SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur
SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur is a scientific journal of the Architecture Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta which focuses on delivering information on the results of scientific research conducted by researchers, especially in the field of architecture. The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture.
Articles
331 Documents
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BRUTALISME PADA BANGUNAN PENDIDIKAN UNIVERSITY OF LEICESTER
Muchamad Taufiqur Himawan;
Wafirul Aqli
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 18, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/sinektika.v18i2.13406
University of Leicester merupakan sebuah perguruan tinggi di Inggris yang terletak di kota Leicester. Kampus ini terletak satu mil dari pusat kota berekatan dengan Victoria Park dan Queen Elizabeth I College. Pada universitas ini peneliti mengambil salah satu fakultas yaitu fakultas teknik. Prinsip-prinsip brutalisme dapat dikaji dari material bangunan, fasad bangunan, massa bangunan dan ruang-ruang dalam bangunan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bangunan University of Leicester menerapkan prinsip-prinsip brutalisme berbentuk geometris seperti bentuk persegi dan segitiga, permainan bentuk geometris, material bangunan beton asli,tekstur bangunan kasar, bangunan anti ornamen, modular grid pada struktur bangunan serta pemanfaatan fungsi bangunan efektif. Namun salah satu prinsip bangunan brutalisme yaitu penerapan ekspose struktur bangunan tidak diterapkan dan digantikan dengan ekspose utilitas bangunan seperti water tank.
Perancangan Desain Dinding dengan Penggunaan Elemen Bonggol Jagung untuk Glamping House
Levia Dayanti Suryana;
Syarifah Ummu Hany Alatas;
Adry Masri
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 1: Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (776.029 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i1.16427
Penelitian ini merupakan perancanganan dinding pada glamping house dengan material utama bonggol jagung sebagai material. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya: metode observasi, brainstroming, merencanakan konsep desain, evaluasi desain untuk menentukan desain dan susunan modul bonggol jagung sebagai material yang cocok dan baik agar memenuhi kriteria dan fungsinya untuk dinding bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dinding dengan menawarkan nilai kebaruan berupa penggunaan bonggol jagung sebagai material utama dari dinding pada bangunan glamping house. Akhir dari penelitian ini dihasilkan produk dinding berbahan baku bonggol jagung pada bangunan glamping house.
The Potential Development Analysis of Kampung City Toward Special Interest Tourism (Art, Culture, and Architcture) In The City Of Malang (Case Study: Heritage Village, Malang City)
Wiwik Dwi Susanti;
Adibah Nurul Yunisya
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 1: Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (674.822 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i1.15726
Special interest tourism is currently developing and becoming one of the favourite destinations for tourists. One of the conceptual developments of special interest tourism is by developing urban villages. The urban village is one of the miniatures of Indonesia which contains various kinds of cultural wealth, history, social values, etc. The Kayutangan heritage village is one of the urban villages developed by the Malang City Government as a special interest tourist destination in the middle of Malang City. The character of the urban village is enriched with historical, architectural, art and cultural values which have not been explored and optimized as a special interest tourist destination. The heritage village only emphasizes the colonization infrastructure legacy while other potentials have not been explored optimally. Through this qualitative research, the other four potentials (historical, architectural, art, and cultural values) will be explored in detail and provide educational values for the Kayutangan urban village tourism.
PEMODERNAN ATAP RUMAH TRADISIONAL JAWA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL
Andi Prasetiyo Wibowo
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 18, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/sinektika.v18i2.12323
Pelestarian kearifan lokal di bidang arsitektur diharapkan mampu memberi kontribusi dalam menjaga keberlangsungan keberagaman budaya nusantara. Rumah sebagai produk warisan arsitektur tradisional mempunyai banyak tantangan untuk mengikuti perkembangan zaman. Sebagai bagian dari bangunan rumah, atap mengambil peran yang sangat signifikan dalam menentukan langgam atau gaya bangunan. Kita dapat mengetahui asal/lokasi rumah tradisional di Indonesia dari bentuk atapnya. Bahkan di beberapa budaya di Indonesia, bentuk atap rumah mempunyai peran untuk menunjukkan status/tingkatan sosial penghuninya. Proses adaptasi dan modifikasi bentuk rumah tradisional diharapkan mampu menjaga kelestarian kearifan lokal. Salah satu studi kasus yang akan dipaparkan pada makalah ini yaitu rumah tinggal di perumahan Hyarta Residence, Yogyakarta. Proses adaptasi/modifikasi tidak hanya pada bentuk atap namun juga pada komponen struktur dan material bahan bangunannya. Hal tersebut kemudian berdampak pada pada teknik pengerjaan yang berbeda dengan bangunan tradisonal pada umumnya. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pendekatan analisis kualitatif dengan melakukan studi observasi lapangan dan studi literatur. Data-data tersebut kemudian diolah dan dibuat analisis deskriptif berupa penjelasan mengenai bentuk atap, struktur rangka dan bahan penutup atap dalam rangka menjaga kelestarian kearifan lokal
Analisis Space Syntax pada Perkembangan Ruang Perdagangan Di Kampung Arab Pasar Kliwon Kota Surakarta
Dewi Setyaningrum;
Budi Sudarwanto;
Erni Setyowati
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.029 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.18435
Aktivitas utama di Kampung Arab Pasar Kliwon Kota Surakarta yaitu perdagangan perlengkapan kebutuhan maupun oleh-oleh khas haji dan umrah. Perkembangan aktivitas perdagangan di Kampung Arab Pasar Kliwon memacu berkembangnya aktivitas perdagangan di sektor lain. Hal tersebut mengakibatkan perubahan penggunaan ruang perdagangan di Kampung Arab Pasar Kliwon. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis penggunaan dan perkembangan ruang perdagangan di Kampung Arab Pasar Kliwon. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis spasial menggunakan Software ArcGIS dan analisis konfigurasi ruang menggunakan Space Syntax. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ruang perdagangan di Kampung Arab Pasar Kliwon memiliki pola ruang berbentuk centers. Perencanaan kawasan Kampung Arab Pasar Kliwon masih dipengaruhi oleh aturan-aturan classical planning, seperti elemen pembentuk jalan dengan terdapat hirarki jalan dan pengembangan dari geometry grid dimana terdapat pertemuan jalan dengan garis tegas dan benteng atau tembok kota (tembok Keraton Surakarta). Nilai inteligibillity dari konfigurasi ruang Kampung Arab Pasar Kliwon tepatnya di Jalan Kapten Mulyadi menunjukkan konektivitas dan integrasi yang tinggi. Hal tersebut mempunyai arti adanya kemudahan akses dalam pencapaian ruang. Nilai R2 jaringan jalan di Kampung Arab Pasar Kliwon yaitu 0,566918 yang mengindikasikan sedang dan mendekati 1, memiliki makna tingkat kemudahan individu dalam memahami struktur ruang kawasan. Aktivitas utama perdagangan di Kampung Arab Pasar Kliwon berada di Jalan Kapten Mulyadi, lalu diikuti Jalan Untung Suropati (di sebelah Utara), dan Jalan Veteran (di sebelah Selatan), serta belum berkembang secara signifikan pada jalan lokal/lingkungan di Kampung Pasar Kliwon. Hasil penelitian dapat memberikan gambaran tentang karakteristik perkembangan ruang perdagangan di Kampung Arab sehingga dapat memberikan kemudahan dalam perencanaan dan pengembangan kawasan tersebut .
Metode Analisis Skala Makro untuk Perencanaan Desa Wisata yang Berkualitas dan Berkelanjutan
Redi Sigit Febrianto;
Ghoustanjiwani Adi Putra;
Budi Fathony
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.345 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.17180
Penelitian ini bertujuan mengkaji metode analisis tingkat makro pada perencanaan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan (quality and sustainable tourism). Desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi wilayah pedesaan, mempercepat transformasi pertumbuhan ekonomi pedesaan dibalut nuansa budaya pedesaan. Metode pengumpulan data berdasarkan kajian literatur tentang obyek sejenis (desa wisata) dan tema sejenis (analisis skala makro). Penelitian ini menggunakan analisis isi dan analisis induktif. Proses perencanaan dan perancangan desa wisata umumnya akan sangat baik jika melibatkan warga desa, perangkat desa, berasal dari partisipatori dari warga. Desain partisipatori warga yang dibalut nuansa budaya akan mengangkat momentum tradisi, budaya, dan eksotisme lingkungan pedesaan. Perancangan dan perencanaan berdasarkan partisipatori warga yang dibalut nuansa budaya akan menghasilkan kebaruan yang otentik (novelty). Ada aspek empat aspek yang berpengaruh dalam perencanaan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan, yaitu: (1) aspek lingkungan/alam, (2) aspek ekonomi-sosial, (3) aspek ekonomi-budaya, dan (4) aspek lingkungan binaan (fisik/bangunan ).
Simbolisasi Budaya Jawa dan Substansi Nilai Islam pada Masjid At-Tin Jakarta
Nur Ichsan Hambali;
Hisyam Hisyam;
Dika Satria Pratama;
Muhammad Sufian Pratama
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.46 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.18394
Budaya Jawa dan nilai Islam sangat melekat di Nusantara dan tercermin pada beberapa hal, diantaranya yang sangat mudah terlihat adalah bangunan Masjid. Masjid merupakan tempat ibadah umat yang beragama Islam. Dahulunya di Nusantara banyak cerita sejarah penyebaran agama Islam terutama di daerah Pulau Jawa. Oleh karena itu, pada tulisan ini akan mengupas tuntas apa saja yang menjadi substansi nilai-nilai Islam pada Masjid dan juga bentuk simbolisasi Budaya Jawa. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan wujud-wujud pada bangunan Masjid dari bentuk dan nilai tersirat di dalamnya. Penelitian akan mengambil sampel Masjid di daerah Jakarta yang dibangun saat pemerintahan Era Presiden Soeharto, yaitu Masjid At-Tin. Dari namanya saja kita sudah mengenal bahwa At-Tin berasal dari nama istri Presiden Soeharto yaitu Raden Ayu Hj. Siti Hartinah. Pembangunan Masjid tersebut merupakan sebuah usaha untuk memperkenalkan budaya Jawa dan Nilai Islam dengan teknologi pada masa itu. Data sumber pengetahuan yang berkaitan dengan Masjid At-Tin diperoleh dari jurnal yang sudah ada sebelumnya dan penglihatan secara visual melalui Youtube. Dari perolehan sumber tersebut akan dikaji menjadi sebuah hasil penelitian yang berkaitan dengan simbolisasi budaya Jawa dan substansi nilai Islam di dalamnya. Elemen-elemen yang menjadi bentuk simbolisasi budaya Jawa dan substansi nilai Islam pada masjid tersebut.
