cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Pola Peresepan Pada Pasien Pediatrik di Puskesmas Kebun Handil Jambi Tahun 2019 Yulianis, Yulianis; Andriani, Medi; Rahayu, Rajani Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1949

Abstract

Pediatrik merupakan kelompok yang rentan menderita penyakit karena sistem imun dan fungsi organ yang belum berkembang secara sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Peresepan pada pasien pediatrik di Puskesmas Kebun Handil Jambi pada tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  dengan pengambilan data retrospektif. Sampel yang diambil 400 lembar resep anak dari populasi 17.711 lembar resep tahun 2019,data yang diinput dari resep berupa karakteristik pasien. Hasil dari penelitian diperoleh jumlah pasien terbanyak  umur 0-5 tahun (54%) dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (58%). Pola peresep terbanyak adalah resep non racikan (56%),dengan jumlah obat terbanyak perlembar resep adalah 3 obat dengan presentase (57%), bentuk sediaan terbanyak adalah tablet (69%),dengan jumlah zat aktif terbanyak adalah paracetamol (30%),sedangkan  resep racikan (44%),jumlah resep racikan perlembar resep adalah 1 racikan dengan bentuk sediaan  racikan yaitu pulverres (100%).Kata Kunci: Pediatrik, Peresepan, Formula obat untuk anak.Pediatrics is a group that is susceptible to disease because the immune system and organ functions are not yet fully developed. This study aims to determine the prescribing pattern of pediatric patients at the Kebun Handil Jambi Health Center in 2019. This study is a descriptive study with retrospective data collection. Samples were taken from 400 children's prescription sheets from a population of 17,711 prescription sheets in 2019, the data inputted from the prescription was in the form of patient characteristics. The results of the study showed that the highest number of patients were aged 0-5 years (54%) with the highest gender being male (58%). The highest prescription pattern was non-concoction prescriptions (56%), with the highest number of drugs per sheet being 3 drugs with a percentage (57%), the most dosage forms were tablets (69%), with the highest number of active substances being paracetamol (30%), while the recipe for concoction (44%), the number of prescriptions per sheet of recipe is 1 compound with a compound dosage form, namely pulverres (100%).Keywords: Pediatric, Prescription, Drug formula for children
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Septiani, Minda; Nadilla, Nadilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1940

Abstract

Menurut WHO di perkirakan 5-10% anak mengalami keterlambatan pemikiran di perkirakan sekitar 1-3% khusus pada anak di bawah 5 tahun. Di Indonesia mengalami keterlambatan perkembangan umum yang meliputi perkembangan motorik, bahasa, sosial, emosional, dan kognitif. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan pengetahuan ibu dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada bulan Februari 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu anak usia prasekolah di TK Idhata Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen sebanyak 43 orang. Sampel Diambil secara total populasi. Dari hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) hasil perhitungan menunjukkan nilai p value (0,049) < α (0,05) berarti ha diterima dan ho ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah. Diharapkan kepada responden untuk mau berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuan serta memerhatikan perkembangan motorik anak usia prasekolah.Kata Kunci: Pengetahuan, Perkembangan Motorik KasarAccording to WHO, it is estimated that 5-10% of children experience delays in thinking, it is estimated that around 1-3% especially in children under 5 years. In Indonesia, there are general developmental delays which include motor, language, social, emotional, and cognitive development. This study was conducted to examine the relationship between mother's knowledge and gross motoric development in preschool-aged children at Idhata Kindergarten, Peusangan District, Peusangan District, Bireuen Regency. The research design used is analytical research with a cross sectional approach. This research was carried out in Idhata Kindergarten, Peusangan District, Peusangan District, Bireuen Regency in February 2022. The population in this study were all mothers of preschool-aged children in Idhata Kindergarten, Peusangan District, Bireuen Regency as many as 43 people. Samples are taken from the total population. From the results of the chi square test with a 95% confidence level (α = 0.05) the calculation results show the p value (0.049) < (0.05) meaning ha is accepted and ho is rejected. From these results it can be concluded that there is a relationship between knowledge and gross motor development in preschool age children. Respondents are expected to be willing to participate in increasing knowledge and paying attention to the motor development of preschool age children.Keywords: Knowledge, Gross Motor Development 
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Trimester II di Wilayah Kerja Puskesmas Titeu Kabupaten Pidie Rezeki, Sahbainur; Zahara, Maulinar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1972

Abstract

Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan salah satu masalah kekurangan gizi diakibatkan oleh asupan makanan tidak seimbang yang dapat dialami oleh setiap ibu hamil pada masa kehamilannya. Kebutuhan ibu hamil akan meningkat terutama pada trimester III. Peningkatan jumlah konsumsi makan perlu ditambah untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin, maka jika kurang mengkonsumsi kalori akan menyebabkan malnutrisi. Kabupaten Pidie merupakan salah satu kabupaten yang prevalensi Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil cukup tinggi yaitu 9,96%, sehingga masalah Kurang Energi Kronis (KEK) masih menjadi permasalah kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Titeu.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wiayah kerja Puskesmas Titeu.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Titeu Kabupaten Pidie tahun 2020 dan telah dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II sebanyak 34 orang yang terdapat di 6 desa bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Titeu, yang terdata dari bulan September 2020 hingga bulan November 2020, teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan sampel 34 ibu hamil yang terdata mengalami KEK. Pengumpulan data dilakukann dengan cara membagikan kuesioner. Uji statistic yang dilakukan uji chi square. Analisa bivariat asupan makanan dengan KEK nilaip value = 0.019, tidak ada hubungan dukungan suami dengan KEK nilai p value 1000, tidak ada hubungan pendapatan keluarga dnega KEK nilai p value 0,0915 di wilayah kerja Puskesmas Titeu. Ada hubungan asupan makanan dengan kejadian energi kronis pada ibu hamil trimester II di Wilayah Kerja Puskesmas Titeu dengan P value 0,019. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk mendorong masyarakat khususnya wanita prakonsepsi agar dapat lebih memperhatikan status kesehatan dan ketersediaan pangan ditingkat keluarga.Kata Kunci : Kejadian Energi KronikChronic energy deficiency (KEK) is a malnutrition problem caused by unbalanced food intake that can be experienced by every pregnant woman during her pregnancy. The need for pregnant women will increase, especially in the third trimester. Increasing the amount of food consumption needs to be added to meet the needs of the mother and the fetus, so if you consume less calories it will cause malnutrition. Pidie Regency is one of the districts where the prevalence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women is quite high, namely 9.96%, so that the problem of Chronic Energy Deficiency (KEK) is still a health problem in the working area of Puskesmas Titeu. The purpose of this study is to know the factors related to the incidence of chronic energy deficiency (KEK) in pregnant women in the working environment of Titeu Health Center. This research is an observational analytical research with a cross sectional approach. This research was conducted in the working area of Puskesmas Titeu Pidie Regency in 2020 and planned to be carried out in December 2020. The population of this study is all 34 trimester II pregnant women in 6 villages located in the working area of Puskesmas Titeu, which was recorded from September 2020 to November 2020, the technique of sample application is purposive sampling with a sample of 34 pregnant women recorded as having KEK. Data collection is done by sharing questionnaires. Statistical test conducted by chi square test. Bivariate analysis of makana intake with KEK 70.6% with p value = 0.001, support of husbands who do not support by experiencing KEK 58.8%, 52.9% of mothers with less family income 52.9%. There is a relationship of food intake with chronic energy events in pregnant women in the second trimester in the Working Area of Puskesmas Titeu with p value of 0.001. It is expected that health officials will encourage people, especially preconception women, to pay more attention to the health status and availability of food at the family level.Keywords : Health Care Distance
FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN IMUNISASI DASAR PADA PUSKESMAS SIMPANG TERITIT KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH Karmila, Karmila; Nababan, Donal; Lina Tarigan, Frida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1718

Abstract

Pelayanan Imunisasi di seluruh negara dapat berisiko dan keuangan dapat mengalami kerugian berjuta-juta dolar. Hal ini bukan hanya teori, tapi hal itu telah terjadi. Untuk mencegah atau menghindari ancaman dari kegagalan yang besar itu, maka peralatan perlu diadakan, dioperasikan dan dipelihara sesuai standar internasional tertinggi, dan vaksin harus ditangani secara rinci. Imunisasi anak adalah pemberian vaksin kepada anak untuk mencegah penularan penyakit tertentu. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui Faktor Penghambat Pelaksanaan Imunisasi Dasar pada Puskesmas Simpang Teritit Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif naratif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang ibu yang memiliki balita sebelum usia 1 tahun, 1 orang kader dan 1 orang petugas tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Simpang Teritit kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Teritit Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah. Dari hasil penelitian ini menunjukkan Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap 6 informan menyebutkan bahwa tatus pekerjaan sebagai petani maupun  ibu rumah tangga menjadi faktor untuk penghambat pelaksanaan imunisasi dasar karena pada umumnya  ibu yang bekerja memiliki waktu lebih sedikit untuk bersama dengan anak-anaknya. Pengetahuan yang rendah yang menyebabkan ibu tidak membawa anaknya imunisasi, Suami tidak mendukung ibu untuk melakukan imunisasi dasar karena kurangnya pengetahuan dari suami. Kpercayaan terhadap pelanayanan imunisasi (Nakes) dapat menjadi pemicu hilangnya kepercayaan tersebut dalam pelayanan imunisasi dasar. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat selalu membuat media promosi kesehatan misalnya poster, liflet, brosur dan spanduk  yang lebih menarik yang dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat pada umumnya dan ibu balita pada khususnya. Kata Kunci: Imunisasi, Pengetahuan, Status Pekerjaan, Kepercayaan
EFEKTIVITAS LATIHAN RANGE OF MOTION PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT SITI HAJAR Anggriani Anggriani; Nurul Aini; Sulaiman Sulaiman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.974

Abstract

AbstrakPrevalensi stroke terus bertambah seiring bertambahnya usia hidup. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit  Siti Hajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas pemberian latihan  ROM terhadap kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke. Desain penelitian ini dengan menggunakan quasi eksperimen dengan jumlah sampel 30 menggunakan one group pre-post desain. Tehnik pengambilan sampel secara purposif sampling. Analisa data  menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs. Terdapat peningkatan otot sesudah dilakukan intervensi sebesar 1.8, sedangkan kekuatan otot terjadi  sampai dengan kondisi 5 (normal ) setelah dilakukan intervensi sebanyak 40%.Kata Kunci :Range of Motion, Stroke, Kekuatan Otot
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi dengan Peningkatan Perubahan Perilaku Kekerasan pada Klien Skizofrenia di Ruang Jiwa Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon Aceh Tengah Eriyani, Farida; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1963

Abstract

Perilaku kekerasan adalah keadaan individu melakukan tindakan verbal dan non verbal, membahayakan diri sendiri, orang lain ataupun lingkungan. “ marah merupakan perasaan jengkel yang timbul sebagai respon terhadap kecemasan yang dirasakan sebagai ancaman, yang datang dari dalam maupun luar lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah agar informan mampu mengidentifikasi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi yang terdiri dari lima sesi pada perilaku kekerasan klien Skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kasus dalam bentuk analisis deskriptif dengan penelitian kualitatif, dan tehnik purposive sampling, dilakukan pada 1 partisipan di Ruang jiwa  Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon Aceh Tengah. Dalam melaksanakan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi peneliti memberi tanggapan, evaluasi dan observasi saat terapi aktivitas  kelompok berlangsung dengan memakai formulir evaluasi perilaku kekerasan, dengan memberi tanda (V) jika informan mampu dan tanda (-) jika informan tidak mampu. Hasil penelitian ini adalah, informan dengan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi mampu memahami materi dan dapat melaksanakan proses terapi dengan koopratif,  serta informan dapat dan mampu mengendalikan diri, mengontrol marah secara positif. Dan disarankan bagi pihak direktur rumah sakit diharapkan pelayanan kesehatan jiwa dapat di optimalkan dalam melibatkan kerja sama dengan lintas sektoral Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.Kata kunci: Perilaku kekerasan, Skizofrenia, Terapi (TAK) Stimulasi Persepsi.Violent behavior is a state where individuals perform verbal and non-verbal actions, endanger themselves, others or the environment. Anger is a feeling of irritation that arises in response to anxiety that is perceived as a threat, which comes from within and outside the environment. The purpose of this study is for informant to be able to identify Perception Stimulation Group Activity Therapy (TAK) which consists of five sessions on the violent behavior of Schizophrenic informant. The research method used is case research in the form of descriptive analysis with qualitative research, and purposive sampling technique, carried out on 1 participant in the mental room of Datu Beru General Hospital Takengon Central Aceh. In carrying out the Perception Stimulation Group Activity Therapy, the researcher gave responses, evaluations and observations when group activity therapy took place using a violent behavior evaluation form, by marking (V) if the informant was able and (-) if the informant was unable. The results of this study are, informant with perception stimulation group activity therapy are able to understand the material and can carry out the therapeutic process cooperatively, and informant can and are able to control themselves, control anger positively. And it is recommended for the hospital director that mental health services can be optimized by involving cross-sectoral collaboration with the Health Service and Social Service.Keywords: Violent behavior, Schizophrenia, Perception Stimulation Therapy
Perbandingan Efektifitas Promosi Kesehatan Media Video Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Lansia Tentang Osteoporosis di Desa Lamgapang Aceh Besar Ovida, Lia Reni; Iskandar, Iskandar; Iqbal, Muhammad
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1961

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit yang menyerang tulang dimana keadaan tulang menjadi rapuh (flagela)dan mudah mengalami patah (fraktur). Osteoporosis lebih sering ditemukan pada lansia, terutama pada perempuan setelah menopause, hal tersebut perlu dilakukan promosi kesehatan osteoporosis pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk Perbandingan Efektifitas Promosi  Kesehatan Media Video Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan  Lansia Tentang  Osteoporosis  di Desa lamgapang Aceh Besar 2021. Desain penelitian yaitu Pra Experimentmenggunakan pendekatan cross sectionaldengan metode Two Group pretest-posttest design.Responden dalam penelitian ini sebanyak 20 lansia. 10 lansia dilakukan dengan pendekatan promosi kesehatan video, dan 10 lansia dengan menggunakan promosi media Leafleat.  Penelitian dilakukan pada tanggal 24 sampai dengan 31 Desember 2021, media yang digunakan yang  berupa laptop, LCD, Loudspeaker dan lembar ceklist.dilakukan penelitian dikarenakan beberapa lansia masih menunjukkan ketidakpahaman dalam mengatasi osteoporosis secara mandiri.Hasil penelitian menunjukkan Ada Perbandingan  efektifitas promos i  kesehatan media video terhadap pengetahuan  lansia  tentang  osteoporosis  di Desa  Lamgapang Aceh Besar Tahun 2021, dengan hasil statistik  p value 0.007. (p value 0.007  < α 0,05) Ada perbandingan efektifitas promosi  kesehatan media leaflet terhadap pengetahuan  lansia  tentang  osteoporosis  di Desa  Lamgapang Aceh Besar Tahun 2021, dengan hasil statistik p value 0.001. (p value 0.001  < α 005). Disarankan kepada perawat komunitas di puskesmas setempat untuk turut aktif memberikan edukasi maupun tindakan keperawatan dalam pencegahan osteoporosis dengan cara membentuk posbindu dan turut adil memberikan perawatan dalam bentuk farmakologi bagi lansia yang mengalami osteoporosis.Kata Kunci: Leaflet; Pengetahuan Osteoporosis; Promosi Kesehatan; VideoOsteoporosis is a disease that attacks the bones in which the bones become brittle (flagellates) and break easily (fractures). Osteoporosis is more often found in the elderly, especially in women after menopause, it is necessary to promote osteoporosis health in the elderly. The purpose of this study was to compare the effectiveness of video media health promotion with leaflets on knowledge of the elderly about osteoporosis in Lamgapang village, Aceh Besar 2021. The research design was Pre Experiment using a cross sectional approach with the Two Group pretest-posttest design method. The respondents in this study were 20 elderly people. 10 elderly were done by using video health promotion approach, and 10 elderly by using Leafleat media promotion. The study was conducted from 24 to 31 December 2021, the media used were laptops, LCDs, Loudspeakers and checklist sheets. The study was conducted because some elderly people still showed incomprehension in overcoming osteoporosis independently. The results showed that there was a comparison of the effectiveness of health promotion video media. on the knowledge of the elderly about osteoporosis in the Village of Lambapang, Aceh Besar in 2021, with a statistical result of p value of 0.007. (p value 0.007 < 0.05) There is a comparison of the effectiveness of leaflet media health promotion on knowledge of the elderly about osteoporosis in Lamgapang Village, Aceh Besar in 2021, with a statistical p value of 0.001. (p value 0.001 < 005). It is recommended for community nurses at the local health center to actively participate in providing education and nursing actions in preventing osteoporosis by forming a posbindu and providing care in the form of pharmacology for the elderly with osteoporosis.Keywords: Leaflets; Knowledge of Osteoporosis; Health Promotion; Videos
GAMBARAN DETEKSI DINI TENTANG ABORTUS IMMINENS PADA IBU HAMIL DI PRAKTEK BIDAN MANDIRI ROMAULI SILALAHI MEDAN MARELAN TAHUN 2021 Giawa, Novita; S, R. Oktaviance; Sitepu, Aprilita Br
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1803

Abstract

Latar Belakang : Abortus imminens suatu komplikasi yang terjadi pada awal kehamilan yang ditandai dengan adanya perdarahan dari uterus yang disertai dengan nyeri perut bagian bawah hingga ke pinggang sebelum usia kehamilan 20 minggu dimana  hasil konsepsi masih utuh didalam uterus. Setiap ibu hamil memerlukan pengawasan pada masa kehamilan agar dapat meminimalkan resiko pada ibu atau janin. Deteksi dini terjadinya abortus imminens  pada masa kehamilan yaitu dengan mengenali tanda dan gejala terjadinya abortus imminens seperti keluarnya flek dari kemaluan yang disertai dengan mulas ringan dibagian perut. Deteksi dini resiko kehamilan merupakan upaya untuk menemukan sedini mungkin adanya kelainan, komplikasi dan penyulit yang terjadi selama masa kehamilan sehingga dapat mencegah terjadinya kesakitan dan kematian ibu dan janin Metode : Desain pengambilan sampel yaitu Total Sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh jumlah populasi yang akan diteliti. Akan dilakukan pada tanggal 26 maret- 28 april 2021 sebanyak 20 orang.Hasil : Hasil penelitian yang menunjukan baik terdapat 4 (20%), cukup terdapat 5 orang (45%) dan kurang 11orang (55%). Kesimpulan : Dari hasil penelitian menunjukan bahwa masih ada ibu hamil yang belum mengetahui tanda dan gejala abortus imminens di Praktek Bidan Mandiri disebabkan karena kurangnya pemahaman ibu hamil tentang kebutuhan nutrisi, aktivitas serta keteraturan ibu dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Kata kunci : Abortus Imminens, Deteksi Dini, Ibu Hamil
Survey Dampak Pernikahan Dini terhadap Aspek Sosial, Kesiapan Kehamilan, dan Kesehatan Remaja Putri di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Banda Aceh Agustina, Agustina; Raudhati, Sri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1952

Abstract

Sebanyak 16 juta remaja perempuan yang melahirkan setiap tahun diperkirakan 90 % sudah menikah dan 50 ribu diantaranya telah meninggal. Selain itu adanya resiko terjadinya kematian ibu dan dan kematian bayi yang baru lahir 50 % lebih tinggi pada usia kurang dari 20 tahun. Data Riskesdas (2010), perempuan muda di Indonesia dengan interval usia 10-14 tahun yang telah menikah terdapat sebanyak 0.2 persen. Untuk mengetahui tentang dampak pernikahan dini pada pada remaja putri di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak(P2TP2A)  Kota Banda Aceh. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data Penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), wawancara mendalam, dan dokumentasi. Alat ukur yang digunakan adalah pedoman wawancara. Informan yang diwawancarai sebanyak 6 informan. Hasil: Dampak sosial diantaranya faktor penyebab terjadinya pernikahan dini yaitu faktor pergaulan bebas, ekonomi, keinginan sendiri dan budaya. Hubungan dalam keluarga maupun hubungan di masyarakat sekitar seperti tetangga ada yang harmonis dan kurang harmonis. Dampak psikologi diantaranya belum siap dalam menghadapi kehamilan pertama. Masalah yang terjadi dalam keluarga yaitu masalah ekonomi dan adat, dan dapat. Dampak pada kesehatan pada remaja putri kehamilan dapat terjadi hiperemesis dan anemia, pada persalinan dapat terjadi dengan bantuan alat, dan kondisi anak saat lahir dapat terjadi BBLR dan dampak tidak memperoleh ASI Eksklusif. Pernikahan dini dapat berdampak pada sosial , dan berdampak pada kesehatan pada remaja putri.Kata Kunci: Remaja putri, pernikahan dini, Sosial, kehamilanAs many as 16 million adolescent girls who give birth each year, an estimated 90% are married and 50 thousand of them have died. In addition, there is a 50% higher risk of maternal mortality and newborn mortality at the age of less than 20 years (WHO, 2012), young women in Indonesia with an age interval of 10-14 years who are married are as much as 0.2 percent. To find out about the impact of early marriage on young women at the Integrated Service Center for Women and Children Empowerment (P2TP2A) Banda Aceh City. Research Methods: This study used a qualitative research design. Data collection techniques This research uses observation (observation), in-depth interviews, and documentation. The measuring instrument used is an interview guide. There were 6 informants interviewed. Results: Social impacts include factors that cause early marriage, namely promiscuity, economic factors, own desires and culture. Relationships in the family as well as relationships in the surrounding community such as neighbors are harmonious and less harmonious. Psychological impacts include not being ready to face the first pregnancy. Problems that occur in the family are economic and customary problems, and can. The impact on health in adolescent girls during pregnancy can occur hyperemesis and anemia, delivery can occur with the help of a device, and the condition of the child at birth can occur LBW and the impact of not getting exclusive breastfeeding. Early marriage can have a social impact, and have an impact on the health of young women.Keywords : Young women, early marriage, social, pregnant
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TM II TENTANG PENCEGAHAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI KLINIK HELEN TARIGAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2021 Turnip, Rita Violenta; Sinabariba, Merlina; Manik, Risda Mariana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1806

Abstract

Latar Belakang : Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan. Bayi yang berada dibawah persentil 10 dinamakan ringan untuk umur kehamilan. Dahulu neonatus dengan berat badan lahir kurang dari 2500 gram atau sama dengan 2500 gram disebut premature.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan terjadinya kelahiran bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di Klinik Helen Tarigan. Peneliti melakukan survey awal terhadap 6 kasus ibu hamil tentang pencegahan BBLR yang terjadi pada tahun 2021.Metode : Penelitian ini bersifat Deskriptif, Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metodesecara Accidential Samplingdengan jumlah responden sebanyak 20 responden.yang ada di klinik Bidan Helen.Hasil : Berdasarkan pengetahuan responden yang berpengetahuan baik (76%-100%) sejumlah 14 orang (66,7%), berpengetahuan cukup (56%-75%) sejumlah 5 orang (23,8%) dan yang berpengetahuan kurang (<56%) sebanyak 1 orang (4,8%). Pembahasanberdasarkan hasil penelitian didapat hasil sebagian besar ibu hamil di Klinik Helen Tarigan memiliki pengetahuan yang baik tentang Pencegahan BBLR. Kesimpulan : Untuk itu hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan BBLR supaya dapat menambah atau meningkatkan wawasan ibu hamil. Kata Kunci :    Pengetahuan, Ibu Hamil TM II Tentang Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

Page 55 of 123 | Total Record : 1226