cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Yayan Sofyan; Sumarni Sumarni; Mohamad Riyadi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.3 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v13i2.5832

Abstract

This study aims to describe the procedure for developing flat-sided geometry learning tools with the Project Based Learning model to improve students' mathematical problem solving abilities and to find out the validity of flat-sided geometry learning devices with Project Based Learning models to improve students' mathematical problem solving abilities. The tools developed in this research are Student Project Worksheets and evaluation tools using a project based learning model. The research on the development of this learning device uses the Research and Development (RnD) type of research. To produce these learning tools, development research refers to the Plomp development model which consists of three phases, namely the Preliminary Phase, the Development or Prototyping Phase, and the Assessment Phase. development research produces learning tools for flat-sided shapes with a project based learning model to improve students' mathematical problem solving abilities and produce valid learning tools with the results of validating learning tools in the form of LKPS getting an average result of 4,33 including in the very valid category and for learning tools in the form of an evaluation tool got an average result of 4.24 included in the very valid category
PENGARUH MEDIA ELEKTRONIK TV TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V Maryati Z; Junaedi Junaedi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2: Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.666 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v7i2.7215

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media elektronik TV terhadap hasil belajar IPS siswa. Penelitian dilaksanakan di sd aisyiyah muhammadiyah 3 makassar, dengan memilih 20 orang siswa sebagai sampel, sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner, dokumentasi, dan wawancara. Untuk menjelaskan karakteristik responden menggunakan analisis persentase, sedangkan untuk menjelaskan deskripsi penelitian yang berkaitan dengan hipotesis dianalisis dengan menggunakan analisis ; Korelasi Product Moment, Koefisien Determinasi, dan Uji signifikan test t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa media elektronik TV (X), berpengaruh signifikan tehadap hasil belajar IPS (Y) yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,44. Sedangkan untuk uji signifikan uji t diperoleh bahwa t hitung yang diperoleh adalah lebih besar dari ttabel (0,440,195), pada taraf signifikan 5%. Hasil analisis determinasi menunjukkan bahwa variabel media elektronik TV (X) berpengaruh sebesar 19,36% terhadap variabel hasil belajar IPS (Y), sedangkan selebihnya yaitu sebesar 80,64% adalah dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
DAMPAK PANDEMIK COVID-19 TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN ONLINE DI SMP NEGERI 1 BARUS UTARA Muhammad Syahril Harahap; Zulfadly Zulfadly; Elsa Putri Simatupang
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.574 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v13i1.5112

Abstract

The background of this research is Covid- 19 pandemic in world. Especially in Indonesia, Minister of Education issued a circular number 3 in 2020 concerning the change of offline learning to online. The approach of the research is descriptive qualitative. The informants are the parents and the students of SMP Negeri 1 Barus Utara. The data analysis used Miles and Huberman. The result of the research showed there are some impacts experienced by parents and students in learning online in Covid-19 pandemic period which included students are forced to be independently and study diligently, students get difficulty in understanding the topic, students are burdened with online learning, students know more about information and technology, students use more handphone, the parents  are able to see the development of the students when they are learning, there are extra work of the parents in accompanying the students when study, and there are extra cost to buy internet quota. It’s concluded learning online gives positive and negative impacts on parents and students of SMP Negeri 1 Barus Utara.
PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE MAPLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA Shindy Ekawati; Made Ristia Kartika
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.917 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i2.3518

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa program studi agroteknologi universitas cokroaminoto palopo dengan menerapkan pembelajaran blended learning berbantuan software maple. Satuan eksperimen pada penelitian ini adalah kelas 1D program studi agroteknologi universitas cokroaminoto palopo yang berjumlah 32 mahasiswa semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu penentuan sampel berdaskan pertimbangan tertentu. Pertimbangan peneliti dalam hal ini adalah mahasiswa dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang rendah. Instrumen yang digunakan adalah tes kemapuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Analisis yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa sebelum penerapan pembelajaran yaitu 52,94 dan skor kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa setelah penerapan pembelajaran yaitu 87,84, (2) kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa pada pembelajaran blended learning berbantuan software maple mengalami peningkatan (gain ternormalisasi), dan (3) pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa setelah penerapan pembelajaran blended learning berbantuan software maple.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN PEMBERIAN TUGAS BENTUK SUPERITEM Khaeruddin Khaeruddin; Rostina Megawati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2: Desember 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.755 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v4i2.7232

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika Siswa Kelas IXB SMPN 3 Mangarabombang Kabupaten Takalar melalui model pembelajaran langsung dengan pemberian tugas bentuk Superitem. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas IXB Tahun pelajaran 2011/ 2012 sebanyak 37 siswa yang terdiri dari 20 orang perempuan dan 17 orang laki- laki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  : (1) Skor rata- rata hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan yaitu 57, 00 dengan siswa yang tuntas belajar secara individu sebanyak 14 orang dengan ketuntasan klasikal 37, 83%. (2) Siklus I skor rata- rata siswa yaitu  58,24% dari skor ideal 100, dengan siswa yang tuntas belajar secara individu sebanyak 22 orang dengan ketuntasan klasikal 61,11%.(3) Siklus II skor rata- rata siswa yaitu 71,10 dari skor ideal 100, dengan siswa yang tuntas belajar secara individu 34 orang sedangkan ketuntasan klasikal 91,89%. Penerapan model pengajaran langsung dengan pemberian tugas bentuk Superitem dapat meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran materi Statistika. Hal ini diindikasikan dari terjadinya peningkatan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta secara kuantitatif terpenuhinya semua kriteria yang telah ditetapkan. Siswa menunjukkan respon positif terhadap penerapan model pengajaran langsung dengan pemberian tugas Superitem pada materi Statistika. Hal ini dilihat dari hasil angket siswa yang memberikan respon positif terhadap aspek- aspek yang ditanyakan. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar matematika Siswa Kelas IXB SMP Negeri 3 Mangarabombang Kab. Takalar, setelah dilakukan model pengajaran langsung dengan pemberian.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Purnamawati Purnamawati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1: Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.17 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v7i1.7206

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIa SMP Nasional Makassar pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012 dengan jumlah siswa 34 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan lembar observasi dan tes dalam bentuk uraian pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, secara kualitatif terjadi beberapa perubahan. siswa menunjukan  sikap antusias untuk mengikuti pelajaran, keberanian menyampaikan pendapat, tanggapan, bertanya mengenai materi yang belum dimengerti menjadi meningkat. Sedangkan secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa Kelas VIIa SMP Nasional Makassar yaitu dari kategori rendah dengan skor rata-rata 57,24 setelah pelaksanaan tindakan Siklus I menjadi kategori sedang dengan skor rata-rata 74,82 setelah pelaksanaan Siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran Kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa Kelas VIIa SMP Nasional Makassar dalam proses pembelajaran, maka hasil belajar matematika siswa dapat meningkat.
PENERAPAN STRATEGI MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA MATERI LINGKARAN Melisa Wantania; Wilda Syam Tonra
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.857 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v12i2.4371

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi keliling lingkaran setelah diterapkannya strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) dan bagaimana peningkatan hasil pretest dan posttest. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Ternate. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu Pedoman Acuan Patokan (PAP) berdasarkan kategori kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Kemudian data hasil tes dideskripsikan dengan membandingkan hasil pekerjaan siswa pada pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII setelah diterapkan strategi pembelajaran Mathematical Habits of Mind (MHM) diperoleh 15% kualifikasi baik sekali, 40% baik, 35% cukup, dan 10% kurang. Perbedaan hasil tes pada pretest dan posttest menunjukkan intrepretasi yang tinggi sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.Kata Kunci: Strategi Mathematical Habits of Mind; Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN ACCELERATED LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP HANDAYANI SUNGGUMINASA KAB. GOWA Ernawati Ernawati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1: Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.079 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3077

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui pendekatan Accelerated Learning pada siswa kelas VII SMP Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini mengacu pada empat aspek kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: ketuntasan belajar secara klasikal, aktivitas siswa, keterlaksanaan pembelajaran, dan respon siswa. Suatu pembelajaran dikatakan efektif jika paling sedikit tiga dari empat aspek tersebut terpenuhi, dengan syarat aspek ketuntasan belajar secara klasikal terpenuhi. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Shot Case Study, yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding  (kontrol) dan juga tanpa tes awal. Satuan eksperimen yang digunakan yaitu satu kelas yang dipilih secara random dengan tekhnik simple random sampling. Satuan eksperimen penelitian ini adalah siswa kelas VIIA­ sebanyak 22 siswa. Penelitian ini dilaksankan selama 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa dan keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Skor rata-rata tes hasil belajar matematika siswa adalah 75,32 dan berada pada kategori tinggi dengan standar deviasi 10,148 dimana skor terendah yang diperoleh adalah 55,00 dan skor tertinggi adalah 94,00 dari skor ideal 100,00. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa 22 siswa atau 86,36% mencapai KKM dan ini berarti bahwa ketuntasan secara klasikal tercapai. (2) Skor rata-rata diperoleh dari aktivitas siswa adalah 78,69%. (3) Skor rata-rata keterlaksanaan pembelajaran yaitu 3,61 dengan kategori sangat baik. (4) Angket respon siswa menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran melalui pendekatan Accelerated Learning adalah positif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan pendekatan Accelerated Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VIIA SMP Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT Awi Dassa; Irma Kadir
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1: Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.956 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v4i1.7222