Penerapan Metode Computational Design pada Perancangan Public Bench Di Jalan Sudirman Jakarta
Muhammad Hilmy Azis;
Ariesa Farida;
Amanda Ivana Putri;
Akmal Fathur Rahman;
Naufal Febriansyah
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.95 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.17352
Bench adalah salah satu street furniture yang paling banyak digunakan pejalan kaki. Lokasi perancangan ditetapkan pada pedestrian di Jalan Sudiman yang merupakan salah satu jalan utama Jakarta dan merupakan pusat bisnis di kota Jakarta. Bangku ini sendiri memiliki fungsi sebagai tempat beristirahat, menunggu kendaraan, dan melihat pemandangan- pemandangan sekitar. Kondisi bangku saat ini bisa dibilang kurang memadai dari segi desain maupun kenyamanan, bentuk bangku kurang menarik, tidak sesuai dengan ergonomi pengguna dan material yang menyerap panas membuat bangku tidak nyaman untuk digunakan. Dari hasil identifikasi permasalahan didapati bahwa kebanyakan pengguna merasa tidak nyaman saat menduduki bangku tersebut pada siang hari, sehingga bangku tersebut tidak dapat memaksimalkan fungsinya sebagai street furniture. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif khususnya menganalisa data hasil kuisioner dan didukung oleh metode analisis desktiptif dari studi literatur, untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Metode computational design dapat diimplementasikan dengan memperhitungkan parameter-parameter seperti ergonomi, standar ukuran, aktivitas dan material sehingga mendapatkan hasil yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan desain baru yang menggunakan metode computational design yang berfokus pada ergonomi pengguna dan material.
Langgam Art Deco pada Desain Interior Maison Teraskita Bandung
Agus Dody Purnomo;
Devina Sastrawinata;
Amelia Putri Dianty
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (154.043 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.18255
Langgam atau gaya merupakan hasil karya manusia yang terkait dengan ciri budaya, tokoh, peristiwa sejarah, dan sebagainya. Langgam dibutuhkan dalam arsitektur dan desain interior untuk mendukung suasana dan citra yang diinginkan. Salah satu hotel baru yang dibangun di jalan Asia Afrika, Bandung adalah Maison Teraskita yang mengusung konsep Heritage, Luxury, dan Tropical. Arsitektur hotel berupa penggabungan dua bangunan yang berbeda genre antara lama dengan baru. Hotel tersebut menerapkan langgam Art Deco pada desain interiornya. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran langgam Art Deco pada desain interior hotel Maison Teraskita di Bandung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Langgam Art Deco diimplementasikan pada desain interior hotel tidak hanya untuk memenuhi aspek estetika saja. Namun langgam Art Deco juga memiliki peran lainnya. Pertama sebagai pendukung citra bangunan yang memiliki nilai historis. Kedua sebagai penghubung untuk kesinambungan bangunan lama dan bangunan baru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi maupun solusi terkait permasalahan global yakni keberlanjutan bangunan cagar budaya.
Strategy for The Development of Sustainable Integrated Tourism Areas in Sedati District Sidoarjo
Muchlisiniyati Safeyah;
Wiwik Dwi Susanti;
Fairuz Mutia
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 2: Juli 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.606 KB)
|
DOI: 10.23917/sinektika.v19i2.18081
The tourism village trend that is developing at this time is one of the important parameters in the development of Sedati District. Sedati District has some potential to be developed into a tourist village. The potential of tourist villages in Sedati District can be grouped into three types of tourist villages, namely coastal, arts and culture, and history. However, the diversity of tourism potential that is owned is not widely known by the wider community, has not been managed properly, and has not been integrated between one tourist village and another. The purpose of this study is to explore the potential and constraints of tourist villages in Sedati District so that strategies can be drawn up for the development of a sustainable integrated tourism area. The research is qualitative and quantitative, with a research approach using the positivism paradigm. The data analysis technique in this study used descriptive qualitative analysis and SWOT analysis. Sedati District has 8 villages that have the potential to be developed as integrated tourism villages. Have something to do, something to see, and something to buy. The weakness is that tourism objects are not visually attractive, do not involve the community, lack promotion, and there is no branding. The development strategy that can be carried out is to integrate and collaborate with the three existing types of tourism; create a regional arrangement design concept and visual quality according to the characteristics; integrate land conversion according to the RTRW; educate and prepare the community and village officials as tourism actors; synergize inter-village policies at the sub-district level; establish cooperation with the Navy, and the private sector; promote and strengthen branding with internet media; forming pokdarwis to realize the development of tourist villages