Articles
279 Documents
Aplikasi mikroba pada upaya peningkatan kualitas bahan baku pakan ikan melalui fermentasi
Lusi Herawati Suryaningrum
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.23839
Kemajuan teknologi budidaya telah membuat industri akuakultur berkembang sangat dinamis dan peningkatan produktivitas budidaya tersebut sejalan dengan kebutuhan terhadap konsistensi pasokan pakan. Di sisi lain, harga pakan yang terus meningkat menjadi masalah yang krusial. Keterbatasan ketersediaan tepung ikan yang merupakan bahan baku sumber protein utama, merupakan salah satu faktor penyebab tingginya harga pakan. Upaya pencarian bahan baku non konvensional dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Bahan baku non konvensional memang relatif ekonomis, tetapi penggunaannya secara langsung dalam pakan terkendala oleh beberapa faktor yang berpengaruh buruk terhadap kecernaan, pemanfaatan nutrien, pertumbuhan hingga kesehatan ikan. Perbaikan kualitas diperlukan agar pemanfaatan bahan baku non konvensional di dalam pakan bisa optimal dan aplikasi mikroba melalui metode fermentasi menjadi salah satu pilihan. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas pemanfaatan bahan baku non konvensional hasil fermentasi dalam mendukung kegiatan akuakultur berkelanjutan.
Ekspresi gen Bax pada kultur in vitro Inner Cell Mass (ICM) mencit
Ratih Rinendyaputri;
Holy Arif Wibowo
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.24702
Inner Cell Mass (ICM) merupakan sumber sel punca embrionik (ESC, embryonic stem cell). Inner Cell Mass dapat diisolasi dari embrio tahap blastosis yang kemudian dikultur secara in vitro untuk mendapatkan koloni ESC. Penelitian-penelitian untuk menggali potensi ESC terus dilakukan, mengingat terbatasnya sumber tersebut maka perlu pengembangan teknologi penyimpanan sel punca atau (stem cell banking) seperti vitrifikasi. Efektifitas vitrifikasi pada embrio memberikan peluang terhadap penggunaan metode ini untuk simpan beku pada ICM. ICM merupakan sekumpulan beberapa sel sehingga viabilitas pasca simpan beku merupakan hal penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode vitrifikasi pada ICM dengan mengamati viabilitas dan ekspresi gen Bax ICM pasca vitrifikasi. Penelitian dilakukan di Laboratorium stem cell Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes. Kegiatan diawali dengan melakukan isolasi ICM dari embrio blastosis, vitrifikasi menggunakan ethylen glycol (EG) dan dimethyl sulphoxide (DMSO) masing-masing 15% dalam mPBS FBS 20% + sukrosa 0,5 M. Thawing dilakukan secara bertahap menggunakan menggunakan 0,5 M, 0,25 M dan 0,125 masing-masing selama 2 menit. Selanjutnya ICM dikultur dan diamati ekspresi gen Bax dengan melakukan ekstraksi mRNA terhadap gen Bax dilanjutkan dengan real time PCR. Hasil menunjukkn bahwa viabilitas ICM pasca vitrifikasi lebih rendah dibandingkan kontrol (p<0,05) dan terjadi peningkatan ekspresi gen Bax pasca vitrifikasi pada hari ke 7 kultur (p>0,05). Pada penelitian ini vitrifikasi dapat digunakan untuk simpan beku ICM.
Deteksi gen nuc isolat bakteri Staphylococcus aureus dari pasien ulkus diabetikum dengan metode PCR
Sugireng Sugireng;
Rosdarni Rosdarni
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.23435
Bakteri Stapylococcus aureus adalah salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada berbagai jaringan tubuh pada penderita ulkus diabetikum. Meluasnya infeksi S. aureus, maka alternatif diagnostik dini spesifik S. aureus sangat dibutuhkan. Salah satu teknik diagnostik yang cepat dan akurat yaitu dengan menggunakan PCR (polymerase chain reaction) dengan mendeteksi gen spesifik S. aureus yaitu gen nuc. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya gen nuc yang merupakan gen pengkode produksi Tnase (Thermonuclease) bakteri S. aureus yang menginfeksi luka pada pasien diabetes. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu pengambilan sampel swab luka pasien ulkus diabetikum, proses isolasi DNA, proses PCR dan elektroforesis serta didokumentasikan dengan UV transluminator. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan dari 2 sampel isolat bakteri pasien ulkus diabetikum yaitu sampel 1 dan sampel 4. Kedua sampel memiliki gen nuc yang ditandai dengan terbentuk pita DNA ukuran 278 bp.
