cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pedagogik@unmuha.ac.id
Editorial Address
Jalan Muhammadiyah No 91 Batoh Lueng Bata Banda Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh
ISSN : 23377364     EISSN : 26229005     DOI : -
Core Subject : Education,
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh is an open-access based on journal that contributes to improve the scientific treasures. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan and pembelajaran for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education.
Arjuna Subject : -
Articles 216 Documents
DAMPAK IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PADA PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA Fenny Febrianty; Soni Mulyawan Setiana; Anisa Arianingsih; Mohammad Ali
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Penelitian ini merupakan penelitian survei melalui metode deskriptif, sedangkan alat pengumpulan data berupa kuesioner online dari Ditjen DIKTI dengan respon berjumlah 140 orang mahasiswa Program Studi Sastra Jepang FIB UNIKOM. Teknik analisis data melalui penggambaran, peringkasan, dan pembacaan fenomena yang diperoleh melalui kuesioner. Melalui penelitian ini dapat diketahui persepsi mahasiswa Program Studi Sastra Jepang FIB UNIKOM terhadap Program MBKM adalah baik pentingnya kegiatan pembelajaran di luar program studi yang sangat berguna untuk menghadapi masa setelah lulus kuliah. Dampak positif dari pengimplementasi Program MBKM bagi Program Studi Sastra Jepang FIB UNIKOM sangat baik, hal ini dikarenakan mampu meningkatkan kinerja Program Studi untuk menjajaki kerjasama dengan berbagai mitra di lingkungan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, meningkatkan antusiasme dan motivasi belajar mahasiswa, serta mengadaptasi sistem konversi nilai Program MBKM ke dalam program internship ke Jepang sehingga mahasiswa dapat lulus tepat waktu.
METODE PEMBELAJARAN DI PESANTREN TRADISIONAL Saiful Saiful
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1327

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di pesantren tradisional sangat ditentukan oleh penggunaan metode pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran yang berkualitas akan menghasilkan peserta didik (santri) yang memiliki kompetensi dan wawasan yang luas dalam bidang pendidikan agama Islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji lebih detail metode pembelajaran di pesantren tradisional. Adapun metode penelitian dalam pembahasan ini menggunakan studi kepustakaan (library research) yang bertujuan untuk mendapatkan teori-teori yang berkaitan dengan metode pembelajaran di pesantren tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran di pesantren tradisional, yaitu metode tahfizh (hafalan), hiwar (klasikal), bahtsul masā’il (diskusi ilmiyah), fathul kutub (latihan membaca kitab), amtsal (perumpamaan dan bandingan), keteladanan, pembiasaan, ibrah (mengambil pelajaran/merenungkan, mauī’ẓah (nasehat), kedisiplinan, targhīb dan tahzīb (hadiah dan sanksi), kemandirian, sorongan dan bandongan.
IMPLEMENTASI HUMANISME TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA CYBERCULTURE Fuadi Fuadi
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1286

Abstract

Pada era cyberculture saat ini, manusia telah dibanjiri dengan informasi sebagai dampak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan menggunakan media digital sebagai perangkatnya. Di sisi lain, dunia pendidikan telah mengalami reformasi di mana pendidikan karakter menjadi asas terpenting dalam membentuk sumber daya manusia, sehingga dapat menumbuhkan kemampuan intelektualnya yang berkarakter religius. Karakter religius sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas terutama di kalangan tingkat mahasiswa dalam menghadapi perubahan zaman yang penuh dengan degradasi moral, dalam hal ini diharapkan mampu memiliki dan berprilaku dengan ukuran baik dan buruk yang didasarkan pada ketentuan dan ketetapan agama Islam. Jika dilihat dari tujuan pendidikan humanis yang memusatkan perhatiannya untuk memajukan potensi manusia, dengan mengedepankan pendekatan yang berperikemanusiaan dalam dunia pendidikan, maka di era cyberculture saat ini masih relevan diimplementasikan, lebih-lebih lagi dalam memperkuat karakter religius di tingkat mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Metode analisis dalam penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang umum digunakan yaitu kuesioner berupa google form. Hasil penelitian disimpulkan dari 371 responden mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menyatakan 85% telah mampu mengerti, memahami, dan mengimplementasikan nilai-nilai pembentukan karakter berbasis humanis pada era cyberculture secara signifikan sesuai pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan lima (5) nilai utama sebagai prioritas di dalam pembentukan karakter, yaitu Religius, Moral, Mandiri, Gemar Membaca dan Integritas.
ANALISIS SOSIOLOGIS PENGEMBANGAN KURIKULUM Zulkifli Zulkifli
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1376

Abstract

Perencanaan sebuah kurikulum pada aspek pembelajaran harus mempertimbangkan aspek sosial. Sudah seyogyanya aspek sosiologis perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum agar peserta didik tidak salah dalam pegangan dan tidak salah dalam berperilaku di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis aspek secara sosiologis dari pengembangan kurikulum. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research), yang bertujuan untuk mendapatkan teori-teori ataupun konsep-konsep sebagai bahan penguat terhadap temuan dalam penelitian ini. Hasil analisis diperoleh bahwa landasan sosiologis sangat penting ada dalam pengembangan kurikulum. Pada prinsipnya  dalam pengembangan kurikulum  di satuan pendidikan harus  mencerminkan keinginan, cita-cita tertentu dan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya kalau pendidikan memperhatikan aspirasi masyarakat, dan pendidikan mesti memberikan jawaban atas tekanan-tekanan yang datang dari kekuatan sosio-politik-ekonomi yang dominan. Landasan sosiologis pengembangan kurikulum adalah asumsi-asumsi yang berasal dari sosiologis yang dijadikan titik tolak dalam pengembangan kurikulum. Landasan ini didasari bahwa pendidikan adalah proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Setidaknya terdapat dua pertimbangan sosiologis yang dijadikan landasan dalam pengembangan kurikululm, yaitu: (1) setiap orang dalam masyarakat selalu berhadapan dengan masalah anggota masyarakat yang belum dewasa dalam kebudayaan, maksudnya manusia yang belum mampu menyesuaikan diri dengan kebiasaan kelompoknya; dan (2) kurikulum dalam setiap masyarakat merupakan refleksi dari cara orang berfikir, merasa dan bercita-cita atau kebiasaan. Oleh karena itu untuk membina struktur dan fungsi kurikulum diperlukan pemahaman terhadap budaya.
USING CONTEXTUAL METHOD IN SHOWING STUDENTS’ UNDERSTANDING PERCEPTION Cut Mawar Helmanda; Rahmatun - Nisa
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1098

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kontekstual dalam menunjukkan persepsi pemahaman di kelas reading comprehension. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara dosen menerapkan metode Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran reading comprehension, sehingga mahasiswa mampu memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan teks bacaan setelah mempelajari Reading comprehension dengan menggunakan CTL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Wawancara dan observasi digunakan sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen menggunakan Contextual Teaching Learning dalam proses pengajaran reading. Dosen menerapkan CTL berdasarkan prosedur yang melibatkan mahasiswa aktif belajar. Penulis merangsang dan mendorong pelajaran sebelumnya dan menyajikan bahan bacaan di mana siswa perlu menganalisisnya sendiri. Ia memimpin siswa untuk menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan materi setelah sesi diskusi dan presentasi selesai. Akhirnya, dia memberikan umpan balik terhadap pemahaman mereka dan menyimpulkan pelajaran. Mahasiswa tahun kedua Jurusan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Aceh mampu menunjukkan pemahamannya dengan melakukan apa yang diminta dosen.
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Lilis Arini; M. Duskri; Muhammad Yani
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1377

Abstract

Beberapa faktor penyebab kemampuan berpikir kritis matematis siswa rendah diantaranya adalah kurangnya keaktifan siswa saat proses pembelajaran dan lemahnya siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan argumen yang disertai bukti, sehingga berdampak pada kemampuan berpikir kritisnya. Salah satu strategi pembelajaran yang diasumsikan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis adalah strategi pembelajaran metakognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran menggunakan strategi metakognitif dan yang mendapatkan pembelajaran konvensional pada siswa SMPN 16 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling dengan kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen dan VII-3 kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar tes kemampuan berpikir kritis matematis dan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t independent. Hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi metakognitif lebih baik dari pada yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di SMPN 16 Banda Aceh. Namun demikian, penerapan strategi metakognitif membutuhkan waktu yang lebih banyak, sehingga manajemen waktu dan kesiapan guru serta siswa dalam pembelajaran perlu dimaksimalkan sebelumnya.
STUDENTS’ STRATEGIES IN UNDERSTANDING LISTENING SECTION OF PAPER-BASED TOEFL TESTS (A Study at the Fourth Semester of English Department Students of Tarbiyah Faculty of UIN Ar-Raniry) Muhammad Kharizmi
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1365

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kesulitan siswa dalam menjawab soal-soal TOEFL pada bagian listening dalam tes TOEFL yang diikuti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa dalam memahami bagian listening pada tes TOEFL berbasis kertas. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa tahun kedua Jurusan Bahasa Inggris yang telah mengikuti tes TOEFL berbasis kertas sebanyak tiga kali. Teknik yang digunakan adalah analisa dokumen, angket, dan wawancara. Analisa dokumen dilakukan di Jurusan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah. Sedangkan angket dan wawancara langsung diberikan kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa strategi yang dapat membantu mahasiswa dalam menangani tes bagian listening. Strateginya adalah; fokus pada alternatif jawaban ketika instruksi dan pertanyaan dibacakan, fokus pada subjek dalam alternatif jawaban, mencoba memprediksi pertanyaan yang akan ditanyakan dan mencoba menangkap ide utama percakapan.
BIMBINGAN KARIER BERORIENTASI TRANSFERABLE SKILL BAGI SISWA TUNANETRA Fajriani Fajriani; Mamat Supriatna; Sunaryo Kartadinata
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1232

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bimbingan karier berorientasi transferable skill bagi siswa tunanetra berdasarkan tinjauan filsafiah dan ilmiah. Analisis menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tiga tahapan yaitu planning (merencanakan topik yang akan dikaji), conducting (proses mencari data dari literatur yang terpercaya), dan reporting (melaporkan hasil kajian secara tertulis dan sistematis). Pembahasan dimulai dari tinjauan filosofis tentang hakikat karier, hakikat konseling karier, dan pentingnya bimbingan karier berorientasi transferable skill ditinjau dari filsafat konstruktivisme. Tinjauan teoretik berisi riwayat singkat teori, definisi, dan kerangka pikir riset. Hasil kajian berupa konsep bimbingan karier bagi siswa tunanetra yang menjadi dasar untuk pengembangan riset dan pengembangan bimbingan dan konseling karier bagi populasi khusus.
PENGARUH KULIAH DARING SAAT PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA DI INDONESIA Febyolla Presilawati; Nuzulman Nuzulman; Windi NR Wardhani
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 9, No 1, April (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v9i1, April.1358

Abstract

Saat ini, dunia sedang dihadapkan dengan pandemi Covid-19 tidak terkecuali negara Indonesia. Pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh kegiatan dihentikan sementara waktu termasuk dunia pendidikan yang terpaksa melaksanakan pembelajaran secara online atau daring khususnya di perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Kuliah daring memiliki berbagai dampak pada kemampuan mahasiawa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak kuliah daring terhadap kemampuan mahasiswa di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur, yaitu kegiatan mencari referensi yang berhubungan dengan metode membaca, mencatat, mengumpulkan data serta mengolah bahan penelitian yang bersumber dari jurnal, buku, artikel, serta internet. Hasil penelitian diperoleh bahwa kuliah daring memiliki dampak terhadap kemampuan mahasiswa baik menurun ataupun meningkat yang kembali pada bagaimana pola belajar yang diterapkan pada masing-masing pribadi.
IMPLEMENTASI KONSEP DAN METODE PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PADA DAYAH TERPADU SMA INSHAFUDDIN KOTA BANDA ACEH Nurlaili Nurlaili; Lindawati Lindawati; Tengku Hartati
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 10, No 1, April (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v10i1, April.1580

Abstract

Metode pembelajaran merupakan bagian dari kurikulum yang dirancang untuk dilaksanakan oleh suatu lembaga pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan. Lembaga pendidikan dengan kurikulum berbasis Pendidikan Agama Islam (PAI) melaksanakan pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran berbasis Pendidikan Agama Islam pada semua mata pelajarannya, demikian pula pada mata pelajaran Seni Budaya yang merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji metode pembelajaran pada pelajaran seni budaya di Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh yang kurikulumnya dirancang berbasis Islami. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi langsung dan observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan validitas data menggunakan triangulasi dan proses analisis data meliputi tiga alur kegiatan sebagai satu sistem yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran seni budaya di SMA Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh menerapkan prinsip yang mengacu pada penerapan batasan pada materi praktik yang sesuai dengan kaidah Dayah dan menjunjung tinggi prinsip syariat Islam. Metode pembelajaran seni budaya secara garis besar hampir sama dengan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah umum, perbedaannya adalah batasan lingkup bahan ajar dan metode pemilahan kelas dalam praktik seni. Materi seni rupa hanya diperbolehkan menggambar ragam hias dan pemandangan alam, tidak diperbolehkan menggambar bentuk tubuh manusia dan hewan. Materi tari bermuatan praktik, siswa laki-laki diberi tugas menggambar, siswa perempuan diruang terpisah diberikan materi latihan tari yang memiliki nilai-nilai Islami seperti tari ratep meuseukat dan tari ratoeh jaroe. Dari seni musik, semua siswa hanya diperbolehkan memainkan musik tradisional rapai/rebana. Materi drama hanya memperbolehkan drama diajarkan dengan cerita islami.