cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KESEHATAN (PERMENKES) 19 TAHUN 2024 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KOTA JANTHO, ACEH BESAR Nuri Utari; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5919

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memegang peran penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan primer, sehingga implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 menjadi isu krusial dalam penguatan tata kelola dan mutu layanan. Dalam kerangka pelayanan kesehatan primer, implementasi kebijakan dipengaruhi oleh kesiapan dokumen, sumber daya manusia, fasilitas, evaluasi mutu, dan koordinasi layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 di Puskesmas Kota Jantho. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui desk review terhadap dokumen kebijakan dan dokumen internal puskesmas, observasi lapangan, wawancara dengan informan kunci, serta penelusuran data pendukung terkait koordinasi lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Kota Jantho telah memiliki dasar operasional yang cukup memadai, ditandai dengan keberadaan berbagai SOP lintas layanan, pelatihan pegawai, evaluasi rutin melalui lokakarya mini, dukungan pendanaan dari APBD dan BPJS, serta koordinasi lintas sektor. Namun, implementasi kebijakan belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan berupa jumlah pedoman yang minim, sebagian besar dokumen yang belum diperbarui sejak 2023, serta sarana pelayanan yang masih memerlukan penguatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 di Puskesmas Kota Jantho telah berjalan secara fungsional, tetapi masih memerlukan pembaruan dokumen, penguatan fasilitas, dan perbaikan mutu berkelanjutan agar pelayanan kesehatan primer menjadi lebih optimal dan konsisten. Kata kunci: implementasi kebijakan; Permenkes Nomor 19 Tahun 2024; Puskesmas Kota Jantho; pelayanan kesehatan primer; mutu pelayanan
Formulasi Lip Balm Ekstrak Kulit Buah Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Sebagai Pelembab Bibir Kesumawati Kesumawati; Syarifah Raisy
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5962

Abstract

ABSTRAK Kosmetik yang sering digunakan untuk melembabkan bibir yaitu lip balm. Fungsi lip balm yaitu untuk melindungi bibir dari kekeringan akibat paparan sinar matahari dan menjaga kelembaban bibir. Salah satu bahan alam yang kaya akan jumlah antioksidan yaitu kulit buah jeruk manis. Kulit buah jeruk manis mampu memberikan efek lembab bagi bibir karna mengandung zat yang dikenal sebagai sumber vitamin C, bertindak sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas. Mengetahui formulasi sedian lip balm dari ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) yang efektif dalam melembabkan bibir. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Lip Balm diformulasikan dengan K (-) tidak ada penambahan ekstrak, sedangkan pada F1 (6%), F2 (8%), F3 (10%) ada penambahan ekstrak kulit buah jeruk manis, kemudian tahap evaluasi formulasi lip balm dan data uji kelembaban lip balm sebagai pelembab bibir dianalisis menggunakan metode statistik berupa uji One Way Anova. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi parameter sediaan yang baik dan tidak mengiritasi kulit. Hasil uji efektivitas kelembaban menggunakan alat skin analyzer pada kulit lengan bagian dalam panelis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelembaban kulit sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Persentase kenaikan kelembaban untuk K(-), F1, F2, F3 dan K (+) berturut-turut adalah 38%, 39,44%, 43,22%, 44,22% dan 35,55%. Sediaan lip balm dari ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) berpotensi sebagai pelembab bibir dan memenuhi standar parameter lip balm yang baik. Ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) dapat diformulasikan sebagai lip balm dan lip balm ekstrak kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis L.) memiliki efektivitas sebagai pelembab bibir. Kata Kunci: Kulit Buah Jeruk Manis, Lip Balm, Ekstrak, Pelembab Bibir ABSTRACT Cosmetics that are often used to moisturize lips are lip balm. The function of lip balm is to protect the lips from dryness due to sun exposure and maintain lip moisture. One natural ingredient that is rich in antioxidants is sweet orange peel. Sweet orange peel is able to provide a moisturizing effect on the lips because it contains a substance known as a source of vitamin C, which acts as an antioxidant that can neutralize free radicals. Knowing the formulation of lip balm from sweet orange peel extract (Citrus sinensis L.) which is effective in moisturizing the lips. The research method used is laboratory experimental. Lip Balm is formulated with K (-) without adding extracts, while in F1 (6%), F2 (8%), F3 (10%) there is the addition of sweet orange peel extract, then the lip balm formulation evaluation stage and moisture test data Lip balm as a lip moisturizer was analyzed using statistical methods in the form of the One Way Anova test. The evaluation results show that all formulas meet the parameters of a good preparation and do not irritate the skin. The results of the moisture effectiveness test using a skin analyzer on the panelists' inner arm skin showed that there was a difference in skin moisture before and after treatment. The percentage increase in humidity for K(-), F1, F2, F3 and K (+) are 38%, 39.44%, 43.22%, 44.22% and 35.55% respectively. Lip balm preparations from sweet orange peel extract (Citrus sinensis L.) have the potential as a lip moisturizer and meet the standard parameters of a good lip balm. Sweet orange (Citrus sinensis L.) peel extract can be formulated as a lip balm and sweet orange (Citrus sinensis L.) peel extract lip balm is effective as a lip moisturizer. Keywords: Sweet Orange Peel, Lip Balm, Extract, Lip Balm
EFEKTIVITAS VIRGIN COCONUT OIL SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR PADA TIKUS WISTAR SETELAH DI INDUKSI ISONIAZID DAN RIFAMPISIN Eka Syafitri; Aminah Dalimunthe; Jansen Silalahi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5848

Abstract

Gangguan fungsi hati berkaitan erat dengan kerusakan hati. Hati rentan mengalami kerusakan karena terpapar bahan-bahan yang bersifat toksik. Rifampisin dan isoniazid merupakan obat anti tuberkulosis lini pertama namun juga merupakan senyawa hepatotoksik yang paling potensial. Virgin Coconut Oil (VCO) memiliki senyawa antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Antioksidan yang terkadung dalam Virgin Coconut Oil dapat berfungsi sebagai hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek hepatoprotektif dari Virgin Coconut Oil pada tikus yang diinduksi isoniazid dan rifampisin. Penelitian ini menggunakan 25 tikus Rattus Norvegicus yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : kontrol normal hanya diberi aquadest, kontrol positif diberi Curcuma Force 3,6 mg/KgBB/hari setelah 1 jam dilanjutkan dengan pemberian isoniazid 100 mg/KgBB/hari dan rifampisin 100 mg/KgBB/hari, kontrol negatif diberi isoniazid 100 mg/KgBB/hari dan rifampisin 100 mg/KgBB/hari, kelompok perlakuan 1 diberi VCO 1 ml/KgBB/hari setelah 1 jam dilanjutkan dengan pemberian isoniazid 100 mg/KgBB/hari dan rifampisin 100 mg/KgBB/hari, dan perlakuan 2 diberi VCO 3 ml/KgBB/hari setelah 1 jam, dilanjutkan dengan pemberian isoniazid 100 mg/KgBB/hari dan rifampisin 100 mg/KgBB/hari. Perlakuan dilakukan setiap hari selama 14 hari, selanjutnya dilakukan pembedahan dan pengambilan darah. Sampel darah untuk pemeriksaan biomarker kerusakan hati (TB, ALT, AST). Data dianalisis memakai one way-ANOVA lalu memakai Post Hoc Turkey HSD. Hasil penelitian menunjukkan perubahan nilai ALT, AST dan total bilirubin pada hewan uji menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik (p
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA MINAT WUS MELAKUKAN IVA DALAM UPAYA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS NATAM ACEH TENGGARA TAHUN 2026 Eva Nurseptiana; Uci Lestari; Purnama Sari Cane; Yetti Dynaria Siregar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5954

Abstract

muncul pada leher rahim wanita, adapun deteksi kanker serviks dapat di lakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Banyaknya penderita kanker serviks diakibatkan dari sikap wanita usia subur (WUS) terhadap pencegahan dan kurangnya minat mereka untuk melakukan diagnosis dini. Hal ini disebabkan karena identifikasi dini kanker serviks masih dianggap tabu di kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis faktor yang berpengaruh rendahnya minat WUS untuk melakukan IVA dalam upaya mendeteksi kanker serviks Di Puskesmas Natam Aceh Tenggara. Penelitian ini memakai desain penelitian survey analitik dengan cross sectional. Pengambilan dengan Purposive Sampling dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data meliputi Editing, Coding, Processing, Tabulating. Uji statistika yang digunakan penelitian ini adalah Uji Chi-Square dengan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui hasil sebagai berikut: terdapat hubungan antara pendidikan (p value= 0,016), pengetahuan (p value= 0,010), sikap (p value= 0,001), dukungan keluarga (p value= 0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan minat WUS untuk melakukan IVA. Kata kunci: WUS, IVA,Pengetahuan, Dukungan Keluarga
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI WILAYAH PUSKESMAS TALANG BAKUNG Lusi Afriyani; Nisa Kartika Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5941

Abstract

Abstrak World Healt Organitation (WHO) (2025) menyatakan kecemasan dan gangguan mental pada ibu hamil sebanyak 10%, dan diIndonesia ibu hamil trimester III mengalami kecemasan sebanyak 28,7%. Di era digital, media sosial menjadi sumber informasi kesehatan yang banyak diakses oleh ibu hamil. Namun, konten persalinan yang bersifat dramatis, tidak terverifikasi, atau menampilkan pengalaman traumatis berpotensi meningkatkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Proses Persalinan. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji Chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara media sosial terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi proses persalinan dengan nilai p-value 0,000 (-0,05). Kesimpulan dan saran penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh media sosial terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dan diharapkan ibu hamil lebih bijak serta selektif lagi dalam menerima informasi tentang persalinan disosial media. Kata kunci: Media Sosial, Tingkat Kecemasan, Ibu Hamil Trimester III Abstract The World Health Organization (WHO) (2025) stated that anxiety and mental disorders in pregnant women amounted to 10%, and in Indonesia, pregnant women in the third trimester experienced anxiety as much as 28.7%. In the digital era, social media has become a source of health information widely accessed by pregnant women. However, birth content that is dramatic, unverified, or displays traumatic experiences has the potential to increase anxiety. The purpose of this study was to determine the Influence of Media Sosial on the Anxiety Level of Pregnant Women in the Third Trimester in Facing the Childbirth Process. This research method is a quantitative study with a cross-sectional approach and uses the Chi-square test. The results showed a significant influence between social media on the anxiety level of pregnant women in the third trimester in facing the childbirth process with a p-value of 0.000 (-0.05). The conclusions and suggestions of this study indicate that there is an influence of social media on the anxiety level of pregnant women in the third trimester and it is hoped that pregnant women will be wiser and more selective in receiving information about childbirth on social media. Keyword: Social Media, Anxiety Levels, Pregnant Women in Their Third Trimester
EFEKTIVITAS MENGUNYAH BUAH APEL (MALUS DOMESTICA) DAN MENGUNYAH BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR) TERHADAP INDEKS PLAK GIGI Nurdin Nurdin; Nasri Nasri; Herry Imran
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.5943

Abstract

Latar Belakang: Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berisi kumpulan mikroorganisme dan melekat pada permukaan gigi. Penumpukan plak dapat meningkatkan risiko karies, gingivitis, dan gangguan periodontal apabila tidak dibersihkan secara teratur. Selain menyikat gigi, konsumsi buah berserat seperti apel dan nanas sering dianggap dapat membantu pembersihan mekanis permukaan gigi melalui proses pengunyahan dan stimulasi saliva. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mengunyah buah apel (Malus domestica) dan mengunyah buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr) terhadap penurunan indeks plak gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest two group design. Sampel berjumlah 60 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 responden kelompok apel dan 30 responden kelompok nanas. Indeks plak diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan indeks plak Silness dan Loe. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test serta independent t-test dengan tingkat kemaknaan p-value < 0,05. Hasil: Rata-rata indeks plak kelompok apel menurun dari 2,04 menjadi 1,52, sedangkan kelompok nanas menurun dari 2,08 menjadi 1,32. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat penurunan indeks plak yang signifikan pada kedua kelompok dengan p-value 0,001. Perbandingan penurunan indeks plak antara kedua kelompok menunjukkan p-value 0,018, sehingga terdapat perbedaan efektivitas antara mengunyah apel dan nanas. Kesimpulan: Mengunyah buah apel dan buah nanas sama-sama efektif menurunkan indeks plak gigi, namun mengunyah buah nanas menunjukkan penurunan indeks plak yang lebih besar pada data contoh ini. Edukasi kesehatan gigi perlu menekankan bahwa konsumsi buah berserat dapat menjadi upaya tambahan, tetapi tidak menggantikan kebiasaan menyikat gigi dan membersihkan sela gigi secara teratur.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EVALUASI METODE SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK UNTUK ANALISIS FOSFOR PADA PETAI (PARKIA SPECIOSA) Elliya Siswanti; Syafriadi Syafriadi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5945

Abstract

Abstrak Petai (Parkia speciosa) merupakan tanaman yang mengandung berbagai mineral, termasuk fosfor, yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi metode spektrofotometri sinar tampak untuk analisis fosfor pada petai melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan menelusuri dan menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait prinsip metode, sensitivitas, akurasi, serta parameter validasi analisis fosfor. Hasil telaah menunjukkan bahwa metode spektrofotometri sinar tampak memiliki kemampuan analisis yang baik, sensitif, dan relatif sederhana sehingga berpotensi digunakan untuk penentuan kadar fosfor pada petai secara efektif dan akurat.
KONTRIBUSI FAKTOR ASI EKSKLUSIF DAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALUE PISANG KECAMATAN KUALA BATE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Sri Mulya Isti; Cukri Rahma; Suci Eka Putri; Wardah Iskandar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5088

Abstract

Penelitian berjudul “ Kontribusi Faktor ASI Eksklusif Dan Berat Badan Lahir Rendah Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Pisang Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya” ini bertujuan mengetahui faktor-faktor penyebab stunting pada balita. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 88 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting (? = 0,016), sedangkan berat badan lahir rendah tidak berhubungan signifikan (? = 0,256). Faktor lain yang banyak ditemukan adalah sanitasi lingkungan tidak sehat dan ekonomi keluarga rendah.
EVALUASI KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL PROGRAM JKN TERHADAP EFISIENSI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DAN MANAJEMEN LOGISTIK KESEHATAN Erni Susilawati; Kharis Meiwan K. Telaumbanua; Syahrul&#039;an Syahrul&#039;an
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5955

Abstract

EVALUASI KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL PROGRAM JKN TERHADAP EFISIENSI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DAN MANAJEMEN LOGISTIK KESEHATAN
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN IBU TENTANG ISPA MELALUI EDUKASI BERBASIS LEAFLET: STUDI PRETEST–POSTTEST DI POSYANDU GAROT KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR Eva Rosdiana; Hartati Hartati; Ismail Ismail; Mira Abdullah; Febri Yusnanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5951

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Rendahnya pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai pencegahan ISPA dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut pada anak. Upaya promotif melalui edukasi kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan literasi kesehatan ibu sehingga mampu menerapkan tindakan pencegahan ISPA secara optimal. Salah satu media edukasi yang mudah digunakan dan efektif adalah leaflet. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi berbasis leaflet dalam memperkuat literasi kesehatan ibu tentang pencegahan ISPA pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Garot, Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki balita dan berkunjung ke Posyandu Garot, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet mengenai pencegahan ISPA pada balita. Pengukuran literasi kesehatan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor literasi kesehatan ibu setelah diberikan edukasi berbasis leaflet. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai faktor risiko, gejala, serta upaya pencegahan ISPA pada balita. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berbasis leaflet efektif dalam memperkuat literasi kesehatan ibu tentang pencegahan ISPA pada balita. Pemanfaatan leaflet sebagai media promosi kesehatan dapat menjadi alternatif yang mudah, praktis, dan ekonomis dalam mendukung program pencegahan ISPA di tingkat posyandu dan masyarakat.