Short communication: First report of Long-tailed Macaque (Macaca fascicularis) at Logending Beach, Indonesia
Rosyid Ridlo Al Hakim;
Rizaldi Rizaldi;
Erie Kolya Nasution;
Siti Rukayah
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.24409
This short communication study reports the first report of the latest condition of long-tailed macaques in Logending Beach (Pantai Logending), Indonesia. Observations were carried out in August 2021. The observation location is close to several community stalls selling around the beach and the leading portal to enter the Logending Beach area. The long-tailed macaque found by observers is still within a distance (<1 km) from the primary forest bordering the Logending Beach. Several long-tailed macaque individuals encountered during the findings and field observations may be separated from the leading group. The body condition of some long-tailed macaques found during the observation seems to be quite good, but the findings have been that there has been human-primate interaction in the form of provisioning food. These observations and findings are still not sufficient to prove the original habitat of long-tailed macaques, so to prove the size of the long-tailed macaque group in Logending Beach and its surroundings, further research is needed as well as to confirm the food diet and anthropogenic influences that occur between long-tailed macaques and residents around at Logending Beach.
Rancang bangun media pembelajaran etologi berbasis android
Rosyid Ridlo Al Hakim;
Islami Annisa;
Erie Kolya Nasution;
Rizaldi Rizaldi;
Siti Rukayah
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.23069
Etologi merupakan cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari mengenai pengetahuan tingkah laku hewan. Mempelajari tingkah laku hewan (etologi) ini dapat ditemukan untuk studi pada jenjang perguruan tinggi. Dewasa ini, teknologi telah berkembang hingga dapat digunakan untuk sarana media pembelajaran di bidang biologi. Studi ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi media pembelajaran yang berbasis Android untuk pembelajaran Etologi. Metode penelitian yang digunakan untuk merancang dan membangun media pembelajaran berbasis Android dengan metode system development life cycle (SDLC) tipe waterfall. Tahapan dalam metode SDLC tipe waterfall terdiri atas analisis (analysis), desain (design), penulisan skrip (coding), dan pengujian sistem (testing). Hasil penelitian berupa desain user-interface (UI) media pembelajaran yang digunakan untuk penulisan skrip menjadi produk aplikasi Android (Android mobile-app). Aplikasi media pembelajaran ini dapat digunakan untuk sarana pembelajaran, karena dapat menggantikan buku ajar teks ataupun modul cetak karena sangat efisien bersifat digital dan dapat dibawa ke mana saja dan di mana saja.
1-dehydrogingerdione, Senyawa volatil jahe sebagai agen sedatif subtitutif γ-aminobutyrate (GABA); Kajian biokomputasi
Dewi Ratih Tirto Sari;
Gabriella Chandrakirana Krisnamurti
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.24709
Gamma aminobutyrate (GABA) merupakan molekul penting dalam sistem saraf pusat. Ekspresi GABA yang tinggi menyebabkan abnormalitas sel saraf dan mengakibatkan beberapa penyakit termasuk penyakit mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tiga senyawa volatil yang terkandung di dalam jahe sebagai penenang melalui kajian biokomutasi. Pendekatan in silico digunakan dalam penelitian ini. Struktur senyawa volatil jahe didapatkan dari database PubChem dan struktur protein diperoleh dari database Protein Data Bank. Senyawa jahe, GABA diinteraksikan dengan protein target aminobutyrate aminotransferase dengan program Molegro virtual Docker 5 dan dianalisis menggunakan Discovery Studio ver 21.1.1. Senyawa 6-paradol, 6- gingerdione, dan 1-dehydrogingerdione berinteraksi dengan aminobutyrate aminotransferase pada beberapa sisi aktif, residu Phe217 teridentifikasi pada ketiga interaksi dan menunjukkan energi ikatan lebih rendah dari interaksi GABA dengan protein target. Jenis ikatan antara senyawa volatil jahe dan protein aminobutyrate aminotransferase yaitu ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik. Penelitian ini disimpulkan bahwa senyawa 1-dehydrogingerdione merupakan inhibitor aminobutyrate aminotransferase yang paling baik dan menunjukkan ikatan yang lebih kuat dari kompleks GABA-aminobutyrate aminotransferase. Kajian in vitro dan in vivo perlu dilakukan untuk analisis lebih lanjut.
Studi in silico DNA barcoding pada bunga soka (Ixora)
Alifah Nur Anzani;
Irfan Martiansyah;
Nia Yuliani
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.23693
Ixora merupakan genus tumbuhan dari famili Rubiaceae yang memiliki lebih dari 500 spesies. Genus ini, tersebar di area tropis Asia dan Afrika dengan keragaman terbesar tersebar di Asia Tenggara. Di Indonesia, Ixora dinamakan juga bunga Soka dan populer sebagai tanaman hias. Bunga Soka memiliki bentuk yang menarik dan warna bunga yang bervariasi. Penelitian DNA barcoding mengenai tumbuhan Ixora belum banyak dilakukan, oleh karena itu diperlukan studi awal yang bertujuan menganalisis kekerabatan Ixora dengan menggunakan sekuen gen rbcL,trnL, dan matK berbasis in silico. Metode yang dilakukan dalam DNA barcoding bunga Soka Ixora adalah dengan studi in silico menggunakan Genbank (NCBI). Sekuen DNA dikoleksi dari basis data NCBI dengan mencari nama spesies dan gen yang digunakan yaitu matK, rbcL, dan trnL. Selanjutnya data dianalisis menggunakan CLUSTAL W untuk menentukan tingkat homologi antar sekuen melalui penjajaran sekuen, identifikasi sekuen yang berpotensi sebagai barcode, dan rekosntruksi pohon filogenetik menggunakan MEGA X. Hasil studi in silico menunjukkan bahwa penjajaran dengan menggunakan lokus trnL, matK dan rbcL memiliki tingkat homologi yang relatif tinggi. Akan tetapi, gen rbcL memberikan gambaran yang informatif mengenai topologi pohon kekerabatan molekuler dari Ixora pada tingkat spesies dibandingkan dengan gen trnL dan gen matK. Selain itu, gen rbcL diketahui dapat memperlihatkan karakter spesifik dari Ixora sehingga diduga dapat dijadikan sebagai barcode untuk mengidentifikasi spesies-spesies Ixora di Kebun Raya Bogor melalui pendekatan molekuler.
