cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
VARIASI BAHASA REMAJA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Dimas Pratama; Neli Faoziyah; Agung Siswanto; Hikmawaty Hikmawaty
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.5455

Abstract

Dalam melakukan interaksi dengan masyarakat tentu dibutuhkan adanya bahasa, bahasa dapat bersifat sangat penting bagi manusia karena dapat menghubungkan suatu interaksi sosial antara satu dengan lainnya. Untuk mendeskripsikan variasi bahasa yang dilakukan oleh remaja dalam penggunaan media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang menganalisis penelitian berupa kata-kata. Dimana data-datanya diperoleh, penyalinan data survei, pengambilan sampel, dianalisis, dideskripsikan, dan diklasifikasikan berdasarkan hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan adanya 119 responden dengan 50 temuan variasi bahasa yang diklasifikasikan dalam tingkat bahasa. Dari variasi bahasa yang diteliti, dapat disimpulkan bahwa variasi bahasa adalah suatu bentuk perubahan atupun penambahan bahasa yang dijadikan sebagai bahasa yang khas, salah satunya adalah remaja yang menggunakan variasi bahasa dalam penggunaan media sosial Instagram. Dalam penelitian ini terdapa 5 pertanyaan yang diajukan peneliti kepada responden, jika disimpulkan jawaban para responden tertarik menggunakan variasi bahasa seperti dalam tabel 1. Dalam penelitian ini juga didapat 50 variasi bahasa yang digunakan para remaja dalam media sosial Instagram, antara lain: 7 singkatan yang berasal dari bahasa Inggris,18 berupa bahasa Inggris tanpa singkatan, 21 berupa bahasa yang sering dijumpai di tongkrongan, 4 berupa umpatan.
Pengaruh Penggunaan Model Contextual Theaching And Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Iklan Ira Gusti Putri Dwinanda Ira
JURNAL KONFIKS Vol 8, No 2 (2021): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v8i2.5061

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah siswa belum terampil dalam menulis teks iklan. Kurangnya minat siswa dalam menulis teks iklan, siswa kurang memahami struktur yang ada dalam teks iklan. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks Iklan siswa sebelum dan sesudah menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Laeraning (CTL) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif sesudah menggunakan metode sesudah. Desain penelitian ini adalah One Group Postets Pretest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sijunjung. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII 1 yang berjumlah 25 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor kemampuan menulis teks Iklan sebelum dan sesudah menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Laeraning (CTL) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sijunjung. Penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, kemampuan menulis teks iklan   siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sijunjung sebelum menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata hitung 71,81 dengan kualifikasi lebih dari cukup (LdC). Kedua, kemampuan menulis teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sijunjung sesudah menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) diperoleh nilai rata-rata 77,52 dengan kualifikasi Baik (B). Ketiga, berdasarkan hasil pengujian yang membuktikan bahwa t hitung dari t tabel yaitu 6,67  1,71. Hal ini menunjukkan bahwa model Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat mempengaruhi kemampuan siswa di dalam menulis teks Iklan.
FUNGSI PENGGUNAAN BAHASA ALAY DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK Pelangi Citra Wafara
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.5474

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai fungsi penggunaan bahasa alay dalam media sosial facebook berdasarkan fungsi bahasa menurut Roman Jakobson dengan mengidentifikasi melalui bentuk bahasa alay. Bentuk bahasa alay yang digunakan pada penelitian ini, diantaranya penghilangan vokal, penambahan vokal, penanggalan vokal dan konsonan, penghilangan konsonan, penambahan konsonan, dan simbol dan angka sebagai pengganti huruf. Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui serta menganalisis fungsi bahasa yang terkandung dalam bahasa alay pada media sosial facebook. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik simak melalui status dan komentar di media sosial facebook. Pada hasil penelitian ini terdapat fungsi emotif dan fungsi puitik yang dominan muncul karena rata-rata pengguna facebook menuangkan gagasan dan perasaannya melalui status dan komentar, sehingga fungsi fatik dan konatif jarang ditemukan pada media sosial facebook.
INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KREATIVITAS BERPUISI DI TENGAH PANDEMI Siti Nur Azizah; Rianto Rianto
JURNAL KONFIKS Vol 8, No 2 (2021): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v8i2.5523

