cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
OPTIMASI SERBUK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) PADA PAKAN TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis sp.) YANG DIPELIHARA PADA SUHU PANAS Tri Syawal Dalle; Muhamad Ikbal; Akmaluddin Akmaluddin; Darmawati Darmawati; Nur Insana Salam
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 10, No 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal pemberian serbuk biji papaya  (Carica papaya L) pada pakan terhadap  kadar hemoglobin dan survival rate ikan nila (Oreochromis sp) yang dipelihara pada suhu panas.Sedangkan kegunaan penelitian ini sebagai pedoman bagi pengembangan teknik budidaya ikan nila dalam upaya meningkatkan nilai mutu dan kesehatan ikan.Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Dosis pemberian serbuk biji papaya yang digunakan adalah  10 g/kg pakan (perlakuan A), 15 g/kg pakan (perlakuan B), 20 g/kg pakan (perlakuan C), dan tanpa penambahan serbuk biji papaya pada pakan (perlakuan D).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tertinggi terdapat pada perlakuan B (penambahan serbuk biji pepaya sebanyak 15g/kg pakan) yaitu 7,7 g/100 ml. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak dalam pemeliharaan ikan nila (Oreochromis sp).
PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos Forskal) YANG DIPELIHARA PADA SALINITAS BERBEDA Taufik Budhi Pramono; Sobirin Sobirin; Marhaendro Santoso
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 11, No 2 (2022): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v11i2.12081

Abstract

Salinitas merupakan faktor yang mempengaruhi proses fisiologi organisme perairan seperti ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng yang dipelihara pada salinitas yang berbeda. Metode pada penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan salinitas yaitu 30 ppt, 20 ppt, 10 ppt, dan 0 ppt. Ikan bandeng dipelihara pada setiap salinitas tersebut dengan kepadatan 25 ekor/30 liter. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan pemberian pakan pellet sebanyak 5% dari biomassa perhari dan pemberiannya 2 kali sehari (08,00 dan 16.00). Parameter penelitian meliputi pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng. Hasil penelitian menunjukkan salinitas memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan spesifik (SGR) dan sintasan ikan bandeng dengan SGR terbaik pada perlakuan B (20 ppt) dan C (10 ppt) masing-masing sebesar 0,79%/hari dan 0,75%/hari. Demikian pula sintasan terbaik diperoleh pada perlakuan B dan C yaitu masing-masing 77% dan 75%.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KOMERSIL YANG DIFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN, EFISIENSI PAKAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Agus Suryahman; Khairun Nisaa; Syamsuddin Syamsuddin; Jaya Jaya
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11852

Abstract

Fermentasi terhadap pakan ikan dapat meningkatkan kecernaan pakan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang difermentasi terhadap laju pertumbuhan, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup (sintasan) ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021. Pemeliharaan ikan dan pengujian kualitas air dilakukan di Laboratorium Basah Perikanan, Fakultas Perikanan Universitas Cokroaminoto Makassar. Pemeliharaan ikan dan pengumpulan data menggunakan metode RAL dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan A, yaitu pemberian pakan komersil tanpa pengayaan bakteri probiotik dan molase, perlakuan B : 50 ml probiotik/kg pakan + molase 100 ml, didiamkan selama 30 menit, dan perlakuan C: 30 ml probiotik/kg pakan + molase 100 ml, didiamkan selama 30 menit. Pemberian pakan perlakuan sebanyak 5% dari biomassa ikan dengan frekwensi 2 kali sehari (06.00 dan 16.00 wita). Pemberian pakan dilakukan selama 60 hari masa pemeliharaan  Sampling pertumbuhan ikan dilakukan setiap 7 hari selama pemeliharaan dengan menimbang bobot ikan. Parameter uji yang diukur pada penelitian ini adalah pertambahan bobot (W), efisiensi pakan (EP), sintasan (SR), serta laju pertumbuhan spesifik (SGR). Berdasarkan hasil uji analisis varian (ANOVA), diketahui bahwa perlakuan pemberian probiotik yang dikombinasikan dengan molase dalam pakan ikan nila secara signifikan berpengaruh nyata (P0.05) terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan relative, dan efesiensi pakan. Namun pemberian probiotik dan molase dalam pakan tidak berpengaruh singnifikan terhadap sintasan ikan nila (P0.05)
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT Caulerpa sp. DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Nurfah Nurfah; Darmawati Darmawati; Syawaluddin Syawaluddin; Farhanah Farhanah; A. Khaeriyah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11858

Abstract

Pemanfaatan Caulerpa sp. dalam pakan diketahui dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan sintasan beragam organisme akuatik, namun belum diujicobakan pada ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan rumput laut Caulerpa sp. dalam pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng (Chanos chanos). Sebanyak 120 ekor benih ikan bandeng dengan ukuran 3-4 cm dengan bobot rata-rata 5,39±0,07 g dipelihara dalam waskom dengan volume 15 liter. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (kontrol), perlakuan B (tepung Caulerpa sp. 10%/1 kg pakan), perlakuan C (tepung Caulerpa sp. 20%/1 kg pakan), dan perlakuan D (tepung Caulerpa sp.30%)dengan masing-masing 3 ulangan. Ikan uji diberi pakan perlakuan selama 40 hari. Hasil analisis statistik menunjukkan pemberian pakan dengan penambahan rumput laut Caulerpa sp. terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian(SGR), memberikan pengaruh nyata (P0.05), tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (P0.05) terhadap sintasan ikan bandeng. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan rumput laut Caulerpa sp. dalam pakan mampu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng dengan pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian diperoleh hasil tertinggi pada perlakuan C sebanyak 3.82 g dan 1.34 %/hari, dan hasil terendah pada perlakuan A (kontrol) sebanyak 3.21 g dan 1.17 %/hari. Sedangkan nilai sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan C sebesar 83.3% dan nilai sintasan terendah diperoleh pada perlakuan B sebanyak 73.3%
HIDROLISIS PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN MENGGUNAKAN CAIRAN RUMEN LIMBAH SAYUR TERFERMENTASI Melati Melati; Burhanuddin Burhanuddin; Asni Anwar; Muh. Iqbal; Abdul Haris; Akmaluddin Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11853

Abstract

Rumen berasal dari kotoran sapi mengandung enzim selulase, amylase, protease, xilanase, mannanase, dan fitase (Lee et al. 2002).  Rumen merupakan bahan-bahan makanan yang terdapat dalam rumen belum menjadi feces dan dikeluarkan dari dalam lambung, setelah hewan dipotong.  Kandungan nutriennya cukup tinggi, hal ini disebabkan belum terserapnya zat-zat makanan yang terkandung didalamnya sehingga kandungan zat-zatnya tidak jauh berbeda dengan kandungan zat makanan yang berasal dari bahan bakunya, Limbah sayur dan bahan inilah yang digunakan dalam penelitian ini untuk menghidrolisis pakan ikan nila (Oreochromis niloticus) Tujuan penelitian adalah untuk menentukan dosis cairan rumen sapi dalam proses fermentasi limbah sayur yang optimal terhadap derajat hidrolisis protein dan peningkatan kandungan nutrisi limbah sayur hasil fermentasi cairan rumen sapi dalam menghidrolisis bahan baku pakan ikan nila. Dalam penelitian tahapannya adalah, setelah proses fermentasi limbah sayur selesai, dilanjutkan dengan analisis proksimat dan pengujian aktivitas enzim protease, amylase dan sellulase limbah sayur hasil fermentasi.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan setelah pengacakan.Data hasil proksimat kandungan nutrisi limbah sayur setelah difermentasi dianalisis menggunakan analisis varians, apabila perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan ujiTukey, sedangkan aktivitas enzim dianalisis secara  deskripsi yaitu  membandingkan dengan teori yang diperoleh dari jurnal hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa rata-rata derajat hidrolisis protein yang optimal diperoleh pada perlakuan C (20 ml) sebesar 76,45% disusul perlakuan B (15 ml) sebesar 21,27% dan terendah pada perlakuan A (10 ml) sebesar 20,36%, untuk kandungan hasil nutrisi hasil rata-rata kandungan kadar air limbah sayur yang difermentasi cairan rumen tertinggi diperoleh pada  perlakuan C (20 ml) sebesar 68,31%, kadar protein kasar dan kadar lemak kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan B (10 ml) masing-masing sebesar 16,48%, dan 5,24%, kemudian kadar serat kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan C (20 ml) sebesar 35,78% .  Untuk data pengukuran parameter kualitas air masih berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan nila
ANALISIS RANTAI PEMASARAN IKAN HIAS AIR TAWAR DI KOTA MAKASSAR Muhammad Adam Asgar; Lukman Daris; Andi Nur Apung Massiseng; Heriansyah Heriansyah; Asni Anwar
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11859

