Equilibrium: Jurnal Pendidikan
Equilibrium: Jurnal Pendidikan dengan ISSN Cetak: 2339-2401 dan ISSN Online: 2477-0221 merupakan jurnal peer-review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan sosiologi, merupakan jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk menyediakan forum untuk para peneliti, dosen, guru, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh dunia . Sedangkan ruang publikasi keseimbangan jurnal adalah pada bidang pendidikan, sosial, budaya; isu-isu terkini yang bersifat kontekstual sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan tesis/tesis/disertasi/hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain. Jurnal Ekuilibrium Pendidikan telah bekerjasama dengan ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) . Jurnal ekuilibrium diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun : januari, mei, september.
Articles
447 Documents
Pendidikan Berbasis Agama Islam Sebagai Katalisator Di Lingkungan Sosial Perkotaan
Abdul Aziz Muslimin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.326 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.495
Pendidikan Islam hendaknya dapat mewarnai kepribadian seserorang, sehingga agama benar-benar manjadi bagian dari pribadinya dikemudian hari. Agama harus dihayati benar dan digunakan sebagai pedoman hidup manusia, maka agama harus menjadi dasar dalam kepribadiannya. Pendidikan Islam harus menyentuh tiga institusi pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Jangan dikesankan bahwa tugas pendidikan hanya tugas guru di sekolah ataupun dosen di kampus, bahkan pendidikan keagamaan (tata cara shalat, mandi hadas besar, dan lain-lain) dikesankan tugas ustadz ataupun guru agama di sekolah/kampus. Orangtua harus senantiasa membentengi keluarga dengan pendidikan keagamaan dan jangan ragu untuk mem-back up anak-anaknya sekolah di lembaga pendidikan keagamaan seperti madrasah ataupun pesantren. Perkembangan/pembentukan kepribadian anak tidaklah terjadi dengan begitu saja, melainkan merupakan perpaduan (interaksi) antara faktor-faktor konstitusi biologi, psiko-edukatif, psiko-sosial dan spiritual. Anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik bilamana diasuh dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sehat dan bahagia. Keteladanan dalam pendidikan merupakan metode influentif yang paling meyakinkan keberhasilannya dalam menyiapkan dan membentuk anak pada moral, spiritual dan sosial. Realitas kehidupan di perkotaan sudah sangat terkontaminasi dengan pengaruh pragmatism dan hedonisme, sehingga dengan bekal Pendidikan Islam dari tiga lingkungan pendidikan dapat menjadi katalisator diri untuk berinteraksi dalam menyelami kehidupan sosial di perkotaan. Bahkan modernisasi sudah merasuki semua sendi-sendi kehidupan sosial manusia, sehingga terkesan dunia ini tanpa batas lagi, dan hanya dengan Pendidikan Agama Islam yang mejadi “pegangan” sehingga seseorang mampu membentengi diri atau terlibat jauh dengan kehidupan bebas di perkotaan. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Katalisator, Kehidupan Perkotaan.
Nilai dan Peranan Sosial Perempuan Bali Di Kota Baubau
Rosmawati Rosmawati
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.569 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v5i1.1184
Each family member has a role in a family unit, including wives who have a central role in domestic territory but also sometimes work in the public domain. Technique of data collection is done by using observation, interview, and documentation. Data analysis technique used in this research is using qualitative descriptive analysis. The results showed that culture and belief in religious teachings is one of the factors behind the formation of work ethic of Balinese women in living their lives. Activity work is based on the belief in Karmapala's law which is believed to be a form of karma from the results of good and bad deeds that bring a high adherence attitude to the planting of virtue values in every act that is born through sincere devotion and sacrifice. To that end, Balinese women always attach great importance to good relations in their every action, hard work, willing to work hard, to sacrifice to slave workers only to achieve a better life later through the process of rebirth (Rengkarnasi) as a measure of deeds of every deed.Keywords: Value, Role, Bali Women
Implikasi Pendidikan Nonformal Pada Remaja
Sulfasyah Sulfasyah;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.805 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.506
Pendidikan adalah hal yang utama didalam kehidupan era skarang ini.pendidikan dapat diperoleh melalui jalur pendidikan formal, informal dan nonformal. Taman pendidikn al-quran merupakan lembaga pendidikan nonformal yang ikut serta dalam memajukan dan mencerdaskan anak bangsa terutama remaja,baik pendidikan moral maupun agama.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui i) Perilaku sosial remaja ditaman pendidikan al-quran ii) Pengaruh dan faktor penyebab perilaku sosial remaja dalam masyarakat.penelitian yang dilakukan merupakan penelitian sosial budaya metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan cara memilih beberapa informan yang telah ditentukan oleh peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa taman pendidikan al-quran memiliki banyak pengaruh bagi remaja yaitu: i) remaja tidak hanya diajarkan membaca dan menulis al-quran tetapi dia juga diajarkan bagaimana berperilaku yang baik, sopan dalam berbicara serta menghargai orang yang lebih tua ii) adapun faktor penyebab perilaku sosial remaja yang ada di taman pendidikan al-quran adalah faktor internal (dari dalam diri remaja itu sendiri)seperti malas ikut mengaji serta kurangnya dorongan dan perhatian dari orang tua remaja,dan faktor eksternal (pengaruh dari luar atau lingkungan) yaitu adanya pengaruh dari teman sebayanya dan terkadang remaja bermasa bodoh dan malas pergi mengaji karena terpengaruh oleh teknologi yang semakin berkembang. maka dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja yang ikut di Taman Pendidikan Al-quran sangat dipengaruhi oleh dorongan orangtua dan didikan Kata Kunci: Taman Pendidikan Al-quran, Perilaku Sosial Remaja
Partisipasi Tokoh Masyarakat Dalam Memberikan Pendidikan Seks pada Anak
Nurdin Nurdin;
Hambali Hambali
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.019 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.444
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi tokoh masyarakat dalam memberikan pendidikan seks pada anak agar para remaja tidak terjerumus dalam seks bebas.Adapun subyek dalam penelitian ini yaitu 3 orang remaja, 3 orang tua para remaja, 3 masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalampenelitian ini adalah penelitian kualitatif dekriptif yaitu suatu prosedur penelitian yangmenghasilkan kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yangdiamati selama melakukan penelitian ini,.Dasar penelitian yang digunakanadalah studi kasus, dimana penelitian yang dilakukan secara intensif,terperinci dan mendalam terhadap objek penelitan guna menjawabpermasalahan dari peneliti. Sedangkan tipe penelitian adalah Purposive Sampling merupakan pemilihan siapa subjek yang ada dalam posisi terbaik untuk memberikan informasi yang dibutuhkan tentang partisipasi tokoh masyarakat dalam memberikan pendidikan seks pada anak di kelurahan Lette kota Makassar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi tokoh masyarakat terhadap remaja yang baik dan benar dalam meminimalisir tindakan penyimpangan seks bebas dalam kehidupan remaja yaitu d butuhkan peran orang tua serta partisipasi tokoh masyarakat dalam memerangi seks bebas dalam kehidupan remaja.Remaja dapat mematuhi aturan dalam keluarga, masyarakat dan memilih teman bergaul agar terhindar dalam pergaulan bebas .Dengan adanya partisipasi tokoh masyarakat yang baik dan benar remaja dapat terhindar dari seks bebas. Kata Kunci : Sosialisasi, Remaja, Seks Bebas.
Nilai Sosial Ekonomi Sutera pada Masyarakat Pakkana Kabupaten Wajo
Andi Nursida
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.909 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v5i1.968
The purpose of this study is to determine the socio-economic impact of the existence of silk weaving and professional composition in the community Pakkana Tanasitolo District Wajo District. The type of research uses qualitative research with data collection techniques using observation, interview and documentation. Data analysis techniques use qualitative decriptive with data reduction stages, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that (i) the impact of social values as everyday clothing and custom systems, as symbolic and distinctive identity for the Bugis community stratification system. (ii) Impact of economic value to supplement family income. The composition of Profession consists of farmers 17.92%, civil servants 1.43%, weaving traders 0.86%, weaving businessman 0.75%, weavers 17.13%, police or army 0.35%, driver 1.51% and others 66.16%.Keywords: Social Economics, Profession Composition
Peranan Polisi Sektor Kajuara dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja
Nursalam Nursalam;
Muhammad Akhir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.74 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i1.490
Masalah utama dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dan bagaimana upaya Polsek Kecamatan Kajuara dalam menanggulangi kenakalan remaja.nPenelitian ini adalah jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dalam bentuk analisis yuridis sosiologis. Metode penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. kualitatif deskriftif, meliputi rangkaian kegiatan yang sistematik untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja di Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone yaitu faktor Biologis, Psikogenis, Sosiogenis, dan Subkultural (2) Peranan Polisi Sektor Kajuara dalam menanggulangi kenakalan remaja yaitu dengan pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat agar dapat membimbing dan menasehati para remaja agar menghindari perbuatan yang melawan hukum; Melakukan patroli rutin untuk meminimalisir terbukanya kesempatan remaja berperilaku menyimpang, selain itu juga melakukan rasia minuman beralkohol, obat-obat terlarang, senjata tajam, dan barang-barang lainnya yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di tempat-tempat tertentu; Melakukan penegakkan hukum dengan melaksanakan proses hukum pada remaja-remaja yang melakukan kejahatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kata kunci : Peranan, Penanggulangan, Kenakalan Remaja.
