cover
Contact Name
Mohammad Rizki
Contact Email
mohammadrizki.md@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kedokteran.unram@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23015977     EISSN : 25277154     DOI : -
Core Subject : Health,
The Unram Medical Journal managed by the Medical Faculty of Mataram University is a scientific journal to publish the results of the latest research in the field of medical and health related. This journal promote medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also case reports.
Articles 408 Documents
Meningkatkan Efektivitas Umpan Balik dalam Pendidikan Klinik Sari, Dian Puspita
Jurnal Kedokteran Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umpan balik memainkan peranan penting dalam pendidikan klinik. Berbagai literatur telah menunjukkan manfaat umpan balik dalam meningkatkan performa mahasiswa dan profesional. Namun demikian tidak semua umpan balik bermanfaat; beberapa bahkan dapat menghambat pembelajaran. Agar efektif untuk mendorong pembelajaran, umpan balik harus menjawab tiga pertanyaan penting mengenai tujuan yang ingin dicapai, perbandingan kualitas performa saat ini dengan performa yang diharapkan, serta petunjuk untuk pembelajaran selanjutnya. Selain itu, level fokus dari umpan balik juga mempengaruhi efektivitasnya. Meski demikian artikel ini berargumen bahwa fokus yang sempit pada kualitas isi umpan balik saja tidak cukup karena pembelajar tidak pasif menerima umpan balik begitu saja dan umpan balik tidak berlangsung dalam vakum. Pembimbing klinis perlu memahami peran pembelajar dalam menerima dan memproses umpan balik serta peran budaya lingkungan belajar di kedokteran dalam memfasilitasi dan menghambat pertukaran umpan balik di pendidikan klinik. Artikel ini mendiskusikan cara-cara meningkatkan kualitas umpan balik berdasarkan pemahaman terhadap ketiga aspek ini: isi dan fokus umpan balik, proses penerimaan umpan balik oleh pembelajar dan peran budaya lingkungan belajar.
Hipersensitivitas Terhadap Vaksin Asmara, I Gede Yasa
Jurnal Kedokteran Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksin mirip dengan obat yaitu dapat berpotensi menimbulkan reaksi hipersensitivitas baik ringan maupun berat. Proses pembuatan vaksin harus memperhatikan keseimbangan antara aspek imunogenisitas dan reaktigenisitas. Hampir semua komponen vaksin berpotensi menimbulkan reaksi hipersensitivitas namun mekanisme alergi hanya sebagian kecil dari seluruh efek samping vaksin. Reaksi hipersensitivitas terhadap vaksin ada dua jenis yaitu reaksi segera maupun reaksi lambat. Penegakan diagnosis reaksi hipersensitivitas terhadap vaksin mengutamakan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan tes alergi belum terstandar dan tervalidasi. Penanganan reaksi hipersensitivitas terhadap vaksin hampir sama dengan penanganan reaksi alergi secara umum. Keputusan pemberian re-vaksinasi sangat individual tergantung kondisi masing-masing pasien.
Infeksi Hepatitis B Tersamar (Occult Hepatitis B Infection) dan Kanker Hati Primer Triani, Eva
Jurnal Kedokteran Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi virus hepatitis B tersamar merupakan infeksi yang masih menjadi masalah karena prevalensinya yang cukup tinggi dan berpengaruh pada keselamatan terutama dalam praktik donor darah. Virus Hepatitis B merupakan virus yang paling sering ditransmisikan melalui transfusi dan terdapat kemungkinan transmisi berasal dari virus hepatitis B tersamar. Padahal, telah diketahui bahwa terdapat hubungan yang erat antara infeksi hepatitis B tersamar dan kejadian sirosis dan kanker hati primer.
Uji Tuberkulin pada Anak yang Memiliki Kontak Serumah dengan Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari Setyorini, Rika Hastuti; Triani, Eva; Syari, Mayuarsih Kartika; Primayanti, Ika
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di dunia, namun kurang mendapat prioritas dalam penanggulangannya. Dari 9 juta kasus baru TB di seluruh dunia, 1 juta kasus adalah anak usia<15 tahun. Dari seluruh kasus anak dengan TB, 75% didapatkan di 22 negara dengan beban TB tinggi (high burden countries), Indonesia sekarang berada pada ranking kedua negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anak usia 0-14 tahun yang memiliki riwayat kontak dengan penderita TB dewasa yang sedang menjalani terapi OAT baik fase awal maupun fase lanjutan yang terdaftar di Puskesmas Gunungsari sampai pada bulan September 2016. Populasi penelitian akan dijadikan sampel penelitian. Hasil Penelitian: Penelitian dilakukan pada 6 Desa di Kecamatan Gunungsari, yaitu Desa Sesela, Jatisela, Kekait, Midang, Tamansari, Gunungsari. Dari hasil penelitian didapatkan kontak penderita TB aktif sejumlah 29 orang dengan hasil BTA positif dan pengobatan OAT Kategori 1 pada semua kontak. Terdapat 6 orang anak terinfeksi Tuberculosis, 12 orang tidak terinfeksi Tuberculosis dan 2 orang anak tidak dapat dievaluasi. Kesimpulan: Dari penelitian di dapatkan 6 orang anak terinfeksi Tuberculosis, 12 orang tidak terinfeksi Tuberculosis dan 2 orang anak tidak dapat dievaluasi.
