cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
PENGARUH METODE PROYEK PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN Rakha Kinasih Septiyenni; Desi Sukenti
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 1 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i1.11224

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia menuntut siswa untuk mampu menulis karya sastra, baik berupa tulisan ilmiah maupun non ilmiah seperti cerpen. Ternyata masih banyak siswa yang tidak mampu menulis cerpen. Salah satu model yang dapat diterapkan untuk mengatasi hal ini adalah model pembelajaran proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh metode proyek terhadap hasil belajar menulis cerpen siswa SMPN 26 Pekanbaru tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 26 Pekanbaru yang berjumlah 30 siswa. Sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan proyek berpengaruh terhadap kemampuan menulis siswa, hal ini terlihat dengan diperolehnya nilai rata-rata hasil kemampuan menulis cerpen siswa sebesar 85,28 dengan kategori tinggi, dan diperoleh nilai korelasi sebesar 0,21 yang artinya pengaruh proyek terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks cerpen adalah 21%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan metode proyek akan membuat siswa tertarik mengikuti pelajaran karena sesuai dengan karakteristiknya.
KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM @JOKOWI ‘RUANG CAKAP DIGITAL’ Rezki Dwi Salsabil; Rika Ningsih
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 1 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i1.10770

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Katadata Insight Center (KIC) dengan tema “Indeks Literasi Digital Indonesia”, survei tersebut melaporkan bahwa pilar etika digital (digital Etchics) pada indeks literasi digital tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan indeks literasi digital tahun 2020. Pilar etika digital (digital Etchics) pada indeks literasi digital tahun 2020 berada pada skor 3,72, sementara pada tahun 2021 mendapat skor 3,53. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar Instagram @jokowi postingan “Ruang Cakap Digital” merujuk pada skala kesantunan Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, dokumentasi, Teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisis data Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi, Bungin sebagai berikut: Identifikasi, Coding, Klasifikasi, Analisis, dan Deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar Instagram @jokowi diukur dengan skala kesantunan Leech lebih dominan tidak santun. Sementara skala kesantunan yang paling banyak dirujuk yaitu ketidaklangsungan dengan total hasil analisis sebanyak 80. Sedangkan skala kesantunan paling sedkit dirujuk yaitu jarak sosial dengan total hasil analisis sebanyak 13.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM KOLOM KOMENTAR INSTAGRAM May Helda; Fatmawati Fatmawati
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 1 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i1.10835

Abstract

Riset ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengguna Instagram yang menggunggah berita-berita menarik yang mengundang pengguna Instagram lain untuk berkomentar. Peneliti tertarik untuk meneliti hal tersebut karena penggunaan bahasa sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan maksud-maksud tertentu. Teori yang digunakan dalam riset ini yaitu teoeri tindak tutur ekspresif yang dikemukkan oleh Searle. Metodologi penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode analisis isi digunakan dalam penelitian ini. Kolom komentar Instagram @pkucity dengan judul "Jokowi Naikkan Pertalite menjadi Rp10.000, Pertamax Rp14.500/L" menjadi sumber data utama penelitian untuk semua perilaku bahasa yang memenuhi syarat sebagai tuturan ekspresif. Seluruh tuturan yang tergolong tindak tutur ekspresif merupakan data riset. Teknik pengambilan data yang digunakan dalan penelitian ini yaitu: teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analsis data riset ini terbagi empat yaitu, pengkodean, klasifikasi data dan mencari hubungan, dan draf laporan. Hasil penelitian ini adalah fungsi tuturan ekspresif yang ditemukan ada lima yakni, (1) fungsi tuturam ekspresif menyalahkan, (2) fungsi tuturam ekspresif mengucapkan selamat, (3) fungsi tuturam ekspresif memuji, (4) fungsi tuturan ekspresif terima kasih, dan (5) fungsi tuturan ekspresif belasungkawa. Kesimpulan penelitian ini adalah tuturan yang paling banyak digunakan oleh penutur dalam kolom komentar Instagram @pkucity adalah fungsi tuturan ekspresif menyalahkan. Hal tersebut karena banyak masyarakat yang merasa dirugikan dengan kebijakan pemerintah dalam menaikan harga BBM.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM SYAIR LAGU “SAOHAGOLO INA DAN FAOMASI NAGU” KARYA CONSTANT GIAWA Dernius Hura; Eliyunus Waruwu
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 1 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i1.10622