Dinamika Sosial Terhadap Rencana Pembangunan Bandara di Desa Tonggurambang Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur
Suwardi A Kadir;
Nurlina Subair;
Asis Muslimin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.985 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v7i1.2606
Reaksi masyarakat terhadap adanya pembangunan Bandar meningkatkan laju perekonomian, pembangunan sebenarnya merupakan suatu proses perubahan yang direncanakan dan dikehendaki, setidaknya pembangunan pada umumnya merupakan kehendak masyarakat dan keputusan yang diambil oleh pemimpin, disinilah perlu pemerintah terkait mengadakaan sosialisasi pembangunan bandara terutama masalah sertifikasi lahan sehingga pada saat pelaksanaannya tidak terjadi reaaksi pro dan kontra antara maasyarakat dan pemerintah. Dinamika sosial terhadap pembangunan bandara sangat signifikan berpengaruh dalam hal pembangunan bandara di Desa Tonggurambang yang menjadi lokasi Bandara. keberadaan Bandara juga memberikan pengaruh terhadap perubahan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya di desa Tonggurambang yang mengalami perubahan mata pencaharian penduduk karena akibat terjadinya perubahan fungsi lahan yang selama ini hanya berupa lahan pertanian atau perkebunan menjadi lahan bangunan bandara serta terbatasnya sumber daya manusia.
Fenomena Calo Liar
Syahribulan Syahribulan;
Sitti Fatima Tolla;
Muh Rizal
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (90.004 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v6i1.1798
Wild brokers or commonly known as car agents are jobs that offer services to passengers to be transported to a car that aims at the passenger area. The purpose of this study was (i) to know the motivating factors for someone working as a wild broker, especially brokers in the power terminal of the city of Makassar. (ii) This study also aims to determine the impact that is generated by the presence of brokers at the Makassar City Power Terminal. This study used descriptive qualitative method. Target in the research of all brokers inside and outside the terminal, passengers, terminal officers and car drivers. The sample chosen was 4 brokers, 4 terminal officers, 3 passengers and 4 car drivers. Sampling in this study was taken by using interview techniques. The results of the study showed that the difficulties in getting a job, urbanization factors, and economic factors became the basis for someone working as a broker. with the presence of brokers at the Makassar city power terminal it turned out to provide a loss to the passengers, car drivers and terminal officers.Keywords: Brokers, Terminals, Social Deviations.
Rekonstruksi Sosial Ekonomi (Studi Bumdes Sebagai Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima)
Irdansyah Irdansyah;
Eliza Meiyani
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.012 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v6i2.2593
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha Bumdes dikalangan masyarakat Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima,Untuk mengetahui Rekonstruksi Sosial Ekonomi dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Desa Sangiang Kabupaten Bima. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang pemberdayaan masyarakat lewat bumdes dan kondisi perekonomian masyarakat nelayan. Informan ditentukan secara purposive sampling berdasarkan karakteristik informan yang telah ditetapkan yaitu pengurus BUMDes, pemerintah desa, serta masyarkat nelayan desa sangiang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan yaitu reduksi data, panyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu.Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini dari aspek Pemanfaatan : Bumdes Dalam pemanfaatan Usaha BUMDES pada masyarakat nelayan Di Desa Sangiang belum membuahkan hasil dan menyentuh nelayan dan belum pernah mendapatkan atau merasakan manfaat dari BUMDES itu sendiri bahkan unit-unit usaha yang dibuat oleh pengurus bumdes BUMDES Sangiang telah gagal dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Sementara dari aspek Rekonstruksi Sosial Ekonomi : Rekonstruksi yang berarti membangun atau pengembalian kembali sesuatu berdasarkan kejadian semula, dimana dalam rekonstruksi tersebut terkandung nilai-nilai primer yang harus tetap ada dalam aktifitas membangun kembali sesuatu sesuai dengan kondisi semula harus dilakukan agar kemudian terjadi perubahan dalam aspek ekonomi maupun social masyarakat nelayan.
Solidaritas Sosial Sepuluh Pilar UKM Universitas Muhammadiah Makassar
Andi Asrul;
Nurdin Nurdin;
Syahban Nur
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.008 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v7i2.2658
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus yang bertujuan (i) untuk mendeskripsikan kegiatan dan pola solidaritas mahasiswa diantara 10 Pilar UKM Unismuh Makassar Adapun populasi penelitian adalah anggota dari 10 pilar UKM Unismuh Makassar dan pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling dengan memilih 2 orang dari masing-masing UKM Unismuh Makassar. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, partisipasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data perifikasi dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data meliputi uji trianggulasi yakni trigulansi sumber, trigulansi teknik dan trigulansi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial di kalangan anggota 10 Pilar UKM Unismuh Makassar adalah (i) berbentuk solidaritas sosial organik-mekanik (ii) Faktor-faktor ini mangalahkan faktor kesamaan sebagai anggota 10 Pilar UKM Unismuh Makassar sebagai dasar dalam membangun solidaritas sosial di kalangan Anggota 10 Pilar UKM Unismuh Makassar. Nilai kekeluargaan yang melekat pada diri anggota 10 Pilar UKM Unismuh Makassar dapat menjalin hubungan sosial dengan anggota yang lainnya.