cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
PENGARUH SERTIFIKASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP MINAT GURU BIMBINGAN KONSELING UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN LANJUT Sardjono Gatut Prijono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.516 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i2.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi program sertifikasi danmotivasi kerja terhadap minat guru Bimbingan Konseling untuk mengikuti PendidikanLanjut setelah menempuh jenjang S1. Populasi penelitian adalah guru BimbinganKonseling yang berada di Kabupaten Madiun. Sampel penelitian berjumlah 28 dari 9sekaloh yang terdiri SMA/SMK/MA Negeri-Swasta. Variabel independen dalam penelitianini yaitu program sertifikasi dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependennya adalahminat mengikuti pendidikan lanjut. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dandata dianalisis dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi berganda. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi guru dan motivasi kerja secarabersama-sama berpengaruh terhadap minat untuk mengikuti pendidikan lanjut, hal tersebutditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) = 0,6209 ,dan koefisien determinan (r²) = 0,3855dengan demikian menunjukkan bahwa sumbangan sertifikasi dan motivasi kerja terhadapminat guru bk mengikuti pendidikan lanjut sebesar 38,55 % .
PENINGKATAN KEAKTIFAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MELALUI BIMBINGAN PRIBADI DENGAN TEKNIK REINFORCEMENT PADA SISWA SMP NEGERI 1 TAKERAN KAB. MAGETAN Yulia Rahmatika Aziza; Vitalis Djarot Sumarwoto
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.341 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i1.258

Abstract

Proses pembelajaran siswa di sekolah dalam beberapa aspek menuntut keaktifansiswa dalam mengemukakan pendapat. Tuntutan tersebut bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar pemahaman siswa terhadap obyek yang dihadapinya. Semakin siswamenunjukkan keaktifan dalam mengemukakan pendapat, semakin memberi petunjuktentang seberapa besar pemahaman siswa terhadap materi yang diterimanya.Menghadapi tuntutan di atas ternyata tidak semua siswa menunjukkan perilaku yangsama. Hasil observasi awal yang peneliti lakukan pada minggu pertama dan kedua padabulan Mei 2013, terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 1 Takeran Kabupaten Magetan,yang berjumlah 110 siswa diketahui terdapat 85 siswa yang tidak aktif mengemukakanpendapatnya. Penyebab utamanya adalah: dalam proses pembelajaran tidak dikondisikanuntuk mengeluarkan pendapat, dan takut jika pendapatnya salah.Kenyataan di atas perlu disikapi secara positif, yaitu dengan mencari solusi terhadapmasalah tersebut, sehingga tidak menghambat perkembangan siswa. Solusi yangditawarkan adalah dengan memberi bimbingan pribadi melalui tekhnik reinforcement.Hakikat teknik reinforcement adalah suatu tindakan penguatan didefinisikan sebagaisetiap konsekuensi yang memperkuat dan meningkatkan frekuensi perilaku.Subyek penelitian adalah 20 dari 85 siswa total siswa yang bermasalah pada keaktifanmengemukakan pendapat. Penetapan sampel dengan teknik random sampling. Kepada 20siswa diberi treatment berupa bimbingan pribadi melalui teknik reinforcement. Frekuensipemberian bimbingan sebanyak 4 kali pertemuan, lama bimbingan 60 menit/pertemuan,dan diakhiri dengan evaluasi. Hasil evaluasi berupa kumpulan skor dari observasi danhasil isian angket antara sebelum dan setelah diberi treatment, kemudian dibandingkan,untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan mengemukakan pendapat.Analisis data menggunakan rumus t-skor. Hasil analisis data menunjukkan terdapatpeningkatan yang signifikan. Simpulan yang diperoleh adalah bahwa bimbingan pribadidengan teknik reinforcement dapat meningkatkan keaktifan mengemukakan pendapatsiswa kelas VII SMP Negeri 1 Takeran Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2013/2014.
APLIKASI GAME SIMULATION UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI UN KELAS IX SMP NEGERI I DAGANGAN Hagus Muryanto; Asroful Kadafi; Rischa Pramudia Trisnani; Vivi Yuniar Fitriani
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.111 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i2.249

