cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Etanol Daun Tembelekan (Lantana Camara L.) Sebagai Antiinflamasi Topikal Kesumawati Kesumawati; Wirda Iswarni
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.1929

Abstract

Tumbuhan tembelekan (Lantana camara L.) merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di berbagai tempat, tumbuhan ini termasuk famili Verbenacae. Tumbuhan tembelekan mempunyai banyak manfaat, salah satu diantaranya adalah sebagai antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui senyawa aktif dari ekstrak etanol daun tembelekan, untuk membuat formulasi gel dan mengetahui stabilitas fisik dari formulasi sediaan gel ekstrak etanol daun tembelekan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dan deskriptif. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji fitokimia dilakukan untuk melihat senyawa aktif. Formulasi sediaan gel dibuat dalam 4 formula yaitu F1 (sediaan gel tanpa ekstrak), F2 (sediaan gel dengan penambahan EEDT 2 g), F3 (sediaan gel dengan penambahan EEDT 4 g) dan F4 (sediaan gel dengan penambahan EEDT 6 g). Uji stabilitas fisik sediaan gel yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji pH, uji daya sebar, uji homogenitas dan uji kesukaan. Rendemen yang dihasilkan dari proses ekstraksi daun tembelekan ialah 22,95%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa EEDT mengandung senyawa fenolik, tanin, steroid, saponin dan flavonoid. EEDT memiliki senyawa antiinflamasi yaitu saponin dan flavonoid. Sediaan gel EEDT yang optimal adalah F2. Sifat fisika kimia yang dihasilkan F2 yaitu pH 5,7, daya sebar 6 cm, bersifat homogen dan tidak ada butiran kasar, warna kuning kecoklatan, aroma seperti teh/cincau dan teksturnya semisolid. F2 paling disukai dibandingkan F3 dan F4 dilihat dari warna, aroma dan tekstur sediaan gel. Kata kunci: Daun tembelekan, ekstrak etanol, antiinflamasi, gel, stabilitas fisik gel.
Aktivitas Hepatoprotektif Ekstrak Umbi Bit (Beta vulgaris L.) pada Histologi Hepar Mencit yang diinduksi Parasetamol Ulhusna, Zikra; Meilina, Rulia; Fathia, Mona; Nuzul ZA, Raudhatun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hepatoprotektif dari ekstrak etanol umbi bit pada histologi hepar mencit yang diinduksi paracetamol. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium. Mencit diberikan ekstrak etanol umbi bit dosis 500 mg/kg BB (P1), ekstrak etanol umbi bit dosis 300 mg/kg BB (P2), ekstrak etanol umbi bit dosis 100 mg/kg BB (P3), kontrol positif digunakan Curcuma® dan kontrol negatif digunakan Na CMC 0,5%. Perlakuan diberikan selama 7 hari berturut-turut. Pada hari ke-8 mencit diinduksi parasetamol dosis toksik selama 3 hari. Pada hari ke-10 dilakukan pembedahan untuk diambil hepar mencit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian ekstrak etanol umbi bit dengan dosis 500 mg/kg BB, 300 mg/kg BB, dan 100 mg/kg BB dapat memberikan efek hepatoprotektif terhadap gambaran histopatologi hepar. Pada penelitian ini dapat disimpulkan umbi bit mempunyai efektivitas hepatoprotektor.Kata kunci : Umbi Bit, Hepatoprotektif, hepar 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Usia Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Pandan SM, Sefryani Nursari; Putri, Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1944

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan Usia Remaja adalah  kehamilan usia kurang dari 20 tahun meningkatkan resiko komplikasi medis, baik pada ibu maupun pada anak. Survei Badan Pusat Statistika (BPS) Indonesia tahun 2019 menunjukkan bahwa Persentase Perempuan hamil  Berumur 15-19 tahun mencapai 47 per 100 kehamilan. 1 dari 9 anak perempuan menikah di Indonesia. Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kehamilan Usia Remaja di wilayah kerja Puskesmas Rantau Pandan Tahun 2021.Metode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat Deskriptif Analitik. Populasi penelitian yaitu sebanyak 211 orang ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rantau Pandan. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 68 orang ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rantau Pandan. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Hasil : Berdasarkan tabel uji statistic dapat diketahui bahwa dari uji chi square diperoleh hasil pengetahuan (P-value=0,038) lebih kecil dari sig a (0,05), pendidikan (P-value=0,607), sosial ekonomi (P-value=0,314) lebih besar dari sig a (0,05). Kesimpulan bahwa pengetahuan seseorang berpengaruh untuk mengambil keputusan, tetapi pendidikan dan sosial ekonomi tidak berhubungan dengan kehamilan usia remaja, karena pendidikan dibangku sekolah tidak mendalami ilmu tentang kesehatan, dan status ekonomi seseorang tidak mempengaruhi untuk terjadinya pernikahan dini yang menyebabkan kehamilan usia remaja.Kata Kunci: Kehamilan Usia Remaja, Pengetahuan, Pendidikan, Sosial EkonomiBackground: Teenage pregnancy is pregnancy less 20 years old increase the risk of medical complications, for mother and child. Statistical center agency survey in 2019 shows the percentage of pregnant women 15-19 years old are 47 per 100 pregnancies. Objective:The purpose of this research is factors associated with teenage pregnancy in the working area of the Rantau Pandan in 2021. Method :This type of research is an analytic descriptive. The research population are 211 pregnant mothers who in the working area of the Rantau Pandan Public health center. The sample in this  study are 68 pregnant mothers in the working area of thee Rantau Pandan Public health center. Data obtained from primary and secondary. Results: Based on the statistical test in can be seen that the Chi-Square test result Knowledge (p-value=0,038), smaller than sig-a (0,05), Education (p-value=0,607), Sosioeconomic(p-value=0,314) greater than sig-a (0,05). Conclusion: So it can be concluded that a person’s knowledge is influential in making decisions, but for education and socioeconomic. There are no relationship with teenage pregnancy, because education in school doesn’t explore health sciences and someone’s socioeconomic status doesn’t affect the occurrence of early marriage which causes teenage pregnancy.Keywords: Teenage Pregnancy, Knowledge, Edducation, Socioeconomic
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI STRES KERJA PERAWAT DI RUANG IGD RUMAH SAKIT UMUM MILIK PEMERINTAH CUT MUTIA DI ACEH UTARA Alkautsar, Esar; Efendi, Ismail; Asriwati, Asriwati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1669

Abstract

Stres kerja telah menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian penting di banyak Negara. Berdasarkan hasil survei awal dengan 8 orang perawat yang ada menggunakan alat ukur kuesioner Depression Anxiety Stres Scale (DASS 21), didapatkan hasil bahwa 7 perawat mengalami stres ringan (87,5%) dan 1 orang tidak mengalami stres (12,5%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi stres kerja perawat di Ruang IGD Di rumah sakit umum milik pemeritah di Aceh Utara.Penelitian ini menggunakan jenis survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 orang dengan teknik total sampling sampel yang diambil dengan cara total sampling yaitu sebanyak 56 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi binary logistic.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki nilai sig-p 0,010 < 0,05, lingkungan kerja sig-p 0,016 < 0,05 dan konflik peran memiliki nilai sig-p 0,002 < 0,05, yang menunjukkan bahwa memiliki pengaruh terhadap stres kerja perawat di ruang IGD dirumah sakit umum cut mutia aceh utara. Variabel yang paling besar memiliki pengaruhnya terhadap stres kerja perawat di rumah sakit yaitu variabel konflik peran, dimana konflik peran memiliki pengaruh dengan nilai OR 14,440 terhadap terjadinya stres kerja sebanyak 14 kali lipat di bandingkan variabel yang lainnya.Sedangkan variabel yang tidak memiliki pengaruhnya yaitu pola ketenagaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh beban kerja, lingkungan kerja dan konflik peran terhadap stres kerja perawat di rumah sakit di ruang IGD. Diharapkan menjadi masukan dalam mengambil tindakan dalam mengantisipasi stres kerja di kalangan perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat dalam mengaplikasikan asuhan keparawatan yang bermutu. Kata Kunci : Faktor Memengaruhi, Stres Kerja, Konflik peran
Hubungan Pengetahuan dan Media Informasi dengan Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi covid-19 Pada Pengunjung Wisata di Kafe Pantai Riting Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021 Mauliati, Desria; Kulla, Periskila Dina Kali
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1935

Abstract

Virus Corona paling terbaru yang ditemuka nadalah virus Corona Covid-19. Virus ini termasuk penyaki tmenular dan baru ditemukan di Wuhan, Semua orang diwajibkan menerapkan protocol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak fisik dengan orang lain. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan media informasi pengunjung wisata terhadap protocol kesehatan dimasa pandemic Covid 19 di Cafe Pantai Riting Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Metode Penelitian: penelitian ini mengguanakan metode analitik dengan pendekatan Kuantitatif yang dilakukan pada tanggal 2-5 september 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengujung wisata café riting pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling sebanyak 50 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan metode chi-square .Hasil penelitian: Hasil uji statistic dengan Chi Square di peroleh nilai p Value=0.000 (p<0.05) berarti ada hubungan pengetahuan dengan penerapan protocol kesehatan. Sedangkan hasil uji statistic dengan Chi Square di peroleh nilai p Value=0.000 (p<0.05) berarti ada hubungan media informasi dengan penerapan protocol kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Informasi, Protokol kesehatan, Covid-19  The most recent Corona virus discovered is the Corona Covid-19 virus. This virus is an infectious disease and was only discovered in Wuhan. Everyone is required to apply the 3M health protocol, which is to wear a mask, wash hands with soap, and maintain physical distance from others. Research Objectives: To determine the relationship between knowledge and information media of tourist visitors to health protocols during the Covid 19 pandemic at the PantaiRiting Cafe, Aceh Besar Regency in 2021. Research Methods: This study used an analytical method with a quantitative approach which was carried out on 2-5 September 2021. The population in this study were all visitors to the cafe rite tour. The sample used was Accidental Sampling as many as 50 people. Data analysis used univariate and bivariate analysis with chi-square method. Research results: The results of statistical tests with Chi Square obtained p value = 0.000 (p <0.05) meaning that there is a relationship between knowledge and the application of health protocols. While the test results The results of statistical tests with Chi Square obtained p value = 0.000 (p <0.05) meaning that there is a relationship between information media and the application of health protocols. Keywords: Knowledge, Information, Health protocol, Covid-19
Pengaruh Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami dengan Efek Samping Pemakaian Kontrasepsi Suntik Diwilayah Kerja Puskesmas Lamno Kabupaten Aceh Jaya Rosita, Sri; ZA, Raudhatun Nuzul; Nurlaini, Nurlaini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1967

Abstract

Latar Belakang Masalah: Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS)  di wilayah kerja puskesmas Lamno pada tahun 2019 sebanyak 502 orang, yang menggunakan KB suntik sebanyak 368 orang. Berdasarkan survei awal, efek samping yang dirasakan antara lain yaitu adanya gangguan pola haid seperti pendarahan bercak, perubahan berat badan,sakit kepala dan lainnya. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pengetahuan ibu, dukungan suami dengan efek samping pemakaian kontrasepsi suntik di wilayah kerja puskesmas lamno. Metode Penelitian: deskriptif analitik dengan desain cross sectional studi. Sampel penelitian 79 responden PUS dengan teknik purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan P. Value sebesar 0,035 < dari nilai α = 0,05 dan dukungan suami P. Value sebesar 0,041 < dari nilai α = 0,05  dengan efek samping pemakaian konrasepsi suntik sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang sangat signifikan pengetahuan ibu, dukungan suami dengan efek samping pemakaian kontrasepsi suntik di wilayah kerja puskesmas lamno. Saran: Diharapkan petugas Puskesmas Lamno meningkatkan pemberian konseling, promosi kesehatan PUS tentang efek samping pemakaian kontrasepsi suntik dan melibatkan suami akseptor KB.Kata kunci : Efek Samping, KB Suntik, Pengetahuan, Dukungan SuamiBackground of the Problem: The number of couples of childbearing age (PUS) in the working area of the Lamno Health Center in 2019 was 502 people, who used injectable family planning as many as 368 people. Based on the initial survey, the perceived side effects include menstrual pattern disturbances such as spotting bleeding, weight changes, headaches and others. The purpose of the study: to determine the effect of mother's knowledge, husband's support with side effects of injecting contraceptive use in the working area of Lamno Public Health Center. Research Method: analytic descriptive with cross sectional study design. The research sample was 79 EFA respondents with purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis. Research Results: There is a significant effect between knowledge P. Value of 0.035 < from the value of = 0.05 and husband's support P. Value of 0.041 < from the value of = 0.05 with side effects of using injection contraceptives so it can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected, which means that there is a very significant effect of mother's knowledge, husband's support with side effects of using injectable contraceptives in the working area of Lamno Public Health Center. Suggestion: It is hoped that Lamno Public Health Center officers will improve the provision of counseling, promotion of EFA health about the side effects of using injectable contraceptives and involve the husbands of family planning acceptors.  Keywords: Side Effects, Injectable Family Planning, Knowledge, Husband's Support 
DETERMINAN PENINGKATAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KOTA LANGSA Syahputra, Edi; Rochadi, Kintoro; Pardede, Jek Amidos; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1712

Abstract

ABSTRAKGangguan jiwa merupakan masalah kesehatan jiwa berat yang menyebabkan terganggunya kognitif, afektif dan hambatan fungsi sosialnya sehingga individu tidak mampu melakukan  akitivitas sehari-harinya. Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak. remaja, dewasa, hingga lansia. Saat ini, prevalensi gangguan jiwa terus meningkat setiap tahunnya termasuk di Kota Langsa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang empengaruhi terhadap peningkatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Langsa. Jenis penelitian menggunakan metode analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional dan mengambil sampel 82 orang dari seluruh populasi. Cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Hasil uji regresi logistik mendapatkan bahwa ada pengaruh faktor genetik (p = 0,000; OR = 13,81), Pengalaman traumatik (p = 0,001; OR = 12,37) dan Pola Asuh (p = 0,022;         OR = 5,14) terhadap gangguan jiwa. Sedangkan faktor pekerjaan dan sosial ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap gangguan jiwa. Kesimpulan bahwa ada pengaruh faktor genetik, pengalaman traumatik dan pola asuh terhadap peningkatan ODGJ di Kota Langsa. Disarankan,  Bagi Dinas Kesehatan Kota Langsa khususnya bidang kesehatan jiwa melakukan trauma healing bagi masyarakat yang memiliki pengalaman traumatik, melakukan seminar dan penyuluhan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga. Kata kunci : Genetik, pengalaman traumatik, pola asuh, gangguan jiwa
Strategi Promosi Kesehatan Meningkatkan Partisipasi KB Pria Di BKKBN Kabupaten Aceh Tengah Fane, Syafrio; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan partisipasi KB pria di BKKBN Kabupaten Aceh Tengah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 sampel dan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian dalam pendekatan kualitatif adalah dengan rancangan studi  kasus yaitu yang digali adalah entitas tunggal atau fenomena dari suatu masa tertentu dan aktivitas (bisa berupa program,  kejadian,  proses, institusi atau kelompok sosial), serta  mengumpulkan  detil  informasi dengan menggunakan berbagai prosedur  pengumpulan  data  selama kasus itu terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya komitmen pemerintah berupa keadilan dan kesetaraan gender dalam program Keluarga Berencana. Ada beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan program peningkatan partisipasi KB pria diantaranya: faktor kesadaran, ekonomi, budaya, dan masih kurangya Advokasi dan KIE. Di samping itu akses pelayanan alat kontrasepsi yang meliputi pendistribusian alat kontrasepsi disesuaikan dengan permintaan kabupaten kota, walaupun pendanaan untuk pelayanannya belum merata, namun fungsi monitoring terhadap akses pelayanan KB di kabupaten kota tetap  berjalan  sebagaimana  mestinya dan ada upaya dari pemerintah untuk menambah varian baru alat kontrasepsi untuk pria khususnya Pil KB. Selain itu adanya dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam bentuk kerjasama dan pola kemitraan pelibatan kampanye, Advokasi dan KIE program KB pria.Kata kunci: KB pria, Advokasi, Dukungan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat,                         Gender, Alat Kontrasepsi, Tokoh Masyarakat dan Tokoh AgamaThe purpose of this study was to analyze health promotion strategies in increasing male family planning participation in the BKKBN of Central Aceh Regency. The sample used in this study amounted to 10 samples and the type of research used in this study is the type of research in a qualitative approach, with a case study design, namely that what is explored is a single entity or phenomenon from a certain period and activity (can be in the form of programs, events, processes, institutions or social groups), and collects details. information using various data collection procedures during the case. The results of the study indicate that there is a government commitment in the form of justice and gender equality in the Family Planning program. There are several inhibiting factors in the implementation of the program to increase male family planning participation including: awareness factors, economy, culture, and the lack of Advocacy and IEC. In addition, access to contraceptive services, which includes the distribution of contraceptives, is adjusted to the demands of districts and cities, although the funding for services is not evenly distributed, the monitoring function of access to family planning services in districts and cities continues to run as it should and there are efforts from the government to add new variants of contraceptives. for men, especially the birth control pill. In addition, there is support from religious leaders and community leaders in the form of cooperation and partnership patterns involving campaigns, advocacy and KIE for male family planning programs.Keywords: male family planning, advocacy, social support, community empowerment, gender, contraceptive devices, community leaders and religious leaders 
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS SIGOMPUL KECAMATAN LINTONGNIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2021 Pratiwi Siahaan, Dewi; Alyakin Dachi, Rahmad
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai Puskesmas Sigompul Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode Survei Analytic. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan metode observasi atau pengumpulan data dalam waktu yang bersamaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner dan data sekunder berupa laporan kinerja Puskesmas tahun 2018-2020. Total sampel sebanyak 33 orang pegawai Puskesmas Sigompul. Hasil analisis menyimpulkan terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan dengan kinerja pegawai UPT Puskesmas Sigompul dengan tingkat keeratan hubungan kuat sekali bahkan hampir mendekati sempurna (nilai Sig.  0,000 < 0,050, serta nilai Pearson’s R sebesar 0,946), semakin baik kepemimpinan maka kinerja pegawai juga semakin baik dan meningkat. Terdapat hubungan positif dan signifikan motivasi kerja dengan kinerja pegawai UPT Puskesmas Sigompul dengan tingkat keeratan hubungan kuat sekali bahkan hampir mendekati sempurna (Nilai Sig.  0,000 < 0,050, serta nilai Pearson’s R sebesar 0,939), semakin baik motivasi kerja maka kinerja pegawai juga semakin baik dan meningkat. Bukti nyata penerapan gaya kepemimpinan dan motivasi yang tergolong baik adalah bahwa seluruh pegawai berupaya meningkatkan kinerja untuk mencapai target kinerja, karena hasil kinerja yang diukur dalam satuan persentase setiap bulannya menjadi  indikator utama dalam perhitungan penerimaan tunjangan kinerja yang diterima setiap bulannya. Hasil kinerja setiap Pegawai menjadi bagian proses  pencapaian Kinerja UPT Puskesmas, capaian kinerja setiap individu juga menjadi acuan penetapan nilai kinerja Pimpinan oleh sebab itu kepemimpinan dan motivasi kerja yang baik perlu ditingkatkan untuk mencapai target kinerja.Kata kunci : Kepemimpinan, Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pantang Makan Pada Ibu Dalam Budaya Madeung Nursia N, Lily Eky; Darmawan, Darmawan; Fitri Siregar, Siti Maisyaroh; Muhsin, Sri Wahyuni; Rinawati, Rinawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2013

Abstract

Pola makan pada suatu masyarakat menjadi konsep awal budaya yang bertalian dengan makanan, yang dipengaruhi oleh unsur sosial budaya pada kelompok masyarakat tersebut. Adat istiadat dan perilaku masyarakat merupakan hal yang menunjang kehidupan sosial masyarakat karena pola kebiasaan pada masyarakat setempat. Fenomena yang sering dijumpai di masyarakat adalah adanya pembatasan makan pada ibu nifas. Fenomena pantang makan juga terjadi pada ibu nifas dan menyusui di Aceh. Budaya madeung salah satu tradisi di Aceh yang merupakan proses yang diyakini dan dipercaya untuk merawat ibu selama nifas, salah satu perawatan dan ketentuan dari tradisi ini adalah ibu harus berpantang makanan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pantang makan pada ibu dalam  budaya madeung di desa Leukeun Kabupaten Aceh Barat. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi yang berjumlah 32 orang,. Dari hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pekerjaan (Pvalue = 0,001), tingkat pendidikan  (Pvalue = 0,000), dan pengetahuan (Pvalue = 0,000) dengan pantang makan. Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pemilihan variabel lain untuk melihat kejadian pantang makan pada ibu dalam budaya madeung.Kata Kunci : Pantang makan, Pekerjaan, Tingkat pendidikan, Pengetahuan,Pattern feeding on a the community to be the initial concept of cultural attributed to food , weighted by variables like social culture in this community group . The customs and behavior of the community are things that support the social life of the community because of the habit patterns of the local community. A phenomenon that is often encountered in the community is the restriction of eating in postpartum mothers. The phenomenon of abstinence from eating also occurs in postpartum and breastfeeding mothers in Aceh. Madeung culture is one of the traditions in Aceh which is a process that is believed and trusted to care for mothers during childbirth, one of the treatments and provisions of this tradition is that mothers must abstain from certain foods. The purpose of the study was to determine the factors associated with maternal abstinence in the madeung culture in Leukeun village, West Aceh district. This type of research is an analytic survey with a cross sectional study approach using a total sampling technique. The sample in this study were all mothers who had babies, amounting to 32 people. The results showed that there was a relationship between occupation (Pvalue = 0.001), education level (Pvalue = 0.000), and knowledge (P-value = 0.000) with abstinence from eating. It is hoped that further research can be carried out by selecting other variables to see the incidence of abstinence in mothers in the Madeung culture.Keywords: Abstinence feeding, work, level of education, knowledge.

Page 54 of 123 | Total Record : 1226