cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL (UMK) BERBASIS SYARIAH: STUDI PADA PROGRAM PUSYAR BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA MOJOKERTO Setyo Tri Wahyudi; M. Khusaini; Devan S. Pratomo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i3.4781

Abstract

Salah satu lembaga yang fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Majokerto adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Melalui program Pusyar, Baznas Kota Mojokerto memberdayakan pelaku UMK dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah. Meskipun program tersebut telah mampu memberdayakan ribuan pelaku UMK, namun demikian, adanya keterbatasan SDM dan kemampuan teknis dalam pemberdayaan serta semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat telah mengakibatkan kegiatan pemberdayaan Baznas dirasa belum optimal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada nasabah yang tergabung dalam program pemberdayaan UMK Baznas Kota Mojokerto. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih terdapat kendala bagi UMK dalam mengembangkan usaha sebagai akibat kurangnya informasi mengenai sumbersumber permodalan, serta persyaratan pengajuannya. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan aksesibilitas pelaku UMK serta seluruh masyarakat Mojokerto.
PENGUATAN SINERGITAS PENGELOLA PASAR TRADISIONAL DENGAN PEDAGANG DAN MASYARAKAT DI KAWASAN KOTA TERPADU MANDIRI RASAU JAYA MELALUI PENDAMPINGAN KKN-PPM TAHUN 2017 Ngusmanto Ngusmanto; Nuraini Asriati; Wan Mansor Andi Mulia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i1.9066

Abstract

AbstrakPenguatan Sinergitas stakeholders Pasar Tradisional melalui Pendampingan KKN-PPM dilatar-belakangi oleh beberapa persoalan mendasar yang saling terkait yaitu pengelola pasar kurang menjalankan tugas pokok dan fungsinya, pegagang pasar belum tertib, pasar dan lingkungannya terlihat kumuh, sebagian pedagang meminjam uang kepada pemilik modal dengan bunga yang tinggi dan minat konsumen berbelanja tergolong masih minim. Oleh karena itu, program ini mempunyai tujuan untuk penguatan manajemen pengelola pasar dan membangun kerjasama yang sinergis antar stakeholders yang menguntungkan. Untuk mewujudkan tujuan, implemetasi kegiatan difokuskan pada pemberdayaan manajamen pengelola pasar dan penguatan kerjasama yang sinergis antar stakeholders. Pemberdayaan manajamen dilakukan melalui diskusi pengurus serta evaluasi tugas pokok dan fungsi serta didampingi serta penetapan bendahara, sedangkan penguatan kerjasama yang sinergis antar stakeholders dilakukan melalui penertiban dan gerakan kebersihan kios dan lapak, dengan dukungan petugas kebersihan, ajakan kepada warga desa rasau Jaya I, II, III dan Rasau Jaya Umum untuk hadir berbelanja dan peringatan hari konsumen melalui berbaga acara lomba dan hiburan yang dapat menarik perhatian publik serta pembentukan koperasi pasar. Hasilnya, pengelola pasar dapat lebih berfungsi, konsumen pasar makin ramai dan pedagang makin meningkat keuntungnnya serta pasar dan lingkungannya terlihat lebih bersih.Kata Kunci : Penguatan, sinergitas, pengelola pasar, pedagang dan masyarakatAbstractThere are several reasons why the traditional market should be strengthening through KKN-PPM, that is: market management does not function correctly, the trader is not orderly and still borrow money from the loan shark, the market environment looks likes shabby, and the consumer is less interested in going to traditional market. The purpose of KKN-PPM is to establish cooperation between various traditional market stakeholders such as local government as market owner, market management, trader, distributor, and consumer. To achieve these goals, KKN-PPM executes several programs such as program evaluation based on participative mechanism, build the social movement to protect and cleaning the market environment, and launching various event in Consumer Day. The result is that the market management can function correctly, consumer willing to go to traditional market, the trader can get more profit, and market environment is clean and beautiful.Keywords: Strengthening, synergy, market management, traders and community
PENERAPAN TEKNOLOGI SANITASI LINGKUNGAN PADA KELOMPOK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KELURAHAN MA’RANG KABUPATEN PANGKEP Faizal Amir; Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf; Anas Arfandi; Hamzah Nur; Alimuddin Sa’ban Miru
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20566

Abstract

Salah satu lingkungan di Kelurahan Ma’rang Kabupaten Pangkep yang kondisi sanitasi ligkungannya tergolong buruk  adalah Lingkungan Sangale. Lingkungan Sangale dihuni oleh 122 kepala keluarga (KK) yang hampir semuanya berpenghasilan rendah, yakni antara Rp. 2.000.000 sampai Rp 3.000.000 perbulan. Mata pencaharian masyarakat atau kepala keluarga di desa ini adalah: (1) buruh tani, (2) buruh tambak, (2) petani jeruk lahan sempit, (3) buruh konstruksi, (4) buruh harian pada industri semen, (5) buruh tambang, dan (6) pekerja harian yang tidak menentu. Oleh karena itu Mitra PKM ini adalah Kelompok Masyarakat yang berpenghasilan rendah yang diketuai oleh Bapak H. Ridwan. Kondisi sanitasi lingkungan permukiman, yakni sebanyak 70% rumah tangga di Lingkungan Sangale: (1) tidak memiliki jamban keluarga yang sehat, (2) tidak memiliki tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan, (3) tidak memiliki saluran pembuangan air kotor, (4) air bersih sangat sulit, (5) halaman rumah tidak tertata dengan baik.  Kondisi tersebut diperburuk dengan rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat membuat jamban keluarga dan tempat pembuangan sampah. Selain itu juga diperparah dengan rendahnya pendapatan mereka. Tujuan PKM ini adalah sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra membuat jamban keluarga yang sehat, dan (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra membuat tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan.  Metode yang digunakan ada saat sosialisasi adalah diskusi dan tanya jawab. Pada saat pelatihan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi. Pada pelaksanaan monitoring dan evauasi adalah menyaksikan langsung kegiatan yang dilakukan oleh mitra.   Hasil yang dicapai adalah: (1) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat jamban keluarga yang sehat, (2) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan, dan (3) masing-masing satu unit jamban keluarga yang sehat dan tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan.Kata Kunci: Jamban sehat;  Lingkungan;  Pembuangan sampah;  Pelatihan;  Sanitas.
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN FLEXIBILITY OTOT PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN SERVICE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Irwansyah Siregar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang hubungan  power otot lengan dan flexibilityotot punggung terhadap kemampuan service dalam permainan bola voli pada mahasiswa semester 1jurusan PKO FIK UNIMED Tahun 2014. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang yang diperolehdengan teknik sampel bertujuan (purposive random sampling). Data dianalisis dengan menggunakananalisis korelasi. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan pengujian persyaratananalisis yaitu normalitas dan homogenitas, dari hasil analisis diperoleh bahwa ketiga variabel berdistribusinormal dan homogen. Dari hasil perhitungan pada taraf signifikan  = 0,05, dapat disimpulkan bahwa 1.Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan terhadap kemampuan Service dalampermainan bola voli pada mahasiswa PKO FIK UNIMED Tahun 2014 sebesar r = 0,663 dengan kontribusisebesar 43,96%, 2. Terdapat hubungan yang signifikan antara flexibility otot punggung terhadapkemampuan service dalam permainan bola voli pada mahasiswa PKO FIK UNIMED Tahun 2014 sebesar r =0,534 dengan kontribusi sebesar 28,52%, 3. Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengandan flexibility otot punggung terhadap kemampuan service dalam permainan bola voli pada mahasiswa PKOFIK UNIMED Tahun 2014 sebesar r = 0,663 dengan besar sumbangan 43,96%. Dengan demikian power ototlengan dan flexibility otot punggung berhubungan secara signifikan dengan kemampuan service dalampermainan bola voli.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP KAPASITI AEROBIK (STUDI KORELASI PADA ATLET WUSHU PRIMA 2014) Novita Novita
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4829

Abstract

This research was aimed to determine the relationship between hemoglobin and  aerobic capacity of wushuathletes of PRIMA in 2014. This was a descriptive quantitative research with laboratory test methods. Thepopulation in this research were wushu athletes of PRIMA entirely and only took 6 athletes to becomesamples. Based on the data analysis of data by non-parametric statistical method of SPERARMAN,obtainedcorrelation coefficient of 0.829 with a significant <0.05. The conclusions of this research: there is a positivecorrelation between the levels of hemoglobin to aerobic capacity of PRIMA’s Wushu Athletes in 2014.
POTRET EFEKTIVITAS PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) OLEH PT. PERTAMINA (PERSERO) MARKETING OPERATION REGION (MOR) I – TERMINAL BAHAN BAKAR MINYAK (TBBM) TELUK KABUNG MELALUI PROGRAM BANGUN INDUSTRI DESA (BID) BISNIS PERIKANAN DI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG Faisal Faisal; Stelly Martha Lova; Lala Jelita Ananda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i3.11600

Abstract

AbstrakPengembangan Bangun Industri Desa (BID) oleh PT. Pertamina (Persero) MOR I - TBBM Teluk Kabung memfokuskan pada peningkatan daya saing bisnis hasil olahan laut terutama ikan dan kerang yang dihasilkan oleh masyarakat nelayan di Teluk Kabung Utara. Studi ini menganalisis secara kualitatif mengenai capaian dari pelaksanaan CSR dalam mengatasi permasalahan rendahnya pemahaman dan kemampuan nelayan dalam melakukan bisnis perikanan. Bisnis ini mempunyai peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Metode yang dilakukan dalam program ini antara lain: (1) analisis penyedia bahan baku, (2) analisis tenaga kerja, (3) analisis ragam kuliner (olahan jadi), (4) desain miniplant bisnis perikanan, dan (5) analisis peluang pangsa pasar. Dengan metode ini diharapkan paradigma dan kemampuan masyarakat nelayan dalam mengelola bisnis perikanan semakin maju dan berkembang. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang telah mampu menghasilkan beragam olahan makanan ringan dan snack yang berasal dari ikan dan kerang serta dikembangkan dalam bentuk bisnis keluarga sederhana. Dengan demikian, program pendampingan BID berupa fasilitasi bisnis perikanan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung dapat dijadikan rujukan dan pengembangan lebih lanjut di berbagai daerah terutama pinggiran pantai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitarnya.Kata Kunci: Bangun Industri Desa (BID), Olahan Boga Bahari, Pemberdayaan Masyarakat Nelayan, Teluk Kabung Utara AbstractThe aim of developing The Village Industrial Development (abbreviated as BID) facilitated by PT. Pertamina (Persero) MOR I - TBBM Teluk Kabung is to improve the business competitiveness of marine processed products, especially fish and shellfish produced by fishing communities in the Teluk Kabung Utara. This study qualitatively analyzes achievements of CSR implementation in overcoming relvant problems of low understanding and ability of fishermen in managing fisheries business. This business has a great potential however in boosting the welfare of fishing communities with good facilitations and approaches provided by relevant experts. The methods used in this program include: (1) analysis of raw material providers, (2) analysis of labor, (3) analysis of culinary variety (finished processing), (4) design of fisheries business miniplant, and (5) analysis of share opportunities market. It is expected that the paradigm and capability of the fishing community in managing the fisheries business will be more advanced and developing. The outcomes indicated that local people of Bungus Teluk Kabung Subdistrict in Padang City have been able to produce various processed snacks and snacks derived from fish and shellfish enhancing a more professional small family business management. Thus, the BID mentoring program in facilitating of fisheries business in Bungus Teluk Kabung Subdistrict can be used as a reference to be further developed in various areas, especially coastal areas as an effort to improve the welfare of the fisheries communities.Keywords: Village Industry Development (BID), Marine Processed Products, Fisheries Community Empowerment, Teluk Kabung Utara
PEMEROLEHAN PRAGMATIKANAK USIA 4-12 TAHUNPENGGUNAAN KATA SAPAAN Tanti Kurnia Sari; Lina Rusli
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4705

