Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENYULUHAN PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Masitah, Ravi; Fanany, Irzal; Nurmala Dewi, Siti; Dessritina, Pesona
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i4.3017

Abstract

Stunting is a type of malnutrition that has an impact on the growth and development of children that is not optimal. Fulfilling nutritional adequacy through local food is the right effort to prevent the occurrence of stunting. The use of local food that has high nutritional value at affordable prices can be a solution to solving nutritional problems. Fish is a local food ingredient fulfilling the nutritional adequacy of children through the use of local food, namely fish can be an alternative to solving stunting problems. The activities carried out were in the form of counseling on the use of local food to prevent stunting using flyer media. The service activity was carried out in Sungai Pinang Village, Banyuasin Regency in December 2023. The target of the activity was pregnant women, baby mothers and mothers of toddlers as many as 30 people. The results of the activity showed that the average value of maternal nutrition knowledge before being given counseling was 37.00 and increased to 81.00 after being given counseling. Counseling is expected to help mothers in increasing knowledge that will affect maternal nutritional attitudes and behaviors in efforts to prevent stunting.
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN EKONOMIS DI SEKOLA DASAR (SD) NEGERI 10 MEULABOH Saputra, Firman Firdauz; Kiswanto; Wintah; Fanany, Irzal; Syam, Nasrianti; Rimonda, Rubi; Duana, Maiza; Paradhiba, Meutia; Siahaan, Perry Boy Chandra; Fadillah, Mardi; Kusumawardani, Eva Flourentina; Putra, Onetusfifsi
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i1.11654

Abstract

Peningkatan manusia dan aktifitas manusia menimbulkan permasalahan sampah yang semakin kompleks, dimana sampah tersebut dapat berdampak kepada kehidupan manusia termasuk kesehatan. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang baik perlu diajarkan sejak dini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan serta mengajarkan siswa tentang cara mengolah sampah plastik menjadi bentuk kerajinan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SD Negeri 10 Meulaboh dengan sasaran kegiatan yaitu siswa kelas 6 sejumlah 22 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap kegiatan yaitu penyuluhan kesehatan dan pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah plastik. Media yang digunakan berupa slide powerpoint dan juga petunjuk teknis pelatihan. Evaluasi kegiatan dilaksanakan melalui evaluasi struktur, proses, dan hasil. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh tim FIK-UTU telah berjalan dengan sangat baik dengan luaran yang cukup optimal yaitu kemampuan siswa dalam mengelola sampah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Untuk terus meningkatkan kemampuan siswa dan membentuk perilaku siswa tentang pengelolaan sampah maka sekolah dapat terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perilaku siswa serta memberikan penguatan.
Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Pencegahan dan Penatalaksanaan Gizi Kurang pada Balita ravimasitah; Safrida; Fanany , Irzal; Dessritina, Pesona
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3890

Abstract

Nutritional issues in toddlers remain a serious challenge in Indonesia, particularly in Aceh Province and West Aceh Regency, where the prevalence is higher compared to the national figures. Malnutrition during the first 1000 days of life can lead to long-term effects such as stunted growth, decreased learning abilities, and increased risks of morbidity and mortality. Nutritional education efforts through counseling and outreach are necessary to improve mothers' knowledge and nutritional behavior. Outreach was conducted for 57 mothers using PowerPoint media, while counseling was provided for 4 undernourished toddlers through home visits. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests. The results showed that outreach improved understanding of balanced nutrition, risk factors, and prevention of malnutrition. Counseling significantly improved mothers' knowledge scores, from an average of 37.5 to 87.5. It can be concluded that nutrition education effectively encourages changes in knowledge and behavior, thus it needs to be implemented continuously.
Penguatan Kapasitas Ibu Balita Melalui Edukasi Pemberian Makanan Tambahan di Posyandu Gampong Suak Ribee Laila Apriani Hasanah Harahap; Firman Firdauz Saputra; Nasrianti Syam; Irzal Fanany; Meutia Paradhiba; Rubi Rimonda; Eva Flourentina Kusuma Wardhani; Sri Wahyuni Muhsin; Cukri Rahma
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.26

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita serta memperkenalkan PMT berbasis pangan lokal berupa abon hati ayam sebagai sumber zat besi dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Post 2 Mekar Gampong Suak Ribee dengan sasaran ibu yang memiliki balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan abon hati ayam, serta pemberian PMT kepada balita. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai pentingnya PMT dan pencegahan stunting, serta penerimaan yang baik terhadap abon hati ayam sebagai alternatif makanan tambahan bergizi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi berbasis masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang mudah diakses dan bernilai gizi tinggi.
Preliminary Phytochemical Screening of Moringa Leaves (Moringa oleifera): An Ethnomedicinal Investigation in Kaway XVI, West Aceh Irzal Fanany; Nasrianti Syam; Cukri Rahma; Laila Apriani Hasanah Harahap; Ravi Masitah; Rubi Rimonda; Mardi Fadillah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 12, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus June 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v12i2.9163

Abstract

Background: Moringa oleifera Lam. represents a crucial botanical asset globally, yet its localized phytochemical expressions under specific coastal microclimates remain under-explored, threatening the standardization of community-based traditional medicine. M. oleifera Lam. is a versatile, multipurpose tree species that holds significant importance in the ethnomedicine of the West Aceh community. While previous studies heavily rely on dried extracts, this study establishes the baseline phytochemical integrity of fresh, unextracted coastal specimens, bridging the gap between empirical local preparation methods and laboratory validation. This study aimed to characterize the qualitative phytochemical profile of M. oleifera leaves sourced from Kaway XVI Subdistrict and to document their traditional applications as a basis for scientific validation. Methodology:  Employing a qualitative experimental, phytochemical screening was performed directly on fresh leaf samples using standardized assays-including Mayer’s, Wagner’s, and Dragendorff’s tests for alkaloids, the Shinoda test for flavonoids, and the ferric chloride test for phenolics—thereby minimizing the degradation of secondary metabolites often associated with intensive solvent extraction processes. Findings: The qualitative analysis revealed the presence of alkaloids, flavonoids, phenolic compounds, saponins, tannins, and steroids, while terpenoids were notably absent. The identification of these bioactive constituents provides scientific substantiation for the local ethnomedicinal use of M. oleifera as both a nutritional supplement and a galactagogue agent. This study provides a baseline phytochemical profile derived from fresh, non-extracted plant material, offering a more ecologically relevant representation of bioactive compounds as utilized in traditional practices. Contribution: The findings contribute to bridging the gap between empirical ethnomedicine and laboratory validation, and support the standardization of Moringa as material for nutraceutical, and functional food development
Demo Masak Menu Tinggi Protein Hewani Untuk Cegah Stunting Ravi Masitah; Novianty Novianty; Irzal Fanany; Pesona Dessritina; Defi Selvianita; Iken Rahma Mahesty
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/t180es25

Abstract

Stunting remains a public health challenge that requires appropriate interventions, one of which is increasing the consumption of animal protein. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of mothers with toddlers in preparing catfish as a local protein source to prevent stunting. The method used was participatory cooking demonstrations in Kelurahan 15 Ulu, Palembang, involving 25 mothers with toddlers. Activities included introducing the benefits of catfish, practicing making catfish nuggets and meatballs, and conducting interactive discussions. Evaluation results showed a significant increase in participants' understanding, with an average post-test score of 74.8 compared to a pre-test score of 53.6. About 72% of participants committed to making catfish nuggets because they are easy to prepare and liked by children. This activity successfully empowers mothers with toddlers through an enjoyable and practical educational approach, while also encouraging the use of local resources to improve family nutrition. Thus, the cooking demonstration approach has proven effective in educating the community while empowering them to participate independently in efforts to prevent stunting.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN RIWAYAT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN MEUKEK, ACEH SELATAN Irzal Fanany; Khairunnas Khairunnas; Ravi Masitah; Pesona Dessritina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5044

Abstract

Status gizi balita, indikator krusial kesehatan masyarakat, dipengaruhi pengetahuan ibu dan riwayat penyakit infeksi. Malnutrisi (stunting, wasting) masih menjadi tantangan global dan nasional. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, kejadian ISPA, dan status gizi balita di Kecamatan Meukek, Aceh Selatan. Desain kuantitatif cross-sectional digunakan, melibatkan 60 pasangan ibu-balita. Data dikumpulkan via wawancara terstruktur dan antropometri, lalu dianalisis univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan pengetahuan ibu rendah (13,3%) berhubungan signifikan dengan gizi kurang pada balita (p=0,0294). Riwayat ISPA balita (88,3%) juga berhubungan signifikan dengan gizi kurang (p=0,0352). Mayoritas balita dengan riwayat ISPA memiliki gizi kurang, menegaskan dampak penyakit pada nutrisi. Intervensi edukasi gizi ibu dan program pencegahan ISPA direkomendasikan untuk meningkatkan status gizi balita secara holistik, mengatasi kesenjangan praktik di wilayah ini.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN RIWAYAT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN MEUKEK, ACEH SELATAN Irzal Fanany; Khairunnas Khairunnas; Ravi Masitah; Pesona Dessritina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5044

Abstract

Status gizi balita, indikator krusial kesehatan masyarakat, dipengaruhi pengetahuan ibu dan riwayat penyakit infeksi. Malnutrisi (stunting, wasting) masih menjadi tantangan global dan nasional. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, kejadian ISPA, dan status gizi balita di Kecamatan Meukek, Aceh Selatan. Desain kuantitatif cross-sectional digunakan, melibatkan 60 pasangan ibu-balita. Data dikumpulkan via wawancara terstruktur dan antropometri, lalu dianalisis univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan pengetahuan ibu rendah (13,3%) berhubungan signifikan dengan gizi kurang pada balita (p=0,0294). Riwayat ISPA balita (88,3%) juga berhubungan signifikan dengan gizi kurang (p=0,0352). Mayoritas balita dengan riwayat ISPA memiliki gizi kurang, menegaskan dampak penyakit pada nutrisi. Intervensi edukasi gizi ibu dan program pencegahan ISPA direkomendasikan untuk meningkatkan status gizi balita secara holistik, mengatasi kesenjangan praktik di wilayah ini.