cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WARTA
ISSN : -     EISSN : 25495631     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta LPM merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Depresi di SMK Muhammadiyah Baturetno Nurtanti, Susana; Handayani, Sri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.095 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.10007

Abstract

Data hasil penelitian di SMK Muhammadiyah Baruretno yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 tentang gambaran tingkat depresi, ansietas dan stres (DAAS) pada 289 siswi SMK Muhammadiyah menunjukkan hasil siswi dengan tingkat depresi ringan sebesar 14 (4,8%),sedang 15 (5,1%), berat 4 (3,1%), dan sangat berat 2 (0,6%). Siswi dengan tingkat ansietas ringan sebesar 95 (32,8%), sedang 13 (4,5%), berat 4 (1,4%), dan sangat berat 3 (1,3%). Siswi dengan tingkat stres ringan sebesar 112 (38,8%), sedang 17 (5,9%), berat 8 (2,7%), dan sangat berat 2 ( 0,6%). Dari data diatas menunjukkan jumlah total siswi yang mengalami depresi adalah 35 (12%), ansietas 115 (40%), dan stres 139 (48%). Kegiatan sekolah untuk mengatasi persoalan yang dialami oleh siswi adalah melalui guru BK ketika siswi mempunyai masalah sehingga sifatnya masih insidental. Dalam pelaksanaan kegiatan sekolah masih jarang melakukan kegiatan pendidikan kesehatan tentang persoalan yang dialami oleh siswa. Tingkat pengetahuan guru dan siswi tentang deteksi dini dan pencegahan depresi masih kurang sehingga sangat diperlukan kegiatan peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini dan pencegahan depresi pada remaja. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa transformasi ilmu tentang peningkatan pengetahuan deteksi dini dan mencegah depresi pada remaja. Hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan tentang deteksi dini dan pencegahan depresi menunjukkan 275 (95,1%) siswa mempunyai tingkat pengetahuan tinggi, 12 (4,1%) siswa mempunyai tingkat pengetahuan sedang, dan 2 (0.6%) siswa mempunyai tingkat pengetahuan rendah. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah memberikan materi pelatihan yang melibatkan guru BK dan perwakilan orang tua tentang teknik-teknik untuk mencegah depresi pada remaja.
Implementasi Hasil Road Safety Audit (RSA) di Ruas Jalan Mayjen Sungkono, Blater, Purbalingga, Jawa Tengah Sugiyanto, Gito; Fadli, Ari; Santi, Mina Yumei; Pratama, Suryo Bagus
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.127 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.10721

Abstract

Pengguna jalan yang paling rentan (vulnerable road users) adalah pejalan kaki, pengguna kendaraan tidak bermotor, anak-anak, dan manusia lanjut usia (manula). Masalah keselamatan lalu lintas tidak hanya terbatas bahwa tidak adanya kecelakaan, namun lebih luas yaitu terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi para pengguna jalan. Berdasarkan kesepahaman internasional mengenai keselamatan lalu lintas yang tertuang dalam Global Road Safety Partnership (GRSP), keselamatan lalu lintas telah melibatkan elemenelemen pemerintah, bisnis, dan masyarakat sipil dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan menurunkan angka kematian serta luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas secara berkesinambungan terutama pada negara-negara berkembang dan transisi. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan dengan melakukan dan mengimplementasikan hasil audit keselamatan jalan, melalui jalan yang pemaaf yang mampu meminimalisir keparahan korban apabila terjadi tabrakan (forgiving road), jalan yang mampu menjelaskan maksud tanpa komunikasi (self-explaining road), dan jalan yang mampu menciptakan kepatuhan tanpa peringatan (self-regulating road). Salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas adalah perilaku kelalaian manusia (human error) dan tingginya kecepatan kendaraan yang melampaui batas kecepatan yang ditetapkan (speeding). Strategi yang dapat diterapkan dalam rangka mengurangi pelanggaran batas kecepatan maksimum (speeding) yaitu dengan cara membatasi kecepatan maksimum kendaraan. Berdasar hasil analisis dari percentile 85th dan probabilitas tingkat fatalitas pejalan kaki saat ditabrak kendaraan, diperoleh nilai batas kecepatan pada jam masuk/pulang sekolah sebesar 30 km/jam dan 50 km/jam untuk di luar jam sekolah pada medan datar dan lurus. Untuk ruas Jalan Mayor Jenderal Sungkono km 5 di depan Kampus Fakultas Teknik Unsoed Blater sepanjang 150 m ditetapkan nilai batas kecepatan maksimum sebesar 40 km/jam. Hasil analisis audit keselamatan jalan selanjutnya diimplementasikan di lapangan dengan memasang rambu lalu lintas. Penentuan titik lokasi pemasangan rambu batas kecepatan maksimum dan rambu petunjuk penyeberangan jalan dikoordinasikan dan melibatkan pihak Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah V, Dinas Perhubungan, Provinsi Jawa Tengah. Terdapat empat buah rambu lalu lintas yang dipasang di ruas Jalan Mayor Jenderal Sungkono km 5, Blater yaitu dua buah rambu batas kecepatan maksimum 40 km/jam dan dua buah rambu petunjuk penyeberangan jalan.
Bimbingan Teknis Aplikasi Portal Rumah Belajar pada Praktik Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Lathifah, Zahra Khusnul; Utami, Irma Inesia Sri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.211 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.13529

Abstract

Portal Rumah Belajar merupakan aplikasi berbasis internet yang diluncurkan oleh Kemdikbud untuk memfasilitasi terciptanya ruang kelas maya pada praktik pengajaran dalam jaringan (daring). Penggunaan aplikasi tersebut sesungguhnya relevan dengan pembelajaran di masa pandemi yang menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Berkaitan dengan hal tersebut aplikasi Portal Rumah Belajar menjadi salah satu aplikasi yang direkomendasikan oleh Kemdikbud pada para guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya di masa pandemi. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemanfaatan Portal Rumah Belajar terbilang masih rendah bila dibandingkan dengan penggunaan WhatsApp Group. Penggunaan WhatsApp Group sebagai sarana pembelajaran daring sesungguhnya memiliki keterbatasan dalam memfasilitasi ruang kelas online yang aktif sehingga kegiatan pembelajaran cenderung monoton. Selain itu, pengelolaan pembelajaran pun sulit dilakukan oleh guru. Analisis situasi terhadap permasalahan tersebut melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa bimbingan teknis aplikasi Portal Rumah Belajar dalam pembelajaran daring di masa pandemi. Berdasarkan hal tersebut, adanya kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memfasilitasi para guru agar dapat memahami, mempraktikkan dan mampu mengoptimalkan kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi melalui pemanfaatan aplikasi Portal Rumah Belajar. Metode kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Webinar Nasional dalam tiga sesi kegiatan. Terkait dengan capaian dan keberhasilan tiap sesi digunakan teknik post tes guna mengetahui bagaimana capaian dan keberhasilan peserta pada tiap sesi webinar.  Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para peserta yakni guru dari berbagai wilayah di Indonesia diantaranya Jawa Barat, Belitung, dan Jawa Tengah memperoleh pemahaman baik berupa teori maupun praktik mengenai pemanfaatan aplikasi Portal Rumah Belajar beserta fitur utama maupun fitur pendukung untuk menunjang optimalisasi kegiatan pembelajaran dengan sistem daring di masa pandemi. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan pendampingan ini mampu meningkatkan pemahaman dan antusiasme para guru peserta kegiatan Webinar Nasional untuk melaksanakan pembelajaran daring yang berkualitas di satuan pendidikan masing-masing.
Pengembangan Kapasitas Pengasuh dan Orangtua Daycare Rumah Bahagia Surabaya Kristiani, Reneta; Handayani, Penny; Wolting, Roelofje; Ardani, Aurelia; Franztius, David Nicholas
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.563 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12343

Abstract

Daycare Rumah Bahagia (DCRB) memberikan layanan bagi anak-anak buruh agar mendapatkan pemenuhan hak pengasuhan yang optimal selama orang tua mereka bekerja di pabrik. Namun hingga saat ini DCRB belum memiliki pengasuh yang kompeten untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Pendidikan terakhir sebagian besar pengasuh adalah SMA. Demikian pula dengan orang tua ABK yang kurang memahami kondisi anak mereka karena sulitnya mendapatkan akses layanan kesehatan maupun psikologis, serta terkendala masalah biaya. Oleh karena itu, kegiatan pengembangan kapasitas dilakukan untuk para pengasuh dan orang tua DCRB. Tujuannya agar pengasuh dan orang tua dapat lebih memahami anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan pengembangan kapasitas ini menyasar langsung orang tua dan pengasuh serta secara tidak langsung demi kesejahteraan anak-anak. Metode kegiatan pengembangan kapasitas: 1) kegiatan konseling individual untuk orang tua; 2) seminar bagi seluruh orang tua dan pengasuh; 3) pembekalan untuk pengasuh mengenai cara stimulasi dan penanganan anak berkebutuhan khusus. Selain itu, diberikan juga alat bantu untuk memetakan anak berkebutuhan khusus. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman orang tua dan pengasuh mengenai perkembangan dan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Orang tua dan pengasuh juga semakin terampil dalam mengasuh dan memberikan stimulasi untuk anak berkebutuhan khusus. Pengasuh kini mampu memantau perkembangan anak dan melakukan deteksi dini ABK sehingga dapat menyusun kurikulum dan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak. Saran bagi kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya agar melakukan analisis kebutuhan pengelolaan daycare dan memberikan pelatihan program pembelajaran individual untuk anak berkebutuhan khusus serta memberikan pelatihan yang lebih mendalam kepada pengelola daycare dan pengasuh mengenai pendidikan inklusi.
Pendampingan Penulisan Opini Media Daring pada PC IMM Banyumas dengan Pendekatan Group Achievement Andhita, Pundra Rengga
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.449 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.11697

Abstract

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Banyumas sebagai bagian dari organisasi Muhammadiyah perlu terlibat dalam penyebaran dakwah literasi. Upaya ini sesuai dengan tujuan organisasi Muhammadiyah untuk melakukan dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid di segala bidang kehidupan. PC IMM Banyumas harus merespon positif pola dakwah media daring dan memahami kompetensi menulis sebagai aspek penting dakwah literasi. Ini juga merupakan upaya untuk mengimbangi pemberitaan yang tidak selalu sejalan dengan semangat PC IMM Banyumas. Melalui tulisan, ide dapat disebarkan secara luas, memberikan manfaat yang konstruktif, inovatif, dan solutif. Sayangnya hingga saat ini belum banyak artikel yang ditulis oleh PC IMM Banyumas muncul di media daring. Solusi yang bisa dilakukan adalah pendampingan dalam penulisan opini media massa. Metode yang dapat digunakan adalah pendekatan group achievement theory dengan memperhatikan tiga aspek yakni, member input, mediating variable, dan group output. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2019 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Purwokerto ini mendapat respon positif dari peserta. Pelatihan diikuti oleh lebih dari 30 peserta. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam menulis opini di media massa. Namun evaluasi yang dilakukan beberapa waktu kemudian memperlihatkan belum banyak tulisan peserta yang masuk ke media massa. Mengingat penulisan opini media massa memiliki banyak aspek yang perlu dikaji, maka perlu adanya pelatihan sejenis yang berkelanjutan
Penataan Visual Signage Koridor Jalan Bunga Ejaya Kelurahan Bontoala Tua Kecamatan Bontoala Kota Makassar Amal, Citra Amalia; Amalia, Andi Annisa
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2852.749 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.10903

Abstract

Kelurahan Bontoala Tua merupakan kawasan Kota lama Makassar yang menandai masa perkembangan agama Islam di Kota Makassar. Salah satu bukti sejarah perkembangan Islam di tempat ini, adanya Kompleks Pemakaman Sayye (Arab) yaitu Makam Lajangiru dan Makam Bunga Ejaya yang terletak di Jalan Bunga Ejaya. Namun koridor linkage menuju tempat tersebut belum tertata dengan baik, pada node koridor penghubung menuju lokasi tidak terdapat papan informasi atau signage sehingga menyulitkan pengunjung atau peziarah karena belum ada identitas lokasi sebagai penanda menuju ke lokasi pemakaman tersebut. Padahal node dan simpul-simpul jalur menuju tempat tersebut merupakan linkage penghubung koridor utama Kota seperti Jalan Veteran dan Jalan Masjid Raya Makassar. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah mendesain dan membuat signage Pemakaman Arab di Jalan Bunga Ejaya yang memenuhi unsur visibilitas (terlihat), legibilitas (terbaca), dan aspek visual (estetika). Metode yang digunakan dalam kegiatan penataan visual signage ini adalah metode participatory approach (pendekatan semi partisipatif). Tahapan kegiatan yang dilakukan terdiri dari sosialisasi, survei lapangan, diskusi konsep, persiapan alat dan bahan serta perakitan, dan pemasangan signage Pemakaman Arab Bontoala. Signage yang diimplementasikan pada Koridor Jalan Bunga Ejaya adalah jenis free standing sign merupakan elemen penunjuk arah ke lokasi Pemakaman Arab Bontoala. Signage ini berkonsep Islami dengan tampilan visual warna hijau, simpel, ringan, sederhana, dan bentuk tiang menyatu dengan papan informasinya yang ditempatkan pada node Jalan Bunga Ejaya dengan Jalan Lamuru.
Peningkatan Kemampuan Berpresentasi di Ruang Virtual Bagi Siswa Siswi Kelas XII SMA Sumbangsih Jakarta Selatan Menul Teguh Riyanti; Ariani Ariani; Indralaksmi Indralaksmi; Susy Irma Adisurya; Alfo Jordan Sijabat; Monita Eva Rahma
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.13634

Abstract

Sejalan dengan sistem pendidikan dalam memasuki era revolusi 4.0 dan keterampilan abad 21, salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh peserta didik adalah kemampuan berkomunikasi. Berpresentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi untuk menyampaikan pemikiran, gagasan, pengetahuan, ataupun informasi secara efektif. Pada masa pandemi ini, seluruh proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring, sehingga kemampuan untuk melakukan presentasi di ruang virtual juga diperlukan. Berdasarkan hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengadakan kegiatan pelatihan bertema Peningkatan Kemampuan Berpresentasi di Ruang Virtual, dengan sasaran siswa siswi SMA Sumbangsih, Jakarta Selatan. Kegiatan PkM dilaksanakan secara daring melalui media zoom meeting mengingat kondisi pada masa pandemi covid-19 tidak memungkinkan untuk mengadakan kegiatan yang bersifat luring. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa siswi dalam melakukan presentasi yang efektif, komunikatif, dan interaktif di dalam ruang virtual. Materi yang diberikan meliputi keterampilan mengoperasikan fitur-fitur berpresentasi di ruang meeting virtual, pengantar teoritis bagaimana menjadi presenter yang komunikatif dan percaya diri, dan pemberian contoh berpresentasi. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode demonstrasi (memberi contoh) yang disampaikan oleh 2 orang mahasiswa FSRD. Keterlibatan mahasiswa dalam hal ini adalah sebagai upaya untuk menemukan pendekatan dalam memancing respon dari para peserta. Selanjutnya beberapa orang siswa diminta untuk mempraktikkan materi yang telah diberikan dengan melakukan presentasi secara spontan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemampuan siswa siswi dalam melakukan presentasi secara non formal sudah cukup baik namun pada teknik presentasi secara formal masih harus belajar dalam bertutur kata menggunakan bahasa baku dan ilmiah. Kata kunci: kemampuan berpresentasi, ruang virtual, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, SMA Sumbangsih
Pembuatan Sistem Less Hand Touch sebagai Upaya Mengurangi Penyebaran COVID-19 Riska Ekawita; Supiyati Supiyati; Elfi Yuliza
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.13517

Abstract

Penggunaan sabun dan air ataupun cairan pembersih tangan yang mengandung minimal  60 % alkohol mampu membunuh virus dan kuman. Oleh karena itu, rutin mencuci tangan menjadi salah satu protokol kesehatan yang diterapkan terutama pada masa pandemi COVID-19 dengan tujuan mengurangi penyebaran virus corona. Namun, sistem pencuci tangan yang tersedia terutama di fasilitas umum masih sangat terbatas dan membutuhkan kontak tangan agar sistem beroperasi. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan peralatan pencuci tangan less hand touch yang ditempatkan pada fasilitas umum seperti kantor lurah, puskesmas dan masjid. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekitar dalam mengurangi penyebaran virus corona. Pada tulisan ini diterangkan mekanisme pembuatan peralatan pencuci tangan less hand touch dan penyerahan sistem untuk digunakan di beberapa fasilitas umum. Peralatan less hand touch yang dibuat terdiri dari pencuci tangan otomatis, hand sanitizer otomatis dan pencuci tangan berbasis sistem pedal. Sistem pencuci tangan otomatis dibuat dengan memanfaatkan sensor ultrasonik dan arduino sebagai pengendali sistem. Sedangkan pencuci tangan berbasis pedal dengan memanfaatkan kaki pengguna sebagai kontrol pada proses mencuci tangan. Pembuatan peralatan ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu pembuatan bagian hardware dan bagian software. Peralatan yang telah dibuat selanjutnya ditempatkan pada fasilitas umum sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Penyerahan sistem pencuci tangan less hand touch siap pakai pada partisipan melibatkan beberapa partisipan dari berupa unsur kelurahan, unsur pengelola puskesmas dan pengurus masjid. Kemudian  juga dilakukan pelatihan penggunaan dan perawatan sistem yang diberikan kepada penanggung jawab yang ditunjuk oleh partisipan pada setiap unsur. Lebih lanjut, penyerahan peralatan ini dapat mendukung upaya yang dilakukan oleh pengelola fasilitas umum dalam menjalankan himbauan pemerintah terutama selama pandemic COVID-19.  
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Ismi Puspitasari; Ghani Nurfiana Fadma Sari; Ana Indrayati
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 3, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i3.11111

Abstract

TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan jenis tanaman pilihan yang berkhasiat sebagai obat dengan perawatan yang mudah dan biaya relatif murah. TOGA menjadi alternatif obat keluarga yang aman karena jarang menimbulkan efek samping, mudah diolah dan dikonsumsi untuk pertolongan pertama pada kasus penyakit ringan seperti demam, batuk, atau membantu menjaga stamina. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah menjadi sangat penting. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pengobatan mandiri dan untuk memberikan informasi mengenai penyakit artritis yang dapat diobati menggunakan TOGA kepada masyarakat RW 21 Kelurahan Nusukan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan, serta pemberian bibit pohon TOGA untuk ditanam. Target mitra yaitu kelompok ibu-ibu rumah tangga di Wilayah RW 21 Kelurahan Nusukan, Banjarsari, Surakarta. Hasil pengembangan kegiatan di RW 21 dapat meningkatkan motivasi ibu-ibu rumah tangga yang datang untuk lebih memanfaatkan TOGA sebagai pengobatan, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai artritis dan bahanbahan alamiah yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri artritis.
Pelatihan Penyusunan Soal Matematika Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) bagi Guru-Guru SMP Muhammadiyah Klaten Rita Pramujiyanti Khotimah
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.14222

Abstract

Tantangan yang dihadapi para siswa dalam pembelajaran di abad 21 semakin kompleks. Mereka perlu dibekali dengan kemampuan-kemampuan yang tidak hanya sekedar ingatan dan pemahaman saja, namun juga perlu dibekali dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS). Guru merupakan agen pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru matematika SMP Muhammadiyah di Kabupaten Klaten adalah: 1) Siswa masih jarang berlatih menyelesaikan soal-soal HOTS dalam pembelajaran matematika di sekolah, 2) Guru-guru matematika masih kesulitan dalam mengembangkan soal-soal yang berbasis HOTS, 3) Masih minimnya kegiatan pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru-guru matematika tingkat SMP Muhammadiyah Klaten. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru-guru matematika SMP Muhammadiyah di Kabupaten Klaten dalam penyusunan soal-soal matematika yang berbasis HOTS. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, perwakilan tim pengabdian beserta prodi melakukan koordinasi dengan pengurus PDM kabupaten Klaten untuk mengidentifikasi permasalahan, penetapan solusi masalah, penetapan kelompok sasaran, dan penentuan waktu serta tempat pelaksanaan kegiatan. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk model ceramah, diskusi, dan penugasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini telah terlaksana dengan baik, ada peningkatan pemahaman peserta terhadap materi penyusunan soal-soal matematika berbasis HOTS. Respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan sangat bagus, peserta berharap kegiatan semacam ini bisa teragendakan kembali untuk waktu-waktu yang akan datang.