cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,357 Documents
SKRINING FITOKIMIA DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum L.) SEBAGAI DASAR MUTU BAHAN BAKU FARMASI Winda Kesuma; Minda Sari Lubis; Anny Sartika Daulay; Rafita Yuniarti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5682

Abstract

Daun kemangi (Ocimum sanctum L.,) memiliki potensi sebagai bahan baku farmasi berbasis bahan alam sehingga perlu pengkajian mutu awal. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi karakteristik simplisia dan golongan metabolit sekunder daun kemangi melalui pemeriksaan organoleptik, makroskopik, parameter fisiko kimia, seerta skrining fitokimia kualitatif. Hasil menunjukkan simplisia memiliki karakteristik yang konsisten, memenuhi persyaratan mutu, dan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, glikosida dan steroid yang berpotensi sebagai bahan baku herbal di bidang farmasi dan kesehatan.
PENGARUH STIMULASI POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BADUTA DI KECAMATAN PEUKAN BADA KAB. ACEH BESAR TAHUN 2025 Junaidi Junaidi; Arnisam Arnisam; Erwandi Erwandi; Nanda Fitriana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5869

Abstract

Pola asuh merupakan faktor penting dalam memberikan stimulasi yang mendukung perkembangan sensorik, motorik, bahasa, dan kognitif anak. Stimulasi pola asuh yang tepat oleh ibu atau pengasuh sesuai dengan usia anak dapat mengoptimalkan fungsi otak dan kecerdasan. Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang diukur berdasarkan tinggi badan menurut umur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stimulasi pola asuh terhadap kejadian stunting pada anak usia di bawah dua tahun di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui data primer dan kuesioner pada 35 keluarga dengan anak usia 0–24 bulan. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,042 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi pola asuh dan kejadian stunting. Dapat disimpulkan bahwa stimulasi pola asuh berpengaruh terhadap kejadian stunting pada anak usia 0–24 bulan di wilayah penelitian.
PENGARUH METODE ANALISIS ABC, ECONOMIC ORDER QUANTIY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN OBAT UNTUK 5 PENYAKIT TERBANYAK DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT Sukma Jelita; Fitria Fitria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5801

Abstract

PENGARUH METODE ANALISIS ABC, ECONOMIC ORDER QUANTIY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN OBAT UNTUK 5 PENYAKIT TERBANYAK DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT
KUALITAS GIZI MAKANAN SIAP SAJI YANG DIKONSUMSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.5875

Abstract

Makanan cepat saji memiliki kandungan tinggi kalori, lemak, kolesterol, garam dan rendah vitamin, mineral serta serat. Semakin sering dikonsumsi, maka semakin tinggi risiko terhadap kejadian gizi lebih dan obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gizi makanan siap saji yang dikonsumsi remaja di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini yaitu cross sectional dengan melibatkan responden yang berjumlah 204 subjek di kota Banda Aceh yang diambil dengan metode multistage random sampling. Data konsumsi makanan cepat saji diperoleh dari formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire) 1 bulan terakhir. Data status gizi remaja diperoleh dari pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer dan berat badan dengan timbangan injak, kemudian dilakukan analisis menggunakan aplikasi WHO Anthroplus. Uji statistik untuk analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata responden mengonsumsi dengan frekuensi 7 kali dalam 1 bulan. Responden yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki status gizi lebih dengan persentase sebesar 22,3% dan status gizi obesitas sebesar 13,6%. Kata Kunci: Kualitas Gizi, Makanan Siap Saji, Remaja
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DAN STATUS MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA KRUENG BATU KECAMATAN KLUET UATARA KABUPATEN ACEH SELATAN Nursani Nursani; Cukri Rahma; Itza Mulyani; Teuku Muliadi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5097

Abstract

The title of this research is "The Relationship Between Coffee Consumption and Smoking and the Incidence of Hypertension in the Elderly in Krueng Batu Village, Kluet Utara District, South Aceh Regency," and its goal is to clarify the connection between the two variables and the increased hypertension risk in the elderly.   A cross-sectional design was used in the study with 84 participants.   The results demonstrated a connection between smoking and hypertension (? = 0.005) and a strong association between coffee consumption and hypertension (? = 0.0012).   When it comes to hypertension in the elderly, it's best to spread more information, limit coffee use, and not smoke.   In order to lower the likelihood of long-term difficulties, community members may utilize the study's results to influence their own healthy eating habits.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA : STUDI DESKRIPTIF DI PLKB MEURAXA Safrizan Safrizan; Rahmat Akbar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5933

Abstract

Reproductive health education for adolescents is a promotive and preventive effort to improve adolescents’ knowledge and awareness of reproductive health. This community service activity aimed to increase adolescents’ understanding through health education at PLKB Meuraxa. The methods used were lectures, material presentations, and interactive discussions. The results showed an improvement in adolescents’ understanding of reproductive health, puberty, reproductive organ hygiene, and prevention of risky sexual behavior. Reproductive health education is expected to help adolescents apply healthy and responsible lifestyles.
INOVASI ABON IKAN TONGKOL BERBASIS TEPUNG DAUN KELOR: PENDEKATAN PENGEMBANGAN RESEP DAN DAYA TERIMA KONSUMEN Nanda Fitriana; Ella Frissella; Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan resep abon ikan tongkol dengan penambahan tepung daun kelor serta mengetahui tingkat daya terima konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sederhana dengan pendekatan pengembangan resep dan pengujian sensori menggunakan kuesioner skala Likert 1–9. Perlakuan yang digunakan terdiri dari empat formulasi, yaitu P0 (0%), P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%) penambahan tepung daun kelor. Uji sensori dilakukan oleh 25 panelis tidak terlatih dengan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor memengaruhi karakteristik sensori produk. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada perlakuan P0 (7,75), diikuti oleh P1 (7,68), P2 (7,33), dan P3 (6,70). Formulasi terbaik adalah P1 (5%) karena tetap mempertahankan tingkat kesukaan panelis dalam kategori “suka” serta memberikan inovasi produk berbasis bahan lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa abon ikan tongkol dengan penambahan tepung daun kelor berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan lokal yang mendukung ketahanan pangan masyarakat.
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI PADA MASA TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT TGK ABDULLAH SYAFII TAHUN 2026 Fitria Fitria; Mahya Saputri; Siti Samaniyah; Rahmat Akbar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5927

Abstract

Latar Belakang: Banjir merupakan kondisi kedaruratan yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien dan kebutuhan pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Pada masa tanggap darurat bencana banjir, petugas farmasi dituntut untuk bekerja cepat, tepat, dan teliti dalam memberikan pelayanan obat kepada pasien. Meningkatnya tuntutan tugas dan keterbatasan sumber daya manusia dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan kefarmasian. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan beban kerja petugas farmasi, yang meliputi tugas dan ketersediaan sumber daya manusia, terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii Tahun 2026. Metode penelitian: jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas farmasi di instalasi farmasi Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii sebanyak 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 20 responden (66,7%). Tuntutan tugas terbanyak berada pada kategori sedang sebanyak 14 responden (46,6%), sedangkan ketersediaan sumber daya manusia sebagian besar dinilai cukup sebanyak 21 responden (70%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebutuhan tugas dengan kualitas pelayanan kefarmasian dengan nilai p-value 0,000, serta terdapat hubungan signifikan antara ketersediaan sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan kefarmasian dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: adalah beban kerja dan ketersediaan sumber daya manusia yang berhubungan dengan kualitas pelayanan kefarmasian. Disarankan rumah sakit melakukan evaluasi beban kerja dan menambah kesiapan sumber daya kefarmasian saat bencana
ETHNOBIOLOGICAL STUDY OF CHINGKUI, TRADITIONAL FOOD FROM LAMNO, ACEH JAYA, INDONESIA Ardhana Yulisma; Nir Fathiya; Astho barni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5931

Abstract

This study entitled Ethnobiological Study of Chingkui, Traditional Food from Lamno, Aceh Jaya, Indonesia aimed to document the ethnobiological dimensions of chingkui, focusing on plant diversity, cultural significance, and knowledge transmission. A qualitative ethnobiological approach was employed through semi-structured interviews, participant observation, and ethnobotanical documentation involving 60 informants from three villages in Lamno. The study identified 13 plant species from 13 families used in chingkui preparation, each possessing culinary, medicinal, and symbolic functions. Findings revealed that chingkui represents a biocultural heritage integrating ecological knowledge, spirituality, and communal identity, with women playing a central role in preserving traditional knowledge.
Model Integratif Pengelolaan Lingkungan Berbasis Komunitas melalui Nilai Sosial di Aceh Besar: Perspektif Hukum dan Kesehatan Lingkungan Zahrawati Zahrawati; Pardi Pardi; Azirah Azirah; Herawati Herawati; Tila Nelvia; Putri Ardila; Daffa Alqaira
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integratif pengelolaan lingkungan berbasis komunitas melalui nilai sosial di Aceh Besar dengan mempertimbangkan aspek hukum dan kesehatan lingkungan. Permasalahan lingkungan di wilayah pesisir Aceh Besar, seperti pencemaran, kerusakan ekosistem, dan rendahnya kesadaran masyarakat, tidak hanya berdampak pada keberlanjutan lingkungan tetapi juga pada kesehatan masyarakat. Selain itu, lemahnya implementasi hukum lingkungan menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan aparatur desa. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial seperti gotong royong, solidaritas, dan tanggung jawab kolektif memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis, kepatuhan hukum, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Model integratif yang dikembangkan terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu internalisasi nilai sosial, penguatan kapasitas masyarakat, dan implementasi berbasis partisipasi. Model ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kepatuhan terhadap norma hukum lingkungan, serta meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai sosial dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan. Model ini tidak hanya berdampak pada aspek ekologis, tetapi juga pada penguatan sistem hukum dan peningkatan kesehatan masyarakat. Kata kunci: Model Integratif, Pengelolaan Lingkungan, Nilai Sosial, Kesehatan Lingkungan, Hukum Lingkungan, Aceh Besar. Abstract This study aims to develop an integrative model of community-based environmental management through social values in Aceh Besar by incorporating legal and environmental health perspectives. Environmental problems in the coastal areas of Aceh Besar, such as pollution, ecosystem degradation, and low community awareness, not only affect environmental sustainability but also public health. In addition, weak implementation of environmental law remains a major challenge in achieving effective environmental management. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving community members, traditional leaders, religious leaders, and village officials. Data analysis used the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that social values such as mutual cooperation, solidarity, and collective responsibility play a strategic role in shaping ecological awareness, legal compliance, and healthy living behavior. The developed integrative model consists of three main stages: internalization of social values, strengthening community capacity, and participatory-based implementation. This model has been proven to enhance community participation, strengthen compliance with environmental law, and improve environmental health conditions. In conclusion, integrating social values into community-based environmental management is an effective and sustainable approach. This model contributes not only to ecological sustainability but also to strengthening legal systems and improving public health. Keywords: Integrative Model, Environmental Management, Social Values, Environmental Health, Environmental Law, Aceh Besar.