cover
Contact Name
Siti Anisyah
Contact Email
sitianisyah_uin@radenfatah.ac.id
Phone
+6281279171099
Journal Mail Official
wardah_dakwah@radenfatah.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. K. H. Zainal Abidin Fikri No. 01 KM. 3.5, Kel. Pahlawan, Kec. Kemuning, Palembang 30126, Sount Sumatra, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wardah
ISSN : 14123711     EISSN : 25033050     DOI : https://doi.org/10.19109/wardah
Wardah is a focus journal on issues surrounding dakwah and Islamic communication, Method of Dakwah The History of Dakwah Communication Dakwah The epistemology of Dakwah Management of Dakwah
Articles 230 Documents
Demokrasi Dalam Islam: Tinjauan Tafsir Maudhu’i Mgs.A. Defrizal; Achmad Zulham; Solihin Solihin
Wardah Vol 21 No 2 (2020): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.497 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v21i2.7275

Abstract

Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana demokrasi dalan tinjauan Islam khususnya dalam kajian tafsir maudhu’i. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka (library research), artikel ini berusaha mempertemukan antara konsep Islam yang oleh sebagian ulama dikatakan mempunyai sistem politik tersendiri yang lengkap, sempurna dan menyeluruh, namun disatu sisi dihadapkan pada kenyataan seolah sistem demokrasi yang saat ini dianggap sebagai sistem politik terbaik, diterima dan dipakai di seluruh dunia. Secara normatif doktriner, dalam ajaran Islam terdapat prinsip-prinsip dan elemen dalam demokrasi, meskipun secara generik, global tidak sepenuhnya disetujui para ulama dan masih menjadi perdebatan yang panjang. Prinsip dan elemen-elemen demokrasi dalam ajaran Islam itu adalah: as-syura, al-‘adalah, al-amanah, al-masuliyyah dan al-hurriyyah. Realitas dalam sebuah negara pernah diterapkan pada masa Nabi Muhammad dan khulafaurrasyidin adalah syumuliyatul Islam dan demokrasi hanyalah sebagian kecil dari lengkapnya sistem politik Islam yang sempurna dan telah dipraktikkan namun tebum terteorikan. Kata kunci: Demokrasi Islam, Tafsir Maudhu’i Abstract: This article aims to analyze how democracy in Islamic views, especially in the study of tafsir maudhu'i. By using a library research approach, this article seeks to bring together the concept of Islam which is said by some scholars to have its own complete, perfect and comprehensive political system, but on the one hand it is faced with the reality as if the democratic system is currently considered the best political system. , accepted and used throughout the world. In doctrinaire normative terms, in Islamic teachings there are principles and elements in democracy, although generically, globally it is not fully approved by the scholars and is still a long debate. The principles and elements of democracy in Islamic teachings are: as-shura, al-'adalah, al-amanah, al-masuliyyah and al-hurriyyah. The reality in a country that was applied at the time of Prophet Muhammad and khulafaurrasyidin is syumuliyatul Islam and democracy is only a small part of the complete Islamic political system that is perfect and has been practiced but can be theoretical. Keywords: Islamic Democrazy, Tafsir Maudhu’i
Gerakan Menuju Kampung Bebas Limbah Plastik: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Majelis Taklim di RT 06 Kelurahan Sukajaya Manah Rasmanah; Zhila Jannati; Komaruddin Komaruddin
Wardah Vol 21 No 2 (2020): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.078 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v21i2.7277

