cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 440 Documents
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERMAKNA MELALUI KONTEKS CERITA DALAM OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Nabila Kuraini; Sharfina Luthfi; Naurah Izzati Syazwani; Kowiyah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/d87ed386

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembelajaran bermakna pada materi penjumlahan dan pengurangan di kelas rendah pada sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kesulitan yang dialami murid kelas 1 dalam memahami soal cerita matematika. Terutama pada soal operasi pengurangan yang menuntut kemampuan berpikir abstrak. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan guru kelas 1. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur dan dianalisis secara deskriptif. Hal tersebut bermanfaat untuk mengungkap pola pembelajaran, faktor pendukung dan penghambat serta strategi guru dalam membantu pemahaman murid. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berfokus pada penggunaan benda nyata serta permainan tradisional mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman murid. Murid lebih mudah memahami operasi penjumlahan dibandingkan pengurangan yang masih menjadi tantangan bagi sebagian anak. Guru pun membimbing secara individual dan bekerja sama dengan orangtua dalam memperkuat proses belajar di rumah. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika yang bermakna di kelas rendah dapat terwujud melalui kegiatan konkret, interaktif, dan kontekstual. Kegiatan-kegiatan tersebut sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak dan diperlukan dukungan kolaboratif antara guru dan orang tua.
EFEKTIVITAS MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Emiliana Saraswati; Meiliasari; Wardani Rahayu
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/c92ac836

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul pembelajaran matematika berbantuan teknologi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian pustaka sistematis atau Systematic Literature Review (SLR). Subjek penelitian melibatkan 10 artikel ilmiah terkait yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021 hingga 2026. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif terhadap konten artikel yang relevan dengan fokus kajian. Hasil: Hasil temuan menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis teknologi seperti video interaktif, Augmented Reality (AR), GeoGebra, Liveworksheet, Canva, dan Artificial Intelligence (AI) efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Integrasi teknologi dalam e-modul tersebut terbukti memberikan dampak positif, meliputi peningkatan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan soal menantang, pengoptimalan strategi pemecahan masalah, serta pembentukan pemahaman konsep yang lebih mendalam. Simpulan: Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa inovasi media digital interaktif berkontribusi penting dalam memperkuat kompetensi matematis siswa. Oleh karena itu, pendidik perlu mengintegrasikan teknologi dalam modul matematika sebagai strategi untuk membangun sikap positif dan meningkatkan kualitas hasil belajar matematika.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIS PADA MATERI SEGI EMPAT Ainul Marhamah Hasibuan; Nur Annisa; Salwa Jafira; Yuda Tri Ananda; Risky Ramadhan
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/06eb7z42

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa kelas rendah pada materi segi empat antara pendekatan Pembelajaran Matematika Realistis (PMR) dengan pembelajaran konvensional. Metode: Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar, yang terbagi dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan representasi matematis yang mencakup tiga indikator: representasi visual, simbolik, dan verbal pada materi segi empat (persegi dan persegi panjang). Data dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk melihat peningkatan kemampuan representasi matematis antara pretest dan posttest. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan pendekatan PMR memiliki peningkatan (N-Gain) kemampuan representasi matematis yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Simpulan: Penggunaan konteks nyata dan proses matematisasi dalam PMR efektif dalam memfasilitasi siswa untuk beralih antar representasi, yang merupakan inti dari kemampuan representasi matematis. Pendekatan PMR direkomendasikan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas rendah pada materi segi empat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMETIKA Sabila Amalya Rosida; Masrurotullaily
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wd5jnt45

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model Creative Problem Solving terhadap minat belajar siswa SMA. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain Quasi Experimental Design berupa Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Jember, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar siswa sebanyak 20 pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Independent Samples t-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan rata-rata (mean) skor posttest sebesar 82,68 pada kelas eksperimen dan 78,03 pada kelas kontrol. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan: Kesimpulannya yaitu model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar matematika siswa pada materi barisan dan deret aritmetika.
STUDI DESKRIPTIF TENTANG ANALISIS INDIKATOR BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA FASE C Tasyafa’a Arrizqiyah; Muhammad Rayhan Nouval Arrasy; Olivia Afkarina; Neni Mariana; Nurul Rafiqah Nasution
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/45cprn84

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa fase C sekolah dasar serta mengidentifikasi kesulitan siswa dalam memenuhi indikator berpikir kreatif matematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek 19 siswa kelas V dan VI SD. Instrumen berupa lima soal uraian terbuka berdasarkan indikator fluency, flexibility, elaboration, originality, serta kombinasi fluency dan flexibility. Data dikumpulkan melalui jawaban tertulis, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil: Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa bervariasi. Pada indikator fluency, sebagian besar siswa mampu menghasilkan jawaban yang logis dan benar, namun tingkat kelancaran berbeda antarsiswa. Pada flexibility, hanya siswa berkemampuan tinggi yang menggunakan berbagai pendekatan, sementara siswa berkemampuan sedang dan rendah terpaku pada satu strategi. Indikator elaboration menunjukkan bahwa banyak siswa kesulitan menjelaskan langkah penyelesaian secara sistematis. Originality menjadi tantangan terbesar; hanya sedikit siswa yang mampu menghasilkan soal cerita unik tanpa meniru contoh. Simpulan: Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa fase C masih terbatas dan belum merata, terutama pada indikator originality dan elaboration. Siswa memahami konsep dasar dan mampu memberikan jawaban benar, tetapi kemampuan mengembangkan ide secara beragam, terstruktur, dan inovatif perlu ditingkatkan. Pembelajaran matematika perlu dirancang dengan soal terbuka, pembiasaan menuliskan proses berpikir secara rinci, serta pemberian ruang diskusi dan kebebasan berpikir.
PENGEMBANGAN EVALUASI BERBASIS HOTS DENGAN MENGGUNAKAN QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN PROBLEM SOLVING SKILL DAN SELF EFFICACY SISWA Eka Firmansyah; Fina Samaro Ma&#039;mun; Gitta Maharani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/db26ak37

Abstract

Tujuan: Fokus riset diarahkan pada perancangan sekaligus pengujian kelayakan suatu perangkat penilaian matematika berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang dioperasikan melalui platform Quizizz. Selain menghasilkan produk evaluasi, kegiatan ini turut menelaah perubahan kemampuan problem solving serta self-efficacy peserta didik setelah penggunaan instrumen tersebut. Metode: Pendekatan yang diterapkan berbentuk R&D dengan kerangka kerja ADDIE. Pelaksanaannya melibatkan peserta didik kelas X TMI 4 dan X TMI 2 di SMK Bina Karya 1 Karawang. Perangkat pengumpulan data mencakup formulir penilaian pakar (bidang materi, media, serta konstruksi instrumen), seperangkat tes problem solving, dan kuesioner self-efficacy. Pengolahan data peningkatan kemampuan menggunakan uji Wilcoxon disertai perhitungan N-gain, sedangkan pengaruh perlakuan dihitung melalui indeks effect size. Hasil: Validasi memperoleh skor rerata 4,17 untuk aspek materi, 3,77 pada aspek media, dan 3,93 pada aspek instrumen, sehingga produk dinyatakan dapat digunakan. Hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig di bawah 0,05 yang menandakan adanya perubahan signifikan pada problem solving skill. Pada variabel self-efficacy, perolehan N-gain berada pada kategori sedang dengan rincian magnitude 0,36, strength 0,39, serta generality 0,33. Nilai effect size terhadap problem solving tercatat 0,62 dalam kategori sedang, sedangkan pada self-efficacy termasuk kategori tinggi. Simpulan: Keluaran riset berupa instrumen evaluasi matematika berbasis HOTS terintegrasi dengan Quizizz yang telah melewati tahap penelaahan ahli dan uji terbatas. Perangkat tersebut tersedia sebagai opsi penilaian yang mendukung penguatan keterampilan pemecahan masalah sekaligus memperbesar tingkat keyakinan diri peserta didik saat menghadapi tugas matematika.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Naeli Tamamah; Heni Pujiastuti; Ihsanudin Ihsanudin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/y93fqr30

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Metode: Studi ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti pedoman PRISMA dengan tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Data dikumpulkan dari basis data GARUDA, SINTA, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis melalui sintesis naratif dan analisis tematik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME terbukti meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP dengan tingkat efektivitas sedang hingga tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh effect size, N-Gain, dan hasil uji statistik yang signifikan. Efektivitas ini didukung oleh penggunaan konteks nyata, keterlibatan aktif siswa, dan pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu, kesiapan siswa, dan fasilitas pembelajaran. Simpulan: Studi ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat pentingnya pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika, serta implikasi praktis bagi guru untuk mengoptimalkan implementasi RME melalui perencanaan pembelajaran yang matang dan pemanfaatan media yang mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN MODEL RME BERBANTUAN MEDIA DATAPLAY TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Tri Iftitahur Rohmah; Lovika Ardana Riswari; Denni Agung Santoso
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zm1vf566

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media DATAPLAY dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa kelas III SD 3 Kandangmas. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis berupa soal uraian yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui tingkat peningkatan kemampuan siswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan model RME berbantuan media DATAPLAY, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,61 termasuk kategori sedang, sedangkan persentase efektivitas mencapai 60,69% yang tergolong cukup efektif. Simpulan: Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model RME berbantuan media DATAPLAY efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas III sekolah dasar. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis pada jenjang sekolah dasar.
HUBUNGAN MATH ANXIETY DAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ERA DIGITAL:  SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Bulan Ridasari; Dilasafira; Hestiani; Nurfadzilah; Ani; Herna
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4fek6p89

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara math anxiety dan self-regulated learning dalam pembelajaran matematika di era digital serta mengkaji peran teknologi dalam mempengaruhi kedua variabel tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review terhadap 35 artikel ilmiah yang diperoleh dari berbagai basis data akademik dalam rentang lima hingga sepuluh tahun terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui tahapan penelusuran dan seleksi artikel berdasarkan pedoman PRISMA, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa math anxiety memiliki hubungan negatif dengan self-regulated learning, di mana peningkatan tingkat math anxiety berkaitan dengan menurunnya kemampuan siswa dalam mengelola proses belajar secara mandiri. Selain itu, math anxiety berpengaruh terhadap aspek kognitif, metakognitif, dan motivasional siswa. Sebaliknya, self-regulated learning berperan dalam membantu siswa mengelola pembelajaran sekaligus mengurangi dampak negatif kecemasan. Simpulan: Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika memberikan peluang untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa, namun tidak secara langsung menurunkan tingkat math anxiety tanpa didukung strategi pembelajaran yang tepat. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memahami keterkaitan aspek afektif dan kognitif serta menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran matematika yang lebih adaptif dan berbasis teknologi.
EKSPLORASI PENGALAMAN MANAJERIAL GURU DALAM MENGELOLA QUESTIONING BERBASIS ASSASMENT FOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD Nabila Anastasya; Ayatullah Muhammadin Al Fath; Erwin Efendi Hutagalung
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/npw6bf43

Abstract

Tujuan: Menganalisis secara komprehensif pengalaman manajerial guru dalam mengelola kegiatan bertanya (questioning) berbasis Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran matematika di sekolah dasar, sebagai upaya mendorong pemahaman konsep yang mendalam dan keterlibatan aktif peserta didik. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi, penyaringan, dan analisis artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2026. Penelusuran literatur dilakukan melalui aplikasi Publish or Perish menggunakan kata kunci terkait questioning, AfL, dan pembelajaran matematika. Dari 50 artikel awal, setelah melalui proses seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta penilaian kualitas, 14 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Seleksi dilakukan secara independen oleh dua penulis dan perbedaan diselesaikan melalui diskusi. Hasil: Kajian menunjukkan bahwa kemampuan manajerial guru dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi questioning berbasis AfL berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memberikan umpan balik yang bermakna. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman guru, dominasi pertanyaan tertutup, keterbatasan waktu, dan budaya pembelajaran yang berorientasi pada guru. Simpulan: Diperlukan upaya berkelanjutan melalui pelatihan profesional dan dukungan sistem yang memadai untuk mengoptimalkan penerapan questioning berbasis AfL, sehingga pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi lebih efektif dan bermakna, baik secara teoretis dalam penguatan konsep AfL maupun secara praktis dalam pengelolaan pembelajaran di kelas.