Abstract

Keberhasilan Ujian Nasional salah satunya ditentukan oleh kondisi psikispara siswa. Perasaan takut gagal dapat menjadi beban yang menyebabkan parasiswa memiliki kecemasan dalam menghadapi ujian nasional. Kecemasan inidapat mempengaruhi kondisi psikologis mereka yang akan mengganggu aktivitasmereka sebagai reaksi terhadap adanya sesuatu yang bersifat mengancam.Ketenangan dalam menghadapi ujian nasional mutlak diperlukan bagi pesertaujian nasional. Diharapkan dalam menghadapi ujian nasional siswa dalam kondisitenangBerdasar observasi yang dilakukan oleh peneliti, dari Jumlah total Kelas IXSMP Negeri 1 Dagangan ada 245 siswa dan hanya 25% yang tidak mengalamikecemasan menghadapi UN. Sesuai dengan permasalahan yang diteliti danprosedur yang ditempuh, penelitian ini menggunakan desain True-Experimental.Sampel penelitian ditetapkan secara acak yang keseluruhannya berjumlah 40siswa SMP Negeri I Dagangan Madiun dengan perincian 20 siswa untukkelompok yang diberi perlakuan game simulation untuk mereduksi kecemasandalam mengahadapi UN dan 20 siswa untuk kelompok yang tidak diberiperlakuan game simulation untuk mereduksi kecemasan dalam mengahadapi UN.Pelaksanaan eksperimental berlangsung selama 10 kali 45 menit di lapangan.Data yang berhasil dikumpulkan melalui test, dianalisis dengan t-test. Hasilanalisis data menunjukkan bahwa penelitian mengenai perbedaan kecemasansiswa dalam menghadapi UN antara yang diberi perlakuan dengan gamesimulation dan yang tidak diberi perlakuan game simualtion dalam tarafkepercayaan 95 % terbukti secara signifikan. Begitu pula pada taraf kepercayaan99 % terbukti ada perbedaan yang signifikan.Berdasar perhitungan t-score diketahui ada perbedaan sebesar rata-rata 6,44antara kedua kelompok tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa game simulationberpengaruh positif dalam mereduksi kecemasan siswa dalam menghadapi UN,baik dalam taraf 95% maupun 99%.
PENGARUH RELIGIUSITAS DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 WONOASRI KABUPATEN MADIUN Wayan Yudhi Anggara; Ibnu Mahmudi; Diana Ariswanti Triningtyas
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.405 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v6i1.455

Abstract

Adanya pelajaran tentang agama, rutinitas dalam beribadah dan memberikan pemahaman tentang interaksi sosial yang positif bagi peserta didik akan bisa memberikan antisipasi terhadap perilaku-perilaku menyimpang khususnya seks bebas pada kalangan remaja siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya 1) Pengaruh Religiusitas terhadap Perilaku Seks Bebas 2) Pengaruh Interaksi Sosial terhadap Perilaku Seks Bebas 3) Pengaruh Religiusitas dan Interaksi Sosial terhadap Perilaku Seks Bebas Siswa Kelas XI SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun.       Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post-facto. Populasi penelitian yaitu kelas XI SMKN 1 Wonoasri dengan jumlah 360 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Simple Random Sampling diperoleh sebanyak 55 siswa atau 21% dari jumlah populasi 360 siswa. Hasil Penelitian dianalisis menggunakan rumus bangun korelasi Product Moment dan analisis regresi dua prediktor, dan untuk menguji koefisien regresi secara keseluruhan menggunakan uji F dengan taraf signifikan 5%Dari hasil data mengenai Religiusitas dan interaksi sosial terhadap perilaku seks diperoleh Freg sebesar 123,92 dan dikonsultasikan dengan Ftabel untuk 55 adalah 3.17 , sehingga Freg >Ftabel (123,92 > 3.17). Sehingga hipotesis diterima, artinya ada pengaruh Religiusitas dan interaksi sosial terhadap perilaku seks bebas. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) ada pengaruh religiusitas terhadap perilaku seks bebas siswa kelas XI SMKN 1Wonoasri Kabupaten Madiun; (2) ada pengaruh interaksi sosial terhadap perilaku seks bebas siswa kelas XI SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun; (3) ada pengaruh religiusitas dan interaksi sosial terhadap perilaku seks bebas siswa kelas XI SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun.   Kata Kunci : Religius, Interaksi Sosial, Perilaku Seks Bebas
MENGURANGI TINGKAT AGRESIVITAS ANAK USIA TK MELALUI TERAPI BERMAIN (PLAY THERAPY) Muh. Chotim; Dian Ratnaningtyas Affifah; Noviyanti Kartika Dewi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.747 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat agresivitas anak usia TK .penelitian ini juga untuk mengetahui bagaimana keefektivan Play Therapy dalammengurangi tingkat agresivitas anak usia TK.Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksperimen.Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di TK ABA Dagangan KabupatenMadiun diperoleh gambaran bahwa anak usia TK di TK ABA tersebut cenderungmenunjukkan perilaku agresif. Hal ini terlihat dari lembar observasi ChildBehavior Check List (CBCL) yang dilakukan oleh peneliti terhadap orang tua danguru siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agresi yang sering munculpada anak TK ABA Dagangan adalah memukul, mengejek dan merebut mainanteman. Ketiga perilaku tersebut mendominasi tingkah laku mereka sehari-haribaik alam kegiatan disekolah maupun dirumah. Untuk dapat mengurangi tingkatagresi tersebut peneliti melakukan kegiatan intervensi dengan menggunakan PlayTherapy sebanyak 6 kali. Rancangan Play Therapy yang digunakan dalampenelitian untuk mengurangi tingkat agresivitas ini adalah dengan permainan ulartangga dan sandiwara boneka. Berdasarkan kegiatan intervensi yang dilakukandapat disimpulkan bahwa tingkat agresi anak TK Dagangan mengalamipenurunan. Walaupun tidak semua anak mengalami penurunan yang drasticnamun dari 6 kali kegiatan intervensi yang dilakukan (3 kali untuk kegiatanintervensi permainan ular tangga dan 3 kaliuntuk kegiatan intervensi bermaindrama boneka) tersebut anak yang bernama Nina, Albert, Cika dan Deni sudahdapat mengontrol tingkah laku agresinya. Sedangkan untuk siswa yang bernamaAndi dan Firman perlu rancangan intervensi lebih lanjut. Dengan demikian2penggunaan Play Therapy yang dirumuskan oleh peneliti efektif untukmenurunkan perilaku agresi anak TK ABA Dagangan.
IMAN KEPADA ALLAH DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP BUDAYA NYONTEK ANAK USIA SEKOLAH DASAR Siti Muhayati; Ratih Christiana; Rischa Pramudia Trisnani
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.801 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v5i2.446

Abstract

Falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Pancasila, sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana sila pertama ini menjiwai empat sila yang lain. Empat sila yang lain itu merupakan panduan untuk hubungan manusia dengan manusia yang lain, yang mana warga negara Indonesia wajib merasa diawasi oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga mereka tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Warga negara yang iman kepada Allah pasti mentranfer budaya Islam kepada anak dan cucunya dan tidak mungkin mentranfer budaya non Islam, seperti budaya nyontek. Budaya nyontek adalah mencotek dalam ujian berarti (الغش في الامتحانات). Dalam bahasa Inggris mencontek adalah cheating yang makna asalnya adalah menipu, memperdaya. berperilaku tidak jujur, melanggar aturan secara sengaja (To act dishonestly; practice fraud, To violate rules deliberately, To deceive by trickery; swindle).Metode dan Desain penelitian ini adalah metode kwntitatif dengan desain ex post facto; Populasi dan Sampeldalam penelitian ini adalah anak usia Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Sampelnya 30 siswa dari 120 siswa; Teknik pengumpulan Data; Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan angket. Analisa Data menunjukan bahwa antara Iman Kepada Allah dan Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka  keduanya tidak ada hubungan  artinya jika manusia beriman kepada Allah maka mereka tidak berbudaya nyontek. Hal ini ditunjukan rx1y = 0,033˂ 0,361( taraf kesalahan 5%);menunjukan bahwa antara Perhatian Orang Tua dan Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka  keduanya tidak ada hubungan  artinya jika manusia mendapat Perhatian Orang Tua maka mereka tidakberbudaya nyontek. Hal ini ditunjukan rx2y = 0,033˂ 0,361( taraf kesalahan 5%); Iman Kepada Allah dan  Perhatian Orang Tua terhadap Budaya Nyontek mempunyai nilai sama dan frekuensi sama, maka keduanya tidak ada hubungan dengan Budaya Nyontek, hal ini ditunjukan data.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana hubungan Iman Kepada Allah dengan Budaya Nyontek, hubungan Perhatian Orang Tua dengan Budaya Nyontek dan hubungan Iman Kepada Allah dan Perhatian Orang Tua dengan Budaya Nyontek. Hasil penelitian bisa disimpulkan sebagai berikut: Iman Kepada Allah tidak berpengaruh terhadap Budaya Nyontek; Perhatian Orang Tua tidak ada pengaruh terhadap Budaya Nyontek; Iman Kepada Allah dan Perhatian Orang Tua tidak berpengaruh terhadap Budaya Nyontek.
PUBLIC TRUST DAN PROFESI BK BERMARTABAT MENUJU KARAKTER KONSELOR YANG DIBUTUHKAN Budi Suryono
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.653 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v2i1.195

Abstract

Dunia globalisasi yang semakin berkembang pesat menyebabkan masyarakatdisibukkan dengan rutinitas pekerjaan dan kariernya, bekerja dibawah tekanan dankecemasan akan kesuksesan dalam kariernya, meninggalkan keluarga yangmembutuhkan perhatian lebih dan kasih sayang. Kecenderungan kriminalitasmeningkat dan kenakalan remaja serta perbuatan-perbuatan yang melampauinorma-norma sosial semakin subur. Sikap individualitas muncul. Begitulah duniaglobalisasi saat ini, sehingga keberadaan konselor, psikolog dan pskiatersesungguhnya sangat dibutuhkan dan mempunyai peranan penting di dalammasyarakat industri seperti sekarang ini. Kehadiran konselor sepertinya menjawabtantangan zaman dan seiring dengan pesatnya kemajuan pasar global. Kualifikasiyang harus dimiliki seorang konselor adalah (1) memiliki nilai, sikap.ketrampilan, pengetahuan, dan wawasan dalam bidang profesi bimbingan dankonseling, dan (2) memperoleh pengakuan atas kemampuan dan kewenangansebagai konselor.
PENGARUH SELF EFFICACY DAN KECERDASAN EMOSI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMK PGRI 1 MADIUN Wahyu Puji Lestari; Dian Ratnaningtyas Afifah
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.181 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v4i2.263

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di SMK PGRI 1 Madiun disajikan denganmetode ceramah dan kurang memberi kesempatan siswa untuk aktif, sehinggamotivasi siswa dalam belajar cenderung rendah. Hal ini ditunjukkan dengansikap siswa yang sering tidak mengikuti pelajaran, sering tidur dikelas, dan jarangmengerjakan tugas yang diberikan oleh guru bidang studi. Maka dari itu penelitiberusaha untuk menumbuhkan keyakinan diri siswa dalam menghadapi situasitertentu. Self Efficacy diharapkan menjadi strategi yang tepat dalammenumbuhkan keyakinan dalam diri siswa untuk selalu berpikir positif sertamampu mengendalikan emosi, sehingga dapat memunculkan kemauan untuktermotivasi berprestasi sebagai langkah awal siswa untuk menuju kessuksesanbelajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy dengankecerdasan emosi, baik bersama-sama maupun secara mandiri terhadap motivasiberprestasi siswa SMK PGRI 1 Madiun.Peneliti menggunakan metode deskripsi korelasional ex-post facto danpenentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random samplingyaitu sebanyak 97 siswa dari jumlah semua populasi siswa SMK PGRI 1 Madiunyang berjumlah 152 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode skalapsikologi. Dalam menganalisis data menggunakan statistik regresi dua predictordan Uji F.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada pengaruh self efficacy terhadapmotivasi berprestasi pada siswa SMK PGRI 1 Madiun. 2) Ada pengaruhkecerdasan emosi terhadap motivasi berprestasi pada siswa SMK PGRI 1 Madiun.3) Ada pengaruh self efficacy dan kecerdasan emosi terhadap motivasi berprestasisiswa SMK PGRI 1 Madiun.
HUBUNGAN LOCUS OF CONTROL DAN PERSEPSI PERAN JENIS KELAMIN DENGAN KEPUTUSAN PEMILIHAN KARIER SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 SEMARANG Tyas Martika Anggriana
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.969 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v1i1.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control dan persepsi peran jeniskelamin terhadap keputusan pemilihan karier siswa SMA Negeri 6 Semarang.Penelitian ini adalah penelitian expost-facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif nonekperimental.Pengujian validitas alat ukur menggunakan analisis rasional atau professionaljudgement dan perhitungan validitas konstruk menggunakan uji Product Moment. Estimasireliabilitas diukur dengan menggunakan koefisien reliabilitas Alpha. Penelitian ini mengambilsampel dari sebagian siswa kelas X SMA Negeri 6 Semarang dengan jumlah sampel 186 siswamenggunakan teknik cluster random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakananalisis regresi.Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil terdapat hubungan locus of control dan persepsi peranjenis kelamin terhadap keputusan pemilihan karier siswa. Analisis tambahan dengan menggunakanuji crosstabulation (Chi-Square) diperoleh hasil tidak terdapat perbedaan pemilihan karier siswayang memiliki internal locus of control dan external locus of control, namun terdapat perbedaanpemilihan karier siswa dengan peran jenis maskulin, feminin, androgini, dan undifferentiated.
PERILAKU DAN INTERAKSI SOSIAL WARGA KAMPUNG IDIOT DESA SIDOHARJO DAN DESA KREBET KECAMATAN JAMBON KABUPATEN PONOROGO (STUDI FENOMENOLOGI MASYARAKAT RETARDASI MENTAL) Muhammad Hanif; Dahlia Novarianing Asri
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.578 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v3i2.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mendeskripsikan perilaku sosial warganormal, warga retardasi mental, dan warga normal terhadap warga retardasimental, 2)untuk mendeskripsikan interaksi sosial diantara warga normal danwarga normal dengan warga retardasi mental di kampung idiot Desa Sidoharjodan Desa Krebet Kecamatan Jambon Kabupaten PonorogoPenelitian ini dilaksanakan di Desa Sidoharjo dan Krebet KecamatanJambon Kabupaten Ponorogo selama dua belas bulan. Jenis penelitiannyakualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini yaituwarga masyarakat, baik warga normal maupun warga retardasi mental. Sumberdatanya yang digunakan adalah sumber primer dan skunder. Teknik pengambilandatanya dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperolehdianalisis dengan analisis kualitatif model interaktif.Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh gambaran, bahwa pada Tahun1970-an sampai dengan tahun 1990-an,warga masyarakat menunjukkan perilakupenolakan terhadap warga retardasi mental di kampung idiot Desa Sidoharjo danKrebet Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo. Berbeda dengan sekarang,warga masyarakat berperilaku menerima warga retardasi mental, dengan bentukperilaku yaitu tidak menyembunyikan, tidak membedakan dengan orang normal,mengembangkan kemandirian dalam taraf sederhana, dan menciptakankesempatan untuk bersosialisasi. Faktor-faktor yang melatarbelakangi perilakusosial tersebut yaitu persepsi yang positif terhadap warga retardasi mental, adanyainformasi/penyuluhan, pengetahuan dan pemahaman tentang retardasi mental,kondisi ekonomi yang meningkat, perilaku tokoh-tokoh panutan yang bertindakpeduli, kesadaran hidup bersosial. Warga retardasi mental yang mendapatperlakuan penerimaan dapat menjalankan aktivitas tingkah laku, keluarga, dansosial walaupun dalam taraf yang sederhana. Interaksi sosial diantara wargamasyarakat normal dan warga masyarakat normal dengan warga retardasi mentalmencerminkan interaksi sosial asosiatif. Interaksi tersebut dilatarbelakangi olehhubungan diantara warga masyarakat normal dan dengan warga retardasi mentalyang komunikatif. Interaksi sosial ini menghasilkan nilai-nilai sosial, moral,norma dan lembaga sosial, sehingga keberadaan warga retardasi mental menjadisesuatu wajar atau biasa di masyarakat desa tersebut.