Abstract

Pemerolehan bahasa adalah fenomena tingkah laku manusia yang penting dan rumit. Olehkarena kerumitan prosesnya inilah maka bahasa merupakan milik manusia yang paling unikdalam proses menguasai kaidah-kaidah bahasa, ternyata ditemukan bahwa bahasa anak secarafundamental sangat kreatif. Kekreatifan ini dapat diamati berdasarkan konstruksi kaidah bahasayang digunakan anak, baik sewaktu anak berbicara sendiri, maupun sewaktu berdialog denganorang lain. Penerapan kaidah secara bertahap dipandu oleh mekanisme kognitif yang dibawaanak sejak lahir yang mampu mengaktifkan strategi mengatur masukan bahasa. Pemerolehanbahasa perlu mengamati bagaimana anak mengembangkan kemampuan pragmatiknya, karenapragmatik merupakan bagian dari perilaku berbahasa.Subjek Penelitian ini adalah 3 orang anak dengan jenis kelamin dan tingkat usia yang berbeda.Subjek pertama bernama Yasmin, usia 4 tahun. Subjek kedua bernama Helmi, usia 8 tahun dansubjek ketiga bernama Harri, usia 12 tahun.Dari hasil penelitian diketahui bahwa anak-anak umumnya menyapa bila ada motif tertentu,misalnya memerlukan bantuan, menginginkan sesuatu dan menyampaikan sesuatu dan dalammengiyakan atau menyetujui apa yang diminta oleh orangtuanya.
PEMAHAMAN DAN PENYULUHAN MANAJEMEN WAKTU PADA PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SEBAGAI RINTISAN AWAL WIRAUSAHA MAKANAN MUDAH SAJI SEHAT HALAL PADA KELOMPOK PENGAJIAN IBU-IBU Nurul Badriyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i1.14049

Abstract

Pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan/Ibu-ibu anggota pengajian dalam berwirausaha, meningkatkan ketrampilan perempuan khususnya di dunia kuliner dan packaging produk siap masak dan saji dan membentuk bisnis produk makanan siap masak dan saji skala rumah tangga kecil. Dengan metode kegiatan yang dirancang dalam bentuk pemahaman, pelatihan dan dilanjutkan dengan pendampingan, dan kegiatan ini akan berdampak pada upaya menumbuhkan jiwa wirausaha ibu-ibu rumah tangga, utamanya yang bersumber ide-ide kreatif. Pelatihan ini dilaksanakan pada kelompok pengajian Majlis Taufiqur Rohman, Oro-Oro Dowo yang secara struktural berada di bawah ketakmiran Musholla Taufiqur Rohman dan lingkup kelompok Nahdhatul Ulama Ranting Oro-Oro Dowo Kota Malang, sebagai wilayah yang dituju pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Pendampingan merupakan langkah akhir dari pengabdian masyarakat ini. Tujuan dari adanya pendampingan kegiatan adalah untuk memonitor anggota kelompok pengajian ibu–ibu dalam melaksanakan kegiatan ini agar tetap berlangsung dan apabila terdapat kendala selama kegiatan maka dapat didiskusikan lebih lanjut oleh tim pengabdi untuk menemukan solusi dan memperbaiki progam yang telah berjalan ini. Kata kunci: Wirausaha, Manajemen Waktu, Pemberdayaan Perempuan. Abstract This training and mentoring aim to increase the knowledge of women and/or female members of recitation group in entrepreneurship, improving their skills especially in matters of culinary and cooking ready to eat food product and establishing a smallscale homemade food business. With methods of activities that was designed in the form of comprehension, training, and also mentoring and this activity will have an impact on the effort to foster entrepreneurship spirit of housewives, primarily those that came from creative ideas.This training will be carried out on recitation group of MajlisTaufiqur Rohman, Oro Oro Dowo which is structurally under the administrator of mushola Taufiqur Rohman and within the scope of Nadhatul Ulama branch group of Oro-Oro Dowo of Malang City, as the intended region for this community service, Mentoring is the last step of this community service. The purpose of having a mentoring session is to observe the women member of the recitation group in undertaking this activity without any problems and if there are indeed problems during the duration of the activity, they will be discussed further by the team to find a suitable solution and ensuring the success of the program.  Keywords: Entrepreneur, Time Management, Women Empowerment. 
Pemberdayaan UPPKS Cendrawasih Berbasis Pencatatan Keuangan di Kota Tanjung Balai Ali Fikri Hasibuan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 81 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i81.3389

