cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WARTA
ISSN : -     EISSN : 25495631     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta LPM merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Peningkatan Kinerja UMKM Selama Pandemi Covid-19 melalui Penerapan Inovasi Produk dan Pemasaran Online Tri Hanifawati; Ratna Sari Listyaningrum
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.12615

Abstract

UMKM merupakan sektor yang terdampak paling buruk oleh pandemi Covid-19, di mana mitra program ini merupakan salah satu yang terdampak. Adapun masalah utama mitra adalah menurunnya tingkat penjualan yang berefek pada penurunan kapasitas produksi dan pendapatan, sehingga dua dari empat karyawannya harus diberhentikan dulu untuk sementara. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan transfer Iptek kepada UMKM dalam kerangka meningkatkan kinerja bisnisnya. Solusi permasalahan difokuskan pada dua aspek, yakni manajemen pemasaran online dan manajemen produksi. Metode yang telah dilaksanakan diantaranya inovasi varian baru, mentoring manajemen produksi, inovasi kemasan baru, pemberian bantuan alat dan bahan, pembinaan manajemen pemasaran, promosi melalui sosial media, penjualan melalui marketplace, dan survei kesadaran merek. Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan mitra dalam aspek produksi dan pemasaran telah meningkat, jumlah aset dan jumlah varian rasa produk telah meningkat, tren penjualan juga telah mulai meningkat. Namun demikian, hasil survei menunjukkan bahwa UMKM masih perlu secara intensif meningkatkan program promosi untuk meningkatkan penjualan dari konsumen atau pasar potensial yang baru.
Pembentukan Peer Educator dalam Upaya Diseminasi Informasi Pencegahan Perilaku Berisiko HIV pada Remaja Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Yuli Kusumawati; Toni Indriawan; Mayang Widya Saputri; Sonia Pebrianti; Aufanadea Laela Liswanti
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.15035

Abstract

Remaja adalah masa dimana terdapat fase perkembangan mulai  anak-anak menuju fase dewasa. Perilaku seks berisiko remaja memiliki dampak terhadap kesehatan reproduksi seperti HIV/AIDS, maupun Kehamilan Tidak Diinginkan. Program pemberian informasi HIV kepada siswa menjadi salah satu kegiatan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyebarkan informasi HIV kepada teman yang lain. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap mulai dari pengembangan media, pemberian informasi dengan media video animasi, dan pendampingan melalui kemitraan dengan organisasi yang bergerak di bidang penanggulangan HIV. Pemberian informasi HIV dilakukan kepada 22 siswa yang tergabung di dalam OSIS SMA Negeri 3 Surakarta melalui edukasi dengan media video animasi. Video animasi yang diberikan terdiri dari materi mengenai definisi HIV, perbedaan HIV dan AIDS, cara penularan HIV, cara pencegahan HIV, dan peran siswa sebagai pendidik sebaya. Upaya pemberian informasi HIV dengan  mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, self efficacy serta peran peer educator mengenai upaya-upaya pencegahan HIV/AIDS. Siswa yang telah menjadi peer educator bertugas untuk memberikan informasi terkait HIV/AIDS kepada teman sesama remaja. Keberlanjutan kegiatan pengabdian ini diharapkan melalui pembentukan peer educator dapat menjadi salah satu langkah pencegahan HIV/AIDS di kalangan siswa khususnya remaja melalui tutor teman sebaya khususnya pada ruang lingkup SMAN 3 Surakarta dan Masyarakat sekitar pada umumnya.
Evaluasi Respon Kelompok Tani dalam Kegiatan Introduksi Budidaya Gandum Prihtanti, Tinjung Mary
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.13954

Abstract

Kebijakan pengembangan gandum mulai dirintis pemerintah Indonesia sejak tahun 1980-an saat Kementerian Pertanian mulai melakukan penelitian uji adaptasi gandum. Meski 30 tahun upaya pengembangan telah dilakukan, tetapi budidaya gandum tidak pernah menjadi tanaman penting dalam sistem usaha tani petani di Indonesia. Pengabdian ini bertujuan mengetahui respon kelompok tani terhadap introduksi gandum di lapangan. Analisis respon mengambil kasus dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni introduksi budidaya tanaman gandum dilakukan di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali di tahun 2018 dan di Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang di tahun 2019. Analisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan kunci yakni petani yang aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakayt baik terlibat dalam budidaya gandum maupun tahap lain yang dilakukan. Hasil observasi kegiatan menunjukkan bahwa aspek relative advantage menjadi titik kritis dalam program introduksi gandum di tingkat kelompok tani, introduksi dengan pendekatan kelompok cukup efisien karena memungkinkan adanya umpan balik dari anggota kelompok tani dan memberi kesempatan bertukar pengalaman, dan faktor kepemimpinan ketua kelompok tani mempengaruhi respon positif dan keterlibatan anggota kelompok tani dalam kegiatan pengabdian masyarakat introduksi gandum.
Cover & Susunan Redaksi Agus Triyono
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.15362

Abstract

Penerapan Sketch Up 3D untuk Merancang Konsep Pembuatan Mural Menggunakan Teknik Skala Erwin Yulianto
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.13726

Abstract

Pencemaran Sungai Citarum adalah pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai karena dihadapkan dengan beberapa masalah antara lain kerusakan lahan di daerah aliran sungai, memburuknya kualitas air sebagai dampak pencemaran, dan pemanfaatan ruang perairan yang tidak terkendali. Sumber-sumber pencemaran perairan Sungai Citarum berasal dari aktivitas pertanian, peternakan, perdagangan, serta limbah domestik dan industri. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa bertema Citarum Harum merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan di Kelurahan Cikutra, Kota Bandung sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PKM yaitu kualitatif di mana pengumpulan data dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan melakukan observasi, wawancara, studi literatur, diskusi, sosialisasi, dan demonstrasi. Program yang dilakukan yaitu melakukan pemantauan dan susur Sungai Cikutra bersamaan dengan program GoBer, sosialiasi program Citarum Harum bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, perancangan mural menggunakan Sketch Up dan pelaksanaan Mural dengan tema “Sungaiku Indah”. Antusiasme dan proaktif dari segenap petugas kelurahan, para ketua RW, Karang Taruna, PKK, Posyandu, SatGas, Babinsa, Babimkantibnas, dan masyarakat Kelurahan Cikutra sangat membantu program yang telah dilaksanakan. Berdasarkan hasil observasi selama satu bulan, dengan adanya program mural bertema “Sungaiku Indah” mampu meningkatkan kesadaran dalam memelihara Sungai Cikutra dalam mendukung program Citarum Harum.
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sonorejo Dalam Rangka Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Hipertensi Dengan Media Poster Windy Fitriastuti Nurcahyani
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.14730

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat adalah kegiatan yang dirancang dan dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo dengan mengidentifikasi masalah kesehatan terkait hipertensi dan memberikan alternatif penyelesaian masalah hipertensi. Dalam mencari akar masalah digunakan kuesioner bentuk google form pada masyarakat dengan usia 15 tahun. Masalah yang ditemukan adalah kurangnya pengetahuan mengenai hipertensi dan posbindu ptm. Intervensi yang diberikan berupa poster secara daring dan luring yang isinya berupa definisi hipertensi, faktor risiko hipertensi, gejala, pencegahan, dan komorbid hipertensi. Hasil evaluasi pre-test dan post-test masyarakat diketahui p value 0.003/ 0.05 sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan masyarakat Kelurahan Sonorejo antara sebelum dan sesudah intervensi media poster. Presentase pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dalam kategori baik sebelum diberikan media poster sebanyak 61.9% dan meningkat menjadi 100% setelah diberikan intervensi media poster. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan, disarankan kepada masyarakat agar secara aktif menggunakan posbindu PTM dan tenaga kesehatan agar dapat mempromosikan posbindu ptm kepada masyarakat.
Peningkatan Kualitas Pendidik PAUD sebagai Upaya dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul umi mahmudah
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.12920

Abstract

Analisis situasi: Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2015 di Kabupaten Bantul, diketahui prevalensi stunting adalah 23,1%, Di salah satu kecamatan di Bantul, yaitu Kecamatan Pundong, prevalensi stunting mencapai 19,6% dengan prevalensi tertinggi terdapat di desa Srihardono yaitu 27,1%. Hal ini menunjukkan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul karena melebihi cut off WHO yaitu 20%. Permasalahan: PAUD memiliki peran penting dalam berkontribusi mengantisipasi dan menurunkan tingkat stunting pada anak balita. Hampir 90% guru PAUD di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul bukanlah pendidik yang mempunyai latar belakang pendidikan PAUD. Sebagian besar guru berasal dari ibu-ibu di sekitar lokasi PAUD yang bersedia mengabdi untuk menjadi guru PAUD. Para pendidik PAUD masih banyak yang belum mengetahui mengenai stunting, belum dibekali pengetahuan dan keterampilan yang menyeluruh terkait pengukuran status gizi pada balita sebagai salah satu cara untuk mendeteksi stunting. Oleh karena itu, diperlukan suatu pelatihan untuk meningkatkan kualitas pendidik PAUD mengenai stunting sehingga dapat dilakukan kegiatan monitoring gizi secara berkala di PAUD. Metode: Pelatihan mengenai stunting dilakukan melalui metode ceramah atau penyuluhan dengan menggunakan media modul dan powerpoint serta praktek pengukuran tinggi badan dan berat badan. Pelatihan diikuti oleh 33 pendidik PAUD di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul. Hasil evaluasi pelatihan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan stunting dengan melakukan pretest dan posttest. Hasil dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil dan pembahasan : Terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan mengenai stunting. Skor rata-rata pengetahuan pada saat pretest  64,14 + 13,62 meningkat signifikan menjadi 75,66 + 12,29 pada saat posttest. Sehingga pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan pendidik PAUD mengenai stunting.
Deteksi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular melalui Pos Pembinaan Terpadu Warga Sehat di Era Pandemi Covid-19 Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Tri Hapsari Listyaningrum
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.13125

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCD) are a serious threat during the Covid-19 pandemic because they are a vulnerable group. Most of the community’s behavior is a risk factor for NCD, smoking habits, eating less fruits and vegetables, and less physical activity. RT 1 RW 7 Mejing Wetan, Ambarktawang, Gamping, Sleman have community groups that hold regular meetings every month, but there is no forum for NCD risk factor detection activities. The purpose of community service activities is to form Posbindu NCD so that it can help NCD risk factors so that they control NCD in the era of the Covid-19 pandemic. The implementation method of compiling the NCD risk factor detection book, outreach to community leaders, ordering the management, cadre training, preparing infrastructure and implementing Posbindu and monitoring sustainability. Activities have been carried out from August-December 2020. The results of the activity are trained cadres, a pocket book of NCD risk factors, the formation of the Posbindu WARAS (Warga Sehat) management, and the implementation of Posbindu with the Covid-19 health protocol so that it can provide NCD risk factors. The conclusion is that Posbindu NCD can be formed and can carry out activities regularly every month has successfully detected NCD risk factors.Posbindu cadres are asked to continue Posbindu activities regularly every month and can increase activities to increase community participation.
Psikoedukasi untuk Mengurangi Nyeri Pasien Lupus Eritematosus Sistemik Nurhasan Agung Prabowo; Arief Nurudhin; Yulyani Werdiningsih; Zainal Arifin Adnan; Fatichati Budiningsih; Arifin Arifin
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.12519

Abstract

Penyakit Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan suatu penyakit kronis autoimun yang menimbulkan nyeri pada semua ODAPUS (Orang dengan Lupus). Intervensi psikososial untuk mengurangi rasa sakit serta meningkatkan kualitas hidup ODAPUS. Analisis situasi menunjukkan nyeri merupakan masalah utama dan sering dialami oleh ODAPUS walaupun sudah rutin minum obat, sehingga perlu pendekatan lain untuk mengurangi nyeri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan nyeri pada pasien ODAPUS dengan psikoedukasi. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan metode ceramah dan diskusi pada ODAPUS anggota Yayasan Tittari. Pengabdian dilaksanakan di poli Reumatologi Penyakit Dalam RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan dilakukan secara luring dengan ceramah di poliklinik dan daring dengan media Zoom. Materi yang diangkat adalah tentang pengetahuan nyeri bagi ODAPUS, metode sederhana menurunkan angka nyeri, peran depresi, stres, dan ansietas dalam menimbulkan nyeri, psikoedukasi komprehensif dalam mengurangi nyeri pasien lupus. Pemateri adalah dokter ahli nyeri rematologi. ODAPUS yang mengikuti kegiatan ada 50 orang. Luaran dinilai dengan membandingkan skor nyeri sebelum dan 1 minggu sesudah psikoedukasi dengan mengisi Gform untuk peserta daring dan menggunakan kertas kuesioner untuk peserta luring. Skor nyeri yang dipakai adalah skor mankoski untuk nyeri dengan rentang nilai 1-10, berisi 10 pertanyaan untuk deskripsi nyeri. Penilaian skor nyeri menunjukkan rerata skor mankoski sebelum psikoedukasi adalah 4,58+2,36 akan turun setelah psikoedukasi dengan skor 3,28+2,34. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan mafaat pada pasien lupus dengan penurunan skor nyeri pada pasien LES.
Sosialisasi Strategi Business Continuity Plan Memasuki Era Baru (New Normal) Florentina Tatrin Kurniati; Roy Rudolf Huizen
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.15491

Abstract

Pandemi COVID_19 yang terjadi lebih dari satu tahun mempengaruhi aktivitas dan bisnis proses, jika terhenti ataupun tidak normal menyebabkan kerugian. Perlu strategi yang komprehensif, agar aktivitas dan bisnis proses yang dijalankan tidak menimbulkan dampak kerugian yang besar terhadap kesehatan karena terpapar COVID_19. Menjalankan kembali aktivitas dan bisnis proses secara normal pasca atau saat pandemi COVID_19 memerlukan perencanaan dan pengetahuan tentang mengelola resiko. Hal ini penting dilakukan agar resiko yang dihadapi dapat dikelola, sehingga aktivitas dan proses bisnis dapat berkelanjutan. Pengetahuan mengelola resiko juga selaras seperti yang dibutuhkan mitra yang tergabung di kanal youtube RTIK Bali. Untuk itu mitra dipandang perlu untuk mengetahui dan memahami konsep business continuity plan (BCP) dan disaster recovery plan (DRP) sebagai dasar menjalankan aktivitas dan bisnis proses yang aman dan berkelanjutan. Mitra perlu diberikan sharing pengetahuan dalam bentuk sosialisasi tentang BCP dan DRP. Pemahaman yang komprehensif tentang BCP dan DRP merupakan kunci memasuki era baru. Kolaborasi BCP dan DRP yang diperkuat adanya evaluasi adaptif merupakan hal utama berada di era baru yang berkesinambungan. Keberlangsungan aktivitas dan bisnis proses di era baru tidak terpisahkan adanya pemahaman mengalihdayakan sumber daya. Sosialisasi dilaksanakan secara langsung (live streaming), menggunakan kanal YouTube RTIK Bali. Kegiatan tersebut sebagai bentuk peran aktif Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali saat pandemi COVID_19. Sosialisasi dilaksanakan tanggal 23 Juni 2020, diikuti 619 peserta. Kegiatan sosialisasi terlaksana dengan baik dan interaktif, serta setelah mengikuti sosialisasi lebih memahami pentingnya DRP dan BCP serta perencanaan mengalidayakan sumber daya sebagai dasar untuk dapat beradaptasi di era baru.