Abstract

Pendidikan merupakan suatu usaha untuk mengajarkan nilai, pengetahuan dan menjadikan peserta didik lebih terampil dalam mengembangkan dirinya, dan menjadikan diri sebagai peserta didik yang memiliki karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menemukan nilai-nilai pendidikan karakter dalam syair lagu “Saohagölö Ina dan Fa’omasiu Nagu” karya Constant Giawa. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah syair lagu “Saohagölö Ina dan Fa’omasiu Nagu” karya Constant Giawa, sedangkan objek penelitiannya adalah isi syair lagu yang memuat nilai-nilai pendidikan karakter. Data dikumpulkan dengan cara mendengarkan, memahami dan menerjemahkan, mengelompokkan dan menganalisis kemudian mencatat kembali nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam syair lagu “Saohagölö Ina dan Fa’omasiu Nagu” karya Constant Giawa. Sedangkan instrumen penelitian adalah peneliti sendiri (Human instrument) teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dalam syair lagu “Saohagölö Ina” terdapat (5) lima nilai-nilai pendidikan karakter didalamnya sebagai berikut: jujur, kerja keras, mandiri, cinta damai, tanggung jawab. Sedangkan dalam syair lagu “Fa’omasiu Nagu” terdapat enam nilai pendidikan karakter antara lain: religius, jujur, kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, tanggung jawab Secara tidak langsung dalam syair lagu tersebut dapat memberikan pembelajaran dan didikan di kalangan masyarakat maupun lingkungan pendidikan, dari hasil peneliti ini disarankan dapat bermanfaat bagi pembaca dan peneliti selanjutnya.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MERINDU CAHAYA DE AMSTEL KARYA ARUMI EKOWATI: PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Ananda Lestari; Irwan Baadilla
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 1 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i1.10900

Abstract

Sastra erat kaitannya dengan aktivitas manusia, sebab pada dasarnya karya sastra merupakan cerminan dari aktivitas manusia itu sendiri. Dalam karya sastra, kepribadian dalam psikologi Islam merupakan telaah terhadap kepribadian individu yang bersumber pada kesatuan sistem hati, daya pikir, dan hasrat yang mengakibatkan tingkah laku tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian tokoh utama dalam novel Merindu Cahaya de Amstel karya Arumi Ekowati yang akan ditelaah dalam kajian perspektif psikologi Islam dan dapat dijadikan sebagai sumber kajian sastra di SMA. Metode penelitian ini adalah kualitatif yang menekankan pada karya sastra dan mengambil pendekatan psikologi untuk mengetahui kepribadian tokoh utama yang terdiri dari unsur-unsur tipologi kepribadian dalam Islam. Cuplikan teks dari kutipan yang membahas kepribadian dalam psikologi Islam dijadikan sebagai sumber data. Penelitian ini mencakup sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan dan hasil analisis yang dilakukan terhadap novel ini, diketahui bahwa novel Merindu Cahaya de Amstel mengandung bentuk-bentuk tipologi kepribadian dalam Islam melalui tingkah laku dari tokoh utama. Bentuk-bentuk tipologi kepribadian tersebut meliputi: kepribadian ammarah, kepribadian lawwamah, dan kepribadian Muthma’innah. Temuan dan kesimpulan penelitian ini terkait implikasi pembelajaran sastra di SMA, dapat menambah pemahaman siswa tentang ajaran Islam yang dibuat pengarang dalam novel terkait tipologi kepribadian dalam Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
REPRESENTASI IDEOLOGI SOSIAL DALAM CERITA PENDEK MAJALAH HORISON TAHUN 1998 Hasbi, Nur; Siswanto, Wahyudi; Sulistyorini, Dwi
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.10596

