cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal CARE
ISSN : 23552034     EISSN : 25279513     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CARE is a scientific journal on Early Childhood Education that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of early childhood education covering the fields of basic teaching in preschool, applied science and analytical-critical studies in the field of care-giving, child protection and child nutrition and health.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2024): Januari" : 17 Documents clear
Pendidikan Anak Usia Dini di Pedesaan: Menelusuri Faktor-Faktor Penentu Orang Tua dalam Menyekolahkan di PAUD Darojah, Rani; Wijayanti, Urip Tri; Sudarwo, Raden
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19494

Abstract

Pendidikan anak usia dini belum sesuai dengan yang diharapkan. Angka partisipasi dan kualitas layanan PAUD di Provinsi Jawa Tengah tergolong menengah. Angka partisipasi PAUD di pedesaan lebih rendah jika dibandingkan di perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui factor-faktor penentu yang berhubungan dengan orang tua menyekolahkan anaknya di PAUD khususnya di wilayah pedesaan. Jenis penelitiannya kuantitatif dengan menggunakan desain belah lintang. Data yang digunakan merupakan data survei atas evaluasi program BKKBN Provinsi Jawa Tengah yakni SKAP tahun 2019. Sampel responden keluarga adalah semua keluarga yang terdapat pada daftar anggota rumah tangga terpilih. Selanjutnya dilakukan seleksi data dengan kriteria yakni keluarga (ayah atau ibu) memiliki anak usia pra sekolah < 6 tahun di wilayah perdesaan. Berdasarkan hasil seleksi didapatkan sampel sebanyak 859 responden yang berlokasi di 35 kab/kota provinsi Jawa Tengah.  Analisis dilakukan secara univariat dan bivariate menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan mereka yang berpendidikan rendah justru lebih banyak menyekolahkan anaknya di PAUD dibandingkan berpendidikan tinggi. Variabel yang berpengaruh yakni jumlah anak usia pra sekolah dalam keluarga. Perlu adanya sosialisasi tentang pentingnya PAUD pada keluarga dengan pendidikan tinggi.
Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia 5 Tahun dengan Ambidextrous Pudyaningtyas, Adriani Rahma; Wulandari, Mega Sinta
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20456

Abstract

Preferensi penggunaan tangan kanan dan kiri pada anak rata-rata menetap pada usia 3 tahun. Anak dengan ambidextrous memiliki keistimewaan tidak memiliki preferensi penggunaan tangan. Artinya, anak dapat menggunakan tangan kanan dan kirinya dengan baik. Keterampilan menggunakan tangan dan kiri berkaitan dengan perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak dengan ambidextrous. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak dengan ambidextrous berusia 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan perkembangan motorik halus anak dengan ambidextrous. Meskipun anak dapat menggunakan kedua tangannya dengan baik, tetapi kekuatan kedua tangan tidak seimbang. Kecepatan penyelesaian tugas telihat berbeda antara penggunaan tangan kanan dan kiri. Kekuatan tangan kanan lebih tinggi daripada tangan kiri. Hal tersebut disebabkan oleh stimulasi yang diberikan oleh lingkungan yang tidak seimbang antara stimulasi untuk tangan kanan dan kiri. Lingkungan khususnya sekolah perlu menyadari keistimewaan dari setiap anak, sehingga mampu untuk memberikan stimulasi individual pada anak yang membutuhkan.
Pengaruh Penggunaan Media Looseparts terhadap Kemampuan Menggunakan Teknologi Sederhana B, Deviazani; Amelia, Lina; Fajriah, Heliati
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20342

Abstract

Penggunaan teknologi sederhana sangat penting dikenalkan untuk anak usia dini, hasil observasi awal ditemukan permasalahan penggunaan teknologi sederhana pada anak usia dini di TK Teuku Nyak Arief Banda Aceh belum berkembang sesuai dengan tuntutan capaian pembelajaran Literasi dan STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media looseparts terhadap kemampuan menggunakan tenologi sederhana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis eksperiment one group pre-test dan post-test. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu kelas A berjumlah 12 anak di TK Teuku Nyak Arief Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan SPSS versi 26. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal. Hasil uji t nilai thitung > ttabel atau 9,426>2,179. Maka dapat diartikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya pengaruh penggunaan media looseparts terhadap kemampuan menggunakan teknologi sederhana di TK Teuku Nyak Arief Banda Aceh. Penggunaan media loose parts banyak memberikan efek positif kepada anak diantaranya yaitu anak dapat mengenal beberapa teknologi sederhana dalam kehidupan sehari-hari, menggunakan teknologi sederhana sesuai dengan fungsinya, menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab baik secara mandiri maupun berkelompok.
Manajemen Kelas untuk Pembelajaran Efektif di Lembaga Pendidikan Islam Anak Usia Dini Cahyani, Arin Nur; Alfina, Alisa; Anwar, Rosyida Nurul
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20097

