Jurnal Pilar
scientific publication journal that aims to support the development of Islamic studies in various fields of science, in the fields of education, economics, law, history by exploiting knowledge and practice for the benefit of humanity. Through this journal, it is hoped that the scientific community can contribute to the development of knowledge related to Islamic studies.
Articles
376 Documents
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Mahasiswa STAI DDI Maros di Era Digital
Wahyuni, Wahyuni;
Taqwim, Ahsan
PILAR Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/1vd83h43
Era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa di tengah kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran PAI dalam membentuk karakter mahasiswa semester 4 di STAI DDI Maros di era digital serta mengidentifikasi strategi efektif integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter mahasiswa. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI meningkatkan minat dan partisipasi mahasiswa, namun menghadapi tantangan seperti akses perangkat digital dan keterampilan digital dosen yang terbatas. Kompetensi digital dosen dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran digital memerlukan pendekatan kreatif, seperti penggunaan video pembelajaran, diskusi online, dan tugas berbasis proyek. Media sosial juga efektif sebagai alat pembelajaran PAI. Kesimpulannya, PAI berperan signifikan dalam membentuk karakter mahasiswa di era digital dengan dukungan teknologi yang tepat. Strategi efektif mencakup penggunaan platform e-learning yang interaktif, pelatihan keterampilan digital bagi dosen, pengembangan materi pembelajaran yang relevan dengan konteks digital dan Penggunaan Media Sosial sebagai Alat Pembelajaran.Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam; karakter mahasiswa; era digital
IMPLEMENTASI HUKUM EKONOMI SYARI’AH DALAM MENYEBARKAN PENJELASAN TENTANG BANK SYARI’AH
Abdillah, Sabda Purnama;
Wirathama, Adithya
PILAR Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/qryv9y73
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum ekonomi syari'ah dalam upaya menyebarkan penjelasan tentang bank syari'ah kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum ekonomi syari'ah memiliki peran penting dalam menyebarkan pemahaman tentang bank syari'ah melalui tiga aspek utama: (1) Edukasi dan sosialisasi, meliputi pengembangan kurikulum, pelatihan, dan kampanye media; (2) Regulasi dan kebijakan, termasuk penguatan kerangka hukum dan pengawasan syari'ah; dan (3) Inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan prinsip syari'ah. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, dan persaingan dengan bank konvensional. Strategi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini mencakup peningkatan kerjasama antar lembaga, pengembangan program literasi keuangan syari'ah, dan harmonisasi standar syari'ah.Kata kunci: Hukum Ekonomi Syari'ah, Bank Syari'ah, Edukasi, Regulasi, Inovasi
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ZAKAT DIGITAL GUNA MENGURANGI KEMISKINAN MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Juriati, Juriati;
Maya, Maya
PILAR Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jwrq1t08
The problem faced by the Indonesian people is inequality in income distribution or poverty. Overcoming the problem of poverty requires a comprehensive study so that it can be used as a reference in the community's social welfare program. The research method in this article uses the library study method (library research), which is a method of collecting data by understanding and studying theories from various literatures related to the research. The data analysis techniques used in this article are data reduction, data presentation and conclusion drawing in order to draw a credible final conclusion. Law Number 23 of 2011 states that the purpose of organizing zakat is to increase the efficiency and effectiveness of organizing zakat and increase the benefits of zakat, in order to achieve community welfare and alleviate poverty. The flow of technological progress determines the current state of humanity, and humans will also follow it, one of which is in the zakat institution that has used digital. Islamic economics supports the concept of digital zakat as an innovative step to optimize the collection of zakat distribution and also be able to reduce poverty.