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Bajeng Kabupaten Gowa setelah di ajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Bajeng Kabupaten Gowa sebanyak 40 orang yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi, tanggapan siswa, dan tes  hasil belajar dalam bentuk essay pada setiap akhir siklus sesuai materi yang diajarkan. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang dicapai adalah (1) skor rata-rata hasil belajar siklus I     sebesar 76,80 dari skor  ideal 100 dengan standar deviasi 20,37, (2)  skor rata-rata hasil belajar siklus II sebesar 88,60 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 11,14, (3) banyak siswa yang tuntas belajar pada siklus I adalah 31 orang (77,50%) dari 40 orang siswa, (4) banyak siswa yang tuntas belajar pada siklus II adalah 37 orang (92,50%) dari 40 orang siswa, (5) pada siklus I kehadiran siswa 95% meningkat menjadi 95,63% pada    siklus II, (6) yang serius menerima pelajaran dari siklus I ke siklus II yaitu 86,25%     menjadi 90,63% atau mengalami peningkatan 4,38%, (7) siswa yang belum memahami materi yang diajarkan pada saat proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II yaitu 10,63% menjadi 6,88% atau mengalami penurunan 3,75%. (8) keaktifan siswa mencari jawaban LKS meningkat dari 86,88% menjadi 89,38%  atau mengalami peningkatan sebesar2,5%. (9) Siswa yang meminta bimbingan dalam menyelesaikan LKS mengalami penurunan sebesar 7,5% yaitu dari 15,63% ke 8,13%. (10) siswa yang nomornya terpanggil atau berani dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap persentase kelompok mengalami peningkatan dari 16,25% ke 16,88%, atau sebesar 0,63%. (11) siswa yang berani mengajukan tanggapan terhadap persentase kelompok lain mengalami peningkatan dari 3,13% ke 6,25%, yaitu sebesar 3,12%. (12) siswa yang dapat menjawab pertanyaan/tanggapan dari kelompok lain dari 2,5% menjadi 3,75% atau mengalami             peningkatan sebesar 1,25%, (13) siswa yang melakukan kegiatan lain saat proses      pembelajaran berlangsung mengalami penurunan dari 8,75% menjadi 3,75% atau mengalami penurunan sebesar 5%. (14) siswa yang mengerjakan PR dari guru mengalami peningkatan dari 73,75% ke 93,75% atau mengalami peningkatan sebesar 20%.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DI TINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET Muhammad Rizal Usman; Andi Alim Syahri; Erni Ekafitria Bahar
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.082 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v13i2.7175

Abstract

This study aims to determine and describe mathematical problem solving abilities in terms of learning motivation on the material of class XI students at SMK Negeri 4 Gowa. This type of research is a qualitative research using a descriptive approach. Researchers chose 3 students from 30 students who were used as research subjects, these three students represented each of the three categories of learning motivation, namely high, medium, and low learning motivation. The instruments in this study were a learning motivation questionnaire, a problem-solving ability test, and an interview guide. Data collection techniques in the form of questionnaires, tests, and interviews. Data collection techniques in the form of questionnaires, tests, and interviews. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The results of the research on students' mathematical problem solving abilities based on Polya's steps that appeared at the time of the study: (1) students who had high learning motivation were able to meet the 4 indicators of problem solving ability according to Polya's steps (2) students who had moderate learning motivation were only able to meet 3 indicators of the 4 indicators of problem solving according to Polya's steps (3) students who have low learning motivation are only able to fulfill 2 of the 4 indicators of problem solving abilities according to Polya's steps. It was concluded that students with high and moderate learning motivation had good mathematical problem solving abilities, while students with low learning motivation had poor mathematical problem solving abilities.

Page 8 of 37 | Total Record : 366