cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS" : 8 Documents clear
PERAN FAKTOR LINGKUNGAN DALAM OPTIMALISASI BUDIDAYA Kappaphycus alvarezii Andriani, Yuli; Pratama, Rusky I.; Aisyah, Aisyah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.16508

Abstract

Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan karena  kemudahan dalam produksi dan pengolahan pascapanen serta perannya sebagai sumber utama kappakaraginan yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak digunakan dalam berbagai industri. Untuk mendukung  keberlanjutan produksi, diperlukan budidaya yang memperhatikan faktor lingkungan, seperti nutrisi air,  kecerahan, aliran air, suhu, dan salinitas, yang saling berinteraksi memengaruhi fotosintesis, metabolisme,  dan keseimbangan fisiologis rumput laut. Salinitas optimal (30–35 ppt) dan suhu ideal (28°C) terbukti penting  dalam mendukung pertumbuhan maksimum, sementara metode budidaya seperti keramba jaring apung dan  rakit apung memberikan hasil produksi yang lebih baik dibandingkan metode lainnya. Artikel ini membahas  karakteristik biologis K. alvarezii, mulai dari morfologi hingga habitat idealnya, serta mengulas berbagai  perlakuan budidaya untuk jenis-jenis rumput laut lain yang memberikan wawasan tentang strategi optimal  dalam meningkatkan hasil dan kualitas K. alvarezii. Temuan ini menjadi dasar pengembangan budidaya yang  efisien dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap  ekosistem alami.
STUDI LITERATUR: PENGARUH PARAMETER OSEANOGRAFI TERHADAP KELIMPAHAN IKAN PELAGIS Pratama, Gilar Budi; Baihaqi, Faqih; Aisyah, Aisyah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.16539

Abstract

Ikan pelagis hidup di lapisan tengah hingga permukaan laut dan bermigrasi dalam kelompok untuk mencari habitat optimal. Migrasi mereka dipengaruhi oleh parameter oseanografi seperti salinitas, arus laut, konsentrasi klorofil-a, dan suhu permukaan laut (SPL),. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara parameter oseanografi dan kelimpahan ikan pelagis melalui studi literatur. Data oseanografi berbasis satelit, seperti MODIS, dapat memberikan informasi penting untuk memprediksi zona potensial penangkapan ikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SPL dan klorofil-a berperan penting dalam mendukung produktivitas perikanan. Konsentrasi klorofil-a tinggi mencerminkan produktivitas primer yang mendukung rantai makanan ikan pelagis. Selain itu, salinitas dan arus berkontribusi pada distribusi plankton sebagai sumber makanan utama. Pemahaman dinamika oseanografi membantu meningkatkan efisiensi penangkapan dan mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan informasi bagi pemerintah dan nelayan dalam menentukan kebijakan dan strategi penangkapan yang lebih efektif.
SUBTITUSI PAKAN DENGAN RUMPUT LAUT CAULERPA SP. TERFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN BANDENG (Chanos chanos) Darmawati, Darmawati; Salam, Nur Insana; Akmaluddin, Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17452

