cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
SOSIALISASI PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI PERMAINAN HITBALL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Roas Irsyada; Sulaiman Sulaiman; Bambang Priyono; Agus Widodo Suripto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i3.13800

Abstract

Salah satu materi dalam penjasorkes adalah permainan bola kecil yang penerapannya di sekolah masih kurang maksimal karena siswa kurang aktif dan kesulitan menguasai teknik dasar dengan baik. Dengan tidak maksimalnya pembelajaran yang dilakukan maka akan menganggu proses pencapaian tujuanpembelajaran. Perlunya informasi kepada guru penjas tentang bentuk modifikasi permainan bola kecil yang inovatif. Informasi tersebut diberikan melalui kegiatan sosialisasi permainan Hitball dengan metode yang digunakan adalah demonstrasi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 pada beberapa sekolah dasar di Kecamatan Gunungpati Semarang. Melalui penerapan permainan Hitball padapembelajaran penjas, siswa sangat aktif dan antusias dalam melakukan permainan. Hal ini sesuai dengan tujuan pembelajaran penjas untuk menggerakkan siswa. Melalui sosialisasi permainan inovatif hitball juga memberikan gambaran kepada guru penjas terhadap bentuk modifikasi permainan bola kecil.Kata Kunci : Permainan Bola Kecil, Pendidikan Jasmani. Abstract One of the material in penjasorkes is a small ball game whose application in school is still not optimal because students are less active and have difficulty mastering basic techniques well. With no maximum learning done it will disrupt the process of achieving learning objectives. The need for information toPE teachers about innovative small ball game modifications. This information is provided through the socialization of Hitball games with the method used is demonstration. This activity was attended by 5th graders of elementary school in Gunungpati District, Semarang. Through the application of Hitball games in PE learning, students are very active and enthusiastic in playing the game. This is in accordance with the learning objectives of Penjas to move students. Through socialization of the innovative game Hitball also provides an overview to the physical education teacher about the form of small ball game modifications.Keywords: Small Ball Games, Physical Education.
BERMAIN DAN KREATIVITAS PADA ANAK USIA DINI Nurmayani Nurmayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 77 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i77.3420

Abstract

Entrepreneur menentukan kemajuan suatu bangsa/negara seperti yang telah dibuktikan oleh beberapa negara maju seperti Amerika, Jepang, plus tetangga terdekat kita yaitu Singapura dan Malaysia. Di Amerika sampai saat ini sudah lebih dari 12 persen penduduknya menjadi entrepreneur, dalam setiap 11 detik  lahir entrepreneur baru dan  data menunjukkan 1 dari 12 orang Amerika terlibat langsung dalam kegiatan entrepreneur.  Jepang lebih dari 10 persen penduduknya sebagai wirausaha dan lebih dari 240 perusahaan Jepang skala kecil, menengah dan besar bercokol dibumi kita ini. Dalam membangun ekonomi bangsa, menjadi bangsa yang maju, menurut sosiolog yaitu David Mc Cleiland, sedikitnya dibutuhkan minimal 2 persen wirausaha dari populasi penduduknya, atau dibutuhkan sekitar 4,8 juta wirausaha di Indonesia saat ini. Sedangkan Ciputra menyatakan setidaknya dibutuhkan minimal 2 persen pengusaha untuk menjadikan bangsa ini bangkit dari keterpurukan. Berkaca pada kesuksesan negara maju seperti Amerika dan Eropa yang hampir seluruh perguruan tingginya menyisipkan materi entrepreneurship dihampir setiap mata kuliahnya, negara-negara di Asia seperti Jepang,  Singapura dan Malaysia juga menerapkan materi-materi entrepreneurship minimal di dua semester. Itulah yang menjadikan negara-negara tetangga kita tersebut  menjadi negara maju dan melakukan lompatan panjang dalam meningkatkan pembangunan negaranya. Sebagai akademisi yang juga turut concern menangani entrepreneuship diperguruan tinggi, penulis mencoba memberikan gagasan yang mungkin sederhana dan bukan sesuatu yang baru, untuk coba diimplementasikan oleh perguruan tinggi dalam menumbuhkan ”geliat” entrepreneurship diperguruan tinggi, yaitu : menyusun kurikulum, peningkatan SDM Dosen, Membentuk Entrepreneurship Center, Kerjasama dengan Dunia Usaha, Membentuk Unit Usaha Mahasiswa, Kerjasama dengan Institusi Keuangan (perbankan/non perbankan), Entrepreneurship Award. Dari sedikit usulan yang cukup sederhana dan gagasan yang mungkin tidak baru ini, jika diimplementasikan oleh perguruan tinggi dengan serius dan sungguh-sungguh  maka tidak mustahil akan banyak lahir entrepreneur-entrepreneur sukses negeri ini yang mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan dan  pergerakan pasar lokal sehingga tercipta peluang pekerjaan bagi generasi bangsa ini yang pada akhirnya mampu menjadi bangsa mandiri yang tidak banyak tergantung pada negara asing. Perguruan tinggi sebagai salah satu mediator dan fasilitator terdepan  dalam membangun generasi muda bangsa mempunyai kewajiban dalam mengajarkan, mendidik, melatih dan memotivasi mahasiswanya sehingga menjadi generasi cerdas yang mandiri, kreatif, inovatif dan mampu menciptakan berbagai peluang pekerjaan (usaha). Untuk itu sebuah keharusan bagi setiap perguruan tinggi segera merubah arah kebijakan perguruan tingginya dari high Learning university and Research University menjadi Entrepreneurial University atau menyeimbangkan kedua arah kebijakan tersebut sehingga arah kebijakan keduanya tercapai baik yang bersifat high Learning university and Research University maupun yang bersifat Entrepreneurial University.
EKSPERIMENTASI METODEDISCOVERY GUIDETERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH STRATEGIPEMBELAJARAN PENJAS DITINJAU DARI KEMAMPUANAWAL MAHASISWAPRODI PJS Ika Kusumasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 74 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i74.4756

