cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2023 Nova Prihartini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5001

Abstract

Diare merupakan masalah endemis di Indonesia yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali mengakibatkan kematian. Meski diare masih menjadi tantangan kesehatan global, dengan angka kematian dan angka kesakitan yang tinggi, cara mengatasi penyakit ini tidak hanya melalui obat-obatan, tetapi juga dengan terapi pendukung seperti penggunaan madu. Madu dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Manfaat madu dalam meredakan diare terkait dengan sifat antibakterinya serta kemampuannya sebagai sumber nutrisi yang mudah dicerna. Selain itu, madu juga membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi madu terhadap frekuensi diare pada anak balita di wilayah kerja puskesmas rundeng. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa madu memiliki dampak terhadap frekuensi buang air besar (BAB) serta karakteristik tinja pada anak balita yang mengalami diare akut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam frekuensi BAB dan konsistensi tinja sebelum dan setelah pemberian madu (nilai p = 0,001). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa madu berpengaruh terhadap frekuensi BAB dan konsistensi tinja pada anak balita yang menderita diare akut. 
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TEKNIK MENYUSUI EFEKTIF DI DESA COT PLUH Ratnawati Bancin; Erlia Rosita; Rika Andriani; Yuslinar Mawarni; Nurmawar Nurmawar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5005

Abstract

Penerapan teknik menyusui yang benar berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI serta mencegah berbagai komplikasi, seperti puting lecet dan kurangnya asupan nutrisi pada bayi. Namun, kurangnya pengetahuan ibu sering menjadi kendala utama dalam praktik menyusui yang efektif. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman ibu, khususnya terkait teknik menyusui yang tepat. Media audio visual merupakan salah satu metode pendidikan kesehatan yang dinilai efektif karena mampu menyajikan informasi secara visual dan auditori, sehingga lebih mudah dipahami dan diingat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media audio visual dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui efektif di Desa Cot Pluh. Jenis penelitian Quasy Eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian yaitu 12 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui efektif di Desa Cot Pluh dengan hasil p-value 0,041.  
LITERATUR REVIEW : PENILAIAN DAMPAK KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM OPERASI TAMBANG BAWAH TANAH Redha Rahmi; Siti Nurmala Dewi; Yolanda Oktaria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5006

Abstract

Operasi tambang bawah tanah memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dampak potensial dapat muncul dari paparan fisik, kimia, serta mekanis yang berbahaya. Kajian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait penilaian dampak kesehatan dan keselamatan kerja pada tambang bawah tanah, dengan fokus pada identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian yang dilakukan untuk meminimalkan dampak. Berdasarkan hasil tinjauan, diterapkan metode identifikasi risiko seperti HIRARC dan JSA yang efektif dalam menurunkan tingkat risiko, namun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam pengawasan dan pelatihan
PERILAKU PEDAGANG IKAN TRADISIONAL DI LINGKUNGAN PASAR DESA UJONG BAROH KABUPATEN ACEH BARAT Sy Putri Nabilla; T Alamsyah; Perry Boy Chandra Siahaan; Kiswanto Kiswanto; Rubi Rimonda; Rizka Puspita Sari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5007

Abstract

Sanitasi pasar ikan merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan pasar yang sehat, aman, dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perilaku pedagang ikan tradisional mempengaruhi kondisi kebersihan dan sanitasi lingkungan pasar di Desa Ujong Baroh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam terhadap delapan pedagang ikan yang dipilih sebagai informan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, yang melibatkan proses reduksi data, kategorisasi, dan penarikan tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pedagang belum sepenuhnya mendukung terciptanya pasar yang bersih dan sehat. Kondisi pasar seringkali kotor akibat penumpukan sampah dan limbah ikan yang tidak dikelola dengan baik. Selain itu, fasilitas pasar dianggap belum memadai, dan kebiasaan membuang limbah langsung ke sungai masih umum dilakukan. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pedagang berperan besar dalam menentukan kualitas sanitasi pasar, sehingga diperlukan upaya perubahan perilaku dan peningkatan fasilitas pasar untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.
EVALUASI PURNA HUNI LABORATORIUM KLINIK GIGI DAN MULUT JURUSAN KEPERAWATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Sahriyadi Sahriyadi; Arnela Nur; Naila Fathiya; Hadiyi Asy Qaiyum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5025

Abstract

Pada tahun 2004, tepatnya tanggal 26 Desember gempa berkekuatan 9,0 SR mengguncang Aceh yang diikuti tsunami di wilayah pesisir Aceh, khususnya Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Selain itu juga, wabah covid-19 yang terjadi beberapa tahun yang lalu mengingatkan kita akan kewaspadaan yang tinggi terhadap bencana alam dan bencana non-alam terkhusus untuk bangunan. Maka dari itu perlu dilakukan evauasi kinerja bangunan publik dengan harapan untuk meminimalisasikan jumlah korban atau kelayakan sebuah bangunan publik.EPH merupakan kajian kinerja bangunan, penghuni, dan lingkungannya. EPH terdiri dari tiga aspek yaitu fungsional, teknis, dan perilaku. Ada tiga tingkatan dalam EPH yakni indikatif, investigatif, dan diagnosis. Level yang digunakan adalah indikatif karena harapan akan studi lanjut EPH. Metode yang digunakan adalah deskriptif rasionalistik (mix research). Adapun objek penelitian adalah Laboratorium Klinik Gigi dan Mulut Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Aceh. Hasil penelitian aspek teknis yang meliputi sistem struktur, tata cahaya, tata udara, tata suara, utilitas, sistem kebakaran, dan  finishing interior secara keseluruhan memiliki kinerja yang cenderung kurang maksimal sama halnya dengan pendapat penghuni. Aspek fungsional yang secara umum berkaitan dengan perabot, alur sirkulasi, komunikasi, dan fleksibelitas ruang memiliki kinerja yang cukup dan cenderung kurang sama halnya dengan pendapat penghuni bangunan. Sedangkan aspek perilaku yang meliputi proksemitas dan teritori, privasi dan interaksi, persepsi, citra dan makna, serta kognisi dan orientasi secara keseluruhan dalam keadaan cukup.  
PELAKSANAAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JANGKA KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN Saskia Amanda; Anwar Arbi; Vera Nazhira Arifin
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5028

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran pelaksanaan program pegelolaan penyakit kronis yang ada di Puskesmas Jangka dalam meningkatkan kualitas hidup peserta Prolanis. Penelitian Kualitatif Fenomenologis, yang dilaksanakan pada 13-16 Juni tahun 2024 dengan jumlah informan 5 orang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (Deep Interview), observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga informan menunjukkan pemahaman yang baik tentang Prolanis, sementara dua peserta memiliki pengetahuan terbatas. Prolanis melaksanakan tiga kegiatan utama: senam, edukasi, dan pemeriksaan kesehatan sejak 2017, dengan total 64 anggota. Kendala yang dihadapi termasuk ketidakhadiran peserta yang mempengaruhi pengelolaan konsumsi. Sarana dan prasarana dinyatakan lengkap, namun tidak ada pelatihan khusus untuk anggota pelaksana. Anggaran berasal dari BPJS, dan peserta tidak dikenakan biaya. Meskipun tidak ada prosedur operasional standar (SOP) yang jelas, edukasi yang diberikan bermanfaat dalam mengubah kebiasaan gaya hidup.  Diharapkan kepada Kasbug tata usaha Jangka dan Penanggung Jawab program untuk menambahkan kegiatan Prolanis kedepannya agar pelaksanaan Prolanis berjalan dengan lebih baik dalam meningkatkan kualitas hidup peserta Prolanis.  
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KELUHAN PENYAKIT KULIT PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN PIDIE TAHUN 2025 Dara Maulida; Maifrizal Maifrizal; Wahidanur Wahidanur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5039

Abstract

AbstrakKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor penting dalam melindungi pekerja dari risiko penyakit akibat kerja. Personal hygiene yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kulit, terutama pada petugas pengangkut sampah yang berinteraksi langsung dengan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan keluhan penyakit kulit pada petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kota Sigli Kabupaten Pidie. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan survei analitik. Sampel penelitian adalah total populasi sebanyak 41 petugas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan keluhan penyakit kulit (p-value = 0,0001). Petugas dengan personal hygiene yang kurang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kulit dibandingkan dengan mereka yang menjaga kebersihan diri dengan baik. Hasil ini menegaskan pentingnya peningkatan perilaku hygiene serta pemakaian alat pelindung diri untuk mencegah penyakit akibat kerja. 
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN RIWAYAT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN MEUKEK, ACEH SELATAN Irzal Fanany; Khairunnas Khairunnas; Ravi Masitah; Pesona Dessritina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5044

Abstract

Status gizi balita, indikator krusial kesehatan masyarakat, dipengaruhi pengetahuan ibu dan riwayat penyakit infeksi. Malnutrisi (stunting, wasting) masih menjadi tantangan global dan nasional. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, kejadian ISPA, dan status gizi balita di Kecamatan Meukek, Aceh Selatan. Desain kuantitatif cross-sectional digunakan, melibatkan 60 pasangan ibu-balita. Data dikumpulkan via wawancara terstruktur dan antropometri, lalu dianalisis univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan pengetahuan ibu rendah (13,3%) berhubungan signifikan dengan gizi kurang pada balita (p=0,0294). Riwayat ISPA balita (88,3%) juga berhubungan signifikan dengan gizi kurang (p=0,0352). Mayoritas balita dengan riwayat ISPA memiliki gizi kurang, menegaskan dampak penyakit pada nutrisi. Intervensi edukasi gizi ibu dan program pencegahan ISPA direkomendasikan untuk meningkatkan status gizi balita secara holistik, mengatasi kesenjangan praktik di wilayah ini.
HUBUNGAN MASA KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS TENAGA PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM PROGRAM PELAYANAN KB DI KABUPATEN ACEH BESAR Burhanuddin Syam; Tri Wahyuni; Evi Dewi Yani; T.M. Rafsanjani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5048

Abstract

Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengembangkan dan melancarkan berbagai kegiatan kependudukan yang telah dirancang oleh BKKBN. Di Kabupaten Aceh Besar terdapat 23 Kecamatan dengan 604 desa, dengan 73 tenaga PKB. Kuatnya pengaruh sosial budaya di wilayah Aceh Besar sehingga masyarakat tidak mau untuk menggikuti program KB dan produktivitas kerja PKB menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja dan lingkungan kerja dengan produktivitas Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana dalam Program Pelayanan KB di Kabupaten Aceh Besar tahun 2024. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga PKB yang ada di 9 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 35 orang sekaligus menjadi sampel penelitian. Penelitian dilakukan pada tanggal 11-14 Juni 2024. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan masa kerja (p = 0,026), ada hubungan lingkungan kerja (p = 0,001) dengan produktivitas Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana dalam Program Pelayanan KB di Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian dapatdismpulkan bawah faktor masa kerja dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang signifikan produktivitas tenaga penyuluh keluarga berencana dalam program pelayanan KB di Kabupaten Aceh Besar.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA Putri Balqis; Farrah Fahdhienie; Dedi Andria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5053

Abstract

Penyakit DBD dapat menyerang semua orang yang dapat mengakibatkan risiko kematian. Tren kasus DBD di Puskesmas Tanah Luas pada tahun 2021 berjumlah 13 kasus, 27 kasus di tahun 2022, pada tahun mencapai 31 kasus DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 638 Kepala Keluarga. Sampel sebanyak 87 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisa data dengan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa tidak melakukan upaya pencegahan DBD (69,0%), pemberdayaan kurang baik (57,5%), jumantik kurang berperan (58,6%), pengetahuan kurang baik (52,9%) dan lingkungan tidak memenuhi syarat (54,0%). Kesimpulan penelitian didapatkan ada hubungan antara pemberdayaan (0,036), peran jumantik (p-value 0,015), pengetahuan (p-value 0,008), lingkungan (p-value 0,040) dengan upaya pencegahan penyakit DBD. Disarankan kepada Kepala Puskesmas Tanah Luas untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan secara rutin kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan upaya pencegahan DBD dengan cara menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, meningkatkan pengetahuan tentang DBD dan memberikan pelatihan tentang cara pencegahan DBD kepada Jumantik dari setiap desa