Proptosis Bilateral e causa Rhabdomyosarcoma pada Leukemia Limfoblastik Akut Andari, Marie Yuni
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leukemia Limfoblastik Akut (Acute Lymphoblastic Leukemia/ALL) merupakan salah satu penyakit keganasan (kanker) yang sering diderita anak-anak berusia ≤ 15 tahun, dan merupakan 25% dari seluruh penyakit keganasan. Rhabdomyosarcoma merupakan sarcoma jaringan ikat yang sering pula terjadi pada anak-anak dengan lokasi pada daerah kepala dan leher. Kasus ini merupakan kasus pada seorang anak perempuan berusia 4 tahun dengan keluhan utama kedua bola mata tampak menonjol sejak 2 bulan sebelum ke Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUDP NTB), dan disertai dengan kelemahan pada kedua tungkai. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan tajampenglihatan mata kanan persepsi negatif terhadap cahaya, mata kiri positif terhadap cahaya, bola mata proptosis dengan kornea mata kanan tampak keruh, terdapat jaringan nekrosis dan mata kiri terdapat exposure keratopathy. Pada pemeriksaan funduskopi didapatkan perdarahan retina dan papiledema. Pemeriksaan laboratorium mendukung suatu ALL. Dari pemeriksaan CT Scan kepala didapatkan rhabdomyosarcoma retrobulbar bilateral. Rhabdomyosarcoma retrobulbar yang terjadi pada LAA merupakan keganasan dengan progresivitas cepat dengan prognosis buruk pada tajam penglihatan.
Kelebihan Cairan (Fluid Overload) dan Hubungannya dengan Kejadian Acute Kidney Injury (Aki) Kresnoadi, Erwin
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempertahankan keseimbangan cairan merupakan tujuan utama untuk pasien ICU. Pasien dengan kelebihan cairan akan mengalami peningkatan kebutuhan ventilasi serta pemanjangan waktu perawatan di ICU dan akan terjadi penurunan indeks oksigenasi. Hubungan akumulasi cairan berlebihan dan Acute Kidney Injury (AKI) sangat kompleks. Kelebihan cairan meningkatkan tekanan intra abdomen yang selanjutnya menyebabkan kongesti vena ginjal serta penurunan laju filtrasi glomerulus. Akibatnya, kelebihan cairan menjadi salah satu penanda tingkat keparahan AKI.
Persepsi Mahasiswa terhadap Lingkungan Belajar Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sanjaya, I Made Bayu; Susani, Yoga Pamungkas; Lestari, Rina
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pada studi-studi empirik, telah dibuktikan bahwa pencapaian kompetensi sebagai tujuan dari pembelajaran klinik dipengaruhi oleh lingkungan belajar. Selama sepuluh tahun melaksanakan pendidikan tahap klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram telah melakukan beberapa perubahan dan peningkatan pada komponen-komponen lingkungan belajar kliniknya. Dengan berbagai perubahan yang terjadi pada lingkungan belajar klinik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, maka perlu adanya studi mengenai persepsi mahasiswa tahap klinik terkait lingkungan belajar klinik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengambilan data secara cross-sectional menggunakan kuesioner Postgraduate Hospital Educational Environment Measure (PHEEM). Sebanyak 120 mahasiswa pendidikan tahap klinik berpartisipasi, yang terdiri atas 45 lakilaki (37,5%) dan 75 perempuan (62,5%). Data digunakan untuk melihat persepsi mahasiswa tahap klinik terhadap lingkungan belajar klinik berdasarkan jenis kelamin, penggunaan logbook baru, dan tahun angkatan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik komparatif non parametrik Mann-whitney. Hasil: Rerata nilai total PHEEM untuk seluruh responden adalah 97,55. Nilai total PHEEM antara kelompok mahasiswa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaaan yang bermakna (p=0,016), perbedaan lama koas maupun penggunaan jenis logbook tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,593;p=0,491). Kesimpulan: Persepsi mahasiswa tahap klinik terhadap lingkungan belajar dalam pendidikan klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram memiliki lebih banyak hal positif dibanding hal negatif. Mahasiswa wanita memiliki persepsi yang lebih baik dibanding mahasiswa laki-laki.
