cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
APLIKASI RIZOBAKTERI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN, HASIL DAN KETAHANAN PADA TANAMAN BAWANG MERAH Milda Ernita; Zahanis Zahanis; Jamilah Jamilah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i3.4779

Abstract

Pertanian konvensional dengan menggunakan pestisida kimia telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan tingginya residu pada hasil pertanian. Salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia adalah dengan agen hayati yaitu rizobakteri. Rizobakteri merupakan bakteri yang hidup disekitar perakaran tanaman dan telah diketahui mampu meningkatkan pertumbuhan, hasil dan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang merupakan salah satu sentra produksi sayuran. Pengabdian ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat petani dengan penyuluhan dan denplot tentang manfaat rizobakteri sebagai agen hayati yang juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.  Metode percobaan menggunakan Rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan yaitu tanpa rizobakteri, Bacillus pumilus strain TSH22w dan Pseudomonas geniculata strain XJUHX-19 yang terdiri dari 5 ulangan. Hasil percobaan menunjukkan kedua jenis rizobakteri mampu meningkatkan pertumbuhan, hasil dan ketahanan tanaman terhadap penyakit hawar daun bakteri serta mengurangi aplikasi pestisida kimia.
PENGRAJIN TIKAR PANDAN DI DESA ALUE O IDI RAYEUK Tengku Winona Emelia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i1.8948

Abstract

AbstrakPengrajin tikar pandan yang berada di desa Alue O, Idi Rayeuk Aceh Timur, telah berhasil memproduksi berbagai kerajinan yang terbuat dari tikar pandan. Namun dalam perkembangannya motif atau disain kerajinan tikar pandan perlu diberikan pelatihan motif dan disain baru yang lebih variatif sehingga hasil kerajinan usaha kecil menengah ini dapat bersaing di pasar lokal, selanjutnya memberikan pelatihan pembukuan guna mengembangkan industri rumah tangga yang dikerjakan ibu-ibu pengrajin di sekitar desa Alue O Idi Rayeuk. Dengan kapasitas yang dimiliki sudah selayaknya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memberikan peran yang sangat esensial guna menciptakan lebih banyak lagi pengrajin-pengrajin tikar pandan yang dapat mengaplikasikan bentuk motif dan disain tikar pandan. Jika ditinjau dari jumlah dan kemampuan tenaga pengrajin yang dimiliki pengrajin yang ada sudah cukup untuk melayani pasar , permasalahan yang sangat mendasar yang dihadapi oleh pengrajin adalah pengembangan disain dan motif kreatif yang mempunyai karakteristik yang berbeda dari daerah lain. Tujuan kegiatan pengabdian IbM ini adalah untuk membantu mengembangkan disain dan motif baru. Metode yang dilakukan dalam kegiatan IbM adalah pendampingan dan penyuluhan cara melakukan , pengembangan model dan disain, Hasil kegiatan pengabdian IbM ini berupa (1) disain tas, (2) disain dompet.Kata kunci: Pengrajin tikar pandan, disain, motif.AbstractPandan Craftsman mats located in the village of Alue O, Idi Rayeuk East Aceh, has managed to produce various handicrafts made of pandan mats. However, in the development of the motive or design of pandan mats handicrafts, it is necessary to provide new motives and designs that are more varied so that the handicrafts of small and medium enterprises can compete in the local market, then provide bookkeeping training to develop the household industry which is done by the mothers of craftsmen around the village Alue O Idi Rayeuk. With the capacity that is owned by the University of Muhammadiyah North Sumatra provide a very essential role to create more pandan mats craftsmen who can apply the form of motifs and pandan mat design. If viewed from the amount and ability of craftsmen owned by existing craftsmen is enough to serve the market, the very fundamental problem faced by artisans is the development of design and creative motives that have characteristics different from other regions. The purpose of IbM's devotion is to help develop new designs and motifs. The methods undertaken in IbM activities are mentoring and counseling on how to perform, model development and design. The results of IbM service activities are (1) bag design, (2) wallet design.Keywords: Pandan Mat Craftsman, Design, Motive
PROGRAM PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH (PPPUD) KERAJINAN TENUN SUTERA SENGKANG DI KABUPATEN WAJO BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU BUGIS Muhammad Ardi; Muhammad Rakib; Faizal Amir; Bakhrani A Rauf; Alimuddin Sa'ban Miru
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20356

Abstract

Tujuan kegiatan PPPUD ini adalah: (1)  Memperkenalkan kepada mitra jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (2) Melatih mitra membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif;  (3) Memperkenalkan kepada mitra desain motif kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis; (4)  Melatih mitra membuat desain, mengembangkan desain, dan menenun kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis.   Metode yang digunakan adalah sebgai berikut: (1) melakukan sosialisasi kepada Pemerintah Kabupaten Wajo dan industri mitra; (2) melatih dan mendampingi mitra membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (3) melatih dan mendampingi mitra membut desain, mengembangkan desain, dan menenun kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis; (4) melakukan monitroing dan evaluasi.  Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut: (1) mitra mengenali dan terampil membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (2) mitra mengenali dan termpil membuat desain, mengembangkan desain,  dan menenun motif kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis
Pemberdayaan Dosen Fakultas Ekonomi untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Melalui Kerjasama dengan Stakeholder di Kota Medan Fauzia Agustini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4650

Abstract

The aim of this research is to empower the lecturers for improving the working productivity of FacultyEconomic of Lecturers in Medan, beside that, through this research there is a cooperation among thelecturers, a cooperation between the lecturers and the stakeholders and there are preparation of learningmaterials base on market’s needs.The research is done by surveying (the lecturers visit to some companies), interviewing (thelecturers interviewed and made discussion with the companies to improved the preparation of learningmaterials) and documented study. The sample of this research are the lecturers of ManagementDepartment of Faculty Economic of State University of Medan and the stakeholders are PT Telkom, PT SinarSosro and PT Socfin Indonesia.The lecturers who teach Human Resource Management I and Human Resource Management II,Organizational Behaviour, Marketing Management and Agribusiness Management have visit and discussedwith the stakeholders related on preparation of learning materials. The results are there are somepreparation of learning materials (the contract of lecture, syllabus, and the preparation of lecture) .
Pemanfaatan dan Pengolahan Pupuk Organik Dari Limbah Tanaman Jagung Dan Kulit Coklat Uswatun Hasanah; Murniaty Simorangkir; Indra Masmur; Sajaratud Dur; Elvri Melliaty Sitinjak
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 75 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i75.4821

Abstract

Kegiatan IbM  Kelompok Tani Jagung dan Coklat ini bertujuan 1) memberi solusi kepada mitran Kelompok Tani Jagung Sejahtera dan Kelompok Tani Coklat Saroha untuk mengatasi kekuranganpupuk organik dengan memanfaatkan limbah tanaman jagung dan coklat yang cukup melimpahn dalam usaha meningkatkan produktivitas tanaman  dan mensukseskan program pertanianorganik, 2) membuka peluang membuka usaha baru pupuk organik. Target khusus yang ingin dicapai adalah publikasi jurnal, laporan kegiatan,  aspek produksi dan manajemen.  Luaran kegiatan adalah produk pupuk organik limbah tanaman jagung dan coklat berkualitas (fisik dan kandungan unsur hara), desain alat perajang mekanik limbah pertanian dan rencana bisnis sederhana pupuk organik. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan, rancang alat perajang mekanik  limbah organik, pelatihan dan peraktek produksi serta penyuluhan perencanaan bisnis sederhana pupuk organik. Kegiatan melibatkan  tiga orang dosen dan dua mahasiswa. Mitra kegiatan adalah kelompok tani jagung Sejahtera dan kelompok tani coklat Saroha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80 %  kelompok tani kedua mitra mampu mengolah pupuk organik dari limbah kulit coklat dan limbah batang serta daun jagung dalam waktu 10 hari. Kualitas tekstur pupuk organic baik yaitu tidak berbau, tidak berair, gembur, tidak panas dan warnanya hitam. Kualitas unsur hara .masing-masing pupuk limbah jagung, coklat dan campuranlimbah jagung dan coklata dalah  ratio C/N 8,4; 8,8 dan 9,0 yang sudah mendekati ratio C/N tanah, kadar KO 1,60 %; 1,52% dan 1,58% serta kadar P2O adalah  3,15%; 2,50% dan 3,00%. Hal ini menunjukkan bahwa  zat organik limbah telah terurai menjadi unsur hara yang menyuburkan tanah dan mudah diserap 5 tanaman. Kelompok tani  mitra mengembangkan pembuatan pupuk dengan menggunakan limbah  tanaman/batang pisang yang ada di lokasi pada saat sebelum panen jagung.  Kapasitas alat perajang mekanik yang digunakan dapat memotong 500 kg limbah pertanian/jam.  Sebanyak 50% kelompok tani mitra berminat berwirausaha baru pupuk organik dan 50% lagi  sementara hanya untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanamannya. Kelompok tani mitra ini memerlukan pembinaan lanjutan baik dalam penyempurnaan produksi, pengemasan maupun pemasaran produksinya.
PEMANFAATAN HANDSANITIZER DAN BIOFILTER BIJI KELOR SERTA SPONS OYONG SEBAGAI SOLUSI PREVENTIF PENCEMARAN AIR DAN PENINGKATAN PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI KISMOSARI DESA GADINGAN KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Indah Tri Susilowati; Susilowati Susilowati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i3.11590

Abstract

Abstrak Kismosari adalah salah satu wilayah yang merupakan bagian administratif dari Desa Gadingan Kecamatan Mojolaban, Kab Sukoharjo. Rendahnya kualitas air yang ditandai dengan tingginya kesadahan air serta diikuti dengan rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) berakibat munculnya kerentanan masyarakat terhadap dampak kesehatan dan ekonomi. Progrtam ini dilakukan sebagai upaya preventif melalui pemanfaatan bahan herbal berkhasiat yang merupakan potensi wilayah yang menjadi produk berbasis herbal. Pengabdian masyarakat dengan mitra paguyuban bapak-bapak Kismosari dan perkumpulan ibu-ibu PKK Mekarsari diawali dengan melakukan edukasi PHBS dan pemanfaatan herbal berkhasiat, dilanjutkan dengan pelatihan herbal berkhasiat. Potensi herbal berkhasiat di wilayah tersebut diaplikasikan dengan pembuatan produk yaitu biofilter dan hansanitizer dalam bentuk spray. Produk dilakukan oleh warga kedua mitra dengan pendampingan dari mahasiswa dan stakeholder. Pengembangan produk melihat hasil dari evaluasi mitra pada pelaksanaan herbal berkhasiat. Evaluasi pengembanga produk diperoleh hasil 10,53 % untuk pengembangan biofilter pipa yang dipasang pada air keluar dari pompa air, 15,79 % untuk pengembangan biofilter pipa yang dipasang pada kran air, dan 73,68 % untuk produk spray. Pengembanga produk spray dilakukan oleh ibu-ibu PKK Mekarsari.Kata Kunci: PHBS, Biofilter, Hansanitizer, KismosariAbstractKismosari is an area that is an administrative part og Gadingan Village, Mojolaban, Sukoharjo district. The low quality of water that is characterized by high water hardness and followed by low hygiene and healtly living behavior (PHBS) result in the emergence of community vulnerability to health and economic impacts. This program is conducted as a preventive effort through the utilization of nutritious herbs that are potential of the region to be herbal based products. Community service with the community partners of Kismosari fathers and the Mekarsari PKK women's association begins by education PHBS and utilization of nutritious herbs, continued with a nutritious herbal training. Potential herbs of that region are applied with the manufacture of products, that is biofilter and hananitizer in the form of spray. The productin is carried out by the villangers of two partners with accompaniment by the implementing team involving students and stakeholders. Product development sees the results of partners evaluation on the implementation of nutritious herbs. Evaluation of product development obtained results of 10.53% for the development of pipe biofilter which was installed in the water out of the water pump, 15.79% for the development of pipe biofilter installed on the water tap, and 73.68% for spray products. Spray product development was carried out by the PKK Mekarsari mothers.Keywords: PHBS, Biofilter, Hansanitizer, Kismosari
PENYULUHAN DAN DEMPLOT TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIKDENGAN DEMONSTRASI APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN BIOPESTISIDA DI DESA BRAJA CAKA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Darwin H. Pangaribuan; Niar Nurmauli; Sarno Sarno
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i3.4692

Abstract

Pertanian alamiah belum banyak diterapkan di Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan penerapan iptek bagi masyarakat (IbM) ini dilaksanakan di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Aneka Guna” Desa Braja Caka, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, sejak bulan Februari 2016 sampai dengan November 2016.  Tujuan pengabdian ini adalah mengadakan pelatihan dan demplot teknologi pertanian organik dengan demonstrasi aplikasi pupuk organik cair dan biopestisida. Kegiatan ceramah dilakukan sebanyak 2 kali.  Setiap kegiatan ceramah ini dihadiri oleh petani sebanyak 40 orang. Materi yang disampaikan meliputi materi pertanian organik secara umum, budidaya  tanaman pangan secara organik, cara pembuatan pupuk organik cair, dan cara membuat biopestisida botani.  Hasil analisis laboratorium pupuk organik cair menunjukkan bahwa pupuk organik cair urine sapi memiliki kandungan unsur hara N sebesar 6657,08 ppm, P sebesar 12,21 ppm, dan K sebesar 2738,05 ppm.  Dari petak demplot dihasilkan panen padi 4.5 ton ton ha-1 dan panen jagung 10 ton ha-1.  Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan petani tentang pertanian organik, pembuatan pupuk organik cair dan pembuatan biopestisida telah meningkat. Peningkatan pengetahuan petani  meningkat berkisar dari 30% sampai dengan 50%.  Keterampilan petani bertambah setelah demplot pertanian organik.
PEMBINAAN TATA BAHASA DAN TATA BENTUK SURAT-MENYURAT INDONESIA PADA KELOMPOK BIDANG EKSTRAKURIKULER SMA MUHAMMADIYAH KEDAWUNG KABUPATEN CIREBON Tri Pujiatna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i1.14070