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan juli hingga agustus 2021, lokasi penelitian ini dilaksanakan di pasar  Ikan Hias Air Tawar  Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah (1). Menganalisis Rantai Pemasaran ikan Hias Di Kota Makassar. (2). Merumuskan Strategi Pemasaran Ikan Hias. Manfaat penelitian ini adalah (1). Sebagai informasi bagi pembudidaya ikan hias dan lembaga pemasaran lainya untuk mengembangkan usaha ikan hias. (2). Sebagai bahan masukan bagi pemerintah setempat dan dinas perikanan sebagai pertimbangan dalam kebijakan pembangunan dan pembinaan perikanan rakyat. (3). Sebagai bahan masukan bagi pihak yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai rantai pasok pemasaran ikan hias khususnya di Kota Makassar untuk penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan secara deskriptif  yang bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai pola saluran rantai pemasaran ikan hias di Kota Makassar khususnya di pasar-pasar ikan hias.
ANALISIS NILAI TUKAR NELAYAN BAGAN PERAHU (NTN) DI KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR SULAWESI BARAT Andi Muhammad Reza; Alpiani Alpiani; Andi Nur Apung Massiseng; Andi Ummung
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan bagan perahu dengan menggunakan analisis Nilai Tukar Nelayan dan mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi indeks nilai tukar nelayan bagan perahu.Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu pada bulan Januari sampai Maret dan dilaksanakan di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode deskriptif kuantitatif.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik sampel sensus yang berjumlah 69 orang nelayan bagan perahu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, kuesioner dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tukar nelayan (NTN).Hasil penelitian menunjukkan Tingkat kesejahteraan nelayan Bagan Perahu dapat dibagi menjadi dua kategori. Pertama, Nilai NTN Punggawa tergolong dalam kategori sejahtera dengan nilai NTN di atas 100 Kedua, Nilai NTN ABK nelayan bagan perahu tergolong dalam kategori kurang sejahtera dengan nilai NTN di bawah 100. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi indeks nilai tukar nelayan bagan perahu adalah keterbatasan pengetahuan dan teknologi penangkapan, pemerintah belum mampu memberikan informasi yang berhubungan dengan kegiatan penangkapan, tidak adanya penetapan harga ikan dan tidak adanya sumbangsi pendapatan dari istri nelayan.
PEMANFAATAN LIMBAH ROTI YANG DIINKUBASI CAIRAN RUMEN DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) di BALAI BENIH IKAN BONTOMANAI KAB.GOWA Nuru AF; Murni Murni; Akmaluddin Akmaluddin; Abdul Malik; Syawaluddin Syawaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11860

