cover
Contact Name
Teguh Triyono
Contact Email
teknik@unwiku.ac.id
Phone
+6281804888643
Journal Mail Official
teknik@unwiku.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Beji KarangsalamPurwokerto 53152, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Teodolita: Media Komunikasi Ilmiah di Bidang teknik
ISSN : 14111586     EISSN : 27226204     DOI : -
Teodolita adalah jurnal imiah Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto yang merupakan wadah informasi berupa hasil penelitian, studi literatur maupun karya ilmiah terkait. Jurnal Teodolita terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat materi yang membahas tentang ilmu-ilmu teknik seperti sipil, arsitektur, elektro dan informatika. Pembahasan yang diberikan diharapkan dapat menambah wawasan bagi siapa saja yang membacanya. Kontribusi makalah dari berbagai pihak baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus sangat redaksi harapkan agar dapat memberikan pengetahuan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada
Articles 274 Documents
MITIGASI GANGGUAN STABILITAS TANAH PADA TAPAK TOWER TRANSMISI T73 PADA JALUR TRANSMISI (SUT 70 KV) SOE-KEFA INTERKONEKSI TIMOR Remigildus Cornelis; Iwan Rustendi
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.445

Abstract

Abstrak Tower transmisi sangat penting menunjang infrastruktur ctenaga listrik terutama di Nusa Tenggara Timur. Tower transmisi sangat penting ketika pusat pembangkit berjauhan dengan pusat beban. Karena itu kestabilan tanah dasar pondasi tower sangat penting. Permasalahan yang sering dialami di daerah NTT yaitu jenis tanah dasar adalah tanah lempung sangat expansif yaitu lempung Bobonaro. Untuk mengatasi hal tersebut maka pada penelitian ini dilakukan kajian kestabilan tanah berdasarkan data sondir dan boring. Dalam penelitian ini telah dilakukan penyelidikan tanah yaitu pengujian sondir, boring, pengujian sampel UDS dan survey pemukaan tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanahnya adalah lanau bercampur lempung bobonaro berwarna coklat kemerahan yang memiliki sifat ekspansive dan memiliki sifat kembang susut yang tinggi. Hal ini terkonfirmasi adanya longsoran disekitar tapak tower. Berdasarkan hasi evauasi menunjukkan bahwa daya dukung tanah sebesar 200 kg/cm2 berada pada kedalaman 6 m sehingga solusi penanganan kelongsoran menggunakan bronjong pada tapak tower tidak berhasil mengatasi kelongsoran tapak tower, sehingga jenis penanganan yang disarankan adalah penggunaan pondasi dalam memanfaatkan end bearing dan friksi dan sheet pile untuk penahan kelongsoran. Kata kunci: Mitigasi, Stabilitas, Tapak Tower, Tower Transmisi, SUT 70 kV..
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI KEBOCORAN GAS LIQUEFIED PETROLEUM GAS (LPG) MENGGUNAKAN METODE DUA SENSOR MQ-2 Fanur Hayati; Gunawan Wibisono; Slamet Indriyanto
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.436