Abstract

Representasi ideologi sosial dalam karya sastra adalah aspirasi pengarang yang tidak terlepas dari pengaruh lingkungan sosial dan selanjutnya dapat digunakan oleh pembaca untuk mengontrol gerak dan arah kegiatan dalam hidup bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horisontahun 1998. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Representasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 terbagi menjadi empat yaitu (1) representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan rasional instrumental. Berdasarkan hasil penelitian, tindakan rasional instrumental yang ditampilkan dalam (a) kehidupan bermasyarakat (b) kehidupan keluarga (c) kehidupan beragama. (2) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horisontahun 1998 melalui tindakan nilai rasional yang ditunjukkan dalam (a) bekerja (b) mengambil keputusan dan (c) pendidikan. (3) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan afektif yang ditunjukkan dalam (a) rumah tangga dan (b) lingkungan masyarakat. (4) Representasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998 melalui tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap (a) anak (b) orang tua dan (c) masyarakat.
FENOMENA ANOMALI SOSIAL DALAM NOVEL YUNI KARYA ADE UBAIDIL Firdausa, Mediati; Mahyu, Moulia
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.9358

Abstract

Yuni merupakan sebuah novel yang merefleksikan beragam anomali sosial yang bersinggungan dengan kehidupan di tengah masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena anomali sosial yang berkaitan dengan dinamika sosial  dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil (terbit pada awal tahun 2022). Dinamika sosial berkaitan dengan pergeseran dan perubahan nilai-nilai yang terjadi di dalam lingkup masyarakattertentu.  Pendekatandalam penelitian iniialah deskriptif kualitatif. Data yang diamati dalam penelitian ini adalah setiap kalimat yang ada di dalam novel Yuni karya Ade Ubaidil. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan objek kajian dinamika sosial, yakni perubahan sosial, pengendalian sosial, penyimpangan sosial, dan mobilitas sosial. Teknik yang dilakukan dalam analisis data penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Data-data yang ditemukan diproses lagi melalui tiga tahap, yaitu tahap reduksi, tahap penyajian data, dan tahap penarikan simpulan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan lima belas data yang menggambarkan dinamika sosial dalam novel tersebut. Data-data tersebut menunjukan perubahan sosial, penyimpangan sosial, pengendalian sosial, dan mobilitas sosial. Perubahan sosial berjumlah 9 data, penyimpangan sosial berjumlah 4 data, mobilitas sosial berjumlah 1 data, dan pengendalian sosial 1 data. Data yang telah ditemukan tersebuttidak hanya berkaitan dengan tokoh utama, Yuni. Akan tetapi berkaitan pula dengan tokoh pendukung lain, misalnya Pak Damar (penyimpangan sosial), Tika (perubahan sosial), Orang Tua Yuni (mobilitas sosial), Petinggi Daerah Yuni (pengendalian sosial).
KONSERVASI BAHASA BANJAR SEBAGAI USAHA PELESTARIAN BAHASA DAERAH DI KALIMANTAN SELATAN Kamariah, Kamariah; Hamidah, Jamiatul; Krismanti, Ninuk
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.13118

