cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,282 Documents
EVALUASI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP POLIHERBAL BERBASIS EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA DAN DAUN JATI PADA MENCIT Rulia Meilina; Sylvi Divana Fitra; Fitra Alvionida; Ellya Siswanti; Yustika Wirda Ningsih; Syafriadi Syafriadi; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5952

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, maupun radiasi. Penanganan luka bakar memerlukan sediaan topikal yang efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan serta mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka bakar dari salep poliherbal yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun mangga (Mangifera indica L.) dan daun jati (Tectona grandis L.f.) pada mencit putih (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melibatkan 25 ekor mencit putih jantan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberikan sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15%:15%, 30%:15%, dan 45%:20%. Salep gentamisin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis salep tanpa ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif. Proses penyembuhan luka bakar diamati selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep kombinasi ekstrak etanol daun mangga dan daun jati memiliki aktivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar, yang ditandai dengan penurunan luas luka serta percepatan fase regenerasi jaringan kulit. Formula dengan konsentrasi 45% ekstrak daun mangga dan 20% ekstrak daun jati (F3) menunjukkan efektivitas terbaik dibandingkan dengan formula lainnya maupun kontrol positif.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS JEURAM KABUPATEN NAGAN RAYA Alamsyah Alamsyah; Eva Rosdiana; Rahmat Akbar; Febri Yusnanda; Mira Abdullah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5949

Abstract

Latar Belakang : Masalah gizi pada balita masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius baik secara global maupun nasional. Gizi buruk berkontribusi besar terhadap angka kematian anak, dan kekurangan gizi pada usia di bawah lima tahun berdampak pada wasting, underweight, dan stunting. Di Indonesia, meskipun prevalensi stunting mengalami penurunan, angkanya masih berada di atas target nasional. Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Nagan Raya, masih mencatat adanya kasus gizi buruk balita yang menunjukkan perlunya upaya penanganan berkelanjutan. Peran ibu sebagai pengasuh utama anak, khususnya terkait pengetahuan dan sikap terhadap pemenuhan gizi, sering dianggap sebagai faktor penting dalam menentukan status gizi balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap ibu terhadap status gizi balita di Puskesmas Jeuram Kabupaten Nagan Raya tahun 2026. Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1–5 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p = 0,752) maupun antara sikap ibu dengan status gizi balita (p = 0,313). Mayoritas balita berada pada kategori gizi kurang, baik pada ibu dengan pengetahuan dan sikap yang rendah maupun tinggi. Kesimpulan dan Saran : Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu bukan merupakan faktor determinan langsung terhadap status gizi balita. Diperlukan pendekatan intervensi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor pola asuh makan, sosial ekonomi, penyakit infeksi, dan lingkungan.