Abstract

Kegiatan surat-menyurat memiliki peran penting dalam menyampaikan sebuah informasi. Agar komunikasi berjalan dengan baik, maka isi surat harus jelas kepada pihak penerima surat. Untuk mencapai tujuan itu, maka dibutuhkan tata kelola penulisan surat untuk memudahkan timbal balik surat dalam pembuatan. Surat akan terasa baik apabila bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan pedoman ejaan. Bahasa yang digunakan di dalam kegiatan surat-menyurat harus efektif, wajar, logis, hemat, cermat, sopan, dan menarik. Hal tersebut harus diperhatikan mengingat ruang tulis dalam surat terbatas. Tata bentuk surat tidak kalah pentingnya. Dalam kegiatan surat-menyurat Indonesia mengenal beberapa bentuk surat berdasarkan tata bentuknya, di antaranya: bentuk lurus penuh, bentuk lurus, bentuk setengah lurus, bentuk bertakuk, bentuk Indonesia lama, bentuk Indonesia baru, bentuk menggantung.  Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan terhadap tata kelola surat-menyurat Indonesia. Melalui teknik pendampingan,tanya jawab serta latihan,  pengabdian ini menghasilkan suatu pemahaman pada proses penyusunan serta penulisan surat yang sesuai dengan  kaidah  bentuk  dan tata bahasa surat-menyurat pada kelompok bidang ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah Kedawung Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Surat Bahasa Indonesia; Surat-menyurat Indonesia; Tata Bahasa Surat Indonesia; Tata Bentuk Surat Indonesia. Abstract Mailing activities have an important role in conveying information. In order for communication to run well, the contents of the letter must be clear to the recipient of the letter. To achieve this goal, the management of permits is needed to facilitate reciprocity of letters in the making. The letter will feel good translated using good and correct Indonesian in accordance with spelling instructions. The language used in correspondence activities must be effective, reasonable, logical, thrifty, careful, polite, and interesting. This must be noted in the limited space for writing space. The form of letters is no less important. In Indonesian correspondence activities recognize several forms of letters according to their form, here: full straight forms, straight forms, straight forms, curved forms, old Indonesian forms, new Indonesian forms, Indonesian forms. Therefore, there is a need for guidance on Indonesian correspondence governance. Through mentoring, question and answer and practice techniques, this service produces an understanding of the manufacturing process as well as renewing letters in accordance with the rules of letter-form and grammar in the extracurricular field group of Muhammadiyah Kedawung High School, Districts Cirebon. Keywords: Indonesian Letter; Indonesian correspondence; Indonesian Letters of Grammar; Forms of Indonesian Letters
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS KOPA DI KAMPUNG AUR DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KONSTRUKSI MENJADI GREEN WALL Irma Novrianty Nasution; Syahreza Alvan; Novalinda Novalinda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i2.6870

Abstract

Abstrak Kondisi Kampung Aur yang memprihatinkan dari segi sosial, ekonomi, lingkungan, psikologi, mental, dan pendidikan masyarakat yang jauh dari kemapanan hidup banyak menimbulkan berbagai permasalahan. Masalah utama yang terlihat jelas yaitu lingkungan permukiman yang padat, kumuh, kurang sehat, tidak asri dan nyaman. Keterbatasan lahan dan ketersediaan ruang hijau yang minim semakin memberi kesan lingkungan yang kumuh. Untuk itu, perlu dikembangkan langkah-langkah nyata untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih asri, hijau, dan nyaman tersebut. Upaya pengembangan berkelanjutan yang didengung-dengungkan, baik dalam lingkup lingkungan maupun arsitektur, menuntut setiap individu untuk waspada atas bahaya yang mengancam kelangsungan hidup manusia di masa mendatang akibat mengabaikan permasalahan lingkungan. Salah satu bahaya yang mengancam adalah praktek konstruksi dengan limbah yang dihasilkannya. Dalam upaya mendukung program berkelanjutan, maka kegiatan ini direncanakan untuk memanfaatkan limbah konstruksi seperti batu-bata, pipa paralon, bambu dan atau kayu untuk dimanfaatkan sebagai green wall yang dapat diaplikasikan sebagai pekarangan vertikal menggantikan pekarangan yang tidak tersedia karena keterbatasan lahan yang ada. Melalui pemberdayaan komunitas yang ada di Kampung Aur dalam memanfaatkan limbah konstruksi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman yang lebih baik lagi dari kondisi awalnya. Dengan begitu, anggota masyarakat memiliki wawasan baru, inisiatif dan kreativitas untuk mengembangkan konsep serupa secara mandiri di masa-masa mendatang. Kata kunci: Kampung Aur, komunitas, limbah konstruksi, green wall  Abstract Many problamatic conditions of Kampung Aur concern in terms of social, economic, environmental, psychological, mental, and educational communities far from the establishment of life. The clearly main problem show the  neighborhoods are crowded, unsanitary, not beautiful and comfortable enough. The limitation of land use and the less availability of green space are gives the impression of a polluted environment. Therefore, it is necessary to develop real ways to create a more beautiful living environment, green, and comfortable. The sustainable development efforts that was touted, both in environmental and architectural, require individuals to be aware of the dangers that threaten human survival in the future as a result of ignoring environmental problems. One of the dangers is practice of construction with the waste it generates. The  effort to support the sustainable program by doing activities are planned to take advantage of construction waste such as bricks, the pipe, bamboo or wood to be used as a green wall which can be applied as vertical garden. It can be replacing its grounds are not available because of limitation of land use which exists. Through the empowerment of communities in Kampung Aur in the use of construction waste is expected to improve the quality of the living environment better than the initial conditions. Therefore, the community have a new insight, initiative and creativity to develop similar concepts independently in the future. Keywords: Kampung Aur, community, construction waste, green wall
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGUSAHA BEBEK PETELUR MENGGUNAKAN SISTEM DRY HOME DAN MESIN PENGHALUS KEPALA UDANG PADA DESA CAMBAJAWA KABUPATEN MAROS Irvawansyah Irvawansyah; Alang Sunding; Nurul Afifah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i3.14787

Abstract

Pertumbuhan penduduk usia produktif di Indonesia yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang cukup, menyebabkan bertambahnya angka pengangguran. Pemerintah menggalakkan program wirausaha sebagai solusi dari peningkatan pengangguran. Salah satu wirausaha yang mempunyai prospek cukup baik adalah peternakan bebek petelur. Sebagai bahan pokok, permintaan telur bebek di pasaran relatif stabil. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk mengefisienkan waktu pembuatan tepung kepala udang sebagai komponen pakan yang paling penting dalam produksi telur bebek. Proses pembuatan tepung kepala udang yang dilakukan warga Maros selama ini terdiri dari 4 tahap yaitu: 1) Perebusan kepala udang, 2) Penjemuran kepala udang, 3) Penggilasan dan 4) penghalusan. Program kemitraan masyarakat ini menggunakan metode research and development. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program ini yaitu : 1) efisiensi waktu mulai dari pengeringan kepala udang sampai pembuatan tepung kepala udang dari 2 hari menjadi 10 jam, 2) mitra dapat mengoperasikan mesin tepung dan memanfaatkan teknologi, 3) kapasitas produksi tepung udang meningkat karena waktu produksi tepung semakin pendek, 4) laba usaha meningkat sebesar Rp 14.230 atau 47,43% dan aliran kas bersih meningkat menjadi Rp 44.230 atau 73,72% karena biaya pakan bisa ditekan. Kata kunci: Mesin Penghalus, Dry Home, Pakan Bebek. Abstract The growth of the productive age population in Indonesia that is not matched by the availability of sufficient employment opportunities, causes an increase in unemployment. The government is promoting the entrepreneurship program as a solution to increasing unemployment. One entrepreneur that has good prospects is laying ducks. As a staple, demand for duck eggs on the market is relatively stable. This community partnership program aims to streamline the time to make shrimp head flour as the most important feed component in duck egg production. The process of making shrimp head flour made by Maros residents so far consists of 4 stages, namely: 1) Boiling shrimp heads, 2) Shrimp head drying, 3) Milling and 4) fineness. This community partnership program uses research and development methods. The results obtained from the implementation of this program are: 1) time efficiency from drying the shrimp head to making shrimp head flour from 2 days to 10 hours, 2) partners can operate the flour machine and utilizing technology, 3) shrimp flour production capacity increases due to shorter flour production time, 4) operating profit increased by Rp. 14,230 or 47.43% and net cash flow increased to Rp. 44,230 or 73.72% due to reduced feed costs. Keywords: Disk Mill, dry Home, Duck Farm,

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue