cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2024)" : 15 Documents clear
Studi Eksperimental Tentang Penggunaan Sirip Pada Tube dalam Heat Exchanger Shell and Tube untuk Peningkatan Kinerja Termal Muhammad, Rouf; Priangkoso, Tabah; Safii, Muhamad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efisiensi heat exchanger dengan penambahan fin pada setiap tube. Untuk mengetahui efisiensi heat exchanger penelitian ini dilakukan dengan pengujian mesin heat exchanger dengan mengambil data yang diperlukan untuk menghitung dengan persamaan untuk mengetahui hasil efisiensi heat exchanger. Heat exchanger ini berbentuk shell and tube, dimana di dalam shell ada delapan pass setiap satu pass ada delapan tube dan setiap satu tube ada penambahan jumlah fin dua, empat dan enam. Aliran fluida yang digunakan pada penelitian heat exchanger menggunakan aliran cross flow, dimana aliran fluida dingin akan dialirkan melewati tube yang ada di dalam shell yang ditiupkan dengan blower juga diatur kecepatan blower untuk mendapatkan laju massa berbeda dan akan terjadi perpindahan panas atau kalor fluida dingin dari fluida panas yang dialirkan di dalam shell. Melalui proses pembakaran LPG maka dihasilkan fluida panas untuk fluida panas. Fluida dingin yang melewati tube akan menerima kalor dari fluida panas akan menuju ke rotary dryer. Setelah dilakukan perhitungan data, didapatkan heat exchanger dengan jumlah fin 2 setiap tube untuk hasil efisiensi sebesar  57.9%, untuk heat exchanger dengan jumlah fin 4 setiap tube hasilnya sebesar 58.5% dan untuk heat exchanger dengan jumlah fin 6 setiap tube hasilnya sebesar 61.4%.   
Implementasi Konversi Sepeda Motor Bensin Manual Menjadi Sepeda Motor Listrik yang Ramah Lingkungan Soolany, Christian; Suwarto, Sigit; Permata Aji, Dhimas Oki; Azzizzah, Frida Amriyati; Pamungkas, Dani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10823

Abstract

“Isu lingkungan sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk seleuruh Negara termaksud Indonesia. Kesadaran lingkungan telah memacu perkembangan teknologi yang ramah lingkungan, salah satunya dengan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Untuk mengurangi emisi karbon konversi sepeda motor bahan bakar menjadi kendaraan listrik menjadi alternatif pilihan yang hari ini efektif. Dukungan yang baik dari Pemerintah Indonesia terhadap regulasi yang mendukung upaya percepatan elektrifikasi kendaraan termasuk memberikan insentif pajak bagi produsen membuat penelitian konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi listrik menjadi fundamental untuk mengurangi emisi gas karbon. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini mengetahui teknologi dan komponen yang digunakan untuk konversi motor listrik dan torsi yang dihasilkan dari konversi tersebut. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental, dengan menggunakan sepeda motor shogun tipe 125 R. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 3 komponen utama yang digunakan untuk mengkonversi motor listrik yaitu motor BLDC, baterai, dan controller komponen yang digunakan mempunyai spesifikasi motor BLDC 2 kW, baterai 72 x 20 Ah dengan controller junken 10 kapasistas 3 kW. 2). Pengujian kinerja motor konversi listrik dengan dynotest untuk mengetahui torsi menghasilkan pada setiap gigi transmisi untuk gigi 1 torsi 13, 96 Nm,  gigi 2 torsi 12, 87 Nm, gigi 3 torsi 11, 35 Nm, dan gigi 4 torsi 9, 55 Nm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konversi sepeda motor bensin menjadi sepeda motor listrik dapat menjadi alternatif untuk kendaraan yang ramah lingkungan.      
Pengaruh Variasi Jumlah Blade Inlet Turbo Pada Waterjet Thruster Terhadap Gaya Dorong Hasdiansah, Hasdiansah; Seva, Marcellino Stevanus; Ahadiatullah, Wassi; Viniolita, Thala; Oktavianto, Mario; Maulidiansyah, M. Ahlan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10774

Abstract

Sistem propulsi waterjet sering dipilih dalam menggantikan baling-baling konvensional untuk kapal yang membutuhkan kecepatan tinggi, draf dangkal, daya propulsi terlindungi, kemampuan manuver tinggi di semua kecepatan, kebisingan rendah dalam aplikasi militer, dan getaran rendah. Cara kerja dari waterjet thruster ialah menggerakkan kapal dengan mengeluarkan tekanan pada fluida yang dihasilkan dari bantuan propeller sehingga kapal dapat bergerak, dan arah aliran air akan menuju ke belakang namun pergerakan kapal menuju ke depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang paling berpengaruh dari variasi jumlah blade inlet turbo yaitu 11, 12, 13, 14,  dan 15 blade inlet turbo  terhadap gaya dorong tertinggi pada sebuah prototype waterjet thruster. Penelitian ini menggunakan filament ST PLA (Super Tough Poly Lactic Acid) sebagai material part 3D printing pada komponen waterjet thruster. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan waterjet thruster menggunakan konsep mesin tempel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya dorong terendah  mencapai 0.71 N pada variasi jumlah blade inlet turbo 11, sedangkan untuk gaya dorong tertinggi mencapai 1.79 N pada variasi jumlah blade inlet turbo 14.
Karakteristik Campuran Bahan Bakar Petralite-Ethanol-Minyak Cengkeh Terhadap Level Suara dan Distribusi Temperatur Gas Emisi Exhaust System Priyadi, Muhammad Untung Zaenal; Gamayel, Adhes; Saleh, Yasya Khalif Perdana; Fikri, Muhammad Luqman Saiful
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10964

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh campuran bahan bakar Petralite-Ethanol-Minyak Cengkeh terhadap level suara dan distribusi temperatur pada sistem knalpot. Pengujian dilakukan menggunakan mesin uji dengan variasi campuran dan kecepatan untuk mengevaluasi dampak dari campuran bahan bakar tersebut. Hasil menunjukkan bahwa campuran bahan bakar ini menghasilkan campuran bahan bakar Petralite dengan tambahan ethanol 9% dan minyak cengkeh 1 % cenderung menghasilkan level suara yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar konvensional pada kecepatan putaran mesin dan diameter sistem pembuangan tertentu. Saat RPM meningkat, waktu yang tersedia untuk setiap siklus pembakaran menjadi lebih pendek. Rerata level suara yang dihasilkan oleh berbagai campuran bahan bakar adalah 82.9 dB yaitu 1,6 % lebih tinggi daripada yang dari P100 pada RPM 2000. Pada RPM 3000 level suara yang dihasilkan berbagai campuran bahan bakar adalah 1,3 % lebih tinggi daripada yang dari P100. Campuran bahan bakar Ethanol-Minyak Cengkeh pada Petralite dapat menurunkan temperatur emisi gas buang rata-rata 6,5 % daripada yang dari bahan bakar tanpa campuran pada knalpot OEM dan RPM 2000. Kemudian dengan knalpot OEM pada RPM 3000 temperatur emisi gas buang 8,5 % lebih tinggi daripada yang dari P100.
Perubahan Diameter Kumparan Terhadap Suhu yang dihasilkan Pada Pemanas Induksi Julianto, Eko; Tanduk, Tangke Margonda; Gunarto, Gunarto; Sarwono, Eko; Fuazen, Fuazen
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.9974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter kumparan terhadap alat pemanas induksi, termasuk pengaruhnya terhadap suhu yang dihasilkan dengan batasan waktu, serta pengaruhnya terhadap tegangan dan arus pada alat pemanas induksi,  penelitian menunjukkan bahwa proses pemanasan logam padat menggunakan pemanas induksi dilakukan dengan mengubah ukuran diameter kawat tembaga dari 5 cm, 6 cm, dan 9,6 cm. Masing-masing ukuran diameter kawat tembaga menghasilkan tegangan (AC, DC), arus, daya, dan temperatur yang berbeda. Perubahan diameter kumparan mempengaruhi panas yang dihasilkan dari pemanas induksi. Secara rata-rata temperatur yang dihasilkan kawat tembaga cenderung meningkat seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi. Selain itu, semakin kecil ukuran diameter kawat tembaga maka akan semakin tinggi temperatur suhunya ketika dipanaskan menggunakan pemanas induksi. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 5 cm adalah sebesar 148,9°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Temperatur panas terbaik yang dihasilkan dari diameter spiral 6 cm adalah sebesar 137,3°C dengan waktu pemanasan 60 detik. Ketiga ukuran diameter tembaga menghasilkan arus (A) yang cenderung fluktuatif (naik-turun). Secara rata-rata arus tegangan (A) yang dihasilkan tembaga spiral cenderung menurun seiring durasi pemanasan menggunakan pemanas induksi.

Page 2 of 2 | Total Record : 15