cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia
ISSN : 24423750     EISSN : 25276204     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), ISSN 2442-3750 (print); ISSN 2527-6204 (online), publishes a scientific papers on the results of the study/research and review of the literature in the sphere of biology education in primary education, secondary education, and higher education. Additionally, this journal also covers the issues on environmental education. This journal collaborates with Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI)/Indonesian Association of Lesson Study.
Arjuna Subject : -
Articles 671 Documents
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN DAN POLA PENYEBARAN MAKROALGA DI DAERAH PASANG SURUT PANTAI PIDAKAN KABUPATEN PACITAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Budi Setyawan, Ilham; Prihanta, Wahyu; Purwanti, Elly
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.256 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2305

Abstract

IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN DAN POLA PENYEBARAN MAKROALGA DI DAERAH PASANG SURUT PANTAI PIDAKAN KABUPATEN PACITAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI   Ilham Budi Setyawan1, Wahyu Prihanta1, dan Elly Purwanti1 1Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang e-mail: marovisepuxanir@gmail.com     ABSTRACT   This research aimed to find out variance, ecology parameter,variance index,and dispersion pattern of macroalgae existed in intertidal pidakan beach sub-district Pacitan Residence.The results of research in the area of tidal beach Pidakan on 90 plots was found in 1925 with 17 individual macro algae species originating from the third division Rhodophyta, Chlorophyta and Phaeophyta.Variance index of (H’) was high richness category and value (E) was means community tend to flat. Index of Morisita (IM) mean dispersion of all Macroalgae was clumped. As a complement to the results of the study are used as a learning module macroalgae for SMA/MA. Keywords: identification, diversity, macroalgae, beach, Pacitan
PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MAN 2 BATU MATERI KINGDOM ANIMALIA Nur’ain, Feni; Chamisijatin, Lise; ., Nurwidodo
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.383 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2301

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MAN 2 BATU MATERI KINGDOM ANIMALIA   Feni Nur’aini1, Lise Chamisijatin1, Nurwidodo1             1Pendidikan Biologi FKIP Universtias Muhammadiyah Malang, e-mail : lise_chin@yahoo.com   ABSTRACT   Learning biology plays an important role in the educational process as well as the development of technology, because biology has an effort for human to generate interest in science and technology development.Various issues that arise in school in biology learning materials associated with the Kingdom Animalia and the material is very much difficult for students to understand and time limitations in the learning process. So there should be used development of teaching media to overcome this. The purpose of this study are: (1) to know the effectiveness of the implementation of teaching media development, (2) to know the level of students understanding by using the application of teaching media development. This type of research is development research or Research and Development (R & D). the development used is based on the development steps from Borg & Gall (1983) modified from Sukmadinata (2010) which includes three steps, namely: preliminary study, development and validation. To determine the effectiveness of the implementation of teaching media development is done by giving the questionnaire to students. To determine the level of students understanding performed pretest and posttest. The research was conducted on 28 March to 29 September 2013 at MAN 2 Batu Malang. The results of this development in the form of teaching media product Biology that has been through some trials and revisions of the experts and students.  Based on the feasibility of media experts, subject matter experts, and students teaching media are stated that it is   very viable and effective used in learning. Based on the experimental test on class treatment there was an increasing students understanding of the material of the Kingdom Animalia  that is the average value before using the media (pretest) increased from 41.60 to 90.3 after using the media (posttest), while the control class average value before reading textbooks (pretest) increased from 48.80 to 68.60 (posttest) after reading the textbooks. Thus it can be stated that teacing media based interaktive multimedia is  more effective in improving students understanding of X class of MAN 2 Malang on the Kingdom Animalia subject.   Kata kunci: Animalia kingdom, learning of media, interactive multimedia
HUBUNGAN ANTARA ASPEK DALAM MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 BATAM Nurhaty, Destaria Sudirman; Sari, Purnama; Notowinarto, Notowinarto
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.1 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2669

