cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
PENGOLAHAN LIMBAH BIJI SALAK KELOMPOK USAHA MANDIRI DI DESA AEK NABARA KECAMATAN ANGKOLA BARAT Qorry Hilmiyah Harahap; Mukhlis Mukhlis; Amir Mahmud Harahap
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i3.7475

Abstract

Abstrak Padang sidimpuan terkenal dengan kota salak, akan tetapi pada masa-masa tertentu harga salak menjadi sangat murah. Mengatasi hal tersebut muncul ketika kehidupan petani salak yang semakin sulit dalam menghadapi musim panen raya tiba sementara harga salak anjlok dan salak yang kulitnya terkelupas sehingga kondisi salak bagus terbuang percuma (istilah petani setempat salak “pamilian“) dari kondisi inilah muncul ide pembuatan makan dan minuman dari olahan buah salak. Selama ini, Kelompok Usaha Mandiri di Desa Aek Nabara ingin mengembangkan usaha kopi biji salak namun terkendala dalam proses produksi, pengemasan kopi biji salak, pemasaran serta laporan pembukuan kelompok usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Kelompok Usaha Mandiri dalam proses produksi kopi biji salak, pengemasan produk, pemasaran serta laporan pembukuan sehingga dapat meningkatkan pendapatan Kelompok Usaha Mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode pelatihan dan praktek penggunaan alat penggiling biji salak, praktek pengemasan produk, pelatihan pemasaran dan praktek pembuatan laporan keuangan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Usaha Mandiri mampu memproduksi kopi biji salah, pengemasan produk, pemasaran kopi biji salak dan laporan pembukuan Kelompok Usaha Mandiri. Kata kunci : Kopi Biji Salak, Alat Penggiling Biji Salak, Kelompok Usaha Mandiri, Desa Aek Nabara, Padangsidimpuan Abstract Padang sidimpuan famous for the city of barking, but at certain times the price of barking becomes very cheap. Overcome this occurs when the life of salak farmers who increasingly difficult in the face of harvest season arrive while the price of salak plummeted and barked peeled skin so that good salak conditions wasted (the term local farmer salak "pamilian") from this condition came the idea of making food and drink of processed fruit bark. During this time, the Independent Business Group in Aek Nabara Village wants to develop the business of salak seed coffee but is constrained in the production process, packing of salak seed coffee, marketing and bookkeeping report of business group. This activity aims to assist the Independent Business Group in the production process of salak seed coffee, product packaging, marketing and bookkeeping report so as to increase the income of Independent Business Group. Community service activities are carried out with the method of training and the practice of using the seed grinder tool, the practice of product packaging, marketing training and financial reporting practice. The results achieved from this community service activity are Independent Business Group able to produce wrong coffee beans, product packaging, marketing of salak seed coffee and report bookkeeping of Independent Business Group. Keywords: Salak Seed Coffee, Salak Seed Mill, Independent Business Group, Aek Nabara Village, Padangsidimpuan
KECERDASAN QALBIAH DALAM PSIKOLOGI ISLAM Nurmayani Nurmayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 72 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i72.4721

Abstract

Pada mulanya kecerdasan hanya berkaitan dengan kemampuan struktur akal (intellect) dalammenangkap gejala sesuatu, sehingga kecerdasan hanya bersentuhan dengan aspek-aspek kognitif (al-majal al-ma’rifi). Namun pada perkembangan berikutnya, disadari bahwa kehidupan manusia bukansemata-mata memenuhi sturktur akal, melainkan terdapat struktur qalbu yang perlu mendapat tempattersendiri untuk menumbuhkan aspek-aspek afektif (al-majal al-infi’ali), seperti kehidupan emosional,moral, spiritual, dan agama. Macam-Macam Kecerdasan Yaitu: Kecerdasan Intellektual, KecerdasanEmosional, Kecerdasan Moral, Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Religius/Agama. Bentuk – bentukkecerdasan yaitu: Kecerdasan Ikhbat (Al-Ikhbbat), Kecerdasan Zuhud (Al-Zuhud), Kecerdasan Wara’ (Al-Wara’), Kecerdasan Dalam Berharap Baik (Al-Raja’), Kecerdasan Ri’ayah (Al-Ri’ayah).Metode menumbuhkan kecerdasan qalbiah dapat dilakukan melalui cara pensucian jiwa(tazkiah al-nafs)  dan latihan-latihan spiritual (al-riadhah). Metode ini dapat ditempuhdengan cara-carayang khusus sesuai dengan pengalaman spiritual peribadinya, tetapi cara yang pertama dilakukan adalahdengan melakukan taubat.
PEMBERDAYAAN PETANI AREN MELALUI DIVERSIVIKASI PRODUK OLAHAN AIR NIRA Irwan Lalisang
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8938

Abstract

AbstrakGula Aren asal Lahendong dikenal sebagai gula aren yang benar-benar murni dari air nira. Gula Lahendong sangat disukai teristimewa untuk membuat kopi atau teh manis. Seiring dengan besarnya permintaan gula aren, baik di Kota Tomohon maupun di Kota Manado dan Airmadi di produksi gula aren asal Lahendong belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Masalah yang dihadapi para perajin belum melihat usaha gula aren menjadi usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Tujuan kegiatan IbM untuk memfasilitasi para perajin gula aren dan petani aren supaya dapat meningkatkan usaha mereka dan dapat menjadi usaha yang produktif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan / edukasi, implementasi teknologi dan pendampingan dari tim IbM. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini mitra 1 dan mitra 2 diberikan penyuluhan tentang kewirausahaan. Tujuannya memotivasi para petani aren untuk tidak menjual air nira ke pabrik tetapi memproduksi sendiri menjadi gula aren dan gula semut. Memotivasi petani untuk memproduksi secara berkesinambungan. Hasil luaran yang dicapai adalah produksi gula semut yang telah dikemas dalam variasi ukuran.Kata Kunci: Gula aren; air nira; usaha produktif, wirausahaAbstract Sugar Aren Lahendong origin known as palm sugar is really pure from the juice of water. Sugar Lahendong is especially preferred to make sweet coffee or tea. Along with the large demand for palm sugar, both in Tomohon City and in Manado City and Airmadi in the production of palm sugar from Lahendong has not been able to meet market needs. The problem faced by craftsmen has not seen palm sugar business become a reliable business to increase family income. The purpose of IbM's activities to facilitate the palm sugar craftsmen and palm farmers in order to improve their business and can be a productive business. The method used is counseling / education, technology implementation and mentoring of IbM team. The results achieved in this activity are partner 1 and partner 2 given counseling about entrepreneurship. The goal is to motivate the sugar palm farmers not to sell juice to the factory but to produce itself into palm sugar and sugar ants. Motivate farmers to produce on an ongoing basis. Output achieved is the production of ants sugar that has been packed in a variety of sizes. Keywords: Palm sugar; water nira; productive enterprises, entrepreneurs
PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA SEBAGAI SALAH SATU MODAL MEMBANGUN KARAKTERBANGSA. Andarias Ginting
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i73.4747

Abstract

Menciptakan manusia berkarakter tidak semudah membalikkan tangan, ia harus di didik dari semenjakkecil dan karakter tidak dapat diajarkan seperti kita mengajarkan suatu teknik permainan olahraga.Karakter merupakan suatu gambaran kepribadian seseorang dalammemahami, peduli, dan bertindakatas nilai-nilai etika/ moral. Kebiasaan berpikir dan berbuat yang membantu orang hidup dan bekerjabersama-sama sebagai keluarga, teman, tetangga, kelompok, masyarakat, dan bangsa.Salah satumodal untuk membangun karakter bangsa dapat melalui pendidikan jasmani dan olahraga.Pendidikanjasmani bukan semata-mata berurusan dengan pembentukan badan, tetapi pembentukan manusiaseutuhnya dalam arti yang luas. Melalui pendidikan jasmani diharapkan akan tercapai tujuan yangmeliputi pembentukan dan pembinaan bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani, intelektual,emosional, social dan moral – spiritual. Aktivitas olahraga dilakukan sebagai media pembelajaranpendidikan jasmani dimana peraturan/ketentuan-ketentuan (rule of the game) dalam olahraga tersebutharus ditaati, sehingga nilai-nilai sportivitas, saling menghormati dan menghargai sesama temanmaupun lawan, bertanggung jawab, jujur, berfikiran positif, bekerja keras dan sebagainya telahditanamkan dalam dirinya, sehingga terbentuk kepribadian yang berkarakter kuat seperti yangdiharapkan.
PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA TERPADU DI PANTAI MALANG SELATAN DALAM MENDUKUNG SEGITIGA EMAS WISATA (BATU, BROMO, MALANG SELATAN) Agung Sugeng Widodo; Susinggih Wijana; Ary Mustofa Ahmad
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8581

Abstract

AbstrakDesa Purwodadi merupakan desa yang memiliki wilayah pantai malang selatan. Pantai di desa ini menyuguhkan panorama alam yang indah disertai aktivitas nelayan dikampung nelayan. Akan tetapi, potensi yang ada belum optimal dikembangkan secara maksimal. Pantai ini cukup strategis karena berada di suatu wilayah segitiga emas yaitu kota Batu,wilayah Gunung Bromo, dan Wilayah Malang Selatan. Pengembangan wilayah ini diharapkan dapat menujang taraf ekonomi masyarakat disekitar wilayah segitiga emas dan mampu menunjang nama daerah. Program pengabdian ini menggunakan beberapa metode yaitu survei lokasi pengabdian, negosiasi mitra, penandatanganan nota kesepakatan kerjasama, pengurusan perizinan dengan pihak terkait, pelaksanaan program, dan evaluasi. Untuk langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah 1) sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya agrowisata sehingga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam geliat wisata yang berbasis pada agro 2) Mengedukasi kelompok masyarakat tentang IPTEK 3) Mendampingi masyarakat dalam upaya untuk diversifikasi produk wisata berupa cinderamata dan kuliner. dari hasil kegiatan, disusun rencana pengembangan kuliner serta potensi lain yang dapat dikembangkan. Salah satu strategi yang digunakan untuk memperkenalkan serta mengangkat wisata kuliner dan wisata alam di wilayah ini dengan dibuatkannya brosur serta website. Selain itu, edukasi tentang pengelolaan website juga dilakukan kepada masyarakat untuk dapat mempromosikan wilayah ini sehingga dapat menciptakan ekonomi kerakyatan.Kata Kunci: Desa Purwodadi, Pantai Malang Selatan, Wisata Kuliner, Wisata Alam,Abstract Purwodadi village is a village that has the southern poor coastal area. The beach in this village presents a beautiful natural scenery accompanied by fishing activities dikampung fishermen. However, the potential is not optimally developed optimally. This beach is quite strategic because it is located in a golden triangle region of Batu, Mount Bromo region, and South Malang region. The development of this region is expected to support the economic level of the community around the golden triangle region and able to support the name of the region. This devotional program uses several methods, namely surveying the location of dedication, negotiating partners, signing a memorandum of cooperation agreement, licensing arrangements with related parties, program implementation, and evaluation. For the steps that need to be done is 1) socialization to the public about the importance of agro tourism so that it can raise public awareness to participate actively in agro-based tourism geliat 2) Educate community groups about science and technology 3) Accompany the community in an effort to diversify tourism products in the form of souvenirs and culinary. from the results of activities, culinary development plans are developed and other potentials that can be developed. One of the strategies used to introduce and elevate culinary and nature tourism in the region with the creation of brochures and websites. In addition, education on website management is also done to the community to be able to promote this region so as to create a populist economy. Keywords: Purwodadi Village, South Malang Beach, Culinary Tourism, Nature Tourism,
PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK KERAJINAN ROTAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PADA MASYARAKAT KECAMATAN MEDAN SUNGGAL Charles Fransiscus Ambarita; Muhammad Andi Abdillah Triono; Heri Soeprayogi; Dody Feliks Pandimun Ambarita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i1.17009