Abstract

Abstrak Kebocoran gas memiliki resiko yang cukup tinggi karena jenis bahan bakar gas tidak memiliki warna serta jenis gas mudah terbakar. Sehingga dengan menggunakan dua sensor MQ-2 akan diletakan pada suatu tempat dekat dengan sumber gas LPG, nantinya akan terhubung ke NodeMCU, akan di deteksi dengan menggunakan sensor MQ-2 ke satu dan dua. Jika terdeteksi gas bocor maka buzzer akan berbunyi dan kadar kebocoran gas dapat dilihat melalui Antares. Nilai didapatkan dalam penelitian dengan menggunakan percobaan satu sensor MQ-2 dengan nilai tertinggi didapat 657, hasil terendah 356. Dua sensor MQ-2 dengan adanya gas mendeteksi kadar tertinggi dengan nilai 696 dan nilai terendah 408. Dalam percobaan menggunakan satu sensor dan dua sensor MQ-2 telah diperoleh nilai simpangan baku dari masing-masing percobaan. Dengan satu sensor MQ-2 mendapatkan nilai 0,99 dan hasil dua sensor dengan nilai 1,38. Pada percobaan tersebut telah dilakukan pengukuran sensor menggunakan jarak, dari 1cm hingga jarak 30cm. Nilai tertingi pada jarak 1cm sebesar 762ppm dan nilai terendah pada jarak 30cm dengan nilai 350. Batas nilai terdeteksi pada perangkat yaitu nilai 500, jika nilai yang terdeteksi mulai dari 500 hingga kurang dari 500 maka buzzer tidak berbunyi, jika nilai lebih dari 500 maka buzzer akan berbunyi dan mengirimkan data menuju Antares. Kata kunci: Buzzer, Kebocoran Gas, Mikrokontroler, Sensor MQ-2.
ANALISIS PERBANDINGAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CPM, PERT, KURVA-S (Studi Kasus Peningkatan Jalan Menganti Kesugihan) Dita Puji Puspitasari; Novi Andhi Setyo Purwono; F Eddy Poerwodihardjo
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.441

Abstract

Abstrak Proyek konstruksi yaitu salah satu kegiatan yang berlangsung dalam durasi yang terbatas, dengan menggunakan sumber daya tertentu, untuk mencapai hasil dalam bentuk bangunan atau infrastruktur. Proyek konstruksi dikerjakan dengan perencanaan yang matang agar proyek dapat selesai dengan tepat waktu. Kegagalan suatu proyek konstruksi disebabkan kurang efektifnya pengendalian waktu pengerjaan. Penjadwalan proyek konstruksi merupakan suatu bentuk perencanaan proyek yang dibuat dengan tujuan agar proyek dapat selesai tepat waktu. Critical Path Method (CPM), Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Kurva S merupakan tiga dari beberapa metode penjadwalan proyek yang digunakan untuk membuat penjadwalan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui durasi penjadwalan proyek apabila menggunakan metode CPM, dan metode PERT dengan perbandingan menggunakan metode Kurva-S yang berasal dari proyek Peningkatan Jalan Menganti – Kesugihan. Penelitian ini menghasilkan informasi bahwa penjadwalan proyek dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode) ditemukan durasi 208 hari. Artinya proyek dikerjakan lebih cepat 2 hari dari durasi yang telah direalisasikan yaitu 210 hari kerja dengan menggunakan metode Kurva-S. Kemudian dengan menggunakan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) didapat durasi 209 hari dengan kemungkinan dicapai 50,80%. Kata kunci: Penjadwalan, Critical Path Method, Program Evaluation and Review Technique, Kurva S
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA PERANCANGAN GEDUNG CONCERT HALL DI PURWOKERTO Wahyu Ashari; Yohana Nursruwening; Wita Widyandini
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.437

Abstract

Abstrak Musik di Indonesia berkembang cukup pesat di Kota Purwokerto. Ada 34 pertunjukan kesenian dan musik pada tahun 2020 dengan jumlah kenaikan pertunjukan kesenian dari tahun 2016-2020 sebesar 230%. Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat yang besar akan pertunjukan kesenian dan musik. Pertunjukkan kesenian dan musik selama ini biasanya diadakan di ballroom, mall, resto, GOR, bahkan juga di alun-alun yang tidak dirancang secara spesifik sebagai concert hall. Adapun gedung kesenian yang tersedia di Kota Purwokerto adalah Gedung Kesenian Soetedja yang masih sangat jauh dari segi kapasitas dan fungsinya sebagai concert hall. Untuk itu dibutuhkan suatu fasilitas yang mampu menghadapi tantangan tersebut, yaitu concert hall. Konsep desain yang diterapkan adalah arsitektur futuristik yang memvisualkan masa depan, selaras dengan perkembangan Kota Purwokerto yang menuju kota modern. Pengumpulan data dilakukan dengan 2 metode, yaitu kualitastif dan kuantitatif. Data yang diperoleh lalu dianalisa dan kemudian menjadi konsep dalam perencanaan dan perancangan concert hall di Purwokerto. Perancangan Gedung Concert Hall di Kota Purwokerto didesain dengan menggunakan pendekatan arsitektur futuristik, dimana konsep tersebut diterapkan pada bentuk massa bangunan, penampilan fisik bangunan, jenis material bangunan, serta struktur dan teknologi yang digunakan. Kata Kunci : Concert Hall, Futuristik, Seni Musik
PERBANDINGAN PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK HDPE, LIMBAH PLASTIK PP DAN LATEKS TERHADAP ASPAL PENETRASI 60/70 F Eddy Poerwodihardjo; Fajar Setiabudi
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.442

Abstract

Abstrak Penggunaan plastik di Indonesia meningkat secara signifikan mengikuti bertambahnya kebutuhan hidup manusia dan limbah plastik menjadi masalah yang sangat kompleks di daerah kota maupun desa. Modifikasi aspal dengan penambahan bahan lain perlu dicoba untuk menaikkan kandungan zat polimer sintetis/alami, meningkatkan kekakuan aspal, serta meningkatkan ketahanan aspal pada suhu dan cuaca ekstrim. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran aspal penetrasi 60/70 yang dicampur limbah plastik HDPE, PP dan LATEKS, dan untuk mengetahui berapa persentase campuran optimum dengan membandingkan hasil uji aspal normal. Pengujian yang dilakukan meliputi uji PENETRASI, DAKTILITAS, TITIK LEMBEK, BERAT JENIS, dan VISKOSITAS Aspal. Persentase limbah plastik HDPE, limbah plastik PP dan LATEKS yang digunakan sebagai campuran aspal sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, dan 6%. Hasil penelitian aspal menggunakan limbah plastik HDPE, limbah plastik PP dan LATEKS diperoleh hasil OPTIMUM pada aspal dengan campuran limbah plastik HDPE sebesar 3%, dengan hasil uji Penetrasi 64,33 mm, uji Titik lembek 54 oC, uji Daktilitas 115,1 cm, uji Berat jenis 1,0364 gr / cm3, dan uji Viskositas 489,14 Cst. Aspal modifikasi campuran limbah plastik dapat digunakan sebagai campuran perkerasan lentur (Flexible Pavement). Kata kunci: ASPAL, Limbah Plastik HDPE, PP, LATEKS
OPTIMALISASI KENERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA AREA SEGITIGA OEBUFU – KOTA KUPANG John H Frans; Dolly W Karels; Rosmiyati A Bella; Patrisius M Kolo
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.438

Abstract

Abstrak Pertumbuhan penduduk yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya membuat jumlah kendaraan bermotor yang melintas di Kota Kupang khususnya di Jalan W. J. Lalamentik, Jalan Bundaran PU, dan Jalan Soverdi pun semakin hari semakin bertambah. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor membuat lalu lintas menjadi tidak terkontrol dan menimbulkan masalah pada persimpangan. Permasalahan yang terjadi seperti kemacetan, tundaan dan sampai pada kecelakaan. Penelitian ini bertujuan memaksimalkan kinerja lalu lintas dan meminimalisir permasalahan yang terjadi di persimpangan tersebut dengan mengacu pada Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Dari hasil analisis diperoleh pada simpang tak bersinyal Soverdi nilai tundaan rata-rata seluruh simpang sebesar 22,42 det/skr, tingkat pelayanan berada pada level C, dengan kategori tingkat pelayanan yang cukup stabil dengan tundaan yang masih dapat diterima. Pada simpang tak bersinyal Terminal Oebufu nilai tundaan rata-rata seluruh simpang sebesar 54,61 det/skr, tingkat pelayanan berada pada level D, dengan kategori tingkat pelayanan dengan tundaan yang masih dapat ditoleransi. Sedangkan, pada simpang tak bersinyal Hotel Romyta nilai tundaan rata-rata seluruh simpang sebesar 46,19 det/skr, tingkat pelayanan berada pada level D, dengan kategori tingkat pelayanan mendekati arus yang tidak stabil. Hasil optimasi kinerja pada simpang tak bersinyal Soverdi nilai tundaan rata-rata seluruh simpang sebesar 11,23 det/skr, simpang tak bersinyal Terminal Oebufu tundaan sebesar 11,70 det/skr, serta pada simpang tak bersinyal Hotel Romyta nilai tundaan rata-rata seluruh simpang sebesar 10,72 det/skr, tingkat pelayanan berada pada level B, dengan kategori tingkat pelayanan yang cukup stabil dengan sedikit tundaan Kata kunci: Lalu lintas, simpang tak bersinyal, tundaan, optimasi kinerja
ANALISIS PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK TAHUN 2021-2031 DI WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS MENGGUNAKAN SOFTWARE LEAP Ervin Dwi Yulianto; Kholistianingsih ,; Dody Wahjudi
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.443

Abstract

ABSTRAK Pada sistem kelistrikan, peramalan energi listrik akan sangat dibutuhkan untuk memperkirakan dengan tepat seberapa besar konsumsi energi listrik atau daya yang dibutuhkan untuk melayani beban dan kebutuhan energi dalam distribusi energi listrik. Dalam peramalan konsumsi energi, nilai konsumsi energi akan semakin efisien apabila angka hasil dalam perhitungan intensitas energi semakin rendah. Pada penelitian ini, saya melakukan perkiraan kebutuhan tenaga listrik di Kabupaten Banyumas pada Tahun 2021 (Tahun awal proyeksi) sampai Tahun 2031 (Tahun akhir proyeksi) menggunakan software LEAP (Long Energy Alternative Planning) dengan metode yang digunakan yaitu skenario DKL (Daftar Kebutuhan Listrik) dan skenario BAU (Base As Usual). Hasil dari proyeksi ini yaitu menghasilkan rata-rata pertumbuhan proyeksi jumlah intensitas energi listrik untuk sektor rumah tangga, sosial, bisnis, industri, dan publik mengunakan skenario BAU setiap tahunnya adalah 0.5%, -0.3%, -0.3%, 22.9%, dan -6.2%. dengan hasil pertumbuhan intensitas energi listrik paling baik ada pada sektor sosial dengan hasil proyeksi pada Tahun 2021 sebanyak 3624.27KWH/pelanggan dan menurun menjadi 1579.58 KWH/pelanggan pada Tahun 2031. Sedangakan hasil proyeksi mengunakan skenario DKL, Rata-rata pertumbuhan proyeksi jumlah intensitas energi listrik untuk sektor rumah tangga, sosial, bisnis, industri, dan publik setiap tahunnya adalah 4,7%, -8,0%, -7,7%, -4,1%, dan -7,4%. Dengan hasil pertumbuhan intensitas energi listrik paling baik ada pada sektor sosial dengan hasil proyeksi pada Tahun 2021 sebanyak 3624.27KWH/pelanggan dan menurun menjadi 1579.58 KWH/pelanggan pada Tahun 2031. Kata kunci: Proyeksi, intensitas energi, konsumsi energi, software LEAP
IDENTIFIKASI AWAL SECARA VISUAL KERUSAKAN STRUKTUR BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN GEMPA Budijanto Chandra; Hermawan Tjan; LMF Purwanto
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 1 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i1.434

Abstract

Abstrak Indonesia mempunyai tingkat resiko gempa yang cukup tinggi, karena terletak di antara empat sistem lempeng tektonik yang aktif, akan tetapi banyak bangunan di Indonesia tidak dirancang sebagai bangunan tahan gempa terutama untuk bangunan beton bertulang dua lantai. Selain itu pengerjaan konstruksi beton bertulang tidak memenuhi standar sehingga menjadi titik lemah pada waktu terjadi gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi awal secara visual kerusakan struktur beton bertulang akibat gempa dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan untuk hal-hal yang perlu diperhatikan pada struktur dan pengerjaan konstruksi sehingga dapat berfungsi secara baik dalam keadaan gempa. Pendekatan penelitan adalah kualitatif dengan menganalisis data dan gambar yang didapat pada beberapa kejadian gempa di beberapa lokasi di Indonesia. Hasil akan dirumuskan dalam bentuk tabel yang mudah dibaca dan berguna bagi arsitek maupun pelaksanan pembangunan gedung, khususnya gedung dua lantai. Kata kunci: Gempa, bangunan tahan gempa, struktur beton bertulang.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN CLUSTER RUMAH SANGAT SEDERHANA UNTUK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH Dwi Istiningsih; Adang Tsauri Iskandar; Nur Laeli Fitriyani
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 2 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i2.460