Abstract

Abstrak: Pendampingan masyarakat berbasil lembaga keagamaan ini berangkat daripermasalahan sampah yang menyebabkan pencemaran lingkungan berupa udara yangberbau busuk, selokan tersumbat dan lingkungan yang kotor. Permasalahan sampah initelah lama terjadi namun belum ada upaya yang dilakukan oleh masyarakat maupunpemerintah untuk mengatasinya. Minimnya pemahaman masyarakat tentangpenanganan sampah dan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya menjadipenyebab utama permasalahan lingkungan terjadi. Pendampingan ini bertujuan untukmeningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam penanganan sampahkhususnya plastic dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) melalui komunitaskeagamaan (majelis taklim). Pendekatan yang digunakan adalah Participation ActionResearch (PAR). Pendekatan yang berbasis situasi dan kondisi yang dialami masyarakatdan melibatkan partisipasi penuh dari masyarakat mulai dari mengidentifikasi masalahmerencanakan, melaksanakan hingga evaluasi kegiatan dan tindak lanjut. Melaluiproses pendampingan terhadapa majelis taklim al-Karim RT 06 Kelurahan Sukajayamenghasilkan beberapa hal yaitu ; komunitas dampingan memahami dampak sampahplastik bagi kesehatan dan lingkungan, memahami dan trampil dalam menanganisampah plastik dengan konsep 3R. selain itu, komunitas dampingan memilikikemandirian dalam mengidentifikasi masalah sampah di lingkungannya, mampumerencanakan dan melakukan penanganan sampah plastik dengan benar dan baik, sertaterbentuknya vocal point yang dapat menggerakan partisipasi masyarakat lainnyadalam penanganan sampah plastik.Kata kunci: Limbah Plastik, Pemberdayaan Majelis TaklimAbstract: Community assistance based on religious institutions departs from theproblem of garbage that causes environmental pollution in the form of foul smelling air,clogged sewers and a dirty environment. This waste problem has been occurring for along time, but no efforts have been made by the community or government to solve it.The lack of public understanding of waste management and awareness of disposing ofgarbage in its proper place is the main cause of environmental problems. Thisassistance aims to increase public understanding and awareness in handling waste,especially plastic with the 3R concept (Reuse, Reduce, Recycle) through religiouscommunities (majelis taklim). The approach used is Participation Action Research(PAR). An approach that is based on the situation and conditions experienced by thecommunity and involves the full participation of the community from identifyingproblems to planning, implementing to evaluation of activities and follow-up. Throughthe process of mentoring the taklim al-Karim group RT 06 Sukajaya Village, it resultedin several things, namely; the assisted community understands the impact of plasticwaste on health and the environment, understands and is skilled in handling plasticwaste with the 3R concept. In addition, the assisted community has independence inidentifying waste problems in their environment, is able to plan and handle plastic 2waste properly and properly, as well as the formation of vocal points that can mobilizeother community participation in handling plastic waste.Keywords: Plastic Waste, Empowerment of Taklim Assembly
Layanan Konseling Kelompok Dalam Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Terlantar (Studi Kasus di Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan) Siti Rohana; Bagus Pamungkas; Sismaren Diyanti
Wardah Vol 21 No 2 (2020): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.98 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v21i2.7278

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan memberikan pemaparan penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama dalam membantu mengembangkan rasa percaya diri pada anak terlantar di PSR-GPODGJ Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Analisis awal mengetahui gambaran awal bagaimana rasa percaya diri yang dimiliki anak terlantar di panti, dan melakukan penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama dalam mengembangkan rasa percaya diri. Penelitian ini termasuk dalam jenis fiel research dan bersifat deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dalam penelitian ini jumlah responden adalah 7 orang, lima anak terlantar dan dua orang staf Panti Sosial Rehabilitasi Gelandangan Pengemis Orang Dalam Gangguan Jiwa Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposiv sampling, purposive sampling adalah metode yang digunakan untuk menetapkan responden yang akan dijadikan subjek berdasarkan kriteria. Dan pengelolaan datanya dilakukan dengan mereduksi data, penarikan data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan perubahan positif yang terjadi pada anak terlanatar, dari 15 indikator yang digunakan setelah penerapan teknik sosiodrama 13 indikator telah terpenuhi terkecuali rasa trauma dan latar belakang pendidikan yang dimiliki anak terlantar, artinya, rasa percaya diri anak terlantar di Panti Sosial Rehabilitasi Gelandangan Pengemis Orang Dengan Gangguan Jiwa Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan mampu dikembangkan dengan penerapan layanan konseling kelompok menggunakan teknik sosiodrama. Kata kunci: teknik sosiodrama, konseling kelompok Abstract: This study aims to provide an explanation of the application of group counseling services with sociodrama techniques to help develop self-confidence in neglected children in the PSR-GPODGJ Social Service of South Sumatra Province. The preliminary analysis finds out the initial picture of how self-confidence the neglected children have in the orphanage, and applies group counseling services with sociodrama techniques in developing self-confidence. This research is included in the type of field research and is qualitative descriptive by means of interviews, observation and documentation, in this study the number of respondents was 7 people, five neglected children and two staff members of the Social Home for Rehabilitation of Homeless Beggars with Mental Disorders, Social Service of South Sumatra Province. The sampling technique used was purposive sampling, purposive sampling was a method used to determine which respondents would be subject based on criteria. And data management is done by reducing data, drawing conclusions data. The results of this study indicate positive changes that occur in children who are neglected, of the 15 indicators used after the application of the sociodrama technique, 13 indicators have been fulfilled except for the sense of trauma and educational background of abandoned children, that is, the confidence of abandoned children at the Social Home for Rehabilitation of Homeless Beggars. People with Mental Disorders Social Service Office of South Sumatra Province can be developed by implementing group counseling services using sociodrama techniques. Keywords: sociodrama technique, group counseling
Pendidikan dan Kaitannya dalam MukjizatAl Qur-an Andarusni Alfansyur; Muhammad. Abdurrahman
Wardah Vol 21 No 2 (2020): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.246 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v21i2.7279

Abstract

Abstrak: Artikel berjudul ‘Pendidikan dan Kaitannya dalam Mukjizat Al Qur-an,’ ini bertujuan untuk mejelaskan dan menganalisis mukjizat mukjizat Al Qur-an dalam kaitannya dengan pendidikan. Artikel ini dilatar belakangi Mu’jizat bagi Nabi atau Rasul selalu disesuaikan dengan zaman dimana hidup Rasul atau Nabi lalu bersesuaian terhadap kemajemukan risalah yang dibawa. Jika risalah yang disampaikan diperuntukkan bagi seluruh umat, tidak mengalami perubahan dan kekal selama-lamanya, maka mu’jizat harus kekal dan diperuntukkan kegunaannya bagi seluruh umat manusia di muka bumi, semakin berpikir manusia tentang mu’jizat tersebut, maka semakin beriman dan mengakuinya, tak terkecuali mukjizat dalam kaitannya dengan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan metode library research. Kemudian temuan dari hasil library research pada artikel ini adalah bahwa aspek-aspek kemukjizatan Al Qur-an dan kaitannya dengan dunia pendidikan dapat diklasifikasikan ke dalam tiga hal, yaitu aspek kebahasaan, berita ghaib, dan isyarat ilmiah. Kebenaran mukjizat Al Qur-an dalam dunia pendidikan antara lain wajibnya melakukan pendalaman ilmu di tempat-tempat pemukiman, manfaat berilmu pengetahuan tinggi serta pendidikan dan pengetahuan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Sehingga bagi kita umat Islam sangat diwajibkan untuk mempelajari dan mengamalkan apa yang ada di dalam Al Qur-an karena tidak ada keraguan atas kebenaran mukjizat yang ada di Al Qur-an. Kata kunci: I’jaz Ilmi, Mukjizat Al Qur-an, Pendidikan Abstract: The article, entitled "Education and its Relation to the Miracles of the Qur'an", aims to explain and analyze the miracles of the Qur'an in its environment with education. This article is based on the background that the Mu'jizat for the Prophet or Rasul is always invincible with the era in which the Prophet's or Prophet's life then corresponds to the diversity of the treatises that were brought. If the message that is delivered is intended for all people, does not experience change and lasts forever, then miracles must be eternal and be used for the benefit of all mankind on earth, the more people think about these miracles, the more faith and confess them, no with the exception of miracles in his environment with education. The method used in this article is the library research method. Then the findings from the research literature in this article are that the miraculous aspects of the Qur'an and its environment with the world of education can be classified into three things, namely aspects of language, unseen news, and scientific cues. The truth of the miracles of the Qur'an in world education, among others, is the obligation to deepen knowledge in residential areas, the benefits of higher knowledge as well as education and knowledge to bring happiness in the world and the hereafter. So that for us Muslims are very obliged to study and practice what is in the Qur'an because there is no doubt about the truth of the miracles that are in the Qur'an. Keywords: I’jaz Ilmi, Al-Qur'an Miracles, Education
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Gender Di Desa Putat Lilik Hamidah
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.35 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9001

Abstract

Isu mengenai pemberdayaan masyarakat menjadi hal penting untuk diteliti, terutama jika dikaitkan dengan gender. Kesenjangan gender masih saja terjadi, sebab banyak yang mengalami kesalahpahaman mengenai gender. Kesalahpahaman sering kali disebabkan oleh budaya dan komunikasi yang tidak efektif. Artinya, komunikasi gender adalah hal yang penting terutama dalam kehidupan bermasyarakat. Komunikasi gender dapat digunakan sebagai salah satu strategi dalam pemberdayaan wanita. Penelitian komunikasi gender dalam proses pemberdayaan masyarakat belum banyak dilakukan. Sehingga, penelitian ini penting dilakukan. Tulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diambil melalui wawancara dengan 14 informan dan 11 narasumber, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat empat program pemberdayaan masyarakat sebagai sarana komunikasi gender, yakni Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKS), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Program Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLPBK) dan Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Empat program tersebut menggunakan pendekatan ruang sluas-luasnya sebab memberikan masyarakat kesempatan untuk berpartisipasi seluas-luasnya. Selain itu, empat program ini masuk dalam level makro pada strategi pemberdayaan masyrakat. Pada level makro, hal yang dilakukan meliputi melakukan kebijakan, aksi sosial sekaligus kegiatan yang dapat mengorganisasikan masyarakat. Melalui kegiatan ini, juga dapat dikatakan sebagai komunikasi gender yang dapat meminimalisir konflik. Diharapkan akan ada penelitian lain yang membahas mengenai strategi lain untuk pembedayaan masyarakat, guna melengkapi penelitian lain sebelumnya.
Profesionalisme Dai di Era Society 5.0: Mengulas Profil dan Strategi Pengembangan Dakwah Ari Wibowo
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2014.362 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9003

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan tentang pentingnya upaya peningkatan profesionalisme dai dalam menghadapi era society 5.0. Ada dua tantangan besar yang dihadapi masyarakat Indonesia, yakni era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0. Hadirnya dua peradaban baru tersebut memunculkan trend baru dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, sehingga masyarakat Indonesia mudah mendapatkan informasi. Masyarakat juga dapat mengakses internet dengan bebas dan saling terkoneksi dengan cepat. Dampaknya, terjadi infiltrasi budaya asing dan tersebarnya paham keagaaman yang bertolakbelakang dengan kepribadian bangsa. Kondisi tersebut menuntut para dai untuk dapat mengembangkan dakwah yang lebih transformatif, responsif, dan adaptif. Artikel ini diperkuat dengan penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka dengan pendekatan deskriptif. Beberapa sumber data dari berbagai literatur mempertajam analisa mengenai profesionalisme dai di era society 5.0. Setidaknya ada sembilan kompetensi yang dapat meningkatkan profesionalisme dai di era ini, diantaranya; creative, critical thinking, leadership, digital literacy, emotional intelligence, entrepreneurship, global citizenship, problem solving, dan team working. Profil daisebagai komunikator dan konten kreator mutlak diperlukan, karena tingginya aksesbilitas masyarakat terhadap konten media sosial.
Dakwah Humanis dalam Lintasan Sejarah Islam M. Yakub
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.026 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9004

Abstract

Dakwah adalah kegiatan mengajak dan menyeru manusia untuk mengenal Allah yang termanifestasi dalam al-quran dan hadist. Sedangkan humanisme adalah aliran filsafat yang menyatakan bahwa tujuan pokok yang dimilikinya adalah untuk keselamatan dan kesempurnaan manusia. Dakwah humanis bisa dikatakan dakwah yang menampilkan sikap-sikap kemanusiaan dan menjadikan manusia sebagai obyek yang harus dihargai, diberi keadilan, kesejahteraan dan diberik sikap-sikap penghormatan sebagai ciptaan Allah Swt. Dalam lintasan sejarah Islam, Nabi Muhammad Saw adalah role model utama sebagai penunjuk arah dakwah humanis. Sikap Nabi Muhammad yang penuh dengan kasih sayang, cinta dan menunjukkan keteladanan paling baik hingga saat ini, menjadikan Islam yang dibawanya sebagai agama yang humanis. Para penerusnya pun baik dari kalangan khulafaurrasyidin yang pada tulisan ini diwakili oleh Umar bin Khattab, pada Dinasti Umayyah bisa dilihat sikap luhur Umar bin Abdul Aziz serta masa Dinasti Abbasiyah, Harun Al-Rasyid menjadi sentral untuk dakwah humanis. Islam dalam sejarahnya hingga kini berhasil dengan gemilang tampil di dunia sebagai agama yang menjunjung tinggi kemanusiaan, keadilan, dan egaliter, hal itu terus berjalan disampaikan para pendakwah dengan sangat humanis tentu tidak terlepas pada panduan utama Al-qur’an dan hadist.
Urgensi Peace Guidance dalam Dakwah untuk Mencegah Radikalisme Rini Setiawati; Muhammad Ubaidillah
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2829.377 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9005

Abstract

Dakwah memiliki makna bagaimana seseorang individu dengan berbagai latar belakang, adat-istiadat maupun budaya, serta konsep pemahaman yang berbeda agar dapat saling bermanfaat bagi sesamanya. Keberagaman pemahaman dapat menjadi sumber permasalahan bagi harmonisasi dalam menjalani hidup, khususnya paham radikalisme. Pencegahan radikalisme dalam proses dakwah menjadi tantangan yang harus dapat dicermati dan dipahami secara konsisten oleh para da’I dengan segala metode pendekatan dakwah yang ada. Salah satunya yakni dengan menggunakan pendekatan peace guidance. Peace guidance yakni bimbingan yang mengutamakan kedamaian sebagai anjuran, ajakan serta arahan agar dapat membantu mencapai kedamaian dalam hidupnya. Peace guidance berawal dari keilmuan peace education sebagai akar pembahasannya. Tujuan penelitian ini merupakan pengembangan metode dakwah dalam layanan bimbingan dan konseling Islam, yakni dengan menggunakan pendekatan peace guidance untuk mencegah paham radikalisme. Hasil penelitian ini diharapkan agar dakwah dengan menggunakan metode peace guidance dapat berperan aktif dalam mencegah radikalisme.
Komunikasi Islami Terhadap Kepuasan Pengguna Sekolah Islam Terpadu Fifi Hasmawati
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1698.026 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9006

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk dapat menemukan pengaruh komunikasi islami terhadap kepuasaan pengguna/stockholder pada sekolah islam terpadu. Tujuan penelitian ini menjelaskan adanya implikasi Komunikasi Islami pada lembaga pendidikan islam. Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empirik dan menemukan fakta-fakta serta menguji secara ilmiah tingkat kepuasaan yang dicapai dalam terhadap komunikasi islami sistim pendidikan islam di sekolah islam terpadu, dengan menggunakan etika komunikasi islamdan teori kepuasaan.Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory survey method, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan wali murid pada sekolah islam terpadu di kota Palembang. Penarikan sampel penelitian ini menggunakan teknik teknik purposivesamplingdan Cluster Random Sample,untuk menghitungukuran sampel dari populasi peneliti memakai cara, cross sectional. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang dikumpulkan dari responden dengan ukuran sampel sebanyak 384 responden. Analisis data menggunakan analisi deskripsi Regresi Sederhana.Hasil penelitian terungkap bahwa: “adanya pengaruh tingkat kepuasaan dalam penggunaan komunikasi pada sekolah islam terpadu . Konsep baru yang dikemukakan dari hasil penelitian ini, terungkap bahwa “kepuasaan sangat berpengaruh terhadappengguna komunikasi islami pada sekolah islam terpadu.
Analisis Dampak Penyakit Hasad Bagi Manusia Ditinjau Dari Perspektif Islam Zhila Jannati; Muhammad Randicha Hamandia
Wardah Vol 22 No 1 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2430.172 KB) | DOI: 10.19109/wardah.v22i1.9009

Abstract

Hasad merupakan sifat tercela yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Hasad dapat menghadirkan berbagai penyakit di dalam tubuh dan dapat mengikis pahala kebaikan dari seseorang. Oleh karena itu, manusia hendaknya selalu berusaha dan berdoa kepada Allah swt. agar mendapat perlindunganNya untuk terhindar dari sifat buruk ini. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai analisis dampak penyakit hasad bagi manusia ditinjau dari perspektif Islam. Hasil pembahasan dari tulisan ini dampak dari penyakit hasad bagi manusia meliputi dampak fisik seperti gangguan pada kelenjar pankreas, insomnia, letih, capek dan lain sebagainya. Selain itu, dampak dari penyakit hasad dapat berupa dampak psikis, misalnya sedih, merana, merasa tersiksa, tercabik-cabik dan penuh amarah. Selanjutnya, dampak sosial dari sifat hasad dapat meliputi hubungan sosial dengan orang lain menjadi tidak harmonis, terjadinya perselisihan, atau bahkan kehidupan sosialnya dapat menjadi lebih suram lagi karena harus berada di dalam jeruji besi penjara. Terakhir, yang paling utama adalah dampak sifat hasad terhadap kondisi keimanan seseorang di mana hasad dapat berdampak pada lenyapnya pahala kebaikan dari seseorang, dapat menyebabkan ketidaksempurnaan dari iman seseorang dan lain sebagainya.