AGAMA SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL DAN KONTRIBUSI LEMBAGA AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Nurhidayah, Rahmawati Eka;
Sampurna, Putranta Cahaya
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/dv696h63
Setiap kelompok masyarakat tanpa terkecuali memiliki pemahaman, penghormatan, dan pengamalan terhadap suatu sistem kepercayaan (agama) yang mereka anggap penting dan berharga dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, agama telah menjadi sebuah institusi. Keberadaannya agama sendiri telah diakui oleh para pengikutnya. Agama memberi petunjuk perilaku terhadap pengikutnya dalam menjaga keutuhan masyarakat dan membimbing masyarakat dalam menyelenggarakan sistem kontrol sosial (sistem pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap perilaku pengikut). Dalam kehidupan bersosial, setiap konflik nyata dengan motif agama disebabkan oleh fanatisme agama yang berlebihan terutama dalam kehidupan bermasyarakat serta kurangnya memahami ajaran agama yang dianutnya. Artikel ini memiliki tujuan untuk menjelaskan keberadaan agama berdasarkan eksistensinya dalam menyeimbangkan kehidupan sosial dan bermasyarakat melalui ajaran-ajaran agama yang sesuai dengan norma-norma sosial sehingga menciptakan suatu keharmonisasian yang dapat menghilangkan perpecahan dan memperekat hubungan maupun kerukunan antar umat beragama.Kata kunci: lembaga agama, lembaga sosial, kerukunan antar umat.
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR TENTANG LITERASI INFORMASI KEISLAMAN MELALUI KONTEN MEDIA SOSIAL
Himayah, Himayah;
Tawakkal, Tawakkal;
Mawahdah, Ainul Nurul
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/bdhdpv41
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar terkait literasi informasi keislaman yang diperoleh melalui media sosial. Dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan dari 102 mahasiswa melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai frekuensi akses, platform yang digunakan, kualitas konten, serta keterlibatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengakses konten keislaman di media sosial dengan frekuensi yang cukup tinggi, terutama melalui platform Instagram dan TikTok. Sebagian besar mahasiswa menilai kualitas konten keislaman sebagai baik dan merasa bahwa informasi tersebut membantu dalam memperdalam pemahaman mereka tentang Islam. Meskipun mahasiswa kadang-kadang memverifikasi informasi yang diterima, mereka menganggap penting adanya pengawasan terhadap konten keislaman di media sosial. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mahasiswa melihat media sosial sebagai sumber informasi keislaman yang menarik dan memiliki potensi untuk memperkuat literasi keagamaan. Temuan ini menekankan perlunya upaya lebih lanjut dalam meningkatkan keterampilan verifikasi dan literasi informasi keislaman di kalangan mahasiswa, guna memanfaatkan media sosial secara efektif dan bertanggung jawab.Kata kunci: Literasi informasi, Keislaman, Media Sosial
PRINSIP KARAKTERISTIK HADITS DALAM ENTERPRENEURSHIP
Hidayat, Hamdi;
Tidjani, Ahmad Fauzi
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/gdfg5e81
This research aims to examine the principles of entrepreneurship from the perspective of hadith, which provide ethical guidance for Muslim entrepreneurs in managing their businesses. The analyzed hadiths emphasize essential values such as honesty (siddiq), trustworthiness (amanah), intelligence (fathonah), and the ability to convey goodness (tabligh) as fundamental characteristics that an entrepreneur must possess. These values not only guide the pursuit of material gain but also seek blessings and the pleasure of Allah. Through a qualitative approach using literature review methods, this study finds that entrepreneurship based on hadith teachings significantly contributes to building a sustainable and balanced economy. Muslim entrepreneurs are expected to practice noble business ethics, focusing on integrity, responsibility, and social engagement. Moreover, the study shows that entrepreneurship in Islam not only plays a role in improving individual economic well-being but also contributes to the welfare of society at large. Thus, these hadiths offer spiritual and moral guidance that remains relevant for modern-day entrepreneurs.
PENGUATAN TOLERANSI SANTRI MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
Kurdi, Syahrul;
Fathorrahman, Fathorrahman
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/nj7v4r07
Pendidikan multikultural telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari para siswa di Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Putra Al-Amien Prenduan. Para siswa hidup dalam lingkungan multikultural yang ditunjukkan melalui interaksi dan penataan kamar yang tidak didasarkan pada asal daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam dalam konteks nyata, tanpa menggunakan statistik. Dengan pendekatan lapangan, peneliti terlibat langsung dalam mengamati praktik pendidikan multikultural yang ada. Dalam proses ini, strategi analisis-implementasi diterapkan untuk memberikan deskripsi objektif tentang kondisi saat ini, terutama dalam upaya melestarikan nilai-nilai religius. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan multikultural sebagai sarana untuk membangun toleransi di kalangan santri. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi pondok, yang mengedepankan panca jiwa pondok sebagai landasan pembentukan karakter. Menurut pimpinan TMI, pendidikan multikultural dipandang sebagai komponen penting yang diterapkan secara struktural dan bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan pondok. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan multikultural di TMI Putra Al-Amien Prenduan telah dilaksanakan dengan baik dan efektif dalam membangun kesadaran akan pentingnya toleransi dan keberagaman.Kata kunci: Pendidikan Multikultural; Santri; Toleransi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KOMUNITAS ADAT TERPENCIL SEKO KABUPATEN LUWU UTARA)
Yahya, Muhammad;
Muhiddin, Amir;
Umar, Umar
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/pn72cn49
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemberdayaan masyarakat terpencil Seko di Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan tipe penelitian ini menggunakan tipe pendekatan deskriptif dengan jumlah informan 5 orang dipilih sesuai purposive sampling. Sumber data penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data itu dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analiasis data adalah verifikasi data, reduksi data serta penyajian data. Hasil penelitian menunjukan pemberdayaan masyarakat komunitas adat T\terpencil Seko Kabupaten Luwu Utara, sesuai indikator jadi tolak ukur yakni pendekatan dari bawah dari pihak Pemerintah Desa yaitu dengan mensosialisasikan. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berbasis pertanian mengunakan indikator pendekatan sosial, pertisipasi masyarakat dan keuntungan sosial dan ekonomi. Faktor pendukung pelaksanaan semua kegiatan tersebut dengan adanya komitmen serta kerja sama yang baik sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bersama di Desa Embonnatana Kabupaten Luwu Utara.Kata kunci: Pemberdayaan Masyarkat-Komunitas Adat-Masyarakat Seko
Pertumbuhan Keuangan Syariah di Asia Tenggara: Tantangan dan Peluang Untuk Indonesia
Hasan, Hurriah Ali
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/hc90qg57
Keuangan syariah telah memberikan pengaruh signifikan pada sistem keuangan global, dengan negara-negara GCC berada di garis depan perkembangannya. Artikel ini membahas mekanisme, tantangan, dan strategi yang digunakan di negara-negara GCC serta mengeksplorasi relevansi dan adaptabilitasnya dalam konteks ekonomi Indonesia. Artikel ini menyoroti elemen struktural, kerangka regulasi, dan instrumen keuangan yang mendorong keberhasilan keuangan syariah di GCC. Artikel ini juga mengusulkan inisiatif strategis untuk Indonesia, dengan menekankan pada pendidikan, penyempurnaan kebijakan, dan instrumen inovatif, untuk memperkuat posisinya di pasar keuangan syariah global.Kata Kunci: Keuangan Syariah, keuangan global, instrumen keuangan
HUKUM MENJAMAK SHOLAT BAGI PENGANTIN WANITA SAAT RESEPSI PERNIKAHAN
Hannang, Risnawati;
Ilmah, Nurul;
Jusmaliah, Jusmaliah
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/xqz3v879
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hukum menjamak shalat bagi pengantin wanita saat resepsi pernikahan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulitatif dengan studi literatur dimana peneliti mengumpulkan referensi dan fatwa ulama yang sesuai dengan judul penelitian tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Tidak diperbolehkan menggabungkan shalat Zhuhur dengan Ashar atau Maghrib dengan Isya' karena kesibukan pernikahan. Pernikahan bukanlah alasan untuk menunda shalat dari waktunya atau mendahu lukannya begitu pula dengan Kesibukan berdandan atau menyambut tamu dan kekhawatiran akan make-up yg akan rusak dan pakaian yang dikenakan saat resepsi pernikahan tidak termasuk alasan untuk menggabungkan shalat Pengantin wanita harus shalat setiap shalat pada waktunya, dengan syarat pakaian menutupi kulit dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh.Kata kunci: Shalat, Jamak, Pernikahan