cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI PRODI KESEHATAN GIGI POLTEKKES KEMENKES ACEH Rahmayani Rahmayani; Sri Rosita; Yunita Yunita; Evi Dewi Yani; Riza Miani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4872

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kasus penyakit menular seksual di Aceh pada laki-laki mencapai 79% dan Aceh Besar mencapai 28%. Tingginya kasus penyakit menular seksual disebabkan kurangnya pengetahuan dan sikap negatif masyarakat terhadap tindakan pencegahan penyakit.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh edukasi media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ialah seluruh mahasiswa Prodi Kesehatan Gigi tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 320 orang, sampel penelitian sebanyak 76 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Hasil Penelitian: dari hasil penelitian bahwa variabel pengetahuan (p value =0,000) dan sikap (p value =0,000) yang menunjukkan ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual di Prodi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh.Kesimpulan: ada pengaruh antara edukasi dengan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam upaya pencegahan penyakit menular seksual. Agar mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai sumber edukasi yang tersedia seperti mengikuti seminar kesehatan di kampus, mengakses modul pembelajaran online tentang PMS, dan aktif dalam kegiatan peer education (pendidikan sebaya) sehingga meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap ke arah positif yang mendukung terbentuknya perilaku kesehatan
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Asmaul Husna; Fauziah Andika; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4880

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin  (Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, 2019). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh pada tanggal 03 sampai 07 Februari tahun 2025. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh pada bulan Desember sampai dengan Februari 2024 sebanyak 250 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu seluruh pasien yang berkunjung di Poli penyakit dalam di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh dijadikan sampel pada tanggal 03 sampai 07 Februari tahun 2025 sebanyak 40 orang. Hasil analisis bivariat di dapat bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus dengan nilai P=0.900 dan ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh dengan nilai P=0.023.  
PENGARUH EDUKASI PENDIDIKAN PHBS TERHADAP PENGETAHUAN PADA PERSONIL BRIMOB DI MAKO SATBRIMOB POLDA ACEH Fauziah Andika; Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Eva Rosdiana; Ismail Ismail; Amriansyah Amriansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4882

Abstract

Latar Belakang: PHBS  (Perilaku  Hidup  Bersih  dan  Sehat) telah menjadi program  yang diupayakan agar dapat terwujud. Akan tetapi sampai  tahun 2018 angka penerapan PHBS di Indonesia hanya mencapai 39,1%. Walaupun angka ini sudah meningkat dibanding pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dengan  presentase  23,6%, akan tetapi presentase pada tahun 2018 tersebut masih belum memenuhi angka yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu sebesar  65%Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob  Di Mako Satbrimob Polda Aceh Tahun 2025Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan anggota Brimob tentang PHBS dengan jumlah sampel 30 orang Anggota Brimob. Penelitian ini akan dilaksanakan di MAKO Brimob Polda Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2025. Analisa data penelitian menggunakan non parametik yaitu uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi Normal. dengan nilai CI (Confident Interval) 95%.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik adalah 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada responden yang mengalami penurunan skor pengetahuanKesimpulan: ada Pengaruh pemberian edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob Di Mako Satbrimob Polda Aceh . Diharapkan agar personil Brimob terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pelatihan kesehatan secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan individu maupun kolektif di lingkungan kesatuan. Kata Kunci           : Edukasi Pendidikan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengetahuan
MENTAL HEALTH PROBLEMS AMONG ADOLESCENT IN BANDA ACEH Nenty Septiana; Suci Zahratul Liza; Nurul Kamaly
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4884

Abstract

Mental health in adolescents is a problem that continues to increase every year and is increasingly concerning. Mental health problems that often occur in adolescents are depression, anxiety, and stress. This condition will have an impact on how well adolescents learn. This study aims to determine the prevalence of mental health problems in adolescents. This study uses a descriptive approach with  94 respondents selected using purposive sampling techniques. Data was collected using a CERDAS application containing the DASS-21 questionnaire. Data analysis used descriptive analysis. The results showed that the level of adolescent depression, anxiety, and stress was in the moderate category with a percentage of 39.4%, 52.1%, and 36.2%. We find that girls scored higher than boys in mental health problems. It is hoped that adolescents can improve mental health literacy and get the right intervention, so that adolescents are more productive in learning and everyday life
FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA PRA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAKARYA KOTA SABANG ACEH Ismail Ismail; Evi Dewi Yani; Nisrina Hanum; Muhazar Harun; TM. Rafsanjani; Miftahul Jannah; Nurul Sakdah; Bustami Bustami
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4887

Abstract

Prevalensi penderita hipertensi di Kota Sabang tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 17,45%. Berdasarkan data Dinkes Kota Sabang prevalensi hipertensi pada pra lansia tertinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya yaitu mencapai 22,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas, aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan risiko kejadian hipertensi pada pra lansia di wilayah kerja Puskemas Sukakarya Kota Sabang. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Populasi dalam penelitian ialah seluruh pra lansia sebanyak 2.065 dan sampel sebanyak 95 orang pra lansia dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Penelitian dilakukan pada 1 April-10 Mei 2024 di Wilayah kerja Puskesmas Sukakarya. Data dikumpulkan dengan cara pembagian kuesioner dan setelah data dikumpulkan dianalisis melalui dua cara yaitu analisis univariat dengan distribusi frekuensi, dan bivariat menggunakan uji chi square serta besarnya risiko dengan Odds Rasio (OR). Hasil penelitian menunjukkan obesitas (p=0.003; OR=3.895; 95% CI=1.639-9.256), aktivitas fisik (p=0.023; OR=2.917; 95% CI=1.239-6.864)) dan kualitas tidur (p=0.032; OR=2.732; 95% CI=1.173-6.364). Sehingga disimpulkan ada hubungan antara obesitas, aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan risiko kejadian hipertensi. Dan Faktor obesitas, aktivitas fisik serta kualitas tidur merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi. Saran untuk masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya yaitu rutin melakukan pengecekan tekanan darah di fasilitas kesehatan, melakukan pola hidup yang sehat seperti lebih aktif melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit, menjaga pola tidur dan memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.  
GAMBARAN KUALITAS TIDUR DAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS DI KOTA BANDA ACEH Silma Murida; Rahmawati Rahmawati; Sarini Vivi Yanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4890

Abstract

Seiring bertambahnya usia, rentannya lansia mengalami penurunan masalah kesehatan seperti berkurangnya fungsi fisik, gangguan mental dan penurunan kemampuan interaksi sosial, sehingga memungkinkan berpengaruh pada kualitas tidur dan kualitas hidup lansia. Kualitas tidur yang buruk sering kali menjadi masalah umum di kalangan lansia, terutama mereka yang mengalami kondisi kesehatan kronis. Kurangnya tidur yang berkualitas dapat memperburuk gejala penyakit, mengurangi kesejahteraan psikologis,  menurunkan kemampuan fisik dan mental, serta mempengaruhi kualitas hidup bagi lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur dan kualitas hidup pada lansia dengan penyakit kronis di Kota Banda Aceh. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross  sectional study. Jumlah sampel sebanyak 278 lansia penyakit kronis yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Short Form (SF-36). Hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa mayoritas lansia memiliki kualitas tidur dengan kategori buruk yaitu sebanyak 188 (67,6%) dan 90 (32,4%) lansia memiliki kualitas tidur baik dan sebahagian yang lain lansia memiliki kualitas hidup dengan kategori baik yaitu 184 (66,2%) lansia dan 94 (33,8) lansia memiliki kualitas hidup buruk. Direkomendasi kepada petugas kesehatan puskesmas untuk selalu memonitor perkembangan kesehatan lansia dengan penyakit kronis agar terhindar dari komplikasi.  
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TAPAKTUAN Rosita Rosita; Rahmayani Rahmayani; Husna Husna; Sri Rosita; Evi Dewi Yani; Yunita Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4891

Abstract

Latar Belakang: Data yang didapatkan di Puskesmas Tapaktuan diketahui bahwa di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan, ada 8 Posbindu yang tersebar di 8 desa. Jumlah Masyarakat yang berkunjung ke posbindu rata-rata berumur 40 tahun ke atas. Pada tahun 2024 jumlah kunjungan posbindu di masing-masing desa yaitu Air berudang 94 jiwa, Gunung kerambil 124 jiwa, Lhok Keutapang 143 jiwa, Hilir 85 jiwa, Tepi air 94 jiwa, Hulu 230 jiwa, Padang 97 jiwa, Jambo apha 81 jiwa. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (POSBINDU PTM) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tapaktuan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua Masyarakat yang berumur 40 tahun ke atas di wilayah Puskesmas Tapaktuan berjumlah 948 orang. Dan sampel penelitian setelah dicari dengan menggunakan rumus Slovin berjumlah 91 orang. Analisis digunakan univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: hasil penelitian ini menunjukan bahwa kunjungan Posbindu PTM tidak aktif sebanyak 54,9%, pengetahuan responden kategori kurang baik sebanyak 57,1%, peran kader dengan kategori kurang berperan sebanyak 52,7%, jarak tempuh dengan kategori jauh sebanyak 59,3%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan chi square diketahui bahwa pengetahuan dengan nilai p=0,036, peran kader p=0,001, jarak tempuh p=0,003. Kesimpulan: pengetahuan, peran kader dan jarak tempuh memiliki hubungan yang signifikan dengan kunjungan Posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Tapaktuan. Diharapkan kepada tenaga Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan terkait penyakit tidak menular dan menginformasikan manfaat mengunjungi posbindu serta diharapkan keluarga untuk dapat mendukung anggota keluarganya yang memiliki resiko menderita PTM agar segera melakukan pemeriksaan salah satuntya dengan rutin mengunjungi posbindu.   
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Periskila Dina Kali Kulla; Irza Mazinatul Ula; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4892

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit kronis yang umum terjadi akibat produksi sebum yang berlebihan dan infeksi bakteri. Manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan konsentrasi penghambatan terendah (KHM) dan konsentrasi bakterisida minimum (KBM) dari ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Berbagai konsentrasi pengenceran, termasuk 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, digunakan dalam penelitian ini untuk menetapkan KHM dan KBM bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode difusi cakram digunakan untuk memeriksa kerentanan mikroorganisme terhadap antibiotik. Kontrol positif adalah 25 µg amoksisilin, sedangkan kontrol negatif adalah air suling. Uji ANOVA digunakan dalam program SPSS untuk memproses data penelitian. 5% merupakan konsentrasi di mana uji Konsentrasi Hambat Minimum (MIC) tercapai. 20% ditemukan sebagai hasil uji konsentrasi bakterisida minimum (MBC). 
FORMULASI DAN EVALUASI SABUN PADAT TRANSPARAN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) Kesumawati Kesumawati; Rauzatul Jannah; Rulia Meilina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4900

Abstract

Sabun padat berbahan alami, seperti ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.), semakin diminati karena manfaat kesehatan kulit dan efek antimikrobanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sabun padat transparan dari ekstrak etanol daun Jambu biji (Psidium guajava L) dan hasil evaluasi sediannya.  Penelitian ini memformulasikan sabun padat transparan dengan konsentrasi ekstrak etanol daun jambu biji 0,5%, 1%, 2%, 4%, dan 8%. Evaluasi meliputi uji organoleptis, pH, stabilitas busa, iritasi, kelembaban, dan preferensi. Hasilnya, sabun dengan karakteristik transparan, warna coklat hingga merah pekat, aroma khas, dan memenuhi semua parameter uji, disukai oleh responden.Kata Kunci: Daun Jambu Biji, Sabun Padat Transparan, Melembabkan Kulit.
HUBUNGAN PELAYANAN POSYANDU LANSIA DAN INFORMASI DENGAN KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA MASA MENOPAUSE DI GAMPONG PINEUNG KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH Raudhatun Nuzul ZA; Ulfa Farrah Lisa; Alfitri Wahyui; Risky Swastika Renjani; Ratna Willis; Mira Andryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4904

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan pada wanita yang mengalami menopause 50% banyak wanita yang mengeluh bahwa datangnya menopause mereka akan jadi pencemas pengetahuan posyandu lansia informasi yang baik dapat menurunkan rasa kecemasan ibu menopause dalam menghadapi perubahan yang terjadi pada masa menopause. Dari data kecamatan Syiah Kuala jumlah wanita menopause sebanyak 1.413 jiwa di Gampong Pineung jumlah ibu menopause sebanyak 316 jiwa dan yang aktif posyandu lansia adalah 63 jiwa. Tujuan Penelitian :  Untuk mengetahui Hubungan PElayanan Posyandu Lansia dan Informasi dengan Kecemasan Ibu dalam Menghadapi perubahan fisiologis pada masa menopause di Gampong Pineung Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional yang dilakukan Gampong Pineung Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 orang dengan tekhnik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji Statistik Menggunakan Chi-Square.         Hasil penelitian : Berdasarkan hasil uji statistic dari 36 responden yang pelayanan posyandu yang baik mayoritas kecemasan ringan 25 responden (69,4%), dengan nilai p-value = 0,013 sedangkan dengan informasi baik mayoritas kecemasan ringan sebanyak 21 responden (67,7%) dengan p-value = 0,024.  Kesimpulan : ada hubungan antara pelayanan posyandu dan informasi dengan kecemasan ibu dalam menghadapi perubahan fisiologis pada menopause untuk itu diharapakn dapat memberikan informasi dan masukan untuk meningkatkan kualitas dalam pelayanan kesehatan di tempat dengan cara diselenggaranya penyuluhan-penyuluhan kesehatan.