cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpfunimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurnal Pendidikan Fisika, Publications Unit, The Magister of Physics Education Departement in State University of Medan, Jl. Williem Iskandar, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : 2252732X     EISSN : 23017651     DOI : 10.22611/jpf
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS WONDERING EXPLORING EXPLAINING SCIENCE (WEE SCIENCE) DENGAN BANTUAN SIMULASI PHET PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE Faradhillah Faradhillah; Muliani Muliani; Rahmadiwi Rahmadiwi
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.23168

Abstract

Fakta dilapangan diperoleh kurangnya penggunaan LKS sebagai penunjang pada proses pembelajaran. Pembelajaran yang dilaksanakan hanya menggunakan lembar aktivitas siswa sebagai tugas tambahan. Perlu untuk mengembangkan LKS berbais WEE Science (Wondering Explaining Exploring) Science untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kemenarikan dan kemudahan LKS berbasis WEE Science (Wondering Explaining Exploring) Science pada bahasan materi Elastisitas dan Hukum Hooke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (Mix Method) dengan desain sequential explanatory yang menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Dengan menggunakan metode pre-experimental desain One Shot Case Study  dan metode pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation). Hasil penelitian ini yaitu : (1) nilai persentase kelayakan LKS sebesar 90,55% berkategori sangat baik (2) nilai persentase kemenarikan dan kemudahan LKS WEE Science oleh guru sebesar 91,72% berkategori sangat baik (3) nilai persentase kemenarikan dan kemudahan LKS WEE Science oleh siswa sebesar 87,81%  berkategori sangat baik.  Sehingga dapat disimpulkan LKS berbasis WEE Sciencedengan bantuan simulasi PhET pada materi Elastisitas dan Hukum Hooke layak, menarik, memudahkan, dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran 
EFEKTIVITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI INTERFERENSI CELAH GANDA Rhifa Diana; Yanti Sofi Makiyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.24763

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi yang harus dicapai dalam proses pembelajaran Fisika. Keterampilan pemecahan masalah perlu dimiliki peserta didik yang mempelajari Fisika. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada materi interferensi celah ganda. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 33 Peserta didik XI IPA SMAN 1 Cilimus tahun ajaran 2020/2021 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu LKPD berbasis PBL dan lembar instrumen soal pretest-posttest keterampilan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan effect size, N-Gain, dan uji t dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) secara signifikan efektif meningkatkan keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada materi interferensi celah ganda
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN SOFTWARE TRACKER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 KELUANG Sri Mulyani; Patricia Lubis; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.21576

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan terhadap rendahnya pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Keluang. Permasalahan tersebut disebabkan karena kurangnya variasi dalam model pembelajaran serta kurangnya pemanfaatan media pada saat pembelajaran berlangsung. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan adalah dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan memanfaatkan media software tracker. Dengan model inkuiri terbimbing berbantuan software tracker diharapkan dapat memberikan dorongan alami pada peserta didik untuk melakukan eksplorasi sehingga mampu meningkatkan aktivitas belajar dan dapat meningkatkan pemahaman konsep pada peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan software tracker terhadap pemahaman konsep peserta didik di SMA Negeri 1 Keluang. Penelitian merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X IPA pada SMA Negeri 1 Keluang semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian menggunakan dua sample dengan teknik sampling purposive yang diambil pada dua kelas, yaitu peserta didik X IPA 2 (eksperimen) berjumlah 35 orang dan peserta didik X IPA 3 (kontrol) berjumlah 36 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa uraian yang berjumlah 10 soal dan sesuai dengan indikator pemahaman konsep yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Hipotesis dianalisis dengan menggunakan SPSS 20 for windows dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh hasil, adanya pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan software tracker terhadap pemahaman konsep peserta didik di SMA Negeri 1 Keluang Sumatera Selatan
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KULTUR BUDAYA JAWA MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING Maryono Maryono; Karya Sinulingga; Derlina Nasution; Ratni Sirait
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.13064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran berbasis kultur budaya Jawa melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan menerapkan perangkat pembelajaran berbasis kultur budaya Jawa. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D meliputi tahapan define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini dilakukan di sekolah MAS PAB Helvetia dengan sampel sebanyak 38 Peserta Didik di kelas XI- MIA 1. Instrumen dan Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran yaitu lembar validasi  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, lembar validasi Lembar Kegiatan Peserta Didik, lembar penilaian kepraktisan pembelajaran, lembar keefektifan pembelajaran, dan instrumen aktivitas belajar.Hasil penelitian diperoleh bahwa perangkat pembelajaran berbasis kultur budaya Jawa kategori valid menurut ahli, praktis ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran. Dan efektif ditinjau dari nilai aktivitas dan respon peserta didik. Jadi Perangkat pembelajaran berbasis kultur budaya Jawa melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching yang ditelah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
ETHNOPHYSICAL INTEGRATION IN COOPERATIVE LEARNING BASED ON BATAK CULTURE TO IMPROVE GENERIC SKILLS OF SCIENCE (GSS) AND STUDENT TEAMWORK Naimah Hasanah; Sahyar Sahyar; Derlina Derlina
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.14056