Hubungan antara Kecacingan dengan Status Gizi pada Murid PAUD di Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat Afifi, Farhani; Triani, Eva; Primayanti, Ika
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Infeksi kecacingan merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan kehilangan nutrisi yang akan berpengaruh terhadap penurunan kualitas sumber daya manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kecacingan dengan status gizi pada murid PAUD di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan rancang belah lintang. Subjek dalam penelitian ini adalah murid PAUD di Kecamatan Kuripan usia 2-6 tahun yang diambil fesesnya untuk diperiksa kecacingan dan penilaian status gizi dengan indikator IMT/U. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara kecacingan dengan status gizi adalah uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 102 responden, prevalensi kecacingan sebesar 20,6%. Jenis cacing yang paling banyak menginfeksi adalah Hymenolepis nana sekitar 9,8%, Enterobius vermicularis sebesar 6,9%, dan diikuti dengan infeksi Trichuris trichiura sebesar 4,9%. Dari status gizi diperoleh responden dengan status gizi yang tergolong sangat kurus sejumlah 0,98%. Gizi kurang 4,90%, normal 90,2% dan gemuk 3,92%, namun tidak terdapat responden yang memiliki status gizi dalam kategori obesitas. Tidak ada hubungan antara kecacingan dengan status gizi berdasarkan indikator IMT/U (p = 0,158). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara kecacingan dengan status gizi berdasarkan indikator IMT/U. Terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi status gizi anak yaitu kurangnya higiene individu, sanitasi lingkungan, tingkat pengetahuan orang tua dan demografi individu
Hubungan antara Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan dengan Konsentrasi Trigliserida dan Kolesterol HDL Pada Lansia Purwaningsih, Ni Wayan Desi; Irawati, Deasy; Ekawanti, Ardiana
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dislipidemia merupakan salah satu sindroma metabolik yang sering terjadi pada lanjut usia (lansia). Salah satu faktor risiko kontributor terjadinya dislipidemia adalah obesitas sentral. Rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan merupakan salah satu pengukuran antropometri yang dapat digunakan untuk menskrining obesitas sentral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan (WHtR) dengan konsentrasi trigliserida (TG) dan high density lipoprotein (HDL) pada lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di Mataram. Tujuh puluh tiga subjek penelitian tinggal di panti sosial dan di luar panti sosial berpartisipasi dalam penelitian ini. Variabel utama dari penelitian ini adalah WHtR, konsentrasi TG, dan konsentrasi kolesterol HDL.Data dikumpulkan dengan mengukur langsung WHtR menggunakan pita ukur dan microtoise. Sampeldarah puasa diambil untuk mengukur konsentrasi TG dan kolesterol HDL. Pemeriksaan parameterlipid dilakukan di Laboratorium Hepatika. Uji korelasi Spearman digunakan sebagai uji hipotesis. Hasil: Delapan puluh persen subjek penelitian tergolong obesitas sentral, terdapat tiga puluh dua persen subjek penelitian dengan peningkatan konsentrasi TG, dua puluh tujuh persen subjek penelitian memiliki konsentrasi kolesterol HDL yang rendah, dan lima puluh satu persen subjek penelitian dikategorikan sebagai dislipidemia. Uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara WHtR, konsentrasi TG (r=0,288, p=0,126) dan konsentrasi kolesterol HDL (r=0,008, p=0,944). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara WHtR dengan konsentrasi TG dan konsentrasi kolesterol HDL pada lansia.
Korelasi Pengukuran Antropometrik dengan Kebugaran Kardiorespirasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Widiastuti, Ida Ayu Eka; Priyambodo, Seto; Buanayuda, Gede Wira
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antropometrik dan kebugaran kardiorespirasi dapat memberikan informasi penting tentang kondisi kesehatan seseorang. Penelitian ini menilai korelasi antara parameter antropometrik yang meliputi indeks massa tubuh (kg/m2), persentase lemak tubuh (%), dan lingkar pinggang (cm) dengan kebugaran kardiorespirasi yang diukur melalui ambilan oksigen maksimal (VO2maks). Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Subjek penelitian adalah 82 orang mahasiswi FK Unram yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang dengan kebugaran kardiorespirasi, masing-masing dengan p = 0,02; r = -256 dan p = 0.026; r = -245. Tidak terdapat korelasi antara indeks massa tubuh dengan kebugaran kardiorespirasi dengan p = 0.231 (p>0.05). Persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang berkorelasi negatif dengan kebugaran kardiorespirasi, yang berarti semakin tinggi persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang maka kebugaran kardiorespirasi yang dimiliki semakin rendah. Persentase lemak tubuh dan lingkar pinggang secara tidak langsung dapat menjadi indikator kebugaran kardiorespirasi.