cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PELUANG BERDASARKAN TAHAPAN POLYA Aini, Jumratul; Saputro, Marhadi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 15 No. 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i1.11417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi peluang berdasarkan tahapan polya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 16 Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik pengukuran dan teknik komunikasi langsung. Adapun teknik pengukuran dalam penelitian ini menggunakan tes berupa soal cerita dan untuk teknik komunikasi langsung melalui wawancara yang dilakukan setelah siswa mengerjakan soal. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa meliputi: kesalahan dalam membuat rencana, kesalahan dalam melaksanakan rencana dan kesalahan memeriksa kembali. Tahapan polya terdiri dari empat indikator yaitu: memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA PADA MATERI PECAHAN KELAS VII SMP Ramadhania, Sapella Suci; Saputro, Marhadi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 15 No. 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i1.11428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengkaji atau menampilkan hasil jawaban siswa pada materi pecahan terkait dengan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Pelaksanaan penelitian dilakukan di lingkungan rumah dengan pemilihan sampel secara acak yaitu 4 siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan instrumen pertanyaan yang terdiri dari 5 pertanyaan tentang uraian materi pecahan kemudian dilakukan wawancara. Analisis dilakukan terhadap jawaban siswa sesuai indikator pertanyaan instrumen. Kemudian hasil jawaban siswa tersebut dikategorikan menjadi kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemmapuan berpikir kritis tinggi memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis. Sedangkan siswa dengan kemampuan berpikir kritis sedang mampu memenuhi indikator awal, dan cukup pada indikator interprestasi, analisis, dan evaluasi. Sedangkan siswa dengan kemampuan berpikir rendah hanya mampu memenuhi indikator interprestasi, analisis dan evaluasi, namun belum mampu memenuhi indikator infrance dalam proses menarik kesimpulan tentang suatu masalah. 
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI PESERTA DIDIK BERDASARKAN PERBEDAAN JENIS PENGETAHUAN METAKOGNISI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Rahmah, Nadhila Alya; Edy, Sarwo; Khikmiyah, Fatimatul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 15 No. 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i1.11440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan numerasi peserta didik berdasarkan jenis pengetahuan metakognisi dengan mengacu pada indikator kemampuan numerasi dan disesuaikan dengan tahapan proses penyelesaian masalah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMAN 1 Cerme Gresik kelas X MIPA-5 dengan melibatkan tiga peserta didik sebagai subjek penelitian, yang masing-masing satu peserta didik mewakili jenis pengetahuan metakognisinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh tiga jenis pengetahuan, pada peserta didik yang mengacu pada tiga indikator kemampuan numerasi yakni : (I1) Kemampuan menganalsis informasi yang disajikan dalam berbagai bentuk yang meliputi : gambar, grafik, tabel, bagan, diagram; (I2) Kemampuan menggunakan simbol atau berbagai macam angka yang terkait dengan matematika dasarndalam mneyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari ; (I3) Kemampuan menafsirkan hasil analisis untuk mengambil keputusan yang tepat. Dengan ini peserta didik dengan jenis pengetahuan deklaratif mampu menguasai dua indikator I1 dan I3, namun kurang menguasai pada satu indikator I2; peserta didik dengan jenis pengetahuan prosedural mampu menguasai semua indikator kemampuan numerasi I1, I2, I3 ; peserta didik dengan jenis pengetahuan kondisional cukup mampu menguasai hanya satu indikator saja I1, sedangkan untuk kedua indikator tergolong tidak mampu menguasai I2, I3.
APPLICATION OF AN OPEN MATHEMATICAL PROBLEM-ORIENTED PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN INFLUENCING PROBLEM-SOLVING ABILITY AND MATHEMATICAL DISPOSITION Laksmiyeny, Desak Ayu Ike; Sariyasa, Sariyasa; Ardana, I Made
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.13032

Abstract

The improvement in students’ problem-solving ability and mathematical disposition is a highlight, especially in geometry transformation materials. This is because the learning model still uses conventional methods that emphasize students following and waiting for the direction of the teacher. This study aimed to analyze the effectiveness of problem-based learning models oriented toward open mathematical problems on the problem-solving ability and mathematical disposition of students in SMA Negeri 1 Susut. A pseudoexperimental study with a posttest-only control group design was conducted by comparing the provision of PBL and conventional learning models. The instruments used are tests and questionnaires. There are 5 items and 25 statements that meet the criteria of very high reliability. Data collection techniques in this study used test and questionnaire methods. The sample consisted of 60 students, 30 each as a control and an experiment. Data were collected using questionnaires and analyzed using MANOVA (p<0.05). The results indicate that the application of PBL models oriented towards open mathematical problems is significantly more effective than conventional learning models in improving students' problem-solving abilities and mathematical dispositions both partially and simultaneously. The application of this learning model has led to an increase in perseverance, interest, and curiosity, which are essential for problem-solving with teachers as facilitators
ANALISIS PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI PERSAMAAN GARIS (GRADIEN) DENGAN MEMECAHKAN SOAL BERBENTUK TEKS DAN GAMBAR Zulyatina, Riza Natania; Fadhilah, Allya Azizatul; Laila, Ibtisamah; Putri, Hikmah Irmadika
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 15 No. 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i2.13380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas 8B di SMPN 12 Bandung dalam materi persamaan garis dengan gradien, dengan fokus pada metode pemecahan soal dalam bentuk teks dan gambar. Penelitian kualitatif ini melibatkan observasi langsung terhadap siswa selama proses pembelajaran matematika pada tanggal 1 November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik (73-79%) mampu menjawab soal teks dan gambar dengan benar, namun terdapat variasi dalam tingkat keberhasilan antar siswa. Kelompok siswa P3 menunjukkan persentase keberhasilan yang lebih rendah (18-21%). Sebaliknya, sekitar 21-27% siswa mengalami kesulitan, terutama pada soal gambar, dengan kelompok P3 memiliki persentase kesalahan tertinggi (79-82%). Hasil pembahasan penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep persamaan garis dengan gradien dalam soal teks cenderung positif. Namun, sejumlah siswa menghadapi kesulitan, hal ini  disebabkan oleh kesalahan membaca, kurangnya pemahaman konsep, atau kesulitan dalam transformasi informasi teks ke representasi matematika. Pada soal gambar, meskipun menghasilkan bukti bahwa siswa memahami materi tersebut dengan cukup baik, tetap menunjukkan tingkat kesalahan yang cukup signifikan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berhasil menjawab dengan benar, menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep tersebut. Meskipun demikian, terdapat variasi dalam tingkat keberhasilan antar peserta didik, dengan beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan soal, terutama pada soal berbentuk teks.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, EXTENDING, REVIEW (CER) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Junaede, Harisma; Paronda, Naimah; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Aisyah, Aisyah; Nursyam, Aisyah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14014

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran Connecting, Extending, Review (CER) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode yang digunakan adalah quasi experiment desain nonequivalent control group desaign dengan populasi seluruh siswa kelas XI MIPA MA As’adiyah Mattirowalie Kabupaten Bone dan sampel terdiri dari kelas XI MIPA 1 dan kelas  XI MIPA 2 ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan yaitu tes soal kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktifitas siswa dan angket respons siswa. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan tahap pre-test dan post-test, baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata untuk hasil pre-test dan post-test kelas eksperimen adalah 40,68 dan 82,95. Sedangkan nilai rata-rata untuk hasil pre-test dan post-test kelas kontrol adalah 40,91 dan 72,50. Pengolahan data dianalisis menggunakan alat bantu SPSS dengan uji Mann-Whitney pada α (0,05) diperoleh nilai Asymp.sig (2-tailed) post-test < 0,05 yaitu sebesar 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Connecting, Extending. Review (CER) efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Selanjutnya diperoleh hasil uji effect size sebesar 1,12 yang artinya termasuk dalam kategori besar, rata-rata hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran sebesar 95,98% (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata hasil analisis aktivitas siswa sebesar 96,02% (Kategori Sangat Baik), serta persentase respons siswa terhadap model pembelajaran CER diperoleh hasil sebesar 82,09% (Kategori Sangat Efektif). Berdasakan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Connecting, Extending. Review (CER) efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI MIPA MA As’adiyah Mattirowalie Kabupaten Bone.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS WEBSITE DI SMP ISLAM KEPANJEN Kurniawan, Jimi; Yuwono, Timbul; Pranyata, Yuniar Ika Putri
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14194

Abstract

Siswa ketika belajar tentang konsep volume dari materi bangun ruang mengalami kesulitan membayangkan bangun ruang tersebut. Pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif dengan berbasis teknologi web dapat memfasilitasi pembelajaran bangun ruang sisi datar lebih luas dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran bangun ruang sisi datar berbasis website yang valid, praktis dan efektif, terhadap hasil belajar siswa. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa kelas VIII A SMP Islam Kepanjen. Pengumpulan data dengan menggunakan angket dan tes. Hasil validasi penelitian pengembangan ini mendapatkan penilaian dari ahli media 3,50, ahli materi 3,53 dan ahli pembelajaran 3,66 dengan kategori “valid “. Hasil validasi kepraktisan media pembelajaran pada lapangan terbatas dengan rata-rata 3,69 dan ujicoba lapangan luas rata-rata 3,69 termasuk dalam kategori “praktis”. Hasil media pembelajaran berdasarkan hasil penilaian angket uji coba lapangan terbatas berdasarkan keefektifan diperoleh rata-rata ketuntasan sebesar 80% dan ujicoba lapangan luas diperoleh 81 % termasuk dalam kategori “efektif ”.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS TINGGI DI SEKOLAH DASAR Diro, Azima; Saprin, Muhammad; Kodri, Syahrul; Susanti, Susanti; Yudewinarti, Yudewinarti; Herdiansyah, Herdiansyah; Larawati, Lusi; Sari, Wahyuni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14348

Abstract

Sekolah Dasar merupakan pendidikan tingkat pertama yang diatur oleh pemerintah. Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Salah satu mata pembelajaran yang diajarkan adalah matematika yang fungsinya tentu sangat banyak untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, namun peserta didik menganggap Pelajaran matematika sangat menyulitkan mereka. Penelitian ini menggunakan studi pustaka yang menerapkan strategi secara komperhensif, dengan melakukan penelusuran artikel pada database jurnal penelitian yang membahas terkait permasalahan dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa pada mata pelajaran matematika. Strategi dan metode yang efektif sangat diperlukan guna mengatasi kesulitan pembelajaran matematika pada siswa.
TINGKATAN MATH ANXIETY SISWA SMP BERDASARKAN GENDER Juniardi, Muhammad Aqil; Rahmi, Depriwana; Yuniati, Suci; Kurniati, Annisah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14425

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus utama untuk mengeksplorasi perbedaan tingkat math anxiety atau kecemasan dalam matematika siswa jenjang Pendidikan SMP berdasarkan jenis kelamin atau dikenal dengan gender. Metode deskriptif kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian, dengan mengambil 30 siswa yang berasal dari kelas IX sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penggunaan angket math anxiety yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data angket math anxiety siswa digunakan untuk menghitung tingkat kecemasan matematis siswa berdasarkan klasifikasi kategori math anxiety dan menggunakan uji independent sample t-test dalam menganalisis math anxiety berdasarkan gender. Hasil penelitian diperoleh dari 37% siswa mengalami tingkat math anxiety tinggi. Sedangkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa antara tingkat math anxiety siswa laki-laki dan perempuan menunjukkan tidak ada perbedaan atau perubahan yang signifikan melalui uji independent sample t-test dengan nilai t yaitu 1,032 dan nilai sig. 0,311 > 0,05. Penelitian ini dapat menjadi rekomendasi sebagai landasan pertimbangan dalam mengembangkan proses belajar mengajar yang efisien dan efektif sesuai dengan karakteristik siswa SMP/Sederajat.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI-5 SMA NEGERI 1 SEWON Rengganis, Erika Yudhi; Astuti, Dwi; Yulistryarini, Tiwi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon dengan menerapkan model problem based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon yang berjumlah 30 peserta didik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dengan satu pertemuan disetiap siklusnya dan dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret tahun 2024. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif kuantitatif dengan kriteria keberhasilan lebih dari 70% peserta didik mempunyai kemampuan numerasi dan kemandirian belajar minimal pada kategori tinggi berdasarkan hasil tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon. Peningkatan kemampuan numerasi peserta didik terlihat dari hasil tes yang menunjukkan 26,67% peserta didik memiliki kemampuan numerasi minimal tinggi pada pra tindakan, kemudian menjadi 83,33% peserta didik memiliki kemampuan numerasi minimal tinggi pada siklus ke-3. Sedangkan peningkatan kemandirian belajar peserta didik terlihat dari hasil angket yang menunjukkan 56,67% peserta didik memiliki kemandirian belajar minimal tinggi pada pra tindakan, menjadi 76,67% peserta didik memiliki kemandirian belajar minimal tinggi pada siklus ke-3. Berdasarkan peningkatan tersebut, kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik pada siklus ke-3 telah memenuhi kriteria berhasil penelitian yaitu lebih dari 70% peserta didik mempunyai kemampuan numerasi dan kemandirian belajar minimal pada kategori tinggi