Abstract

Fungsi rumah yang sangat penting adalah sebagai tempat berlindung dari segala cuaca. Selain itu, rumah juga menjadi tempat untuk hidup dan berkembang bagi sebuah keluarga. Sehingga rumah adalah kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Meskipun banyak sekali proyek perumahan dibangun, masih banyak saudara kita yang belum bisa memiliki rumah. Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang selanjutnya disingkat MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapat dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah. Maka penulis merencanakan dan merancang cluster rumah sangat sederhana yang mungkin tak pernah diminati oleh para pengembang perumahan. Dari hasil pembahasan diperoleh harga bangunan Rp.1.587.000,- per m2, adalah harga minimal yang telah diperhitungkan dengan sangat hemat tetapi layak. Harga tanah setelah diperhitungkan dengan biaya biaya lain menjadi Rp.953.000 per m2, harga tersebut adalah harga jadi lahan, sehingga harga jadi rumah Sangat Sederhana adalah Rp.122.072.000 per unit dengan luas bangunan 34 m2 dan luas tanah 70 m2. Penulis berharap pemerhati dan para dermawan membaca tulisan ini dan bersedia mewujudnyatakan impian saudara kita yang belum bisa memiliki rumah dengan melaksanakan pembangunan rumah sangat sederhana bagi saudara yang membutuhkan. Kata Kunci : masyarakat miskin, kebutuhan rumah, rumah sederhana
ANALISIS KINERJA RUAS DAN SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL JALAN ADI SUCIPTO - JALAN TAEBENU (KOMPLEKS AURI) KOTA KUPANG John H Frans; Tri M Sir; Antonio G Effi
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 23, No 2 (2022): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v23i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan transportasi yang terjadi pada ruas dan simpang tak bersinyal jalan Adi Sucipto – jalan Taebenu serta optimasi yang perlu dilakukan. Analisis kinerja ruas dan simpang yang dihitung berdasarkan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014) yang meliputi analisis kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, panjang antrian dan tingkat pelayanan jalan. Data perhitungan analisis kinerja ruas dan simpang didapat dengan melakukan survei terhadap lalu lintas, geometrik persimpangan serta volume kendaraan pada ruas dan simpang tak bersinyal jalan Adi Sucipto - jalan Taebenu pada jam sibuk kemudian dianalisis. Dari hasil analisis, didapat kinerja eksisting ruas jalan Adi Sucipto area pasar pada arus maksimum memiliki nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,996 dengan tingkat pelayanan (LOS) E, sehingga dilakukan optimasi pelebaran lajur didapat nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,760 dengan tingkat pelayanan (LOS) C dan pelarangan parkir didapat nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,828 dengan tingkat pelayanan (LOS) D, serta gabungan kedua optimasi didapat nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,615 dengan tingkat pelayanan (LOS) B. Kinerja eksisting Simpang tak bersinyal jalan Adi Sucipto – jalan taebenu pada arus maksimum memiliki nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,477 dan nilai tundaan sebesar 10,690 det/skr dengan tingkat pelayanan (LOS) B. Nilai optimasi yang dilakukan sesuai dengan tetapan PKJI 2014 nilai derajat kejenuhan (DJ) untuk ruas tidak lebih dari 0,90 dan untuk simpang nilai derajat kejenuhan (DJ) tidak lebih dari 0,85. Kata kunci: Kinerja, Simpang, Derajat Kejenuhan, Tingkat Pelayanan, Optimasi