Abstract

During a pandemic situation that is still hitting, the role of social media is very influential on the development of literature in Indonesia. With the advancement of technology, literature is not only found in spoken or written form in books, but also in digital form with the Instagram timeline (veranda) social media. This study aims to explain the strategic role of Instagram in the creative process of poetry during a pandemic. This study uses descriptive qualitative methods and data collection techniques by way of screenshots on the researcher's device. The data sources are taken from two Instagram accounts that are concerned with the development of poetry, namely the Wikipuisi and Kongsipuisi accounts. The results showed that the two accounts greatly influenced the existence of poetry on Instagram with the number of followers reaching 12,400 and 274,000, respectively. In addition, Instagram is also a means for famous poets to re-publish their works and an arena for the creativity of new writers who want to display their work.
GAMBARAN PENGUNGSI PASCA KEMERDEKAAN PADA NASKAH DRAMA MEGA-MEGA DAN NASKAH DRAMA GERBONG (STUDI SASTRA BANDINGAN) Santi Aulia
JURNAL KONFIKS Vol 8, No 2 (2021): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v8i2.5014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang kondisi sosial pada keadaan ekonomi para pengungsi pasca kemerdekaan dalam naskah drama bertema revolusi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah naskah drama yang berjudul Mega-mega karya Arifin C Noer dan naskah drama Gerbong karya Agam Wispi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi sastra yang fokus pada kondisi sosial pada keadaan ekonomi pengungsi pasca kemerdekaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hasil penelitian yang dipaparkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kondisi sosial pada keadaan ekonomi yang dialami para pengungsi pasca kemerdekaan pada naskah drama Mega-mega dan naskah drama Gerbong.
DISORGANISASI KELUARGA DALAM NOVEL SUARA HATI KARYA MELA SUKMAWATI: SEMIOTIKA PIERCE Moulia Mahyu; Nurlaksana Eko Rusminto; Munaris Munaris
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.8026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ikon, indeks, dan simbol berdasarkan pendekatan semiotika Pierce yang terdapat dalam novel Suara Hati karya Mela Sukmawati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data berupa kutipan dalam novel dan sumber data berupa novel Suara Hati karya Mela Sukmawati. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Penelitian ini menggunakan tiga tahap teknik analisis data antara lain (1) mereduksi data; (2) menyajikan data; (3) penarikan simpulan dan verifikasi data. Penelitian ini menghasilkan: (1) Ikon menunjukkan hubungan yang bersifat mirip yang ditunjukkan oleh restoran sebagai representamen dari tempat, ikon bulan sebagai representamen dari latar waktu malam hari, dan ikon kampus sebagai representamen dari tempat; (2) Indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat yang terjadi antara keluarga Zi dan keluarga Bi Aini; (3) Simbol menunjukkan kesepakatan (konvensi) dalam permasalahan keluarga Zi dan keluarga Bi Aini yang menyimbolkan bahwa perjodohan sebagai penanda menjodohkan, simbol bill sebagai penanda tagihan, simbol map biru sebagai penanda berkas laporan ayahnya Zi, simbol saksi bisu sebagai penanda saksi suatu kejadian atau peristiwa, simbol map merah sebagai penanda surat warisan nenek Arta, simbol sahabat-sahabat kecilnya sebagai penanda benda langit, dan simbol mentari pagi sebagai penanda matahari.
Interferensi Morfologi Bahasa Jawa ke dalam Bahasa Indonesia pada Karangan Siswa Atika Rizki Khoirun Nisa; Aninditya Sri Nugraheni
JURNAL KONFIKS Vol 8, No 2 (2021): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v8i2.4519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan terjadinya proses morfologi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonenesia dalam karangan siswa SD Negeri 2 Wirosari kelas V dan faktor penyebab terjadinya interferensi morfologi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek penelitian berupa karangan siswa yang memiliki bahasa kesatu bahasa Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis karangan siswa. Instrumen atau alat peneliti yang digunakan yaitu peneliti sendiri. Hasil penelitian ini adalah terjadinya interferensi morfolgi pada karangan siswa dan faktor-faktor penyebabnya. Interferensi morfologi tersebut meliputi prefiks, sufiks, dan konfiks. Faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi morfologi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia siswa adalah siswa lebih dominan menggunakan bahasa Jawa daripada bahasa Indonesia untuk komunikasi sehari-hari.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS OBSERVASI MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA BLOGGER Rahma Amelia; lutfi syauki faznur
JURNAL KONFIKS Vol 8, No 2 (2021): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v8i2.5686

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan keterampilan menulis teks observasi kelas X berbantuan media blogger sebagai alat bantu media daring. Penelitian ini dilakukan pada masa pandemi Covid-19 yang menerapkan pembelajaran jarak jauh (daring) pada kelas X SMA Nusantara Plus . Desain pada penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menggunakan rumus rata-rata yaitu terjadi peningkatan pada setiap siklusnya. Berdasarkan pra siklus diperoleh hasil dengan nilai rata-rata 44, siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 74 tetapi belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal, dilanjutkan siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 84. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mind mapping berbantuan media blogger dapat meningkatkan keterampilan menulis teks observasi peserta didik kelas X SMA Nusantara Plus.
ANALISIS APPRAISAL DALAM TEKS BERITA AKSI UNJUK RASA PADA MEDIA DARING Andi Mulia; Mahmudah Mahmudah; Mayong Mayong
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 1 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i1.8088

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan (1) sikap bahasa yang digunakan pada media daring dalam berita aksi unjuk rasa tataran linguistik sistemik fungsional, (2) pemosisian (engagement) bahasa yang digunakan pada media daring dalam berita aksi unjuk rasa tataran linguistik sistemik fungsional, (3) garduasi (graduation) bahasa yang digunakan pada media daring dalam berita aksi unjuk rasa tataran linguistik sistemik fungsional, serta (4) mengetahui relevansi kajian appraisal di perguruan tinggi. Data dalam penelitian ini yakni berupa kata, frasa dan klausa yang bermuatan mengenai aksi unjuk rasa dengan model analisis appraisal. Adapun sumber data, yaitu media daring Detik, Kompas, dan Tribunnews pada pemberitaan aksi unjuk rasa, serta beberapa buku dan jurnal yang mendukung penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah Teknik dokumentasi, teknik pustaka, teknik baca simak, dan teknik catat. Data yang telah dikumpulkan dianalis dengan teknik yaitu menggunakan model analisis appraisal Martin White (2005) yang terdiri dari aspek sikap (attitude), pemosisian (engagement), dan graduasi (graduation). Hasil penelitian pertama bentuk apprasial sikap yang terdapat pada pemberitaan aksi unjuk rasa dalam media daring detik, kompas, dan tribunnews terdiri dari afek, penghakiman/penilaian(judgment), apresiasi. Kedua bentuk apprasial pemosisian yang terdapat pada pemberitaan aksi unjuk rasa dalam media daring detik, kompas, dan tribunnews terdapat bentuk monoglosik dan heteroglosik. Ketiga bentuk apprasial graduasi yang terdapat pada pemberitaan aksi unjuk rasa dalam media daring detik, kompas, dan tribunnews terdapat bentuk focus dan force. Serta keempat penelitian ini, memiliki relevansi dengan program magang jurnalistik di perguruan tinggi.
SIKAP BAHASA SANTRI: SUATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Yanti Sariasih; Linda Eka Pradita; Jendriadi Jendriadi; Dedi Febriyanto
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 2 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i2.9231

Abstract

Pondok Pesantren Darussaadah Bandar Lampung merupakan salah satu pondok pesantren yang memiliki santri dari berbagai latar belakang suku dan bahasa. Setidaknya terdapat empat bahasa yang digunakan oleh para santri dalam komunikasi sehari-hari, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Jawa Banten. Beberapa santri juga menguasai bahasa Inggris dan bahasa Arab. Kondisi kebahasaan yang demikian memungkinkan adanya sikap bahasa berbeda antara bahasa pertama dengan bahasa kedua. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap bahasa santri terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah ditinjau dari tiga aspek, kognisi, afeksi, dan konasi. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Subjek Penelitian adalah santri Pondok Pesantren Darussaadah Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri Pondok Pesantren Darussaadah Bandar Lampung memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Hal ini dapat dilihat melalui pemerolehan skor rata-rata setiap aspek sikap bahasa. Pemerolehan skor rata-rata sikap bahasa santri terhadap bahasa Indonesia ditinjau dari aspek kognisi adalah sebesar 2,99 yang berarti masuk kategori baik, dari aspek afeksi diperoleh skor rata-rata 2,98, sedangkan dari aspek Konasi diperoleh skor rata-rata 3,28 yang juga masuk dalam kategori baik. Adapun pemerolehan skor rata-rata sikap bahasa santri terhadap bahasa daerah, ditinjau dari aspek kognisi adalah sebesar 2,57, masuk dalam kategori baik, dari aspek afeksi diperoleh skor rata-rata 2, 93, masuk dalam kategori baik, sedangkan dari aspek konasi diperoleh skor rata-rata 2,81, masuk dalam kategori baik.