksi dengan jumlah polyhedron yang berkisar antara 3 – 8 PIB tiap butir telur. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk memilih bahan persilangan bibit ulat sutera.

Page 11 of 28 | Total Record : 279