Abstract

This study aims to improve the generic science skills and teamwork of students through cooperative learning models based on Batak culture with the Culturally Responsive Teaching approach. This research was conducted at the MAS Medan UIN SU Laboratory T.P 2018/2019. This type of research is a quasi-experimental exercise using two group pretest-posttest design. The instruments used were generic science skills test instruments and student collaboration questionnaires. Data were analyzed using SPSS 16.0, t test and gain test. The results showed that the generic science skills and teamwork of students who were taught by cooperative learning models based on Batak culture were better than those taught by conventional models. Physics learning through the Culturally Responsive Teaching approach integrated with ethnophysics can increase KGS and student collaboration including; direct observation, the law of cause and effect, logical inference, ability to participate, sharing ability and communication skills.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR ENERGI MEKANIK PADA KASUS GERAK JATUH BEBAS BAGI SISWA BERBASIS ARDUINO Migdes Christianto Kause; Wahyu Lestari
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.24885

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang bangun alat ukur energi mekanik pada kasus gerak jatuh bebas berbasis arduino uno. Alat peraga yang telah dikembangkan bertujuan untuk memvisualisasikan fenomena energi mekanik dan mengukur nilai energi mekanik sesuai konsep energi mekanik. Variabel yang diukur dalam alat peraga adalah waktu dan ketinggian benda. Variabel ini akan diolah sehingga memperoleh nilai energi mekanik pada kasus gerak jatuh bebas. Rancang bangun alat peraga dalam penelitian ini terdiri dari empat bagian utama, yaitu perancangan mekanik, perancangan perangkat keras (hardware), perancangan perangkat lunak (software) dan pengujian kinerja alat peraga yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah rancang bangun alat peraga. Hasil pengujian kinerja alat peraga yang dikembangkan menunjukkan bahwa alat peraga mampu memvisualisasikan fenomena energi mekanik dan dapat  mengukur  nilai energi mekanik dengan nilai pada masing-masing titik sebesar 0,06 J, dan membuktikan konsep energi mekanik
EFEKTIVITAS INTEGRASI ASESMEN FORMATIF FEEDBACK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Amelia Puspa Dewi; Ridwan Efendi; Dedi Sasmita
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.19513

Abstract

Asesmen  formatif  feedback  merupakan  teknik  penilaian  yang  penting  dalam memantau perkembangan pemahaman peserta didik. Namun teknik penilaian asesmen formatif feedback masih belum optimal diimplementasikan dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas asesmen formatif feedback dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design . Partisipan pada penelitian terdiri dari 72 peserta didik kelas X di salah satu SMA Negeri di kota Cimahi, yaitu 36 dari kelas eksperimen dan 36 dari kelas kontrol dipilih dengan teknik Convenience Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan kognitif (TKK) berupa pilihan ganda yang terdiri dari 30 soal, dan tes formatif (TF) berupa essay terdiri dari empat sampai tujuh soal yang diberikan setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasi asesmen formatif feedback efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Integrasi asesmen formatif feedback dalam pembelajaran dapat dijadikan alternatif menjembatani kebutuhan peserta didik akan proses perkembangan bagaimana suatu konsep diperoleh dan dipahami dalam pembelajaran fisika.
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING: APA PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK? Nurazmi Nurazmi; Linawati Linawati; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.25595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Binongko. Sampel dipilih secara simple random sampling. Sampel yang terpilih adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang dilakukan, menunjukan bahwa (1) penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas XI IPA 1 menunjukkan hasil belajar fisika peserta didik pada ketegori tinggi, yaitu dengan skor rata-rata 22,2 (2) penggunaan model pembelajaran konvensional di kelas XI IPA 2 menunjukkan hasil belajar fisika peserta didik pada ketegori sedang dengan skor rata-rata 19,0. (3) terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA 1 yang diajar rmenggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik kelas XI IPA 2  yang diajar dengan model pembelajaran konvensional
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI KELAS VIRTUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI SINAR ISTIMEWA CERMIN Rosynanda Nur Fauziah; Dwi Sulisworo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.23137

Abstract

Penggunaan google classroom dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar terutama saat pembelajaran dengan menerapkan learning management system, karena pembelajaran dengan menerapkan learning management system harus menggunakan perangkat-perangkat lunak yang dapat diakses dimanapun, kapanpun, dan oleh siapapun, hal ini untuk mempermudah segala proses yang terjadi didalamnya. Tujuan dari penelitian  adalah terwujudnya penggunaan google classroom sebagai kelas virtual dalam pembelajaran fisika dengan strategi pembelajaran virtual learning environment, dan diharapkan dengan penggunaan media pembelajaran berbasis learning management system ini dapat memberikan kemudahan, informasi, serta pemahaman teknologi kepada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020 melalui kelas virtual google classroom. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket respon yang digunakan  untuk memperoleh respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan kelas virtual google classroom. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini siswa dapat merespon dengan baik dari berbagai aspek, aspek fleksibel direspon dengan baik dan dinyatakan setuju, aspek efektif direspon dengan baik siswa menyatakan setuju, kemudian yang terakhir adalah aspek inovatif siswa menyatakan setuju dan google classroom sangat inovatif untuk dijadikan sebagai virtual class.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA CALON GURU FISIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL DINAMIKA ROTASI Fajrul Wahdi Ginting
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v10i1.25264

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya pembelajaran. Sehingga bagi mahasiswa calon guru fisika sangat diharuskan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik agar bisa mendidik dan membimbing siswa untuk menyelesaikan soal fisika sesuai prosedur pemecahan masalah yang tepat.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa pada program studi pendidikan fisika Universitas Malikussaleh dalam memecahkan masalah pada materi dinamika rotasi secara matematis. Subjek pada penelitian ini adalah 30 mahasiswa program studi pendidikan fisika Universitas Malikussaleh yang mengikuti perkuliahan Kajian Fisika Kejuruan. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling untuk pengambilan sampel. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pemberian instrumen tes berbentuk esai tes yang berjumlah enam butir soal, dengan indikator pada tiap soal diadaptasi dari rubrik pemecahan masalah yang dikembangkan oleh Polya. Dari analisis data diperoleh bahwa sebanyak 37% mahasiswa berada pada kriteria baik untuk penilaian kemampuan pemecahan masalah, 57% mahasiswa berada pada kriteria cukup, sedangkan sisanya 6% berada pada kriteria kurang. Faktor yang menjadi kesulitan mahasiswa pada upaya pemecahan masalah adalah kurang terlatihnya mahasiswa dalam menyelesaikan soal dan pemahaman konsep awal yang berhubungan dengan materi yang diberikan ke mahasiwa masih cukup lemah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10