Abstract

Keberadaan catatan keuangan bagi kelompok UPPKS dewasa ini menjadi keharusan. Beberapa manfaat yang didapat dari informasi keuangan antara lain : (1) dapat mencari informasi laba/rugi dalam satu periode, (2) informasi tentang arus kas usaha, (3) membuat keputusan dari informasi keuangan perihal rencana kedepan UPPKS. Secara umum proses pemberdayaan  ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok UPPKS dalam membuat catatan keuangan, Meningkatnya kemampuan UPPKS dalam memanajemen usahanya. Mampunya sebuah UPPKS melaksanakan pencatatan keuangan yang baik akan memberi nilai tambah dalam persaingan pasar. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 20 Agustus 2014 bertempat di Gedung BKKBN Kota Tanjung Balai. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BKKBN Kota Tanjung Balai.  Yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Instruktur dari Unimed Bapak Ali Fikri Hsb S.E, M.Si, bapak Hendra Kurnia Pulungan, S.Sos., M.I.Kom, dan Bapak Sabani S.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh 10 Orang Anggota Kelompok UPPKS. Hasil akhir kegiatan ini adalah mampunya kelompok UPPKS membuat catatan keuangan dalam satu periode yang berisi catatan tentang kas, pembelian, penjualan, buku utang dan piutang serta estimasi profitabilitas (laporan laba/rugi). Kata Kunci, pencatatan, UPPKS, Keungan
USAHA DONAT BAKAR DI DELI SERDANG Riana Friska Siahaan; Siti Wahidah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i2.6872

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan ini  : (1) Memberikan mesin pencampur adonan  dan alat pemanggang kue (oven deck) guna membantu mitra memproduksi donat; (2) Memberikan inovasi baru pada usaha donat  melalui pelatihan produksi donat bakar, sehingga jenis donat yang di produksi semakin banyak; (3) Memberikan pelatihan menajemen usaha sehingga dapat meningkatkan produksinya. Mitra kegiatan yaitu Usaha Donat Mutiara  dan Usaha Donat Citarasa di Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dilaksanakan selama 8 bulan tahun 2016. Metode Pelaksanaan adalah pendidikan, produksi, pelatihan manajemen usaha, penggunaan alat dan pendampingan. Hasil kegiatan yang diperoleh mitra mampu memproduksi donat bakar dengan berbagai kreasi. Peralatan yang diberikan kepada mitra dapat mempercepat produksi mitra. Pelatihan manajemen usaha yang diberikan dapat memperbaiki pembukuan keuangan mitra. Kata Kunci: Usaha, Donat, Bakar Abstract The purpose of this activity: (1) Providing mixing machines and oven to help partners produce donuts; (2) Providing new innovations to donut business through training in the production of grain donuts, so that the types of donuts in production more and more; (3) Providing business management training so as to increase production. Activity Partners are Donut Donut Business and Donate Cuisine Business in Deli Serdang Regency. Activities are implemented for 8 months in 2016. Implementation methods are education, production, business management training, tool usage and assistance. The results of activities obtained by the partners are able to produce donuts with a variety of fruits creations. Equipment provided to partners can accelerate partner production. The business management training provided can improve the financial bookkeeping of partners. Keywords: Businesses, Doughnuts, Roasted Abstrak Tujuan kegiatan ini  : (1) Memberikan mesin pencampur adonan  dan alat pemanggang kue (oven deck) guna membantu mitra memproduksi donat; (2) Memberikan inovasi baru pada usaha donat  melalui pelatihan produksi donat bakar, sehingga jenis donat yang di produksi semakin banyak; (3) Memberikan pelatihan menajemen usaha sehingga dapat meningkatkan produksinya. Mitra kegiatan yaitu Usaha Donat Mutiara  dan Usaha Donat Citarasa di Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dilaksanakan selama 8 bulan tahun 2016. Metode Pelaksanaan adalah pendidikan, produksi, pelatihan manajemen usaha, penggunaan alat dan pendampingan. Hasil kegiatan yang diperoleh mitra mampu memproduksi donat bakar dengan berbagai kreasi. Peralatan yang diberikan kepada mitra dapat mempercepat produksi mitra. Pelatihan manajemen usaha yang diberikan dapat memperbaiki pembukuan keuangan mitra. Kata Kunci: Usaha, Donat, Bakar               Abstract The purpose of this activity: (1) Providing mixing machines and oven to help partners produce donuts; (2) Providing new innovations to donut business through training in the production of grain donuts, so that the types of donuts in production more and more; (3) Providing business management training so as to increase production. Activity Partners are Donut Donut Business and Donate Cuisine Business in Deli Serdang Regency. Activities are implemented for 8 months in 2016. Implementation methods are education, production, business management training, tool usage and assistance. The results of activities obtained by the partners are able to produce donuts with a variety of fruits creations. Equipment provided to partners can accelerate partner production. The business management training provided can improve the financial bookkeeping of partners. Keywords: Businesses, Doughnuts, Roasted

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue