cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pedagogik@unmuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Muhammadiyah No 91 Batoh Lueng Bata Banda Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh
ISSN : 23377364     EISSN : 26229005     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh is an open-access based on journal that contributes to improve the scientific treasures. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan and pembelajaran for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 3 BEUTONG Basmi Basmi; Qurratu Aini; Mauizah Hasanah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.776 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi  pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain   rancangan  penelitian yang  digunakan   adalah   pretest-postest  Control Group Design. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII1 dan VIII2 yang masing-masing berjumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan statistik uji t (independent sample t-test) dan persentase. Hasil analisis data hasil belajar siswa diperoleh nilai thitung ttabel  (thitung  = 2,573 ttabel = 1,701), sehingga Ha diterima. Berdasarkan  hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan strategi  pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan terhadap hasil belajar siswa di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis angket motivasi siswa diperoleh 64% siswa sangat setuju, 27,33% siswa setuju, 8% siswa kurang setuju, dan 0,67% siswa sangat tidak setuju terhadap strategi pembelajaran Start with a Question (LSQ) dalam proses pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya respon positif siswa terhadap penggunaan strategi pembelajaran Start with a Question (LSQ)  pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan  di SMPN 3 Beutong Kabupaten Nagan Raya yang mengakibatkan peningkatan motivasi belajar siswa.Kata Kunci:  Learning Start with A Question (LSQ), Hasil Belajar, Motivasi Belajar
MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Muhsin Muhsin; T Arif Munandar
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 2, Oktober (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1499.444 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i2.821

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa. Melalui kemampuan berpikir kritis siswa dapat mengorganisasi dan mengkonsolidasi berpikir matematisnya baik secara lisan maupun tulisan, disamping renegosiasi respon antar siswa akan dapat terjadi dalam proses pembelajaran. Pada akhirnya berpikir kritis dapat membawa siswa pada pemahaman yang mendalam tentang konsep matematika yang telah dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Populasi adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Delima dengan penarikan sampel menggunakan purposive sampling, maka terpilih kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X2 sebagai kelas kontrol. Terpilihnya kedua kelas tersebut karena kedua kelas tersebut mempunyai kemampuan matematika yang sama disamping itu kedua kelas tersebut diajarkan oleh guru matematika yang sama sehingga memudahkan peneliti dalam berkoordinasi. Instrumen yang digunakan adalah tes melalui pretest dan postest. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS 16.0. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa p-value = 0,001, karena p-value 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian hasil penelitian yang diperoleh adalah model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI 040455 BERASTAGI Irma Sari Br Purba
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 6, No 1, April (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.853 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v6i1, April.634

Abstract

This study was conducted to determine the improvement of fourth grade science learning outcomes using the examples non examples learning model. The subjects were all students in fourth grade 040455 Berastagi, Karo. The object of the research is the improvement of the fourth grade science learning outcomes using the examples non examples learning model. The research instrument used was the observation sheet and tests. From the analysis of the data obtained from observations the implementation of learning activities of teachers increased 19,7% from a value of 60% to 79.7%, student activity increased from a score of 68% to 86%, the completeness of individuals who expressed achieving KKM scores of 70, classical completeness increased from 70% to 86.67%, and the average value increased from 67,33 to 70,33. Keywords: learning result of sciences, examples non examples
IMPLEMENTING DIRECT METHOD BY USING GAMES TO IMPROVE EFL STUDENTS' READING COMPREHENSION Putri Dini Meutia; A. Halim Majid; Sufiah Nafisah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 1, April (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2049.882 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i1.776

Abstract

Reading skill is one of the aspects of the foreign language which need to be master by the students. Thus it needed an appropriate method to improve the students' reading skills, especially reading comprehension. Therefore, the researchers conducted the study by using the Direct Method to improve reading comprehension. The purpose of this study was to find out whether the Direct Method by using games can improve the students' reading comprehension. The sample was taken from the second-year students of MAN Sibreh consisted of 25 students. The experiment was conducted in four meetings. In collecting the data, this study used pre-test and post-test as the research instruments. The pre-test was given in the first meeting while the post-test was given in the last meeting. After analyzing the data, the obtained t-score is 3,92. It indicates that there are significant differences between pre-test and post-test. Moreover, the critical value of t for the degree of freedom was 2,06 at the level significance of 5% (0,05). Thus, the t-score (3,92) is higher than the t-table (2,06). Therefore, the hypothesis is accepted.
EFL TEACHERS’ PERCEPTIONS TOWARD THE USE OF AUTHENTIC MATERIAL IN TEACHING READING COMPREHENSION Wildanum Mukhalladun; Nidawati Nidawati; Muhammad AR
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 7, No 2, Oktober (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1689.98 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v7i2.812

Abstract

Reading comprehension is one of the english skills that cannot be neglected. Most students faced difficulties in understanding english written text. Therefore, the role of teachers and teaching material is significant. Teachers, as facilitators, have a big responsibility to provide and use teaching material besides textbooks, which are authentic materials. This research aims to find out EFL teachers’ perceptions of authentic materials in teaching reading. This research employed a qualitative research approach in which its data were qualitatively collected through questionnaires and interviews. The sample is 20 english teachers from several Senior High Schools in Aceh Besar who have more than three years of experience in teaching to fill questionnaires distributed via google form. Then, 3 teachers was chosen to interview to get some additional information via semi-structured interview. Based on both instruments, EFL teachers showed positive perceptions of using authentic materials in teaching reading. All of them had used authentic materials in their teaching. The reasons they used authentic materials because it could increase students’ motivation, interest and understanding english written text. Besides, the majority of teachers found some challenges in using authentic materials including lack of vocabulary, technical problem and time-consuming. Overall, teachers believe that authentic materials are beneficial in teaching reading comprehension.
A STUDY ON THE VOCABULARY MASTERY OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS Cut Mawar Helmanda; Putri Dini Meutia
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 5, No 2, Oktober (2018)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.107 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v5i2.584

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat tingkat penguasaan kosa kata dan strategi mengingat yang digunakan oleh para mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Aceh. Sampel adalah para mahasiswa semester I yang dipilih secara acak. Tes dan angket adalah instrumen yang digunakan dalam penelitin ini. Hasil dari penelitian ini adalah kebanyakan dari mahasiswa tersebut berada pada tingkatan penguasaan kosa kata yang sedang. Lebih lanjut, dalam mengingat kosa kata tersebut, kesemua mahasiswa melakukan pengelompokan sebagai teknik mengingat kosa kata. Para mahasiswa tersebut juga terus berupaya untuk menghafal kata secara berkesinambungan, meminta bantuan dari pengajar bahasa, teman-teman dan menggunakan kamus sebagai usaha untuk meningkatkan jumlah penguasaan kata
TINGKAT STRES MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN MENGIKUTI MATA KULIAH MICRO TEACHING Ainal Mardhiah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 6, No 2, Oktober (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.614 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v6i2, Oktober.695

Abstract

Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, sejak  semester awal perkuliahan  semester 1, sudah dibekali dengan segala pengetahuan dan skiil untuk menggajar. Namun kenyataannya pada waktu kuliah microteaching disemester akhir masih ada mahasiswa yang tidak berani  mengajar, bahkan ada yang tidak bisa mengajar. Kondisi tesebut tentunya akan menimbulkan tekanan yang kemudian bisa mengakibatkan mahasiswa menjadi stress. Dalam  penelitian ini ingin melihat tingkat stres mahasaiswa Prodi Pendidikan agama Islam (PAI) dalam mengikuti mata kuliah Microteaching. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa micro teaching PAI. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik porpusive sampling. Untuk sampelnya peneliti mengambil mahasiswa micro teaching unit 1 Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan jumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik, observasi, wawancara, tes dan dokumetasi. Untuk  untuk menilai tingkat stres yang dialami mahasiswa micro teaching, dapat dikelompokkan dengan menggunakan kriteria HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasilnya menunjukkan bahwa Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kondisi Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah micro teaching mengalami  psikosomatik, cemas yang  berpengaruh kepada gangguan phisik seperti cemas, mudah terkejut, gelisah, takut, sukar memulai tidur, terbangun malam hari, tidur tidak pulas, mudah sedih, penglihatan kadang seperti kabur, merasa lemas, berdebar-debar, sesak, berat badan menurun, nyeri pada lambung, sebentar-bentar kencing, mulut kering, muka kering, mudah berkeringat, pusing atau sakit kepala,gelisah dan lainnya. Tingkat stres yang mereka alami adalah 1 orang mengalami stres berat, 7 orang stres ringan dan 3 orang saja yang tidak mengalami stress. Hal ini menunjukkan bahwa 64 % dari keseluruhan mahasiswa mengalami stres, 9 % mengalami stress berat, hanya 27 % yang tidak mengalami stres.  Sebagian  besar mahasiswa mengalami stres mengikuti mata kuliah micro teaching. Sedikit sekali yang tidak mengalami sterss. Adapun hal-hal yang menyebabkan mereka stres adalah: a.  Karena mereka harus mengajar dihadapan dosen pembimbing dan kemudian dinilai. b. Mereka tidak terbiasa berdiri di depan kelas, atau tidak terbiasa mengajar. c.  Mereka khawatir akan terjadi kesalahan ketika mengajar, ditertawakan disalahkan oleh kawan-kawan. d. Mereka khawatir tidak lulus, kecemasan ini mengganggu pikiran dan memecahkan konsentrasi mereka dalam mengajar.
REPOSISI PENDIDIKAN TAUHID DALAM KEILMUAN ISLAM : KAJIAN TENTANG PILAR-PILAR ISLAMISASI ILMU AL-FARUQI Heliati Fajriah
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 2, No 2, Oktober (2015)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v2i2.422

Abstract

Tauhid adalah  inti yang terpenting dan menjadi tema sentral dalam Islam , karena nilai dari keislaman seseorang itu adalah pengesahan terhadap Allah SWT  yang terangkum dalam syahadat. Esensi peradaban Islam adalah Islam itu sendiri dan esensi Islam adalah Tauhid atau pengesaan terhadap Tuhan, tindakan yang menegaskan Allah sebagai yang Esa, pencipta mutlak dan transenden, penguasa segala yang ada. Tauhid adalah memberikan identitas peradaban Islam yang mengikat semua unsur-unsurnya bersama-bersama dan menjadikan unsur-unsur tesebut suatu kesatuan yang integral dan organis yang disebut peradaban. Secara prinsip al Faruqi melukiskan tauhid sebagai esensi utama dalam setiap langkah pendidikan, dilanjutkan dengan  inti  Islam, prinsip sejarah, pengetahuan, etika, estetika, umat (komunitas Muslim), keluarga, serta tatanan politik sosial ekonomi dalam dunia. Semua prinsip ini menjadi totalitas dalam pengembangan keilmuan Islam.
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 57 BANDA ACEH Fajriani Fajriani; Martunis Martunis; Nurraida Nurraida
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 8, No 1, April (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2107.02 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v8i1, April.945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus di salah satu sekolah inklusi di Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah SD Negeri 57 Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan instrumen screening test untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Klasifikasi masalah yang dialami siswa berdasarkan screening test ABK dibagi dalam 3 kategori yaitu ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di sekolah inklusi SD Negeri 57 Banda Aceh belum melakukan identifikasi terhadap anak berkebutuhan khusus di awal penerimaan siswa baru. Hasil identifikasi menunjukkan sebanyak 22 orang siswa diperkirakan mengalami lebih dari satu kebutuhan khusus dengan intensitas  hambatan yang berbeda (ringan, sedang, dan berat). Hasil analisis instrumen screening test ABK dipaparkan di bagian hasil. Pihak sekolah dan orangtua disarankan untuk melakukan asesmen lebih lanjut tentang masalah yang dialami anak dan dilanjutkan dengan terapi  sesuai dengan masalahnya. Dalam proses pembelajaran, perlu dilakukan  penyederhanaan kurikulum, dukungan orang tua, serta bimbingan dan konseling untuk anak yang teridentifikasi sebagai ABK.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT MELALUI BAHAN AJAR STEM TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATEMATIS Ruhban Masykur; Ratna Wati; Suherman Suherman
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 8, No 1, April (2021)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2371.885 KB) | DOI: 10.37598/pjpp.v8i1, April.908

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative script menggunakan bahan ajar STEM terhadap penguasaan konsep matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik acak kelas, sehingga kelas VII D sebagai kelas eksperimen 1 menerapkan model cooperative script, kelas VII B sebagai kelas eksperimen 2 menerapkan model pembelajaran cooperative script menggunakan bahan ajar STEM dan kelas VII A sebagai kelas kontrol menerapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji Anova diperoleh nilai Fhitung = 7,1075 3,12 = Ftabel, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative script menggunakan bahan ajar STEM terhadap  penguasaan konsep matematis peserta didik. Pengujian dilanjutkan dengan uji scheffe’ dengan penerimaan µ1 Vs µ2 serta penolakan µ1 Vs µ3 dan µ2 Vs µ3. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran cooperative script menggunakan bahan ajar STEM memberikan kemampuan penguasaan konsep matematis yang lebih baik dibandingan dengan model pembelajaran konvensional.

Page 11 of 22 | Total Record : 216