Abstract

Rumput laut Caulerpa sp merupakan salah satu jenis rumput laut yang dapat digunakan sebagai subtitusi bahan baku pakan ikan karena memiliki nutrien yang cukup lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan yang disubtitusi rumput laut Caulerpa sp. terfermentasi Lactobacillus sp terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Tepung Caulerpa sp. terfermentasi 10%/kg pakan), perlakuan C (Tepung Caulerpa sp. terfermentasi 20%/kg pakan), perlakuan D (Tepung Caulerpa sp. terfermentasi 30%/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung Caulerpa sp terfermentasi Lactobacillus sp dalam pakan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0.05), terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian (LPH), dan FCR, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0.05) terhadap sintasan ikan bandeng. Dengan pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, diperoleh hasil tertinggi pada perlakuan C sebanyak 3,86 g dan 1,51%/hari, dan nilai FCR terbaik didapatkan pada perlakuan C sebesar 0,34%. Kondisi kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan bandeng (Chanos chanos). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung Caulerpa sp terfermentasi Lactobacillus sp pada pakan mempengaruhi nilai pertumbuhan mutlak (GR), laju pertumbuhan harian (LPH), kelangsungan hidup (SGR), dan Rasio konversi pakan (FCR) ikan bandeng (Chanos chanos).
KOMPOSISI NUTRISI BERBAGAI JENIS RUMPUT LAUT Caulerpa sp. DI KEPULAUAN SPERMONDE Wajdia, Wajdia; Darmawati, Darmawati; Soadiq, Syawaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komposisi Nutrisi Rumput Laut Caulerpa Lentilifera, Caulerpa Racemosa, Caulerpa Toxifolia, Hasil Penelitian ini di harapkan dapat memberikan informasi bagi masyarakat luas agar bisa di gunakan sebagai bahan pangan bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini mengunakan analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah salah satu penelitian yang di gunakan untuk membandingkan kompisisi nutrisi dari masing-masing jenis rumput laut Caulerpa sp. Adapun yang di uji pada penelitian ini adalah kadar air, kadar protein, kadar lemak kasar, kadar serat kasar, BETN, kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C. Racemosa meiliki Kadar air 18,00%, Protein kasar 13,10%, Lemak kasar 3,06%, Serat kasar 7,41%, BETN 24,83%, Abu 51,60%. dan C. toxifolia memiliki Kadar air 21,54%Protein kasar 14,89%, Lemak kasar 6,90%, Serat kasar 7,25%, BETN 40,11%, Abu 30,85%, Sedangkan CLentilifera memiliki Kadar air 19,58%, Protein kasar 14,47%, Lemak kasar 1,38%, Serat kasar 2,88%, BETN 16,44%, Abu 64,83%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analisis proksimak ketiga jenis Caulerpa sp memiliki kandungan bebeda-beda dan yang paling bagus komposisi nutrisinya C. Toxifolia karena memiliki kandungan nutrisi kadar air 21,54%, kadar protein 14,89%, Kadar lemak 6,90%, dan BETN (bahan ekstrak tanpa nitrogen) 40,11%.
ANALISIS KUALITAS AIR PADA LOKASI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI TANJUNG MERDEKA KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Beqi, Yessi Refina; Sambu, Abdul Haris; Salam, Nur Insana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17455

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup ikan. Ikan membutuhkan air dengan kondisi yang baik agar dapat hidup sehat dan tumbuh secara optimal sehingga dapat meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan. Kegiatan budidaya keramba jaring apung sangat bergantung pada kualitas perairan. Perairan sungai tanjung merdeka kota makassar berpotensi untuk mengembangkan kegiatan budidaya keramba jaring apung. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kualitas perairan secara fisik, kimia dan biologi di sungai tanjung merdeka kota makassar. Parameter kualitas air di analisis secara in situ maupun di laboratorium. Kelayakan ini berdasarkan hasil analisis terhadap beberapa parameter yaitu suhu, TSS, pH, DO, NO2, BOD, COD, Ammonia, Phospat, NO3 Dan Plankton. Nilai perairan sungai tanjung merdeka kota makassar tergolong normal untuk kesuburan suatu perairan dan masih baik untuk kehidupan berbagai biota.
PENGARUH PEMBERIAN SINBIOTIK RICA-3 DAN BIO-MOS PADA Artemia sp. UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVA UDANG VANAME Islami, Fikrul; Hamsah, Hamsah; Agusanty, Harnita
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17464

Abstract

Aplikasi sinbiotik (kombinasi Probiotik dan Prebiotik) merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup larva udang vaname, serta menghasilkan benih udang yang berkualitas dengan tingkat pertumbuhan yang baik dan memiliki daya tahan terhadap penyakit (specific pathogen resistance) sehingga pada saat benih udang ditebar di tambak pembesaran, telah memiliki respons pertumbuhan dan sistem imun yang lebih baik untuk menghadapi berbagai serangan patogen yang terdapat pada kondisi lapang di tambak. Penelitian ini menggunakan Rencangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun yang diuji adalah perlakuan A tanpa perlakuan sinbiotik (kontrol), Perlakuan B (10 mg/l probiotik, 6 mg/l prebiotik), Perlakuan C (14 mg/l probiotik, 12 mg/l prebiotik), Perlakuan D (18 mg/l probiotik, 18 mg/l prebiotik). Masing-masing pelakuan diberi pakan Artemia sp. yang telah dikayakan sinbiotik dengan dosis berbeda, Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penambahan sinbiotik Rica-3 dan Bio-mos pada Artemia sp. menunjukkan hasil yang berbeda nyata (p<0.05) setiap dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan berat, panjang, namun belum berbeda nyata pada sintasan larva udang vaname. Hasil terbaik pertumbuhan diperoleh pada perlakuan D (18 mg/l probiotik, 18 mg/l prebiotik).
SINTASAN DAN TOTAL BAKTERI LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIBERI Mannan-Oligosakarida (MOS) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA MELALUI Artemia sp. Hayati, Nur; Hamsah, Hamsah; Darmawati, Darmawati
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian MOS (Mannanoligosakarida) melalui artemia terhadap sintasan udang vaname. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam upaya meningkatkan produksi udang vannamei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2019 di BPBAP Takalar Desa Mappakalompo, Kec. Galesong Selatan, Kab. Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, alat dan bahan yang digunakan Akuarium yang berukuran 30×60×30 cm3 refraktometer, pengukur suhu dan Do, aerator, ember, seser, timbangan elektrik, alat sipon, alat tulis, mikropipet, pipet tetes, Artemia pakan alami, udang dan air payau dan laut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan 1 (6 gram), perlakuan 2 (12 gram), perlakuan 3 (18 gram) perlakuaan 4 (24 gram). Peubah yang diamati dari hasil penelitian menunjukan bahwa sintasan dan total bakteri pada larva udang vaname yang diberi probiotik berbeda nyata (P<0,05) dibanding dengan perlakuan lain dan kontrol. Menunjukan hasil terbaik pada perlakuan 18 mg dengan sintasan (93.00±1.00%), Jumlah total bakteri pada perlakuan 18 mg (5.70 x 109 CFU/0.1g larva) lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya dan kontrol.
METODE MASKULINISASI BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MELALUI PERENDAMAN DALAM AIR KELAPA Syawal, Muhammad Awal; Andika, Putra; Laitupa, Iis Noviyanti; Ramdiyah, Aisyah; Fina, Fina; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 2 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i2.17466

Abstract

Bagi manusia, ikan merupakan salah satu sumber gizi yang sangat penting. Ikan telah dikonsumsi oleh manusia selama berabad-abad. Salah satu komoditas terpenting di Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Karena nilai gizi dan nilai ekonomisnya yang tinggi, ikan nila semakin digemari dan seiring dengan meningkatnya usaha budidaya, kebutuhan akan benih dan ikan untuk konsumsi manusia pun meningkat. Salah satu bioteknologi akuakultur yang telah banyak dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas akuakultur, khususnya ikan, adalah pembalikan jenis kelamin. Ikan betina dapat berdiferensiasi menjadi ikan jantan melalui pembalikan jenis kelamin melalui maskulinisasi; ikan nila jantan sering kali tumbuh lebih cepat daripada ikan betina. Salah satu zat pengganti yang kini dianggap ampuh untuk perawatan maksimalisasi ikan adalah air kelapa. Air kelapa mengandung 312 mg/100g mineral penting, termasuk kalium. Karena udara kelapa mengandung banyak kalium, kolesterol dalam jaringan tubuh larva akan berubah menjadi pregnenolon, yang digunakan kelenjar adrenal untuk membuat hormon steroid. Steroid membantu produksi hormon androgen, khususnya testosteron, yang mendorong proses maskulinisasi atau pertumbuhan alat kelamin jantan. Agar air kelapa berfungsi sebaik mungkin selama proses maskulinisasi, metode perendaman juga memungkinkannya berdifusi ke dalam tubuh ikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8