cover
Contact Name
Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pangabdhi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pangabdhi
ISSN : 24776270     EISSN : 24776289     DOI : https://doi.org/10.21107/pangabdhi
PANGABDHI JOURNAL the Scientific Journal of Community Service, which is published twice a year (April and October) by the Institute for Research and Community Services (LPPM) Trunojoyo University Madura. This scientific journal carried an article on this research, the study of the application of the theory of dedication, devotion conceptual ideas, and a reviewer of books about the problems of social humanities, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 210 Documents
Pelatihan dan Penyuluhan Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Peningkatan SDM pada Usaha Kopi Jelijih Punggang Tabanan Ni Kadek Sumiari; Made Pradnyana Ambara
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7553

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di provinsi Bali. Salah satu daerah penghasil kopi di Bali adalah desa Jelijih Punggang yang terletak di kecamatan Pupuan kabupaten Tabanan. Bapak I Nyoman Segel merupakan salah satu petani kopi yang berasal dari desa Jelijih Punggang yang merupakan mitra dalam kegiatan ini. Bapak I Nyoman Segel memiliki perkebunan kopi seluas 50 are dengan hasil panen kopi 2-3 ton setiap tahun. Panen dilakukan oleh mitra sendiri dan dibantu anggota keluarga dengan menggunakan alat panen yang sederhana dan jumlahnya terbatas sehingga memerlukan waktu lama dalam proses panen. Penjualan hasil panen juga belum dilakukan pencatatan oleh mitra sehingga mitra tidak bisa mengetahui secara pasti penghasilan dan keuntungannya. Hal ini dikarenakan mitra belum memahami tentang pentingnya pencatatan penghasilan/keuangan dan juga mitra belum memanfaatkan teknologi informasi yang dimiliki dalam melakukan pencatatan keuangan. Permasalahan lainnya yang dihadapi oleh mitra adalah selama 15 tahun mitra belum memiliki identitas/nama usaha. Mitra belum memahami pentingnya identitas usaha. Untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh mitra maka diberikan solusi berupa (1)pemberian alat bantu panen, (2)penyuluhan pentingnya pencatatan keuangan, (3)pelatihan pencatatan keuangan dengan menggunakan aplikasi berbasis android “catatan keuangan”, (4)penyuluhan pentingnya identitas usaha serta, (5)pembuatan desain identitas usaha berupa desain logo, desain kemasan dan kartu nama.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Cinderamata Syahmidarni Al Islamiyah; Rosdiani Azis; Adnan Engelen
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 7, No 1: April 2021
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v7i1.9883

Abstract

One of the organic wastes that can be used for handicraft goods is Seashell. One of the artisanal items is a souvenir. The use of this waste is a type of community-owned skill. By using shell waste that has added value, this community service aims to make souvenirs. The methods in this activity include material presentation, discussion and training. The results obtained in this community service activity include  1) a lot of shell waste in Tanjung Kramat Village, Hulonthalangi District, Gorontalo District, Gorontalo Province, which can be made into souvenirs as souvenirs from the area; 2) participants in community service have the skills and experience to make shell souvenirs. The conclusion of this activity is to learn information and skills to use shellfish waste as souvenirs for individuals who engage in this service. The proposal for this operation to be carried out on an ongoing basis is to pursue special government assistance to grow it into a community-based economic activity and to promote Tanjung Kramat tourism. 
Pelatihan Etika Bisnis dan Pembukuan Sederhana Pelaku UMKM di Kelurahan Klampis Ngasem Surabaya Mega Arisia Dewi
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7476

Abstract

Usaha  Mikro  Kecil  Menengah (UMKM) di kota Surabaya memiliki banyak potensi usaha yang menjadi sumber mata pencarian utama penduduk di sekitarnya, mulai dari industri makanan, industri kerajinan, industri tekstil, dan industri agrobisnis yang semuanya dapat berkembang pesat. Kelurahan Klampis Ngasem adalah salah satu kelurahan yang memiliki Usaha  Mikro  Kecil  Menengah (UMKM) yang memiliki prospek yang cukup bagus di kota Surabaya. Di era persaingan global saat ini, Usaha  Mikro  Kecil  Menengah  (UMKM)  di Kota Surabaya dituntut agar mampu bersaing dengan UMKM dari daerah lain. Usaha  Mikro  Kecil  Menengah (UMKM) Klampis Ngasem dibekali ilmu dan pelatihan yang bermanfaat bagi keberlangsungan UMKM mereka, salah satunya melalui Pelatihan Etika Bisnis dan Pembukuan Sederhana bagi  pelaku  UMKM yang diadakan di Kelurahan Klampis Ngasem Surabaya. Pelatihan Etika Bisnis dan Pembukuan Sederhana sangat diperlukan dalam upaya mengembangkan bisnis mereka dalam menghadapi persaingan bisnis di era globalisasi saat ini. Diharapkan Pelatihan Etika Bisnis dan Pembukuan Sederhana dapat memberikan manfaat tambahan bagi para pelaku UMKM khususnya di UMKM Kelurahan Klampis Ngasem Surabaya. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the city of Surabaya have a lot of business potential which is the main source of livelihood for the surrounding population, ranging from the food industry, handicraft industry, textile industry, and agribusiness industry, all of which can develop rapidly. Klampis Ngasem Urban Village is one of the Sub-District that have Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) that have good prospects in the city of Surabaya. In the current era of global competition, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Surabaya City are demanded to be able to compete with MSMEs from other regions. The Ngasem Klampis Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) are equipped with knowledge and training that is useful for the sustainability of their MSMEs, one of them is through Business Ethics Training and Simple Bookkeeping for MSME practitioners held in Klampis Ngasem Sub-District, Surabaya. Training on Business Ethics and Simple Bookkeeping is very much needed in an effort to develop their business in facing business competition in the current era of globalization. It is hoped that Business Ethics Training and Simple Bookkeeping can provide additional benefits for MSME principals, especially in MSMEs, Klampis Ngasem Sub-District, Surabaya.
Pelatihan Perawatan Jenazah Perempuan Di Kelompok Majelis Ta’lim Albarokah Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kota Kediri Siti Aminah
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.8913

Abstract

Pelaksanaan perawatan  jenazah merupakan kewajiban utama bagi umat muslim yaitu memandikan, mengkafani, mensholati, dan memakamkan sesuai syari’at Islam. Khususnya untuk perawatan jenazah perempuan sangat terbatas sekali yang bisa melakukan perwatan jenazah. Sehingga ketika terjadi kematian warga yang berjenis kelamin perempuan yang waktunya hampir bersamaan akan mengalami kendala dan harus menunggu lama petugas merawat jenazah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di musholla Al Asnawi Kelurahan  Rejomulyo Kecamatan Kota Kediri. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan keilmuan keagamaan, pengetahuan, pemahaman tetang perawatan jenazah perempuan dan praktek langsung pelatihan perawatan jenazah yang sesuai dengan syari’at Islam.
Pelatihan Pengolahan Granul Instan Jahe Emprit dan Kapulaga Bagi Tim PKK Desa Kaliputih Kabupaten Banyumas Arini Syarifah; Hariyanti Hariyanti; Nur Isna Inayati
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7620

Abstract

Jahe emprit dan kapulaga merupakan hasil pertanian para petani di desa Kaliputih kecamatan Purwojati kabupaten Banyumas.   Jahe emprit merupakan komoditi hasil pertanian yang minoritas di desa kaliputih. Kapulaga dan jahe emprit juga hanya sebatas dijual dalam bentuk utuh tanpa proses pengolahan apapun.  Oleh karena itu perlu adanya pelatihan pengolahan  kombinasi jahe emprit dan kapulaga menjadi granul instan bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari kedua bahan tersebut.  Ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim PKK desa Kaliputih merupakan mitra sasaran dalam pengabdian ini.  Ibu rumah tangga merupakan segmentasi massa dengan peluang besar dalam pengolahan granul instan jahe emprit dan kapulaga dikarenakan rata-rata ibu-ibu di desa kaliputih menjadi ibu rumah tangga.  Dari hasil pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Tim PKK desa Kaliputih dalam pengolahan jahe emprit dan kapulaga menjadi granul instan.  Sehingga bisa disimpulkan Tim PKK desa Kaliputih sudah terlatih dalam pembuatan granul instan jahe emprit dan kapulaga.
Pencegahan Penyebaran Covid-19 Era New Normal Melalui Gerakan Siaga di Kelurahan Sabiyan Kabupaten Bangkalan Erma Rusdiana
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 7, No 1: April 2021
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v7i1.9184

Abstract

In this pandemic situation, public awareness about the dangers of the COVID-19 pandemic is still low or lacking. The daily activities of the community, including in Kelurahan Sabiyan, are still running normally, they are still socializing and working normally, community activities that are crowd-nature are still often encountered and many even ignore health protocols. They feel safe and out of control because no one has become a victim of Covid yet. The activities carried out were indirect counseling on behavior in the new normal era, making and distributing masks as well as making and distributing traditional drinks made from spices. The method used in this service activity is indirect counseling and indirect training in the form of tutorials for making masks and making traditional spices. This activity is in synergy with the activities of the Trunojoyo University KKN students. The implementation was carried out during the KKN period, namely making traditional drinks made from spices and Madura batik masks, which were documented and disseminated through the YouTube media so that they could be accessed by the wider community. Achievements targeted with the target community are aware and obedient to following health protocols in activities outside the home to be protected from the threat of the dangers of the Covid 19 virus.
Pelatihan Pelaporan Keuangan Sederhana dan Manajemen Keuangan Bagi UMKM yang Terdaftar di Bank Wakaf Mikro UNISA Rigel Nurul Fathah; Teti Anggita Safitri
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7538

Abstract

A business both small and large scale requires good financial management. The potential of UMKM so far, has not been sufficiently exploited to the maximum, on the contrary many MSME actors (owners) actually often experience internal problems making it difficult to develop and compete both among MSMEs and with large producers. The problem of financial management is one of the problems that is often encountered in MSMEs. Financial management and financial management are important aspects for the progress of MSMEs. Financial management can be done through accounting. Accounting is a systematic process to produce financial information that can be used for decision making for its users.The proposed Community Service Program is to provide MSME financial training, specifically regarding standardized and simple financial management, along with the process of socialization and assistance to MSMEs and financial management. Centralized training conducted is training on simple financial management methods and MSME financial management. The output of this program is that MSME practitioners gain knowledge of simple financial reporting and financial management. 
Pembuatan Automatic Sterilizer Chamber Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Pandemi Covid-19 Doni Abdul Fatah
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 7, No 1: April 2021
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v7i1.8654

Abstract

The disease caused by the Corona Virus (Covid-19) is a disease that is transmitted through small droplets that are produced when an infected person coughs, sneezes, or exhales. This droplet cannot stay in the air for a long time, so it quickly falls and sticks to the surface of the floor, hands, or others. Besides, it can be transmitted when someone touches the surface of a contaminated object and then touches the eyes, nose, or mouth. A series of government efforts were taken to minimize the spread of this virus, starting with policies to limit activities outside the home, restricting schools, working, and implementing large-scale regional quarantines, all of which were carried out to reduce the spread of Covid-19. Through the community service program carried out by lecturers and students in contributing to solving problems in society by making Automatic Sterilizer Chambers, the existence of this tool is able to help the local community in dealing with its spread, which can be seen from the good response given by the community or local officials. This was evidenced by the enthusiasm of the participants who came to use the tool either at the village hall, school, or in other public places.
Pelatihan Penulisan Business Letter Pada Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Bhinneka Karawang Indah Purnama Dewi; Nina Puspitaloka
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.8165

Abstract

Kondisi dunia usaha saat ini menuntut lulusan SMK harus memiliki kualitas yang unggul di bidang vokasi dan bidang penunjang lainnya yang bersifat universal yaitu kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan menggunakan bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Inggris adalah persyaratan yang secara frekuensi lebih banyak muncul di setiap lowongan pekerjaan. Peserta didik di SMK Bhinneka Karawang ini secara umum belum memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, dalam segi berbicara maupun dalam tulisan. Hal ini terjadi karena kurangnya minat peserta didik dalam menulis teks berbahasa Inggris yang kemudian diterapkan dalam penulisan surat-surat formal untuk bisnis atau business letter. Peserta didik selalu beranggapan bahwa menulis surat-surat formal berbahasa Inggris sangat sulit karena kebanyakan dari mereka tidak menguasai vocabualry atau kosakata yang tepat untuk membuat kalimat yang baik. Oleh karena itu dosen-dosen dari Universitas Singaperbangsa mengadakan pengabdian masyarakat di SMK Bhinneka Karawang dalam bentuk pelatihan penulisan business letter untuk peserta didik kelas XII pada program keahlian Administrasi Perkantoran. Pelatihan dan  pendampingan dilakukan sebanyak 3 kali setiap hari sabtu mulai dari tanggal 8, 15, dan 22 Februari 2020, pukul 08.30 s/d 11.30 wib. Kegiatan ini diawali dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan penulisan business letter pada peserta didik kelas XII program keahilian Administrasi Perkantoran di SMK Bhinneka Karawang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model ADDIE yang meliputi: (1) Analysis (Analisis), (2) Design (Desain), (3) Develop (Pengembangan), (4) Implementation (Implementasi), dan (4) Evaluation (Evaluasi). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) Pelaksanaan pelatihan sangat mendukung kegiatan belajar mengajar peserta didik di kelas, (2) peserta didik sangat bersemangat dalam melakukan pelatihan. Hal ini memberikan ide bahwa sangat perlu dilakukan pelatihan penulisan business letter bagi peserta didik program keahlian Administrasi Perkantoran di sekolah-sekolah lain dengan harapan para peserta didik mendapatkan bekal, nilai tambah dan kompetensi baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris.
Pemanfaatan Teknologi dan Pengembangan Usaha Damar Keripik Luh Made Yulyantari; I Gede Putu Adhitya Prayoga
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 6, No 2: Oktober 2020
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v6i2.7585

Abstract

Keripik kacang merupakan salah satu produksi industri rumah tangga makanan ringan yang sangat familiar dan banyak terdapat di pasaran. Salah satu industri rumah tangga atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang tersebut adalah Damar Keripik. Damar Keripik hanya memiliki satu jenis variasi produk yang dijual. Permasalahan yang ditemukan pada mitra adalah pada aspek produksi, pemasaran, dan aspek manajemen. Pada aspek produksi terdapat beberapa permasalahan yaitu, segel kemasan yang masih menggunakan alat yang konvensional, serta alat produksi yang masih kurang. Pada aspek pemasaran, belum adanya label kemasan yang mencantumkan indentitas mitra di dalamnya dan belum adanya variasi ukuran dalam pengemasan. Pada aspek manajemen, kondisi administrasi pencatatan data penjualan yang lemah, seringkali menjadi penyebab sulitnya mengajukan kredit ke pihak ketiga. Lemahnya administrasi pencatatan data penjualan mengakibatkan sulitnya melakukan penilaian kelayakan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa dua jenis kegiatan. Kegiatan pertama, yaitu membantu proses produksi, dengan pemberian tambahan alat produksi dan pembuatan label kemasan. Kegiatan kedua berupa kegiatan untuk membantu bagian manajemen, yaitu berupa pelatihan pencatatan penjualan. Secara keseluruhan hasil monitoring dan evaluasi dari mitra, 20% menyatakan cukup, 26% menyatakan baik, dan 54% menyatakan baik sekali.

Page 11 of 21 | Total Record : 210