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajarmengajar menggunakan gayakomandodalammata kuliah Strategi Pembelajaran Penjas ditinjau dari kemampuan awal melaluieksperimentasi metode pembelajaran discovery guidepada mahasiswaPJS Regular A angkatan 2009T.A2011/2012. Dari hasil pre-test yang dilakukan diketahui bahwa kemampuan mahasiswa dalammelakukan hasil pre-testmengajar menggunakan gaya komandomasih tergolong rendah.Penelitian inimenggunakan metode penelitian kuantitatif (nilai hasil belajarmahasiswa) yang dapat dianalisis.Dalamhal ini peneliti menggunakan analisis statistik deskriptif. Misalnya mencari nilai rata-rata, presentasekeberhasilan belajar, dan lain-lain.Sampel dalam penelitian ini adalahpada mahasiswaPJS Regular Aangkatan 2009T.A 2011/2012yang berjumlah 32 orang. Untuk mengumpulkan data menggunakanlembar pengamatan, yang selanjutnya dianalisis dengan cara deskriptif secara persentase. Hasilpenelitian yang diperoleh bahwa hasil belajar mengajar menggunakan gaya komandopada siklus Isebesar 46,87%, kemudian meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. hasil belajar mengajarmenggunakan gaya komandomahasiswa siklus I secara keseluruhan masih mencapai 62%. Kemudianpada siklus II berdasarkan hasil refleksi ternyata membawa peningkatan menjadi 74,75%.Penelitian inimenyimpulkan bahwa metodediscovery guidedapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadaphasil belajar mengajar mengajar menggunakan gaya komando dalammata kuliah strategiPembelajaran PenjaspadamahasiswaPJS Regular A angkatan 2009T.A 2011/2012.
PENINGKATAN DAYA SAING DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHATERNAK DOMBA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN ASAHAN Abdul Rahman; Sarim Sarim; Mitra Musika Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8592

Abstract

AbstrakPengembangan ternak domba pada perkebunan sawit di kabupaten Asahan memiliki prospek yang cerah. Nilai DRCR>1 (Domestic Resources CostRatio) sebagai standar daya saing, sehingga memiliki keunggulan komparatif. Potensi ternak yang di dukung oleh pakan ternak yang tersedia pada perkebunan sawit memperlihatkan potensi reproduksi ideal dengan litter size 1,56. Dari analisis kelayakan NPV positif, B/C Ratio>1 yaitu 1,8 dan IRR 21 % > suku bunga diskonto (12%) menunjukkan bahwa kabupaten Asahan layak untuk dikembangkan.Upaya peningkatan daya saing dengan menggali sumberdaya lokal guna memberikan tambahan pengembangan teori daya saing dan pengembangan ternak domba sesuai pembangunan peternakan berwawasan agribisnis yaitu mencukupi kebutuhan ternak dalam negeri dan dalam upaya menyiapkan permintaan ternak domba sesuai standar pasar ekspor.Kata Kunci : Daya Saing, Ternak DombaAbstractThe Development of Sheep in palm oil plantations in Asahan Regency has a promising future and comparative advantage with DRCR > 1 (Domestic Resources Cost Ratio) as the standard of competitiveness. The potential supported by the available forage on palm plantations shows the ideal reproductive potential with litter size of 1.56. From feasibility analysis there are NPVpositif, B / C ratio is 1.8 and 21 % of IRR > discount rate (12% ).The result indicated that feasible to develop . To increase competitiveness can be done by keepingproduction and population (1) and the quality standards of at least 25 kg live weight (2) and also continuity of the availability of effort to keep the sheeps throughout the year (3). To increase competitiveness by exploring local resources to provide additional development and theory of competitiveness, according to sheep farm development oriented agribusiness is sufficient for domestic demand and also to prepare for export market standards.Keywords: Competitiveness, Livestock Sheep
PELATIHAN PENULISAN ESAI KREATIF BAGI PENGEMBANGAN BAKAT SASTRA ANAK PANTI MUHAMMADIYAH Demeiati Nur Kusumaningrum; Fauzik Lendriyono; Dion Maulana Prasetya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i2.15220

Abstract

Pelatihan penulisan esai kreatif merupakan bagian dari gerakan literasi Indonesia yang menargetkan pengembangan bakat sastra anak panti asuhan dan pembentukan bibit-bibit baru komunitas literasi. Mewujudkan insan yang berkualitas dan bermanfaat bagi sesama adalah nilai-nilai yang mendasari realisasi program pengabdian masyarakat dengan sasaran anak-anak panti asuhan Muhammadiyah di daerah Malang dan sekitarnya. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan Majelis Pelayanan Sosial, kegiatan ini dilaksanakan dengan pertimbangan (1) anak-anak panti minim mendapatkan materi dan pendampingan tentang teknis menulis karya sastra, (2) belum banyak media untuk menampung kreatifitas menulis kreatif bagi anak-anak panti, (3) minimnya event pelatihan menulis yang menghasilkan publikasi karya sastra, dan (4) perlunya apresiasi untuk mempublikasikan karya tulis terpilih baik dalam wujud cetak maupun daring. Hasil pelatihan penulisan esai kreatif santri LKSA direncanakan untuk dipublikasikan sebagai buku kompilasi karya sastra. Sayangnya, berdasarkan hasil pelatihan, 50 persen mampu menulis puisi, 40 persen senang menulis cerpen, dan sisanya opini singkat. Namun demikian, 40 persen diantaranya perlu penyempurnaan penulisan Sehingga, perlu tindak lanjut kegiatan pelatihan untuk menyempurnakan tulisan masing-masing santri.Kata kunci: Literasi; Malang; Muhammadiyah; Santri; Sastra.AbstractCreative essay writing training is part of the Indonesian literacy movement which targets the development of literary talents of orphanages and the formation of new generation of the literacy community. Realizing qualified and beneficial human beings are values that underlie the realization of community service programs targeting Muhammadiyah orphanage children in Malang and surrounding areas. Based on observations and interviews with the Social Services Assembly, this activity was carried out with the consideration that (1) the orphanage children had minimal material and assistance on technical writing of literary works, (2) there were not many media to accommodate creative writing creativity for orphans, ( 3) the lack of writing training events that result in the publication of literary works, and (4) the need for appreciation for publishing selected written works both in print and online. The results of LKSA santri creative essay writing training are planned to be published as a compilation book of literary works. Unfortunately, based on the results of the training, 50 percent were able to write poetry, 40 percent liked writing short stories, and the rest were short opinions. However, 40 percent of them need improvement in writing. Therefore, it is necessary to follow up on training activities to improve the writing of each student.Keywords: Literacy; Malang; Muhammadiyah; Santri; Literature.
Menjadi wirausahawan bagi mahasiswa Alterntif mengatasi pengangguran terdidik Husni Wardi Tanjung
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 82 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i82.3457

Abstract

Di tengah arus perubahan besar sekarang, untuk dapat bertahan hidup deperlukan upaya keras, belajar dari yang terbaik dan memiliki pikiran terbuka (open minded), agar dapat berubah kepada yang lebih baik, mampu mengikuti perubahan atau memimpin kemajuan zaman. Sukses bertahan hidup bukan karena berotot kuat, bukan pula karena berilmu tinggi, tapi mereka yang mampu menyesuaikan diri. Orang sukses akan bertanggung jawab, belajar dan bertindak menyesuaikan diri dalam dinamika perubahan. Rajin belajar tapi tidak pernah bertindak, sia-sia, tindakanlah yang akan membawa hasil. Pengetahuan kewirausahaan  akan menjadi modal awal untuk mengantar mahasiswa berwirausaha.  Mahasiswa sebagai motor penggerak masyarakat diharapkan mempunyai paradigma menciptakan lapangan kerja, bukan pencari kerja apa lagi pengangguran. Mahasiwa seyogiyanya mampu meretas budaya gajian menjadi pemberi gaji. Seorang wisudawan, berarti satu lapangan kerja terbuka dan minimal seorang pencari kerja tertampung. Berwirausaha karena terpaksa boleh saja terjadi, daripada menjadi sarjana yang pengangguran.
IPTEKS BAGI MASYARAKAT KELOMPOK USAHA PETANI KELAPA DESA SEI PAHAM La Ane; Muhammad Bukhori Dalimunthe
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4798

Abstract

The purpose of IbM to utilize the coconut husk waste in order to be fully utilized for productive activitiesthat can develop communities economically independent and improve skills in processing waste coconuthusks into craft items. The method used to achieve IbM activity is a method of education, counseling,training, production, business management training, design,  and mentoring. This work was conducted atthe home partner named Japilian Dalimunthe address Sei Sei Understanding Middle Kepayang shavingsDistrict is approximately 220 km from the State University of Medan . Result of performance of activitiesIbM broadly divided into, namely : ( 1 ) soft skills, provision of education and counseling utilization of wasteoil into the craft mat and strap goods that have economic value ; and ( 2 ) hard skills , training, and practicemat production and rope directly involve partners and communities as well as the evaluation of the matand rope production. So also with the additional income earned for production partners mat and strap anda positive impact on the reduction of waste coconut husks piled in the garden or in the yard partner..
PROGRAM PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH BAGI GURU TAMAN PENDIDIKAN ALQURAN (TPQ) DI KOTA SEMARANG Kardoyo Kardoyo; Syamsu Hadi; Ahmad Nurkhin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i2.10335

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengedukasi keuangan syariah guru-guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang melalui kegiatan literasi keuangan syariah. Hal ini dilatarbelakangi dengan kenyataan bahwa kegiatan edukasi yang dilakukan selama ini untuk meningkatkan literasi keuangan syariah masih belum tersosialisasi dengan baik. Dan belum bisa menyentuh kalangan guru-guru TPQ. Penyelenggaraan TPQ (taman pendidikan al quran) menjadi sangat penting dan mendasar untuk memberikan bekal bagi siswa-siswa TPQ untuk lebih dini mengenal keuangan syariah. Melalui TPQ, guru-guru TPQ dapat mengenalkan dan memberikan pemahaman dengan sangat kondusif. Materi yang disampaikan adalah pengenalan lembaga keuangan syariah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dalam beberapa tahap; koordinasi persiapan pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan edukasi, dan kegiatan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian diikuti 37 peserta guru TPQ. Pondok Pesantren (PP) Al Asror sebagai tuan rumah memberikan dukungan penuh pelaksanaan kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan literasi keuangan syariah peserta. Hal ini ditunjukkan dengan semakin pahamnya peserta mengenai perbedaan bank syariah dan bank konvensional, konsep dasar keuangan syariah dan akad-akad yang digunakan untuk pengembangan produk lembaga keuangan syariah.Kata Kunci: lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, literasi keuangan syariah, guru TPQAbstractCommunity service activities are conducted as an effort to educate the shariah finance of TPQ teachers in Gunungpati Sub-district, Semarang City through syariah financial literacy activities. This is motivated by the fact that educational activities conducted so far to increase the literacy of Islamic finance is still not well socialized. And can not touch the TPQ teachers. Implementation of TPQ (al Quran education) becomes very important and fundamental to provide stock for TPQ students to be more familiar with sharia finance. Through TPQ, TPQ teachers can introduce and provide understanding very conducive. The material presented is the introduction of syariah financial institutions. The community service are carried out in the form of socialization and counseling. The community service has been carried out in several stages; coordination of preparation, implementation of education activities, and evaluation activities. The commnity service activities were attended by 37 TPQ teachers. PP Al Asror as the host provides full support for the implementation of community service activities. The community service activities can increase participants' sharia financial literacy. This is indicated by the increasing understanding of the participants regarding the differences between Islamic banks and conventional banks, the basic concepts of Islamic finance and akad-akad used for the development of Islamic financial institution products.Keywords: Islamic financial institution, islamic banking, sharia financial literacy, TPQ teacher
Indonesia Berkabungdalam Masalah-Masalah Pendidikan Indonesia Lamhot Basani Sihombing
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4676

Abstract

Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkansebelumnya. Permasalahan pertama adalah lemahnya para guru dalam menggali potensi anak.Permasalahan kedua adalah bahwa pendidikan di Indonesia menghasilkan “manusia robot”.Permasalahanketiga adalah sistem pendidikan yang top-down (dari atas ke bawah) atau kalau menggunakan istilahPauloFreire (seorang tokoh pendidik dari Amerika Latin) adalah pendidikan gaya bank. Permasalahankeempat yaitu dari model pendidikan yang demikian maka manusia yang dihasilkan pendidikan ini hanyasiap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya. Kurangkreatifnya para pendidik dalam membimbing siswa serta kurikulum yang sentralistik membuat potretpendidikan semakin buram.Para lulusan hanya pintar cari kerja dan tidak pernah bisa menciptakanlapangan kerja sendiri, padahal lapangan pekerjaan yang tersedia terbatas. Solusi pemecahanproblematikapendidikan di Indonesiayang ditawarkan, adalah: (a) solusi masalahpemerataanpendidikan,dan (b) solusi masalah mutu, efisiensi dan relevansi pendidikan.
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN PERILAKU MEROKOK DI DUSUN COMBONGAN YOGYAKARTA Tri Wahyuni Sukesi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i4.12411

Abstract

AbstrakHipertensi dan rokok merupakan hasil analisis prioritas masalah dengan menggunakan metode USGF (Urgency, Seriousness, Growth, dan Frequency) di dusun Combongan Yogyakarta. Berdasarkan hasil prioritas masalah ini maka diambil suatu upaya pencegahan dan pengendalian dengan melakukan promosi kesehatan pencegahan hipertensi dan perilaku merokok. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang hipertensi dan bahaya merokok. Harapannya dengan pengetahuan yang baik dapat meningkatkan perilaku yang baik juga dalam pencegahan hipertensi dan perilaku merokok. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan secara langsung kepada warga dengan menggunakan powerpoint dan juga membagikan leaflet sebagai bahan bacaan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan warga peserta penyuluhan aktif bertanya dan mengikuti kegiatan penyuluhan sampai selesai.Penyuluhan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan warga peserta penyuluhan.Kata kunci: Hipertensi, rokok, penyuluhan.AbstractHypertension and cigarettes are the result of priority analysis of problems using the USGF (Urgency, Seriousness, Growth, and Frequency) method in the Combongan Yogyakarta. Based on the priority results of this problem, an effort to prevent and control is taken by conducting health promotion to prevent hypertension and smoking behavior. This activity aims to increase people's knowledge about hypertension and the dangers of smoking. With good knowledge can improve good behavior also in the prevention of hypertension and smoking behavior. The method used is counseling directly to residents by using powerpoint and also distributing leaflets as reading material. The results obtained were counseling activities went well and the counseling participants actively asked and participated in the extension activities until they were finished. Counseling was carried out interactively between informants and community members.Keywords: Hypertension, cigarettes, counseling.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue