cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Pandan Sejahtera Abimayu, Liandra; Sugiarto, Sugiarto; Subakir, Subakir
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2372

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi yang menjadi lokus stunting. Salah satu desa yang menjadi lokus stunting adalah Desa Pandan Sejahtera. Prevalensi stunting di Desa Pandan Sejahtera adalah 27,0%. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan di Desa Pandan Sejahtera Kecamatan Geragai pada bulan Mei s/d Juni 2022. Sampel penelitian terdiri dari sampel kasus dan sampel kontrol. Sampel kasus adalah balita yang menderita stunting sebanyak 39 orang. Sampel kontrol adalah balita yang tidak mengalami stunting sebanyak 39 orang. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji uji chi square. Sebanyak 60,3% responden memiliki pengetahuan baik, 62,8% responden dengan pola asuh baik, 53,8% responden memiliki sarana jamban kurang baik dan 70,5% responden dengan pengelolaan air minum rumah tangga baik. Ada hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,000, OR=19,7; 95% CI: 5,7-67,9), pola asuh (p-value = 0,041, OR=2,76; 95% CI: 1,1-7,2), sarana jamban (p-value = 0,000, OR=7,5; 95% CI: 2,7-20,6), pengelolaan air minum rumah tangga (p-value = 0,000, OR=49,2; 95% CI: 6,1-395,2) dengan kejadian stunting di Desa Pandan Sejahtera Kecamatan Geragai Tahun 2022. Diharapkan kepada ibu balita untuk pengelolaan air minum rumah tangga dengan baik yaitu menutup tempat air bersih yang digunakan untuk minum, mencuci wadah penampungan air minum dengan air yang sudah diolah.Kata Kunci    : Faktor risiko stunting  Stunting is a chronic nutritional problem caused by inadequate nutritional intake for a long time. Tanjung Jabung Timur Regency is one of the regencies in Jambi Province which is the locus of stunting. One of the villages that became the locus of stunting was Pandan Sejahtera Village. The prevalence of stunting in Pandan Sejahtera Village is 27.0%. This research is a quantitative research with a case control approach. This research was conducted in Pandan Sejahtera Village, Geragai District from May to June 2022. The research sample consisted of case samples and control samples. Case samples were 39 children under five who suffered from stunting. The control sample was 39 people who did not experience stunting. The research instrument is a questionnaire. The data collected were analyzed univariately and bivariately using the chi square test. As many as 60.3% of respondents have good knowledge, 62.8% of respondents with good parenting patterns, 53.8% of respondents have poor latrine facilities and 70.5% of respondents with good household drinking water management. There is a relationship between knowledge (p-value = 0.000, OR = 19.7; 95% CI: 5.7-67.9), parenting style (p-value = 0.041, OR = 2.76; 95% CI: 1 .1-7.2), latrine facilities (p-value = 0.000, OR=7.5; 95% CI: 2.7-20.6), household drinking water management (p-value = 0.000, OR= 49.2; 95% CI: 6.1-395.2) with stunting in Pandan Sejahtera Village, Geragai District in 2022. It is expected that mothers of children under five for good household drinking water management, namely closing clean water containers used for drinking, wash drinking water storage containers with treated water.Keywords: risk factors for stunting
Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di BPM Desita, S.SiT Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Ferinawati, Ferinawati; Husniati, Husniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2513

Abstract

Latar Belakang: Gangguan hipertensi pada kehamilan memengaruhi hingga 8% dari semua masa gestasi dan merupakan penyebab utama kedua, setelah emboli, kematian ibu di Amerika Serikat, terhitung hampir 15% kematian tersebut. Ibu hamil dengan hipertensi cenderung mengalami perkembangan komplikasi yang berpotensi mematikan, terutama abruptio placentae, koagulasi intravaskular diseminata, perdarahan serebral, gagal hati, dan gagal ginjal akut. Tujuan: Untuk mengetahui Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di BPM Desita, S.SiT Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan di BPM Desita, S.SiT Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu case atau yang terpapar hipertensi  (menggunakan data sekunder dari tahun 2021 sampai 2022), sedangkan control tidak terpapar hipertensi sebanyak 30 orang yang didapatkan pada saat penelitian pada tahun  2022. Sampel secara keseluruhn sebanyak 60 responden.. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dan diolah kedalam analisis univariat dan bivariat. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan faktor risiko umur (p 0,027 dan OR 8.000), riwayat keluarga (p 0,023 dan OR 103), diet garam (p 0,017 dan OR 16.000), kebiasaan minum kopi (p 0,035 dan OR 12.250) dengan kejadian hipertensi pada kehamilan. Sedangkan pada variabel aktivitas fisik tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi (nilai p 0,390 dan OR 308). Kesimpulan: Untuk meningkatkan pengetahuan  responden agar mau berperan  aktif menjaga kesehatan agar ibu hamil jauh dari kejadian hipertensi dengan cara menjaga pola makan, pola istirahat, dan berolahraga.Kata Kunci : Hipertensi, Umur, Riwayat Keluarga, Diet garam, Konsumsi Kopi, Aktivitas   fisikBackground: Hypertensive disorders of pregnancy affect up to 8% of all gestations and are the second leading cause, after embolism, of maternal deaths in the United States, accounting for nearly 15% of these deaths. Pregnant women with hypertension are more likely to develop potentially lethal complications, particularly abruptio placentae, disseminated intravascular coagulation, cerebral hemorrhage, liver failure, and acute renal failure. Objective: This study aims to determine the risk factors associated with the incidence of hypertension in pregnant women at BPM Desita, S.SiT, Pulo Ara Village, Juang City District, Bireuen Regency. Methode: The research design used is an analytical survey research with a case control approach. This research was conducted at BPM Desita, S.SiT Pulo Ara Village, Kota Juang District, Bireuen Regency. The population in this study were all pregnant women who were divided into 2 parts, namely cases or those exposed to hypertension (using secondary data from 2021 to 2022), while the controls were not exposed to hypertension as many as 30 people who were obtained at the time of the study in 2022. The overall sample was 15 people. 60 respondents. Data collection techniques used primary and secondary data and processed into univariate and bivariate analysis. Results: The results showed that there was a relationship between risk factors for age (p 0.027 and OR 8.000), family history (p 0.023 and OR 103), dietary salt (p 0.017 and OR 16.000), coffee drinking habits (p 0.035 and OR 12.250) with the incidence of hypertension in pregnancy. While the physical activity variable has no relationship with the incidence of hypertension (p value 0.390 and OR 308). Conclusion: to increase the knowledge of respondents so that they want to play an active role in maintaining health so that pregnant women are far from the incidence of hypertension by maintaining diet, resting patterns, and exercising.Keywords   : Hypertension, Age, Family History, Salt Diet, Coffee Consumption, Physical Activity
Hubungan Pengetahuan Terhadap Sikap Ibu Multigravida Tentang Pemeriksaan ANC Selama Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Batubara, Hamidah Sari; Dale, Dewinny Septalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2100

Abstract

Kehamilan adalah suatu masa dimulai dari terjadinya pembuahan (konsepsi) sampai lahirnya anak. Antenatal Care (ANC) adalah asuhan yang diberikan untuk ibu hamil sebelum persalinan untuk memfasilitasi hasil yang sehat dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi-komplikasi yang dapat mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran dan memberikan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk “Hubungan Pengetahuan Terhadap Pemeriksaan ANC Selama Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Tahun 2019” dan “Hubungan Sikap Ibu Multigravida Terhadap pemeriksaan ANC Selama Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Tahun 2019”. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain analitik dengan menggunakan cross sectional. Dilaksanakan pada tanggal 9 maret–26 maret 2019 di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Jumlah populasi penelitian sebanyak 538 orang dengan sampel sebanyak 84 responden menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, pengolahan data dilakukan secara univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, dilanjutkan dengan analisis bivariat menggunakan software SPSS vs 20, selanjutnya disajikan secara deskriptif dan analitik melalui uji statistik. Hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas ibu multigravida berpengetahuan tinggi sebanyak 48 responden (57,1%) memiliki sikap negatif sebanyak 52 responden (61,9%). Dari hasil uji chi.square diketahui bahwa nilai p value > α yaitu 0,092 > 0,05 artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan  maupun  ibu multigravida terhadap pemeriksaan ANC selama kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Tahun 2019. Melalui penelitian ini diharapkan kepada ibu multigravida untuk menambah informasi terbaru tentang pemeriksaan ANC serta untuk melakukan pemeriksaan ANC secara rutin selama kehamilan, sehingga ibu dapat mendeteksi komplikasi-komplikasi kehamilan dan mempersiapkan kelahiran dengan aman.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Ibu Multigravida, Pemeriksaan ANC Pregnancy is a period starting from the fertilization (conception) until the birth of the child. Antenatal Care (ANC) is the care given to pregnant women before delivery to facilitate a healthy and positive outcomes for both mother and baby in a way build a trusting relationship with the mother, detect complications which can be life-threatening, prepare for labor and provide education. This study aims to "Knowledge The relationship Investigation Against ANC During Pregnancy In Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Year 2019" and "The relationship Attitude Toward Mother multigravida ANC checkup During Pregnancy In Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Year 2019. This research is quantitative analytic design with cross sectional. Held on 9 March - 26 March 2019 at Hope Community Health Center Raya Pekanbaru. Total study population of 538 people with a sample of 84 respondents using accidental sampling technique. The instrument of this research using questionnaires, data processing univariate presented in the form of a frequency distribution table, followed by bivariate analysis using SPSS vs. 20, then presented descriptively and analytically through statistical tests. The survey results revealed that the majority of women are high knowledgeable multigravida 48 respondents (57.1%) have a negative attitude of 52 respondents (61.9%). From the test results chi.square known that p value> α is 0.092> 0.05 means that there is no significant relationship between knowledge and mother multigravida against ANC examinations during pregnancy in Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Year 2019. Through this research expected to mothers multigravida to add the latest information about the examination of the ANC and the ANC to carry out checks regularly during pregnancy, so that the mother can detect complications of pregnancy and preparing for the birth safely.Keywords: Knowledge, Attitude, Mother multigravida, Inspection ANC
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu dan Bayi Ny. E di Praktik Mandiri Bidan Cut Musliana Gampong Neuhen Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Rezeki, Sahbainur; Br. Hasibuan, Siti Prawita; Br.S, Bela Asmawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2354

Abstract

Latar Belakang: Asuhan komperensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan dari mulai kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan sampai ibu memutuskan untuk menggunakan KB yang bertujuan untuk memberikan pelayanan secara Continuity Of Care untuk mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB. Tujuan Penelitian: memberikan pelayanan secara Continuity Of Care untuk mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB. Metode Penelitian: Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. E di PMB Cut Musliana mulai tanggal 03 Maret 2021 sampai dengan tanggal 5 juli 2021. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan 7 langkah Varney pada Ny. E dari umur kehamilan 28 minggu sampai memutuskan untuk menggunakan KB Suntik 3 Bulan pada Nifas 42 hari. Hasil Penelitian: Asuhan persalinan tanggal 23 Mai 2021 Ny.E bersalin secara normal, ditolong oleh bidan dan sesuai dengan APN, bayi lahir spontan belakang kepala, jenis kelamin Perempuan, BBL : 3000 gram, PB : 49 cm, LK : 33 cm, LD : 35 cm. Asuhan kebidanan pada Ny. E berjalan lancar dan tidak ada komplikasi pada ibu dan bayinya juga. Pada ibu dan bayi sudah diberikan KIE selama proses asuhan dan pada masa nifas ibu sudah memutuskan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan setelah 42 hari masa nifasnya. Kesimpulan: Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.E diharapkan Ny,E dapat menerapkan KIE yang telah diberikan selama diberikannya asuhan sehingga kondisi ibu dan bayi tidak mengalami komplikasi.Kata Kunci: Kehamilan, Bayi Baru Lahir, Nifas dan Masa AntaraBackground: Comprehensive care is care provided by midwives from pregnancy, childbirth, new babies, postpartum and until the mother decides to use family planning which aims to provide continuity of care services to prevent complications in pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning. Research Objectives aims to provide continuity of care services to prevent complications in pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning. Research Methods: Midwifery care was given to Mrs. E at PMB CutMusliana from March 5, 2021 to July 5, 2021. The method of midwifery care in this final report uses midwifery management based on Varney's 7 steps to Ny. E from 28 weeks of gestation until deciding to use 3 Months Injectable KB at 42 days postpartum. Research Results: Pregnancy care was carried out with 3 antenatal visits during pregnancy. In the third trimesters with complaints of difficulty sleeping, frequent urination, feeling itchy in the stomach and has been overcome by the mother so that during pregnancy Mrs. E is in good and normal. On May 23, 2021, Mrs. E gave birth normally, assited by a midwife and according to the APN, the baby was born spontaneously, gender female, BBL ; 3000 grams, PB ; 49 cm, LK ; 33 cm, LD ; 35 cm. Midwifey care for Mrs. E went went smoothly and three were no complications for the mother and baby as well. The mother has decided to use injectable contraception for 3 months after 42 days of puerperium. Conclusion: Based on the results of comprehensive midwifery care that has been carried out on Mrs. E, it is hoped that Mrs. E can apply the KIE that has been given during the care so that the condition of the mother and baby does not experience complications.Keywords: Pregnancy, Newborn, Postpartum and The Period Between
Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Pada Ibu Hamil Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin di Wilayah UPTD Puskesmas Peulumat Kecamatan Labuhanhaji Timur Liesmayani, Elvi Era; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Elisa, Mey
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2440

Abstract

Angka anemia di UPTD Puskesmas Peulumat mencapai 16.4 % sedangkan tablet tambah darah di UPTD Puskesmas Peulumat selalu di berikan pada ibu hamil. Hal ini dapat disebabkan beberapa faktor salah satunya adalah malabsorbsi. Sehingga diperlukan tambahan vitamin C untuk dapat membantu menyerap tablet Fe yang dikonsumsi dengan cara minum jus buah bit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian jus buah bit pada ibu hamil terhadap peningkatan kadar hemoglobin di wilayah UPTD Puskesmas Peulumat Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design.Populasi dan sampel adalah 30 responden dengan kelompok Perlakuan sebanyak 15 responden dan kelompok kontrol sebanyak 15 responden dengan Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling  dengan ketentuan inklusi dan eklusi.Hasil penelitian menunjukkan uji statistik paired sample t test pada kelompok kontrol didapatkan Pvalue = 0,455 > 0.05 dan pada kelompok Perlakuan didapatkan Pvalue = 0.000 > 0.05 jadi, ada pengaruh pemberian jus jambu buah bit pada ibu hamil terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Disarankan kepada instansi pemerintahan terkait di kabupaten aceh selatan secara intens melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya tentang manfaat Jus buah bit dapat meningkatkan kadar hemoglobin padas ibu hamil, ibu hamil.Kata kunci : Anemia, Ibu hamil, Buah BitThe rate of anemia in the UPTD of the Peulumat Health Center reached 16.4% while the blood-added tablets at the UPTD of the Peulumat Health Center were always given to pregnant women. This can be caused by several factors, one of which is malabsorption. So that additional vitamin C is needed to help absorb Fe tablets consumed by drinking beetroot juice. This study aims to examine the effect of giving beetroot juice to pregnant women on increasing hemoglobin levels in the UPTD Puskesmas Peulumat in 2022. The type of research used was a quasi-experimental design with a pretest-posttest with control group design. The population and sample were 30 respondents with a group design. The treatment was 15 respondents and the control group was 15 respondents with purposive sampling technique with the provision of inclusion and exclusion. The results showed that the statistical test paired sample t test in the control group obtained P value = 0.455 > 0.05 and in the Treatment group obtained P value = 0.000 > 0.05 so, there is an effect of giving beetroot juice to pregnant women on increasing hemoglobin levels. It is recommended to the relevant government agencies in South Aceh Regency to intensively educate the public, especially about the benefits of beetroot juice to increase hemoglobin levels in pregnant women, pregnant women.Keywords: Anemia, Pregnant women, Bit
Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Blud Kalumpang Kota Ternate Fahri, Safria; Supriyatni, Nani; Lestari, Tutik
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2319

Abstract

Setiap orang mempunyai hak untuk hidup yang layak, baik kesehatan pribadi maupun keluarga. Salah satu penyakit yang dapat mengancam kesehatan seseorang dan menjadi perhatian pemerintah adalah penyakit Humman Immunedeficiency Virus. Ibu hamil merupakan kelompok berisiko tertular HIV, jumlah ibu hamil yang terinfeksi HIV dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi di wilayah kerja Puskesmas BLUD Kalumpang Kota Ternate Tahun 2022. Jenis penelitiannya observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan selama tahun 2022 sebanyak 86 ibu hamil dengan sampel sebanyak 69 ibu hamil. Sampel diambil secara tehnik systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan (p 0,922) dan peran suami (p 0,071) sedangkan sikap (p 0,005) dan peran petugas kesehatan (p 0,000) memiliki hubungan secara signifikan dengan pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi. Disarankan adanya edukasi kepada ibu hamil terkait dengan adanya layanan pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi di semua fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam hal ini puskesmas di Kota Ternate sebagai upaya deteksi dini dan mengetahui status HIVnya selama hamil.Kata kunci:    Pencegahan HIV, Sikap, Peran Petugas Kesehatan, Pengetauan dan Peran    Suami. Everyone has the right to a decent life, both personal and family health. One of the diseases that can threaten a person's health and become the government's attention is the Human Immunodeficiency Virus. Pregnant women are a group at risk of contracting HIV, the number of pregnant women infected with HIV is increasing from year to year. The purpose of this study was to determine efforts to prevent HIV transmission from mother to baby in the working area of the BLUD Kalumpang Health Center, Ternate City in 2022. The type of research is analytic observational with a cross sectional study design. This research was conducted on pregnant women who had a pregnancy checkup during 2022 as many as 86 pregnant women with a sample of 69 pregnant women. Samples were taken by systematic random sampling technic. The results showed that there was no relationship between knowledge (p 0.922) and the role of the husband (p 0.071), while attitudes (p 0.005) and the role of health workers (p 0.000) had a significant relationship with preventing HIV transmission from mother to baby. It is recommended that there be education for pregnant women related to the prevention of HIV transmission from mother to baby in all first-level health facilities, in this case the puskesmas in Ternate City, as an effort to detect early and know their HIV status during pregnancy.Keywords:  HIV Prevention, Attitudes, Role of Health Officers, Knowledge and Role of Husband.
Pengaruh Faktor Predisposis Terhadap Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil di Praktik Mandiri Bidan Ida Iriani, S.Sit Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara Khalidah, Khalidah; Nursaidah, Nursaidah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2345

Abstract

Faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil yaitu usia, paritas. ibu hamil yang berusia kurang dari 20 tahun dan diatas 35 tahun sangat beresiko terjadinya preeklamsi, karena usia dibawah 20 tahun organ-organ yang berfungsi untuk bereproduksi belum sempurna, sedangkan usia diatas 35 tahun semakin bertambahnya usia ibu hamil, dapat terjadi proses degeneratif yang menyebabkan terjadinya pengerasan dinding pembuluh darah. Paritas memiliki pengaruh terhadap persalinan dikarenakan ibu hamil memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan selama masa kehamilannya terlebih pada ibu yang pertama kali mengalami masa kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor usia dan paritas terhadap kejadian preeklamsi pada ibu hamil di bidan Ida Iriani, S.SiT Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian bersifat analitik dengan studi observasional. Sampel penelitian sebanyak 41 responden. Tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi square. Kedua faktor ada pengaruh terhadap terjadinya preeklamsi pada ibu hamil. Faktor usia dengan nilai pvalue 0,000 dan faktor paritas dengan nilai pvalue 0,015. Saran bagi tempat penelitian agar dapat meingkattkan kualitas pelayanan bagi ibu hamil.Kata Kunci : Faktor Usia, Faktor Paritas, PreeklamsiThe risk factors associated with the incidence of preeclampsia in pregnant women are age, parity. Pregnant women who are less than 20 years old and over 35 years are very at risk of preeclampsia, because under 20 years the organs that function to reproduce are not yet perfect, while those over 35 years old are getting older, a degenerative process can occur that causes it to occur. hardening of the walls of blood vessels. Parity has an effect on childbirth because pregnant women have a higher risk of experiencing problems during their pregnancy, especially for mothers who are experiencing pregnancy for the first time. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between age and parity factors on the incidence of preeclampsia in pregnant women in midwives Ida Iriani, S.SiT, Tanah Jambo Aye District, North Aceh Regency. The research method is analytic with observational study. The research sample was 41 respondents. Sampling technique total sampling. The result of statistical test used in this research is chi square. Both factors have an influence on the occurrence of preeclampsia in pregnant women. Age factor with p-value 0,000 and parity factor with p-value 0.015. Suggestions for research sites in order to improve the quality of services for pregnant women.Keywords: Age Factor, Parity Factor, Preeclampsia
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas III Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Kabupaten Simeulue Aprinaldi, Aprinaldi; Nyorong, Mappeaty; Diana, Vivi Eulis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2398

Abstract

Perkembangan manajemen mutu di bidang pelayanan kesehatan khususnya pelayanan rumah sakit umum daerah simeulue masih dirasakan kurang. Penelitian bertujuan mengetahui tingkat mutu pelayanan yang dilihat berdasarkan tingkat kesesuaian nilai harapan dan nilai kenyataan terhadap kepuasan pasien yang ditinjau dari dimensi kenyataan (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (ansurance), dan empati (emphaty) yang dilaksanakan di ruang rawat inap kelas III RSUD Simeulue Kabupaten Simeulue Tahun 2020.    Penelitian ini deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi seluruh pasien dirawat diruang penyakit dalam, ruang obgyn dan ruang bedah RSUD Simeulue Kabupaten Simeulue. sampel 91 responden dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Metode analisis kenyataan dan harapan/ importance performance analisis.Hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas pelayanan kenyataan terhadap kepuasan pasien rawat inap (86,15%), Kualitas pelayanan kehandalan terhadap kepuasan pasien rawat inap (92,05%), Kualitas pelayanan ketanggapan terhadap kepuasan pasien rawat inap (92,50%),kualitas pelayanan jaminan terhadap kepuasan pasien rawat inap (86,15%),kualitas pelayanan empati terhadap kepuasan pasien rawat inap (91,52%) dan rata-rata pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap (89,87%). Dengan demikian mutu pelayanan dan kepuasan pasien rawat inap masih dibawah 100%. Melalui kepala RSUD Simeulue diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada pasien rawat inap dengan sebaik-baiknya dari dan memeriksa kembali sarana dalam pelayanan rawat inap.Kata Kunci : Mutu pelayanan, harapan dan kenyataan, pasien rawat inapThe development of quality management in the field of health services, especially the services of the Simeulue regional general hospital, is still lacking. This study aims to determine the level of service quality which is seen based on the level of conformity of the expected value and the reality value to patient satisfaction in terms of the dimensions of reality (tangible), reliability, responsiveness, assurance, and empathy. in the class III inpatient room at the Simeulue Hospital, Simeulue Regency in 2020.This research was descriptive analytic with cross-sectional design. Data collection was done by interview using a questionnaire. The entire population of patients treated in internal medicine, space obgyn and surgery hospital of Regency. The sample were taken 91 respondents using proportional random sampling technique. The method of analysis of reality and hope/importance performance analysis.The results showed that the quality of service in reality on inpatient satisfaction (86.15%), quality of service reliability on inpatient satisfaction (92.05%), service quality responsiveness to inpatient satisfaction (92.50%), quality of service guarantee service to inpatient satisfaction (86.15%), the quality of empathy service to inpatient satisfaction (91.52%) and the average service to inpatient satisfaction (89.87%). Thus the quality of service and satisfaction of inpatients was still below 100%.Through the head of the Simeulue Hospital, it is hoped that health workers will provide services to inpatients as well as possible from and re-examine the facilities in inpatient services.Keywords: Quality of service, expectations and reality, inpatients
Hubungan Konsumsi Makanan Pada Ibu Nifas Dengan Proses Penyembuhan Luka Post-Op Sectio Caesarea di RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya Hazaini, Yuna; Masthura, Syarifah; Oktaviyana, Cut
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2310

Abstract

Pada ibu nifas dalam proses kesembuhan luka sectio caesarea membutuhkan makanan yang bergizi dikarenakan Makanan yang bergizi akan mempercepat masa penyembuhan luka sectio caesarea, namun ibu dengan konsumsi makan akan mempengaruhi proses kesembuhan luka sectio caesarea. Luka dikatakan sembuh jika dalam 1 minggu kondisi luka kering, menutup dan tidak ada tanda-tanda infeksi.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan pada ibu nifas dengan proses penyembuhan luka Post-Op  sectio caesarea di RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya. Desain penelitian Deskriptif Korelatif dengan pendekatan Cross Sectional  Study. Populasi penelitian yaitu 57 ibu nifas. Jumlah sampel sebanyak 57 responden. Penelitian ini dilakukan tanggal 28 Juni s.d 08 Juli tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan konsumsi makanan (P value= 0,020) dengan penyembuhan luka Post-Op sectio caesarea pada ibu nifas dengan penyembuhan luka Post-Op sectio caesarea di RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini adalah konsumsi makanan menjadi faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka Post-Op sectio caesarea pada ibu nifas dengan penyembuhan luka Post-Op sectio caesarea di RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya Tahun 2022. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan upaya promosi kesehatan khususnya nutrisi pada ibu Post-Op SC. Mengingat banyak faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka Post-Op SC.Kata kunci: Konsumsi, Makanan, Sectio, Caesarea Postpartum mothers need nutritious food during the sectio caesarea wound healing process because it will accelerate the healing period of section caesarea wound. But mothers with food consumption will affect the sectio caesarea wound healing process. The wound is considered healed if within 1 week it will dry, closed, and there are no sign of infection. This research aimed to understand the correlation between food consumption on postpartum mothers and wound healing process in post op. sectio caesarea in Teungku Peukan Regional Public Hospital of Aceh Barat Daya. The type of this research was a correlative descriptive study with a cross-sectional study approach. The research population was 57 postpartum mothers with total sample of 57 respondents. This research was carried out on June 28, 2022 until July 8, 2022. The research result showed that there is a correlation between food consumption(or eating?) behavior (p-value = 0.020) and wound healing process in post op. sectio caesarea for postpartum mothers with wound healing process in post op. sectio caesarea in Teungku Peukan Regional Public Hospital of Aceh Barat Daya in 2022. The conclusion of this research is food consumption behavior become a factor that related to wound healing in post op. sectio caesarea for postpartum mothers with wound healing process in post op. sectio caesarea in Teungku Peukan Regional Public Hospital of Aceh Barat Daya in 2022. The health workers are recommended to improve health promotion efforts especially nutrition for post SC mothers. Given that there are many factors that affect wound healing post SC.Keywords: Food Consumption, Sectio Caesarea
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pengangkut Kayu di Penggergajian Kayu CV. Citra Saur Samosir Tahun 2021 Pane, Putri Yunita; Siahaan, Perry Chandra; Siallagan, Kristin Posmaria
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2334

Abstract

Pengangkutan kayu merupakan kegiatan memindahkan kayu dari tempat tebangan sampai tujuan akhir yaitu tempat penimbunan kayu langsung ke konsumen. Jenis kecelakaan kerja yang dialami sebagai berikut : tergores kayu, terjepit kayu dan tertimpa kayu, penyebab kecelakaan kerja tersebut disebabkan oleh kecerobohan pekerja dan disebabkan oleh pekerja yang tergesa-gesa. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja pengangkut kayu di penggergajian kayu CV. Citra  Saur. Metode penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriftif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Cv Citra Saur Samosir dengan jumlah 30 orang pekerja dengan menggunakan teknik Total sampling. Hasil mayoritas responden memiliki lama bekerja sebanyak 13 orang (43,3%), dan alat pelindung diri yang tidak menggunakan sebanyak 21 orang (70%). Berdasarkan uji chi-square didapatkan tidak ada hubungan usia dengan kecelakaan kerja pada pengangkut kayu di cv citra saur samosir tahun 2021 dengan nilai p=0,136 (p>0,05), Tidak ada hubungan lama bekerja dengan kecelakaan kerja pada pengangkut kayu di cv citra saur samosir tahun 2021 dengan nilai p=0,713 (p>0,05), dan Tidak ada hubungan perilaku tenaga kerja dengan kecelakaan kerja pada pengangkut kayu di cv citra saur samosir tahun 2021 dengan nilai p=0,690 (p>0,05). Kesimpulan Ada hubungan alat pelindung diri dengan kecelakaan kerja pada pengangkut kayu.Kata Kunci : Perilaku pekerja, alat pelindung diri, dan kecelakaan kerjaTimber transportation is the activity of moving wood from the logging site to the final destination, namely the wood stockpile directly to the consumer. The types of work accidents experienced were as follows: scratched by wood, pinched by wood and crushed by wood, the cause of the work accident was caused by the carelessness of workers and caused by workers who were in a hurry. The purpose of the study was to find out what factors were associated with the incidence of work accidents in wood-carrying workers at sawmills CV. Image Saur. Research method This type of research is descriptive analytic with a cross sectional design. The population in this study were all workers at Cv. Image Saur Samosir with a total of 30 workers using total sampling technique. The results of the majority of respondents having worked long hours as many as 13 people (43.3%), and personal protective equipment that did not use as many as 21 people (70%). Based on the chi-square test, it was found that there was no relationship between age and work accidents on wood transporters in CV. Image Saur Samosir in 2021 with a value of p = 0.136 (p>0.05), There was no relationship between length of work and work accidents on wood transporters in CV. Image Saur samosir in 2021 with p value = 0.713 (p> 0.05), and there is no relationship between labor behavior and work accidents on wood transporters in cv images of saur samosir in 2021 with p = 0.690 (p> 0.05). Conclusion There is a relationship between personal protective equipment and work accidents on wood transporters.Keywords: Worker behavior, personal protective equipment, and work accidents

Page 61 of 123 | Total Record : 1226