cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 455 Documents
EFEKTIVITAS E-MODUL INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Viranikita; Azizah Jihadiah; Sumin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/w7xhpr66

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul elektronik interaktif dalam pembelajaran matematika serta kontribusinya terhadap peningkatan otonomi belajar siswa, berdasarkan publikasi ilmiah yang terbit antara tahun 2021 dan 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis (systematic review) yang mengikuti protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar (menggunakan perangkat lunak Publish or Perish) dan Scopus, yang menghasilkan 11 artikel relevan untuk dianalisis secara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif dan kualitatif yang disertai dengan pengindeksan referensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran elektronik interaktif berbasis platform digital (seperti Canva, Flip PDF, Live Worksheets, dan Scratch) sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan penalaran matematis siswa, terutama jika diintegrasikan dengan model pembelajaran aktif (seperti pendekatan berbasis masalah atau STEM). Selain itu, modul-modul ini berkontribusi signifikan terhadap pembelajaran mandiri (self-regulated learning) dengan mendukung tiga tahapan siklus Zimmerman (perencanaan/persiapan, pelaksanaan/tindakan, dan evaluasi diri) melalui penyediaan fitur akses fleksibel, pengujian, dan umpan balik otomatis. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan modul elektronik interaktif secara signifikan mampu mengatasi hambatan rendahnya otonomi siswa dan literasi matematika di Indonesia. Kunci utama untuk memaksimalkan pembelajaran mandiri dalam pendidikan matematika terletak pada penggabungan fitur interaktif dengan model pembelajaran yang tepat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA Rauzatul Faradisa; Usman; Dwi Fadhiliani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/msxdkm60

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemodelan matematika siswa melalui model Problem Based Learning berbantuan GeoGebra pada materi penerapan turunan fungsi. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah 31 siswa kelas XII-1 SMA Negeri 1 Trienggadeng yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemodelan matematika pada materi penerapan turunan fungsi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk untuk mengetahui distribusi data, dilanjutkan dengan paired sample t-test untuk menguji signifikansi peningkatan kemampuan pemodelan matematika siswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Problem Based Learning berbantuan GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan pemodelan matematika siswa pada materi penerapan turunan fungsi. Simpulan: Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Problem Based Learning berbantuan GeoGebra berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pemodelan matematika siswa pada materi penerapan turunan fungsi. Oleh karena itu, integrasi model Problem Based Learning dengan GeoGebra dapat dipertimbangkan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang mendukung pengembangan kemampuan pemodelan matematika siswa.
PENGGUNAAN TEORI SUDUT DAN UJI CHI-SQUARE DALAM MENGUKUR KEMIRIPAN KATA GENERASI Y, Z, DAN ALPHA Mochammad Idris; Rikha Syahda Salsabilla; Aprida Siska Lestia; Na'imah Hijriati; Saman Abdurrahman; Muhammad Aryo Pangestu; Syintia Amanda; Raudatul Jannah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6nn9tx50

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kemiripan penggunaan kata atau frasa dalam komunikasi sehari-hari pada Generasi Y, Generasi Z, dan Generasi Alpha serta menguji hubungan antara generasi dan tema percakapan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui wawancara terhadap 105 responden yang terdiri atas 35 responden Generasi Y, 44 Generasi Z, dan 26 Generasi Alpha. Data direpresentasikan dalam bentuk vektor dan matriks, kemudian dianalisis menggunakan teori sudut melalui pembentukan subruang dan proses Gram–Schmidt. Hubungan antara generasi dan tema percakapan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut antarrepresentasi generasi bernilai 90°, yang menunjukkan tidak adanya kemiripan geometris yang berarti. Uji Chi-Square juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada distribusi tema percakapan antargenerasi. Simpulan: Kedua metode menunjukkan hasil yang sejalan, yaitu pola komunikasi Generasi Y, Generasi Z, dan Generasi Alpha memiliki karakteristik yang berbeda sehingga tidak menunjukkan kemiripan yang berarti.
LEARNING CYCLE 5E DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Lilis Setianingsih; Maria Ulpah; Windy Yogiana; Vina Afiyati; Nuha Adibah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rj8sd969

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Learning Cycle 5E dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain kelompok kontrol dengan pretest dan posttest. Subjek penelitian terdiri atas 51 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Cilongok yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu 31 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan tahapan Engage, Explore, Explain, Elaborate, dan Evaluate, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis yang mencakup indikator memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali penyelesaian. Data dianalisis menggunakan N-Gain dan Independent Samples t-Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,771 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,468 dengan kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001).Simpulan: model Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami, merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi penyelesaian masalah.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL KWERITOP MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI BANGUN DATAR SISWA SMP Paskha Marini Thana; Rizqi Anugrah; Maria Fransina Veronica Ruslau
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pxak9477

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan permainan tradisional Kweritop melalui model Discovery Learning serta perkembangan pemahaman konsep bangun datar siswa SMP. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa kelas VII Sekolah Rakyat Menengah Pertama Terintegrasi 77 Merauke. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji inferensial, dan Normalized Gain (N-Gain). Hasil: Penerapan Kweritop melalui model Discovery Learning terlaksana dengan baik, dengan rata-rata keterlaksanaan sebesar 82,14% selama dua pertemuan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep geometri siswa sebelum dan sesudah pembelajaran, dengan peningkatan rata-rata sebesar 16,68 poin (p < 0,001). Rata-rata N-Gain sebesar 0,43 termasuk kategori sedang. Namun, seluruh siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70 pada posttest. Simpulan: Permainan tradisional Kweritop berpotensi dimanfaatkan sebagai konteks etnomatematika dan objek manipulatif dalam pembelajaran geometri melalui model Discovery Learning. Penerapannya perlu didukung oleh scaffolding yang sesuai dan pengelolaan waktu yang terstruktur agar siswa dapat menghubungkan pengalaman konkret dengan konsep geometri formal.