Abstract

Pembelajaran efektif adalah hal yang perlu  digapai dari para pendidik. Kesulitan pada kelas menjadikan guru belum secara maksimal dalam mendidik peserta didik. Guru perlu untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kelas untuk pembelajaran efektif di RA PSM Gunungan Magetan. Subjek penelitian ini adalah ketua yayasan, kepala sekolah, 3 guru kelas, 1 guru pendamping, dan orang tua. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian pada sekolah Lembaga Pendidikan Islam Raudhatul Athfal PSM Gunungan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasu. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran di manajemen kelas guna mencaapi pembelajaran efektif adalah aspek siswa, desain kelas, pembelajaran serta komunikasi. Guru membantu anak agar tercipta pembelajaran efektif dengan menerapkan model gaya belajar, menjaga lingkungan kelas, memastikan sarana prasarana sesuai kebutuhan anak, menjalankan proses KBM tersusun dan terarah menggunakan RPPH yang telah dibuat sesuai rencana bersama, dan menciptakan komunikasi yang sistematis dan mudah dipahami.
Pengembangan Permainan Ular Tangga dalam Pemahaman Gizi Seimbang Anak Usia 5-6 Tahun Permatasari, Indah Cahya; Pramono, Pramono; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20302

Abstract

Terbatasnya pemahaman tentang gizi yang seimbang sehingga menyebabkan permasalahan dalam kesehatan anak yaitu kekurangan gizi maupun kelebihan gizi yang mengakibatkan obesitas dini. Faktor lain yang mempengaruhi adalah masih terbatasnya alat permainan yang memberikan edukasi mengenai gizi seimbang terhadap anak usia dini sehingga menyebabkan anak bosan dalam belajar khususnya memahami pentingnya gizi yang seimbang. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan berupa alat permainan ular tangga untuk memberikan pemahaman tentang gizi seimbang terhadap anak usia 5-6 tahun yang valid menurut ahli materi dan ahli permainan. Model penelitian dan pengembangan menggunakan model sintesis yang meliputi enam tahapan yakni melakukan analisis kebutuhan, mengidentifikasi model aspirasi yang diinginkan, mengembangkan model awal, melakukan uji ahli, melakukan uji coba skala kecil, dan melakukan uji coba lapangan. Jenis data dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan validitas materi sebesar 89,75% dan validitas permainan sebesar 89,77%. Melalui pengamatan terhadap anak didik ketika bermain permainan ular tangga, anak didik mampu memahami konten edukasi makanan bergizi seimbang dalam permainan ular tangga dengan baik. Alat permainan ular tangga dinyatakan valid karena mendapatkan persentase validitas pada rentang 76.01%-100,00%, sehingga permainan ular tangga yang dihasilkan layak digunakan untuk memberikan pemahaman gizi seimbang anak usia 5-6 Tahun. Alat permainan ular tangga gizi seimbang mampu memberikan banyak manfaat kepada anak khususnya anak dapat memahami dengan baik gizi yang seimbang melalui bermain yang menyenangkan.
Pembelajaran Tari Tradisional Indang (Dindin Badindin) untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Khairunnisa, Khairunnisa; Fitri Harahap, Emilia; Araminta, Nabila; Zahra lubis, Hilda
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20341

Abstract

Motorik kasar merupakan bagian dari kecerdasan majemuk yang berhubungan dengan kecerdasan kinestetik pada anak. Perkembangan motorik kasar pada anak usia dini dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan salah satunya kegiatan tari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran tari kreasi dindin Badindin pada anak dan juga untuk mengetahui proses pembentukan kemandirian anak melalui Kegiatan tari tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research dengan teknik pengumpulan data dari Wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian Data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil bahwa perkembangan kemandirian anak yang telah terjadi setelah dilakukannya Kegiatan tari kreasi dindin badindin dapat terbentuk sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) kemandirian anak usia 4-5 tahun yang terdiri dari 2 indikator pencapaian kemandirian yang Terdapat di TK. Dalam penelitian ini contoh dari terbentuknya kemandirian anak Yaitu anak mampu melakukan pekerjaannya sendiri, anak-anak memiliki inisiatif terdapat pekerjaan yang akan Mereka lakukan, dan anak juga mampu menyelesaikan tanpa dibantu orang lain.
Peran Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Mengetahui Kinerja Guru di Satuan PAUD Madi, Mia Sumiani; Yuliantina, Irma
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20160

Abstract

Mewujudkan sekolah sebagai wadah yang efektif dan efesien kepemimpinan memainkan peran yang begitu penting dan memiliki fungsi sebagai penentu  keberhasilan yang ditunjukan melalui kinerja guru. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Bagaimana peran kepala  sekolah sebagai supervisor  untuk mengetahui kinerja guru dalam proses pembelajaran di satuan PAUD. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomena. Pengumpulan data melalui wawancara  mendalam, observasi dan telaah dokumen. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa evaluasi supervisi akademik dengan melakukan wawancara, observasi dan telaah dokumen bahwa kepala sekolah telah  melaksanakan  evaluasi sesuai dengan pedoman supervisi akademik. Simpulan dari penelitian ini didapatkan  hasil ada korelasi signifikan antara peran kepala sekolah yang optimal terhadap peningkatan kinerja guru dalam proses pembelajaran efektif
Meningkatkan Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini melalui Alat Musik Perkusi di RA Bunda Kasih Ayunita, Siska; Sitorus, Masganti; Hakim, Nurhaliza; Br BB, Nurul Saadah
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20224

Abstract

Potensi kecerdasan anak dikembangkan secara optimal dengan melihat karakteristik yang dimiliki oleh anak. Potensi anak wajib dikembangkan, contohnya seperti musik. Musik yaitu cara untuk membentuk kepribadian anak, karena dengan bermain musik anak dapat meningkatkan kemampuan berfikir, perasaan yang ada dalam dirinya dan kreativitaspun muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami proses penerapan alat musik perkusi untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas terhadap 13 orang anak. Dengan prosedur penelitian yang terdiri dari: persiapan, pelaksanaan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa metode bermain alat musik perkusi dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukankan oleh pendidik sebagai pengembangan musikal pada anak usia dini 5 sampai 6 tahun yang mana pelaksanaan pembelajaran pada anak tersebut harus dilakukan secara berulang-ulang. Penggunaan metode bermain alat musik perkusi dalam meningkatkan kecerdasan musikal ini dapat ditindaklanjuti dan diterapkan di rumah dengan dibantu oleh orang tua. Hal ini membuktikan bahwa melalui metode bermain alat musik perkusi dapat meningkatkan kecerdasan musikal anak.
Pengaruh Permainan Bongkar Pasang Geometri terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Kelompok A Kusumo, Shela Salsabila; Iriyanto, Tomas; Astuti, Wuri
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20237

Abstract

Berpikir secara logis merupakan suatu proses berpikir dengan menggunakan  logika, rasional dan masuk akal dimana anak mengumpulkan dan memahami informasi dengan mengelompokan, membedakan, memilih, mengklasifikasikan, menghitung dan mengenali pola. Permainan bongkar pasang geometri adalah permainan 2D yang dapat digunakan sebagai alat pembelajaran untuk menstimulasi aspek perkembangan anak salah satunya yaitu kemampuan berpikir logis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh permainan bongkar pasang geometri terhadap kemampuan berpiki logis anak kelompok  A di TK Bhima Putra Malang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis pre-eksperimental. Desain penelitian yaitu dengan tipe one group pretset dan postest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi dimana berupa tes pretest dan postest untuk mengukur kemampuan berpikir logis anak sebelum dan sesudah diberikan treatment, sedangkan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan pada saat pelaksanaaan pretest, postest, treatment, kegiatan pembelajaran dan kegiatan observasi awal. Uji coba instrument menggunakan uji validitas ahli dan uji reliabilitas, instrument penelitian menggunakan LKPD. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, dapat diketahui signifikansi bernilai 0,000 menunjukkan bahwa sig. (2-tailed) < 0,05 sehinnga H0 ditolah dan Ha diterima. Hasil penelitian diketahui bahwa sebelum diberikan treatment kemampuan berpikir logis anak masih rendah, namun setelah diberikan treatment kemampuan berpikir logis anak meningkat. Jadi diperoleh hasil akhir yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh setelah pemberian treatment menggunakan permainan bongkar pasang geometri pada kemampuan berpikir logis anak kelompok A di TK Bhima Putra.
Urgensi Pengenalan Bahasa Ekspresif dan Berhitung pada Anak Usia Dini Miftahurrohmah, Linda; Hasibuan, Rachma
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.19919

Abstract

Pengenalan bahasa ekspresif dan kemampuan berhitung pada anak usia dini memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Bahasa ekspresif membantu anak-anak dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, dan ide mereka, yang pada gilirannya meningkatkan keterampilan komunikasi dan interaksi sosial. Kemampuan berhitung, di sisi lain, membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir logis dan pemecahan masalah yang esensial untuk pembelajaran lebih lanjut. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku pengasuhan yang responsif, penggunaan alat bantu visual seperti gambar, dan pengenalan bahasa kedua dapat memperkaya perkembangan bahasa ekspresif anak. Selain itu, pengenalan konsep dasar matematika sejak dini terbukti penting dalam kebijakan pembelajaran awal, membantu anak-anak membangun fondasi yang kuat untuk kemampuan numerasi mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan kedua aspek ini dalam pendidikan anak usia dini.

Page 1 of 2 | Total Record : 17