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasial antar subjek dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu 109 siswa kelas XI sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) tidak ada hubungan antara motivasi belajar intrinstik dengan hasil belajar kognitif biologi; hubungan tidak normal (nilai Lhitung 0.0358 < Ltabel 0.0850); hubungan tidak signifikan (Fhitung 0.755 <  Ftabel 1.5); nilai persamaan Y= 79.60 + 0.035 X1; nilai koefisien korelasi (r1y) = 0,076 (7,6%); nilai koefisien determinasi (KD/R12y) = 0,0057 (0.57%)  dan thit (0,78) < ttabel (1,98) tak berbeda; (2) tidak ada hubungan antara motivasi belajar ekstrinstik dengan hasil belajar kognitif biologi; hubungan tidak normal (nilai Lhitung 0.0562 < Ltabel 0.0850; hubungan tidak signifikan (Fhitung - 0.0036 < Ftabel 3.08; nilai persamaan Y= 83,52 + 0.0078 X2; nilai koefisien korelasi (r1y) = 0,025 (2,5%); nilai koefisien determinasi (KD/R12y) = 0,000625 (0.063%)  dan thit (-0,25) < ttabel (1,98) tak berbeda; dan (3) tidak ada hubungan antara motivasi belajar intristik maupun ekstrinstik dengan hasil belajar kognitif biologi; nilai persamaan Y= 80,23 + 0.034 X1 + 0.0068 X2 ; nilai koefisien korelasi (r12y) = 0,078 (7,8%); Nilai koefisien determinasi (KD/R122y) = 0,0061 (0.61%)  dan thit (0,809) < ttabel (1,98) tak berbeda; Hipotesis H0 diterima menolak Hi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) Ekawati, Risma; Susetyarini, Eko; Pantiwati, Yuni; Husamah, Husamah
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.247 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMPN 2 Randuagung setelah diterapkan model pembelajaran CIRC pada materi gerak tumbuhan, (2) mendiskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMPN 2 Randuagung setelah diterapkan model pembelajaran CIRC pada materi materi gerak pada tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Objek penelitian adalah proses pembelajaran biologi di SMPN 2 Randuagung Lumajang kelas VIII dan subjek dari penelitian adalah semua peserta didik yang ada di kelas tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yakni siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan siklus II terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap akhir siklus diadakan tes berupa ulangan harian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar observasi, tes dan wawancara terhadap guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran CIRC memberikan dampak positif terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. (1) Hasil belajar peserta didik meningkat 31% dari data awal yang diperoleh dari guru ke siklus I dan meningkat lagi 41,4% pada siklus II. (2) Skor kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan pada semua kelompok pada setiap siklusnya terutama peningkatan pada mengevaluasi dan menyimpulkan. Kriteria kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu (a) kemampuan mengidentifikasi masalah, (b) kemampuan menganalisis, (c) kemampuan mengevaluasi, dan (d) kemampuan menyimpulkan.
HASIL BELAJAR SISWA KELAS VD MDI MUHAMMADIYAH 2 SEI KINDAUNG DENGANMENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PETA KONSEP Yulianti, Wiwi; Ramdiah, Siti; Lagiono, Lagiono
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.747 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2666

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu (1) Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VD MDI Muhammadiyah 2 Sei Kindaung pada Konsep Daur Air dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep. (2) Meningkatkan aktivitas siswa pada ranah psikomotor dalam pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran peta konsep. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada semester genap Tahun pelajaran 2014/ 2015, yang dilaksanakan di kelas VD MDIM 2 di Banjarmasin pada materi daur air. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus.  Pengumpulan data hasil belajar melalui pretest dan postest, sedangkan untuk data aktivitas siswa ranah psikomotor melalui lembar observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil belajar siswa kelas V MDI  Muhammadiyah 2 Sei Kindaung pada Konsep Daur Air dengan menggunakan strategi pembelajaran peta konsep mengalami peningkatan dan tuntas secara klasikal. Pada hasil tes siklus I ketuntasan klasikal sebesar 71,43% meningkat menjadi 88,57% pada siklus II. Aktivitas siswa pada ranah psikomotor dalam pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran peta konsep pada masing-masing aspek mengalami peningkatan yaitu pada siklus I aspek kerjasama sebesar 3,58, bertanggung jawab sebesar 3,42, dan aspek ketelitian sebesar 2,75. Pada siklus II menjadi sebesar 4,00 pada aspek kerjasama, 3,92 pada aspek bertanggungjawab dan sebesar 3,67 pada aspek ketelitian.
Daftar Isi JPBI Vol 1, No.3; November 2015 Daftar Isi, Daftar
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.42 KB)

Abstract

Daftar Isi JPBI Vol 1, No.3; November 2015
KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DESA HADIWAARNO KABUPATEN PACITAN DALAM KONSERVASI PENYU SEBAGAI BAHAN PENYUSUNAN BOOKLET PENYULUHAN MASYARAKAT Setyawan, Dwi; Rohman, Fatchur; Sutomo, Hedi
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.922 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2661

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antara latar belakang pendidikan, pengetahuan etnozoologi, status ekonomi keluarga, dan sikap terhadap pemanfaatan penyu oleh masyarakat desa Hadiwarno kabupaten Pacitan. Analisis data dibedakan menjadi deskriptif dan korelasional kausal dengan menggunakan statistik analisis jalur (path-analysis). Hasil penelitian korelasional kausal menunjukkan, yaitu 1) ada pengaruh tidak langsung pengetahuan etnozoologi melalui sikap, 2) ada pengaruh langsung pengetahuan etnozoologi terhadap pemanfaatan penyu, 3) ada pengaruh langsung sikap terhadap pemanfaatan penyu, 4) ada pengaruh langsung status ekonomi keluarga terhadap pemanfaatan penyu. eh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan program dan mutu layanan program studi umumnya sudah baik atau memuaskan bagi para lulusan. Namun demikian masih ada hal yang perlu ditingkatkan, yaitu adanya penambahan mata kuliah yang di-TTM-kan  di setiap UPBJJ. Selain itu menurut persepsi pengguna lulusan, sikap dan kemampuan dan kinerja lulusan sudah baik, serta bersaing dengan perguruan tinggi lain. 
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MIPA KELAS X ANTARA SISWA REGULER DENGAN SISWA AKSELERASI DI SMA NEGERI 3 MALANG Wardani, Endah; Nurwidodo, Nurwidodo; Wahyuni, Sri
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.534 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2665

Abstract

Terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan pada prestasi belajar mata pelajaran MIPA siswa kelas X antara siswa Reguler dengan siswa kelas Akselerasi. Ada anggapan atau kecendrungan bahwa prestasi belajar mata pelejaran MIPA siswa Reguler lebih rendah daripada siswa Akselerasi. Peneliti ingin melihat keadaan sesungguhnya di lapangan bagaimana prestasi mata pelajaran MIPA kelas X antara siswa Reguler dan siswa Akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar mata pelajaran MIPA antara siswa kelas Reguler dan siswa Akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap prestasi siswa kelas regular dengan siswa kelas akselerasi di SMA Negeri 3 Malang. Manfaat penelitian ini (1) Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah dapat diketahui faktor-faktor apa sajakah yang berpengaruh terhadap prestasi belajar MIPA.(2) Untu memberikan masukan kepada sekolah-sekolah tentang system pendidikan yang ada. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas Reguler dan Akselerasi, sedang sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X1 program Reguler dengan siswa kela X program Akselerasi, Penelitian ini di laksanakan di SMA Negeri 3 Malang. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji-t pada dua sampel bebas dan analisis regresi linear berganda. Dari hasil analisis data didapatkan hasil (1) nilai t-hitung < t-tabel pada taraf signifikasi 0,05 sehingga Ho diterima, Ha ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara rata-rata nilai MIPA siswa Reguler dengan siswa Akselerasi. (2) Dari hasil analisis regresi linier berganda didapatkan hasil nilai F- hit>nilai F-tabel pada taraf signifikasi 0,05 maka variable yang diteliti yaitu waktu yang dicurahkan untuk belajar, buku pelajaran MIPA yang dimiliki, Waktu untuk kegiatan selain belajar di sekolah berpengaruh secara nyata terhadap prestasi belajat mata pelajaran MIPA.
TINGKAT KEPUASAN LULUSAN TERHADAP PENYELENGGARAAN DAN MUTU LAYANAN, SERTA PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI BIOLOGI FMIPA-UT Sulistiana, Susi; Winarni, Inggit; Kurniati, Sri; Prasetyo, Budi
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.969 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2660

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kepuasan lulusan terhadap penyelenggaraan dan mutu layanan, serta persepsi pemangku kepentingan terhadap kinerja lulusan PS S-1 Biologi FMIPA-UT. Penelitian dilakukan pada 8 (delapan) kota UPBJJ-UT yang memiliki lulusan dan teman sejawat  dari program studi Biologi. Sampel lulusan yaitu seluruh lulusan Biologi 3 tahun kebelakang pada tahun 2010 hingga 2013 sejumlah 24 lulusan. Jumlah sampel dari lulusan, atasan lulusan, dan teman sejawat adalah sebanyak 71 responden. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode kuantitatif  melalui pengisian kuesioner atau angket dan diperdalam dengan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan program dan mutu layanan program studi umumnya sudah baik atau memuaskan bagi para lulusan. Namun demikian masih ada hal yang perlu ditingkatkan, yaitu adanya penambahan mata kuliah yang di-TTM-kan  di setiap UPBJJ. Selain itu menurut persepsi pengguna lulusan, sikap dan kemampuan dan kinerja lulusan sudah baik, serta bersaing dengan perguruan tinggi lain.
POPULASI BAKTERI HETEROTROF DI PERAIRAN PULAU BULANG BATAM Notowinarto, Notowinarto; Agustina, Fenny
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 3 (2015): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.217 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i3.2667

Abstract

Sepanjang pesisir pantai pada perairan di kawasan Kecamatan Bulang Kota Batam sebagai lokasi penelitian dengan banyak dijumpai pemukiman penduduk dan industri galangan kapal (Shipyard) serta banyak mengeluarkan limbah yang langsung dibuang keperairan terbuka. Sampai saat ini masih minim informasi tentang populasi bakteri heterotrof, sehingga di perlukan pengkajian secara biologi perairan yakni bagaimana populasi bakteri Heterotrof di perairan Pulau Bulang Batam. Tujuan mengetahui estimasi total bakteri umum dan virus (TBU;TBV) serta hubungan antara padatan populasi bakteri dengan kondisi in-situ kualitas antar perairan yang berbeda. Penelitian bersifat lapangan insitu dengan pengambilan sampling secara teknik purposive sampling dan ek-situ yakni sampel air segera di bawa ke Laboratorium Uji Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Budidaya Laut. Analisis dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif untuk mencari hubungan antara perkiraan populasi bakteri heterotrof dengan kondisi kualitas air antar lokasi sampling menggunakan pendekatan analisis sidik ragam (Ansira). Hasil sebagai berikut: a) bahwa diperkiraan populasi bakteri heterotroph baik total bakteri umum (TBU) maupun total bakteri virus (TBV) yang nyata dengan kecenderungan (trend) meningkat akibat adanya perubahan kualitas in-situ perairan, yakni pada lokasi Kuala Bulang 2 dan Selat Awa; b) Kandungan nitrat memperlihatkan kisaran nilai yang tinggi berada di lokasi Selat Awa dan terendah terdapat pada stasiun Teluk Sepaku serta ammonium memperlihatkan nilai tertinggi pada stasiun Kuala Bulang Dua dan  kandungan phospat kandungan tertinggi di stasiun Selat Awa, sehingga akan menimbulkan terjadinya peledakan populasi  (blooming); dan c) Hubungan korelasi antar stasiun pengamatan terhadap sebaran kepadatan total bakteri umum maupun vibrio (TBU/TBV) tampaknya tidak nyata (non-signifikan). Walaupun tingkat hubungan (nilai r) lebih dari 50%. Begitupula terhadap parameter kualitas air, hanya ada indikasi korelasi signifikan yakni Ammonium (NH4 -OH; mg/L; r=56,33%) yang cukup berhubungan dengan kondisi padatan dan sebaran bakteri umum ataupun vibrio. Sedangkan unsur Phosphat (PO4-P; mg/L) memiliki nilai korelasi dengan populasi TBV cukup tinggi dan positip (r=68,34%). Kadar phosphat pada batas terendah, sangat penting untuk pertumbuhan organisme bakteri di perairan terbuka laut.

Page 2 of 68 | Total Record : 671