Analisis aktivitas inhibisi kuersetin pada bawang merah (Allium cepa L.) terhadap penetrasi SARS-CoV-2 menggunakan metode molecular docking
Syifa Zahara Kultsum Azmi;
Sinta Aulia Rahmah;
Melisa Andriani;
Reza Lailul Farobi;
Azlya Luke Nur Ahlina;
Sunarno Sunarno
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.24679
Pada penelitian ini, bawang merah (Alium cepa L.) diekstraksi untuk mengeluarkan senyawa flavonoid yaitu kuersetin yang akan digunakan sebagai inhibitor penetrasi SARS-CoV-2 terhadap dalam reseptor ACE2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas inhibisi yang terjadi antara senyawa flavonoid kuersetin dengan protein S pada SARS-CoV-2 sebagai pencegahan penetrasi SARS-CoV-2 pada ACE2. Dengan melakukan kajian naratif serta penelitian in silico diketahui bahwa senyawa kuersetin memiliki afinitas ikatan yang tinggi dan memiliki interaksi ikatan yang baik dengan protein spike pada SARS-CoV-2. Kemudian dilakukan penelitian in silico untuk mengetahui aktivitas inhibisi kuersetin. Proses Molecular Docking antara kuersetin (CID: 5320844) dan protein spike SARS-CoV-2 (PDB ID:6VSB) dilakukan dengan menggunakan aplikasi PyRx yang terintegrasi dengan Vina Wizard. Grid. Visualisasi hasil docking dilakukan melalui aplikasi Discovery Studio Visualizer. Kuersetin menunjukan hasil energi ikat terendah dan identik sebesar -7.5 kkal/mol Merujuk hal tersebut, kuersetin membentuk ikatan hidrogen dengan asam amino PRO 1057, SER 730, THR 778, GLN 853. Selain itu membentuk ikatan Pi-Alkyl dengan asam amino VAL 860 dan ALA 956. Ikatan Pi-cation juga ditemukan pada asam amino HIS 1058 pada gugus aktif untai Aprotein spike SARS-CoV-2. Hasil nilai RMSD sebesar 1,896 menunjukkan bahwa hasil Molecular Docking yang dilakukan adalah valid. beserta latar belakangnya, tujuan penelitian, temuan dan kesimpulan.
Keragaman koleksi palem Kebun Raya Baturraden Jawa Tengah
Rizmoon Nurul Zulkarnaen;
Nuri Jelma Megawati;
Deni Irawan
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.23232
Famili Palem (Arecaceae) merupakan kelompok tumbuhan yang estetik, unik dan mempunyai banyak manfaat. Namun, kondisi sekarang populasi palem di habitat aslinya menghadapi ancaman kepunahan, sehingga perlu upaya konservasi. Kebun Raya (KR) Baturraden menjadi salah satu lokasi konservasi ex situ yang menjadikan famili palem menjadi koleksi. Namun, informasi detil mengenai koleksi palem KR Baturraden masih minim tersedia. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk mengetahui potensi dan informasi ilmiah lainnya mengenai koleksi palemnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode purposive dengan melakukan inventarisasi semua koleksi palem. Analisis penelitian menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi palem KR Baturraden berjumlah 377 spesimen yang didominasi oleh Pinanga javana (159), Saribus rotundifolius (59), Areca triandra (51), Archontophoenix cunninghamiana (23), dan Licuala spinosa (19). Sebagian besar koleksi palem KR Baturraden berpotensi menjadi tanaman hias. Selain itu, ada juga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat, pangan, dan furnitur. Oleh karena itu, dalam praktik pemanfaatannya diperlukan upaya-upaya budidaya dengan memperhatikan jumlah populasi palem di habitat aslinya.
Karakterisasi stomata daun pada tanaman hias familia Araceae
Lailatul Qodriyah;
Baiq Farhatul Wahidah;
Saifullah Hidayat;
Rizkiati Khasanah
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/psb.v7i1.24241
Familia Araceae banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, karena memiliki bentuk dan corak daun yang bervariasi. Di Indonesia terdapat 25% marga Araceae dari keseluruhan marga Araceae di dunia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis karakter stomata daun pada tanaman hias familia Araceae di Kelurahan Ngaliyan. Pengamatan karakter stomata menggunakan metode replika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 17 spesies dari 10 genus familia Araceae. Pada spesies Homalomena cordata, Aglaonema simplex, Anthurium hookeri, Phlodendron billietiae, Amorphophallus variabilis, dan Monstera dubia stomata hanya ditemukan di permukaan bawah dan tipe penyebaran apel. Sedangkan spesies lainnya stomata ditemukan di permukaan bawah dan atas serta tipe penyebaran potato. Seluruh spesies memiliki bentuk sel penutup tipe halter. A. hookeri, P. billietiae, dan C. bicolor red rhapsody memiliki 4 sel tetangga, sedangkan 14 sel lainnya 2 sel tetangga. Ukuran stomata berbeda pada setiap spesies yang diamati. Ditemukan 3 tipe stomata yaitu tipe anomositik, tipe tetrasitik, dan tipe parasitik.