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.  Ikan Nila menduduki urutan kedua setelah ikan Mas (Cyprinces carpio) dalam produksi budi daya air tawar di Indonesia, hanya saja perlu dipacu pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidupnya dengan perbaikan asupan pakan, dan sebagai alternatif akan dilakukan pemanfaatan limbah roti yang diinkubasi cairan rumen dalam pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama waktu inkubasi  limbah roti terhadap  pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila.    Pelaksanaan penelitian meliputi kegiatan antara lain : Persiapan,  Aklimatisasi, Penebaran, selanjutnya pengamatan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup (sintasan) hewan uji, dan pengukuran kualitas airsebagai data penunjang.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan empat kali ulangan.  Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan pakan dengan campuran limbah roti yang diinkubasi cairan rumen sapi dalam pakan memberikan hasil pertumbuhan ikan yang berbeda nyata. Penggunaan tepung limbah rotiperlakuan C  dengan kadar limbah roti (30%) pakan memberikan nilai  pertumbuhan mutlak relatif lebih tinggi.  Hasil analisis ragam ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian pakan inkubasi cairan rumen dengan kadar limbah roti yang berbeda sangat berpengaruh nyata (p0,05) terhadap sintasan benih ikan nila.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) Mardiana Mardiana; Gusti Tantu; Roswita Nurdiana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 12, No 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada pakan buatan terhadap performa pertumbuhan Ikan nila (Oreochromis niloticus). Kegunaan penelitian adalah untuk memberikan informasi kepada mahasiswa dan pelaku budidaya mengenai penggunaan tepung daun kelor sebagai bahan baku tambahan pada pakan ikan Nila (Oreochromis niloticus).Penelitian ini dilaksanakan pada bulanNovember 2019 sampai dengan bulan Januari2020, bertempat di Laboratorium Produksi Pakan Buatan, Jurusan Perikanan, Universitas Bosowa Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu perlakuan A ( 0%), perlakuan B (7,5%), perlakuan C (15%),perlakuan D (22,5%), dan perlakuan E (100%). Data dianalisis dengan menggunakan analysis of variance (ANOVA). Parameter uji dalam penelitian ini meliputi Laju Pertumbuhan Mutlak, Retensi Protein dan Kelangsungan Hidup (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan tepung daun kelor ( Moringa oleifera) tidak memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila. Rata-rata pertumbuhan mutlak benih ikan nila berkisar antara 28,42–33,83 gr. Rata-rata Kelangsungan Hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus) berkisar antara 64,70-80,10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung daun kelor pada pakan buatan sebesar 7,5% memberikan nilai tertinggi terhadap laju pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup (SR) ikan nila (Oreochromis niloticus).
KONVERSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN IKAN LELE (Clarias gariepinus) PADA SISTEM BIOFLOK DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU Sobirin Sobirin; Taufik Budhi Pramono; Marhaendro Santoso
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 11, No 2 (2022): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v11i2.12077

Abstract

Teknologi bioflok adalah teknik produksi yang memanfaatkan nitrogen menjadi biomassa bakteri (flok) dengan penambahan karbohidrat yang memperhatikan keseimbangan rasio C/N. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konversi pakan dan pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus) pada sistem bioflok dengan penambahan tepung terigu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan. Ulangannya adalah jumlah individu (ikan) yang disampling tiap minggu sebanyak 40 ekor ikan tiap kolam. Adapun perlakuan yang diuji sebagai berikut: P1: tanpa penambahan tepung terigu pada kolam non bioflok (kontrol); P2: dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 15 g/m3; P3: dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 20 g/m3; P4: dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 25 g/m3. Penambahan dosis sumber karbohidrat didasari rasio C/N. Penelitian ini dilakukan selama 35 hari di Kolam Percobaan Bioflok Jurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Sains dan Tekik, Universitas Jenderal Soedirman. Parameter penelitian meliputi konversi pakan dan pertumbuhan. Sedangkan parameter pendukungnya adalah kualitas air yang meliputi suhu, pH, dan total amoniak (TAN). Hasil penelitian menunjukkan nilai konversi pakan paling kecil yaitu pada kolam P3 (0,74). Pemberian tepung terigu pada ikan lele yang dipelihara pada sistem bioflok tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan lele.