cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
PENGARUH PEMBERIAN VITERNA DENGAN DOSIS BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH IKAN NILA (Oreocromis niloticus) Riza Fadilah; Darmawati Darmawati; Nur Insana Salam
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 9, No 2 (2020): Octopus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i2.7074

Abstract

Pakan merupakan komponen penentu dalam budidaya sehingga perlu dioptimalkan penggunaannya, salah satunya dengan penambahan suplemen viterna yang dapat membantu pencernaan makanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian viterna dengan dosis berbeda pada pakan terhadap pertumbuhan, FCR dan sintasan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut yaitu penambahan viterna 15 ml/kg pakan, 20 ml/kg pakan, 25 ml/kg pakan, dan tanpa penambahan viterna (kontrol). Penambahan viterna pada pakan komersil (PF1000) dilakukan dengan metode spray sesuai dosis  perlakuan, lalu dikering anginkan pada suhu ruang selama ± 10 menit. Ikan nila yang digunakan adalah benih umur 25 hari dengan panjang berkisar 4-5 cm dan dipelihara dalam waskom plastik dengan padat tebar 30 ekor/wadah (2 ekor/L). Pemberian pakan uji sebanyak 5% dari bobot tubuh dengan frekuensi 3 kali sehari (08.00, 13.00, dan 18.00 wita) selama 30 hari pemeliharaan. Parameter utama yang diukur yaitu laju pertumbuhan spesifik, FCR dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan penambahan viterna pada pakan memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik, food convertion ratio (FCR), dan sintasan benih ikan nila. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan C (penambahan viterna sebanyak 20 ml/kg pakan) yaitu laju pertumbuhan spesifik sebesar 1,63% per hari, FCR sebesar 1,15, dan sintasan sebesar 94,66%.
PENGARUH PROBIOTIK EM4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN UDANG GALAH (Macrobachium rosenbergii) PADA WADAH TERKONTROL Abdul Malik; Rahmi Rahmi; Andi Nugrayadi
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 9, No 2 (2020): Octopus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i2.7070

Abstract

Probiotik mampu meningkatkan pertumbuhan dan status kesehatan organisme budidaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM4 terhadap pertumbuhan dan sintasan udang galah yang dipelihara pada wadah terkontrol. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan, yaitu pemberian EM4 masing-masing sebanyak 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, dan tanpa penggunann probiotik (kontrol). Parameter uji meliputi pertumbuhan mutlak, sintasan, dan kualitas air (suhu, pH, DO) yang masing-masing diukur diakhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik EM4 mampu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan udang galah. Pertumbuhan dan sintasan terbaik diperoleh pada pemberian EM4 sebanyak 15 ppm, yaitu pertumbuhan mutlak sebesar 2,68 g dan sintasan sebesar 100%.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PENAMBAHAN MANNANOLIGOSAKARIDA (MOS) TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Hamsah Hamsah; Darmawati Darmawati; Siti Nurhijrah
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 9, No 2 (2020): Octopus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i2.7071

Abstract

Mannanoligosakarida (MOS) merupakan prebiotik yang mampu memacu pertumbuhan mikroflora yang menguntungkan pada saluran cerna sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan organisme. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian pakan dengan penambahan MOS terhadap kinerja pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, yaitu penambahan MOS pada pakan komersil masing-masing 1%, 1,5%, 2%, dan kontrol (tanpa penambahan MOS). Pemeliharaan udang uji menggunakan waring berukuran 60x90x100 cm yang diletakkan dalam tambak dengan tinggi air ± 80 cm dengan kepadatan udang uji 60 ekor/waring.  Pemeliharaan dan pemberian pakan dilakukan selama 60 hari dengan frekuensi pemberian pakan 4 kali sehari (pukul 05:00, 11:00, 17:00, dan 23:00 wita). Parameter uji meliputi specific growth rate (SGR), pertumbuhan mutlak, aktivitas enzim pencernaan, food convertion ratio (FCR) dan kualitas air sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan penambahan MOS mampu menghasilkan SGR, pertumbuhan mutlak, aktivitas enzim pencernaan, dan food convertion ratio (FCR) yang lebih baik dibandingkan kontrol. Penambahan MOS sebanyak 1% relatif lebih baik dibanding perlakuan lainnya (1,5% dan 2%).
PERFORMA CAIRAN FERMENTASI DAUN MANGROVE Sonneratia alba DENGAN PENGENCERAN BERBEDA UNTUK PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii Samsu Adi Rahman; Frederik Dony Sangkia; Admi Athirah; Chrisoetanto P Pattirane
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7542

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan penggunaan pengenceran cairan fermentasi daun mangrove Sonneratia alba yang berbeda untuk pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Bulagi II, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai. Organisme uji yang digunakan dalam penelitian adalah rumput laut dari jenis K. alvarezii. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu kontrol, A (1 L cairan fermentasi /100 L air laut), B (1 L cairan fermentasi /50 L air laut), dan C (1 L cairan fermentasi /25 L air laut). Rumput laut direndam dalam cairan fermentasi daun mangrove selama satu jam dengan pengenceran berbeda. Parameter yang damati dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik harian, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenceran cairan fermentasi daun mangrove yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan rumput laut. Berdasarkan nilai rata-rata pertumbuhan terbaik ditunjukkan perlakuan 1 L cairan fermentasi /100 L air laut dengan pertumbuhan mutlak (147.52g), dan pertumbuhan spesifik (4.32%). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perendaman rumput laut selama 1 jam dengan 1 L cairan fermentasi S. alba yang diencerkan dalam 100 L air laut dapat digunakan untuk meningkatkan petumbuhan rumput laut K. alvarezii
POTENSI ZONA HAMBAT EKSTRAK Avicennia alba DENGAN PELARUT BERTINGKAT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio alginolyticus PATHOGEN CRUSTACEA Burhanuddin Burhanuddin; Abdul Malik; Syawaluddin Sodiq; Andi Khaeriyah; Harnita Agusanty
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7549

Abstract

Tumbuhan Mangrove memiliki potensi sebagai antibiotik alami dan salah satunya adalah mangrove jenis Avicennia alba, karena mengandung senyawa antibakteri seperti alkaloid, saponin, flavonoid dan juga tanin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pathogen pada berbagai jenis Crustacea.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipotensi aktivitas antibakteri dari ekstrak buah mangrove Avicennia albadalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticusdan menentukan seberapa besar diameter  zona hambat masing-masing ekstrak buah mangrove Avicennia alba dengan penggunaan pelarut bertingkat (n-heksana, kloroform, Metanol, Air).Penelitian dilaksanakan di laboratorium hama dan penyakit universitas hasanuddin makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi agar dengan menggunakan paper disk.Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah mangrove (Avicennia alba) memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus berdasarkan uji zona hambat dan uji MIC, dimana zona hambat tertinggi diperoleh pada ekstrak kloroform pada bakteri V. alginolyticus dengan rata-rata zona hambat sebesar 21,09 mm pada bakteri V. alginolyticus, dan berbeda dengan ekstrak lainnya (N-hexan, Metanil dan Air). Dan nilai uji MIC ekstrak kloroform diperoleh pada konsetrasi 250 ug/mL.
EVALUASI KANDUNGAN NUTRISI TEPUNG DAUN GAMAL HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG SEBAGAI PAKAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Idham Wandi Syafaat; Asni Anwar; Abdul Haris; Andi Khaeriyah; Murni Murni
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi tepung daun gamal hasil fermentasi menggunakan mikroorganisme lokal (MOL) bonggol pisang sebagai pakan ikan mas. Penelitian ini dilakukan kurang lebih 2 bulan. Proses fermentasi dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar, Analisis kimia dilakukan di laboratorium terpadu bioteknologi Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu tepung daun gamal terfermentasi tidak menggunakan mol (A); tepung daun gamal terfermentasi mol 10 ml (B); tepung daun gamal terfermentasi mol 20 ml (C), dan tepung daun gamal terfermentasi mol 30 ml (D). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa belum didapatkan hasil yang optimal dalam penambahan dosis cairan mol bonggol pisang terhadap kandungan nutrisi tepung daun gamal yang akan dijadikan sebagai salah satu bahan baku pakan ikan mas.
KELAYAKAN PARAMETER FISIKA KUALITAS AIR UNTUK USAHA BUDIDAYA IKAN BANDENG DENGAN SISTEM KERAMBA JARING TANCAP (KJT) PADA LAHAN BEKAS GALIAN TAMBANG PASIR (Studi Kasus Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan ) M. Jefri; Abdul Haris; Syawaluddin Sodiq; Syaiful Saleh; Abdul Malik
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7550

Abstract

Salah satu upaya untuk mengoptimalkan kembali lahan bekas galian tambang pasir dan lahan rawa-rawa yang terlantar adalah usaha kegiatan budidaya ikan bandeng dengan pertimbangan bahwa jenis ikan bandeng mempunyai beberapa keunggulan baik secara ekologi maupun secara ekonomi dan sosial budaya masyarakat setempat dengan sistem keramba jaring tancap (KJT), dimana faktor fisika dari suatu perairan menjadi salah satu penentu keberhasilan usaha budidaya ikan bandeng sistem keramba jaring tancap.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis parameter fisika perairan (suhu, kedalaman, kecerahan, dan kekeruhan) untuk kelayakan budidaya ikan pada karamba jaring tancap di Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini dilakasanakan di Kolam bekas galian pasir yang terletak di Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian ini menggunakan tenik analisis deskriptif dengan membandingkan sumber rujukan parameter fisika yang optimum dengan penelitian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan analisis parameter fisika untuk usaha budidaya ikan bandeng pada kolam bekas galian pasir dengan sistem keramba jaring tancap (KJT) di lokasi ini, Yaitu layak untuk di jadikan areal budidaya. Selain itu Pada lahan tersebut terjadi peningkatan laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan bandeng.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PENAMBAHAN Saccharomyces cerevisiae TERHADAP RESPONS IMUN DAN SINTASAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) Muh. Amri Maulana; Hamsah Hamsah; Darmawati Darmawati; Muhamad Ikbal; Rahmi Rahmi
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis S. cerevisiae pada pakan terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih (L. calcarifer). Pemeliharaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Setiap perlakuan diberi pakan komersil yang telah diberi penambahan S. cerevisiae 5 g/kg pakan (perlakuan B); 10 g/kg pakan (perlakuan C); 15 g/kg pakan (perlakuan D) dan perlakuan tanpa penambahan S. cerevisiae (control/perlakuan A). Metode pengambilan darah dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan spluit 1 mℓ, sampel darah diambil melalui intravena ikan uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan penambahan S. cerevisiae memberikan pengaruh yang nyata (P0,05) terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih dengan respons imun tertinggi pada perlakuan C (10 g/kg pakan).
DAYA SAING USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma Spinosum) Hasna Hasna; Sri Mardiyati; A Rosdianti Razak; Rahmawati Rahmawati
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7555

Abstract

Seaweed is one of the commodities that are widely cultivated in coastal areas in Indonesia, as an export-oriented commodity. This study aims to determine the competitive advantage, comparative advantage, and competitiveness of seaweed farming (Eucheuma Spinosum). This research was conducted in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency. The method of determining the sample is purposive sampling. This research was conducted from July to August 2021. The data sources are primary and secondary data. Analysis of the data used is PAM (Policy Analysis Matrix).The results of this study indicate that seaweed farming in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency has a competitive advantage and comparative advantage, and has strong competitiveness. The seaweed farming has a Domestic Resource Cost Ratio (DRC) of 0.03. The value of DRC 1 indicates that seaweed farming has a comparative advantage so that it has domestic resource efficiency at international prices. The seaweed farming has a Private Cost Ratio (PCR) value of 0.40. The value of PCR 1 indicates that seaweed farming has a competitive advantage and has domestic resource efficiency at the actual price.Seaweed is one of the commodities that are widely cultivated in coastal areas in Indonesia, as an export-oriented commodity. This study aims to determine the competitive advantage, comparative advantage, and competitiveness of seaweed farming (Eucheuma Spinosum). This research was conducted in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency. The method of determining the sample is purposive sampling. This research was conducted from July to August 2021. The data sources are primary and secondary data. Analysis of the data used is PAM (Policy Analysis Matrix).The results of this study indicate that seaweed farming in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency has a competitive advantage and comparative advantage, and has strong competitiveness. The seaweed farming has a Domestic Resource Cost Ratio (DRC) of 0.03. The value of DRC 1 indicates that seaweed farming has a comparative advantage so that it has domestic resource efficiency at international prices. The seaweed farming has a Private Cost Ratio (PCR) value of 0.40. The value of PCR 1 indicates that seaweed farming has a competitive advantage and has domestic resource efficiency at the actual price.
EFEKTIVITAS LAMA PERENDAMAN FORMALIN TERHADAP PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN SIAM (Pangasionodon hypopthalamus) Nurhayati Nurhayati; Burhanuddin Burhanuddin; Andi Chadijah; Hamsah Hamsah; Farhana Wahyu
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas lama perendaman formalin terhadap prevelensi ektoprasit pada benih ikan Patin Siam (Pangasionodon hypopthalamus). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2021, di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan Balai Budidaya Air Payau Maros. Ikan patin siam yang terserang ektoparasit diperoleh dari BPBAP Maros sebanyak 50 ekor. Perlakuan yang dicobakan adalah perendaman larutan formalin dengan konsentrasi formalin dengan dosis 4 ppm dengan lama perendaman yang berbeda yang terdiri atas 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A 15 menit, perlakuan B 10 menit, perlakuan C 5 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa formalin efektif membasmi ektoparasit dengan hasil terbaik untuk prevalensi pada perlakuan A sebesar 20% dan kelangsungan hidup (SR) pada perlakuan B sebesar 80%.