Abstract

Bahasa Banjar merupakan bahasa daerah Kalimantan Selatan. Banyak pemerhati bahasa di Kalimantan Selatan mengatakan bahwa Bahasa Banjar mulai mengalami pergeseran bahasa. Pergeseran tersebut terjadi karena adanya hegomoni bahasa lain seperti Bahasa Indonesia dan bahkan bahasa asing. Untuk mencegah pergeseran bahasa tersebut maka diperlukan konservasi terhadap Bahasa Banjar. Tujuan dilaksanakannya konservasi adalah agar kelestarian Bahasa Banjar sebagai bahasa ibu di Kalimantan Selatan tetap terjaga. Artikel ini membahas mengenai faktor penyebab pergeseran Bahasa Banjar dan konservasi yang dilakukan untuk pelestarian Bahasa Banjar. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengkajian maka faktor-faktor yang menyebabkan Bahasa Banjar mengalami pergeseran adalah adanya faktor kurangnya kesadaran penutur, pengajaran bahasa dari orang tua, kawin campur, media dan remaja yang kurang mengetahui Bahasa Banjar. Untuk menghindari pergeseran tersebut diperlukanlah konservasi bahasa. Bentuk konservasi Bahasa Banjar yang dapat dilakukan berupa, melakukan kajian mengenai Bahasa Banjar, mengangkat Bahasa Banjar sebagai media berekspresi, melaksanakan kegiatan-kegiatan Ilmiah, dan menggiatkan kembali Sastra Banjar. Dengan dilaksanakannya konservasi maka diharapkan Bahasa Banjar tetap eksis dan bertahan sebagai bahasa daerah di Kalimantan Selatan.
ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM LITERASI MEMBACA SISWA DI SD DAREL HIKMAH Perdana, Putri Mayang; Mukhlis, Muhammad
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.13907

Abstract

AKM merupakan suatu cara untuk mengukur dan menilai pencapaian pada kemampuan membaca peserta didik di seluruh Indonesia dan membandingkan nya dengan standar internasional. AKM dapat juga membantu siswa meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membangun rancangan pembelajaran di dalam porses belajar dalam kelas. Hal ini juga sangat berkontribusi dalam meningkatkan kemajuan pendidikan di indonesia. Dalam peneilitan ini penulis menggunakan metode kualitatif dan penulis juga menelaah mengunakan metode studi kasus. Kenapa penulis menggunakan metode studi kasus ? karena studi kasus juga bertujuan untuk mengkaji dan  mengungkap bagaimana kemampuan literasi peserta didik  dengan meneliti situasi dan menelaah kondisi di SD Darel Hikmah pekanbaru. Hasil dari penelitian ini ada tiga level kognitif yaitu 25% peserta didik dapat menentukan informasi 25% peseta didik dan memiliki pemahaman sebesar 20 peserta didik tidak mampu dalam mengevaluasi atau menelaah soal AKM literasi membaca. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengerjaan soal AKM literasi membaca. Penelitian ini memberikan gambaran tentang kemampuan literasi membaca peserta didik dan dapat digunakan untuk bahan evaluasi meningkatkan kualitas belajar - mengajar
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN DONGENG FUTURISTIK KARYA ARLEEN A. Mangera, Elisabet; Demiroglu, Sevgi
JURNAL KONFIKS Vol 10, No 2 (2023): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v10i2.13121

Abstract

Kumpulan dongeng futuristik merupakan media yang menawarkan pengalaman membaca yang unik, dengan memadukan unsur fiksi ilmiah dan perkembangan teknologi masa depan dalam cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kumpulan dongeng futuristik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teks kumpulan dongeng futuristik yang dipilih dengan fokus penelitian pada nilai pendidikan karakter dalam dongeng futuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan dongeng futuristik mampu menyampaikan nilai-nilai karakter seperti ketekunan, kreativitas, toleransi, kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi dalam konteks masa depan yang terus berubah. Kisah-kisah ini sering kali mengeksplorasi tantangan moral yang relevan dengan perkembangan teknologi dan sains. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dongeng futuristik dapat menjadi alat yang efektif dalam pendidikan karakter, karena memungkinkan pembaca untuk merefleksikan implikasi moral dari kemajuan teknologi dan situasi masa depan yang belum terjadi. Penelitian ini mempunyai implikasi penting dalam pengembangan literasi karakter dalam pendidikan, serta dalam memahami peran kreativitas dan imajinasi dalam pembentukan nilai-nilai karakter. Kumpulan dongeng futuristik dapat menjadi sumber inspirasi pendidikan karakter yang lebih relevan dengan tantangan masa depan. Pembaca dapat belajar dari pengalaman para tokoh dalam cerita untuk mengembangkan sikap dan keterampilan tokoh yang dibutuhkan dalam menghadapi dunia yang semakin kompleks. Melalui dongeng futuristik dapat membawa anak-anak untuk mampu berpikir kritis tentang kehidupan di masa mendatang.