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk membantu mitra dalam meningkatkan produktivitas dan penjualan usahanya sehingga dapat meningkatkan penjualan produk kerajinan rotan bermuatan budaya daerah. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian ini antara lain: (1) produk kerajinan rotan bermuatan budaya daerah: dan (2) laporan keuangan UKM. Metode yang dipakai untuk mencapai tujuan pengabdian ini adalah pendidikan dan praktek diversifikasi kerajinan rotan bermuatan budaya daeerah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di kecamatan Medan Sunggal Jalan Amal Nomor 121 C Kotamadya Medan Provinsi Sumatera Utara. Hasil capaian kegiatan yang telah dihasilkan adalah: (1) mitra telah memperoleh pendidikan dan keterampilan dalam melakukan diversifikasi produk kerajinan rotan bermuatan budaya daerah, dan (2) mitra memperoleh teknologi tepat guna berupa mesin pemotang rotan untuk meningkatkan penjualan produknya.Kata kunci: Diversifikasi; Rotan; Penjualan; Pendidikan.AbstractThe purpose of this dedication to increasing productivity and sales of their businesses so as to increase sales rattan handicraft products with regional culture. Resultant of output from this dedication activity, such as: (1) ) Rattan Product with local feature; and (2) Financial statement for Small-Medium Enterprises. The method used to achieve the purpose of dedication activity are education and practicing diversification of rattan product with local feature. This activity located in Medan Sunggal District, Amal Street Number 121C, Medan City, North Sumatra. The activities of achievement result are: (1) Partners getting knowledge and skill diversification of rattan product with local feature; and (2) Partners got an efficient technology like cutter device for rattan to increase their sales.Keywords: Diversification; Rattan,Sales; Education.
PENTINGNYA KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK NURHASANAH SIREGAR; ARNA RITONGA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i76.3447

Abstract

Terdapat beberapa kemampuan yang seharusnya dimiliki peserta didik untuk menghadapai kemajuan jaman pada saat ini, diantaranya adalah kemampuan komunikasi dan penalaran. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang telah dipelajari sejak taman kana-kanak sampai perguruan tinggi memainkan peran yang penting untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Komunikasi dan penalaran matematika merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pembelajaran matematika. Diharapkan kedepannya dengan semakin membaiknya pembelajaran yang dilakukan guru sebagai pendidik, kedua kemampuan tersebut dapat meningkat. Hal ini diharapkan agar peserta didik dapat bersaing dengan bangsa lainnya. Kata Kunci: Komunikasi matematika, Penalaran Matematika
The Role of Advertisements in English Foreign Language (EFL) Teaching Farida Hanim Saragih; Citra Anggia Putri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 80 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i80.4789

Abstract

This paper aims at discussing the use of advertisements (ads) in English Foreign Language (EFL) teachingand focuses on some of the appealing uses of language, visual elements, and culture in advertising, and onhow language teachers could exploit them in their classes. Advertisers have creative ways to use ads toattract people’s attention and to be memorable by exploiting the language code, paralanguage, illustrationand culture value. The ways of advertisers to use the language, illustration, code, and culture could beconsidered by the language teachers in teaching. Language teachers  appears to be very little exploitationof the fascinating uses of  language and visual elements in advertising, and this paper attempts to presentEFL practice by providing an overview of some of the interesting uses of language, culture, and visualelements in ads, and suggesting ways of exploiting them in classroom
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK EKSTRAK TANAMAN PADA BUDIDAYA PERTANIAN ORGANIK DI LAMPUNG SELATAN Darwin H. Pangaribuan; F.X. Soesilo; Joko Prasetyo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i1.9674

Abstract

AbstrakPertanian organik semakin populer di kalangan petani sebagai praktik pertanian alternatif. Kebutuhan unsur hara mayor dalam pertanian organik dapat dicukupi dari bahan alamiah yaitu dari bahan ekstrak tanaman. Organ tanaman kaya akan unsur hara misalnya ekstrak tanaman daun tanaman lamtoro kaya akan unsur Nitrogen, ekstrak batang pisang kaya akan unsur Fosfor, dan ekstrak sabut kelapa kaya unsur Kalium. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatkan pengetahuan para petani tentang pupuk organik cair 2. Meningkatkan keterampilan petani untuk membuat pupuk organik cair dari bahan ekstrak tanaman. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah dilaksanakan pada bulan November 2017. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertempat di Kelurahan Marga Agung, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan. Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah materi pertanian organik yaitu teknik pembuatan pupuk organik cair dari ekstrak tanaman. Pada akhir pengabdian diperoleh bahwa (1) pengetahuan petani sasaran tentang manfaat pemupukan melalui pupuk organik cair telah meningkat 62%. (2) Tanggapan petani terhadap kegiatan demonstrasi cara pembuatan pupuk organik cair cukup baik dan positif serta petani ingin mencoba membuat sendiri pupuk organik cair untuk dicobakan pada lahan budidaya tanaman pangan petani.Kata Kunci: pertanian organik, penyuluhan, pupuk organik cair, lamtor, batang pisang, sabut kelapaAbstractOrganic farming is increasingly popular among farmers as an alternative agricultural practice. The need of major nutrients in organic farming can be provided from natural ingredients that are from plant extract material. Plant organs rich in nutrients such as leaf plant extracts lamtoro rich in Nitrogen, banana stem extract rich in phosphorus and fitohormone and extract coconut fiber rich in potassium. The purpose of this extension activity is 1. Improving knowledge the farmers about liquid organic fertilizer 2. Increase skills farmers to make liquid organic fertilizer from plant extract material. This community service activity was held in November 2017. The community service activity is located in Kelurahan Marga Agung, Jatiagung sub-district, South Lampung. Material presented on extension activities in the community that is an organic farming material namely production technique of a liquid organic fertilizer from plant extracts. At the end of the extension, it was found that (1) knowledge of target farmers about the benefits of fertilization through liquid organic fertilizer has increased 62 %. (2) The farmers' perception of the demonstration method activity of liquid organic fertilizer is quite good and positive and the farmers want to try to make their own liquid organic fertilizer to be tested on food-crops farming of farmersKey words: organic farming, extension, liquid organic fertilizer, lantoro, banana stem, coconut fiber
PEMBERDAYAAN DI SEKTOR PARIWISATA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Nanis - Hairunisya; Dewi Anggreini; Maria Agatha Sri, W.H
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20646

Abstract

Kondisi alam yang berbukit Di Desa Pelem dan aliran sungai yang membelah Kota Tulungagung di Desa Waung merupakan potensi wisata yang memerlukan  pengelolaan dan promosi yang lebih optimal. Kondisi ini dikukung oleh potensi ekonomi berupa produksi kripik gadung khas Desa Pelem dan produksi konveksi  khas Desa Waung menunjang daya tarik tumbuhnya wisata desa. Namun demikian pengelolaan wisata dan promosi belum ditangani secara professional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan (1) Meningkatkan kemampuan Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan masayarakat dalam pengelolaan wisata dan strategi promosi wisata; (2). Meningkatnya kegiatan-kegiatan yang menunjang wisata seperti ekonomi kreatif. (3). Meningkatkan partisipasi kegiatan masyarakat dalam semua kegiatan kepariwisataan termasuk tokoh-tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, pendekatan kelompok, pendekatan individual, metode ceramah, metode diskusi/FGD. Indikator keberhasilan kegiatan dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat dan hasil pre test dan post tes setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan manajerial pokdarwis dalam menyusun rencana kegiatan jangka pendek, termasuk rencara promosi dengan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk edukasi wisata. Pegiat ekonomi kreatif telah memahami strategi pemasaran kolaborasi dan penjualan online. Partisipasi dan natusiasme masyarakat sangat tinggi meski kegiatan ada di masa pandemic covit.Kata kunci: Pengelolaan wisata, strategi promosi wisata, pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreativ. 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue