Articles
107 Documents
Desain Antar Muka Aplikasi Informasi Terdokumentasi ISO 9001:2015
Rintiasti, Aneke
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.254 KB)
Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen Mutu (Quality Management System) (QMS), terutama untuk usaha kecil dan menengah, melibatkan, volume dokumen dan catatan yang cukup besar yang berkaitan dengan jumlah dan pekerjaan karyawannya. Makalah ini membahas solusi organisasi dan pemantauan yang efisien, dengan fokus pada pengelolaan informasi terdokumentasi , yang bisa mendukung organisasi dalam menerapkan system manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 yang efektif dan efisien pada perusahaan kecil dengan menghadirkan solusi perangkat lunak.Kata Kunci : informasi terdokumentasi, sistem manajemen mutu, SNI ISO 9001:2015
PENGARUH KENAIKAN SUHU DAN WAKTU PADA INSULASI TAMBAHAN SETRIKA LISTRIK DARI BAHAN KERAMIK (THERMOSTAT SETRIKA)
suryana, deny
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.591 KB)
Telah dilakukan studi lama waktu pengujian kenaikan suhu pada insulasi tambahan setrika listrik dari bahan keramik (Thermostat Setrika). Tujuan dari makalah ini untuk memberikan rekomendasi pada rentang lama waktu pengujian pada titik kritis bagian thermostat yang menggunanaan keramik sebagai insulasi tambahan sesuai dengan metode uji keselamatan produk setrika listrik. Untuk tujuan ini, dilakukan variasi lama pengujian dari 1 jam, 1 jam 30 menit dan 2 jam menggunakan alat rekam kenaikan suhu setiap 2 detik. Metode pengukuran di dasarkan pada standart SNI/IEC 60335-2-35:2009. Studi ini menunjukan bahwa variasi lama waktu pengujian tidak berpengaruh signifikan terhadap kenaikan suhu pada insulasi tambahan dari bahan keramik.
Pengecekan Rutin Emisi Konduksi dan Radiasi Menggunakan NEXTEM SRG-RC-1006-2
Wirapraja, Agung Yanuar;
Wulandari, Ika Prawesty
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.217 KB)
Sebagai laboratorium pengujian, keberterimaan nilai hasil pengujian suatu sampel uji sangat penting. Selain kalibrasi dan pemeliharaan peralatan pengujian, pengecekan rutin harus dilakukan untuk mengetahui kesiapan dari peralatan pengujian. Pada satu parameter pengujian tidak hanya melibatkan satu peralatan atau perangkat uji, namun terdiri dari beberapa peralatan pengujian yang saling berhubungan atau yang sering disebut sebagai sistem pengujian. Pengecekan rutin juga berfungsi untuk mengetahui kesiapan dari suatu sistem pengujian. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan pengujian pada parameter emisi konduksi dan radiasi berdasarkan pengecekan rutin yang dilakukan. Pengecekan rutin pada parameter emisi konduksi dan radiasi menggunakan Comb generator Nextem SRG-RC-1006-2. Terdapat 3 (tiga) frekuensi yang akan di analisa selama pengecekan rutin dilakukan. Nilai hasil pengukuran awal akan dijadikan nilai referensi pengecekan rutin. Hasil pengukuran pengujian rutin emisi konduksi dan emisi radiasi yang dilakukan selama bulan april â juli 2017, tidak melebihi batas toleransi sebesar ± 2,5 dB jika dibandingkan dengan nilai referensi. Selisih terbesar hasil pengukuran pengecekan rutin adalah 1 dB.As a testing laboratory, the test results acceptibility of a test sample is very important. Besides the calibration and maintenance of test equipment, routine checks shall be made to determine the readiness of the test equipment. At a test clause may involve one or more testing device, that it consists of several interconnected test equipment or integrated as a test system. Routine checking is needed to determine the readiness of a test system. The purpose of this research is to know the readiness of the test system at conducted and Radiated Emission parameters based on routine checks. Routine checking of conducted and Radiated Emission parameters are using comb generator Nextem SRG-RC-1006-2. There are 3 (three) points of frequency to be analyzed during these routine checks. The value of the initial measurement results will be the reference value of routine checks. The result of conducted and radiated routine checks during April - July 2017 does not exceed the tolerance limit of ± 2.5 dB compared to the reference value. The biggest difference between routine checks is 1 dB.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi / Teknologi Informasi Di Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Surabaya
Dewantara, Purnomo Yogi;
Samopa, Febriliyan
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.983 KB)
Baristand Industri Surabaya memiliki aset â aset teknologi informasi (TI) untuk membantu kegiatan - kegiatan bisnisnya. Adanya tuntutan â tuntutan baru menyebabkan terjadinya perubahan paradigma pengelolaan TI, dari sebagai pembantu kegiatan operasional menjadi pendukung keberhasilan strategi. Cara pengelolaan TI yang sedang berjalan dirasa tidak lagi mencukupi, karena belum ada pedoman untuk memastikan agar TI berfungsi optimal sebagai pendukung strategi.Solusi yang digunakan pada penelitian ini untuk permasalahan tersebut, adalah penyusunan rencana strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) dengan metode Ward dan Peppard, yang merupakan metode perencanaan yang bertujuan untuk menghasilkan strategi SI/TI yang selaras dengan strategi bisnis. Tahapan pertama implementasi metode tersebut dalam penelitian ini adalah analisis kondisi saat ini, baik pada organisasi secara keseluruhan maupun pada aspek SI/TI, untuk mendapatkan gambaran posisi strategis organisasi . Tahapan berikutnya adalah analisis kebutuhan SI/TI masa mendatang, untuk mengetahui kesenjangan SI/TI di organisasi. Tahapan terakhir adalah menyusun usulan langkah â langkah strategis SI/TI.Implementasi metode Ward dan Peppard di penelitian ini mampu mengidentifikasi kebutuhan SI/TI Baristand Industri Surabaya, kecuali satu kebutuhan yang muncul dari tuntutan pemerintah dan masyarakat yang baru muncul. Selain itu rekomendasi yang dihasilkan juga harus disesuaikan melalui proses prioritisasi karena berbagai keterbatasan yang dihadapi.
KAJI EKSPERIMEN ANGKA ASAM DAN VISKOSITAS BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT DARI PT SMART TBK
Laila, Lia
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (621.213 KB)
PT Smart Tbk merupakan perusahaan yang mempunyai luas lahan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Minyak kelapa sawit atau CPO (Crude Palm Oil) hasil produksi PT Smart Tbk sangat berpotensi untuk menyuplai bahan baku biodiesel. Beberapa parameter yang sangat berpengaruh pada kualiatas biodiesel adalah nilai angka asam (TAN-Total Acid Number) dan viskositas. Nilai angka asam dan viskositas yang tidak sesuai standar dapat menurunkan kinerja mesin. Pada penelitian ini, nilai yang diukur adalah biodiesel murni, solar, dan biodiesel campuran hasil blending dengan solar. Pembuatan biodiesel dari CPO dilakukan dengan menggunakan reaksi transesterifikasi dengan katalis basa. Standar pengujian untuk angka asam mengikuti standar pengujian yang telah teruji berdasarkan aturan dari forum biodiesel Indonesia, sedangkan pengukuran viskositas dilakukan pada temperatur 40ËC (sesuai standar SNI viskositas biodiesel) menggunakan viscometer Ostwald. Nilai angka asam dan viskositas pada SNI maks 0,5 mg-KOH/g sample dan 2,3 -6,0 mm2/s (cSt). Nilai angka asam dan viskositas hasil penelitian berkisar antara 0,202-0,531 mg-KOH/g dan 3,62 -4,35 mm2/s (cSt). Ditinjau dari nilai angka asam dan viskositas tersebut, biodiesel berbahan baku CPO dari PT Smart Tbk memenuhi SNI dan dapat direkomendasikan sebagai bahan baku biodiesel nasional. Sehingga diharapkan penggunaan biodiesel dapat terlaksana secara terus menerus dan berkelanjutan sebagai sumber energi pengganti fosil di Indonesia.Kata Kunciâbiodiesel; TAN; viskositas; PT Smart Tbk; CPO
Efektifitas Pengolahan Limbah Cair Industri Asbes Menggunakan Flokulan dan Adsorben
Yuliastuti, Rieke;
Cahyono, Handaru Bowo
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (728.319 KB)
Telah dilakukan penelitian pengolahan limbah dari Industri berbahan asbes dengan cara menambahkan flokulan ataupun adsorben. Variabel flokulan yang diambil untuk pengolah limbah adalah Al2SO4/tawas, FeSO4, dan PAC, sedangkan variabel adsorben menggunakan Karbon aktif dan Zeolit. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penambahan flokulan tawas sebesar 1000 mg/l lebih efektif hingga efisiensi penurunan COD sebesar 79%, TDS sebesar 58 %, TSS sebesar 98% dengan biaya pengolahan sebesar Rp 102,685 /liter limbah
EVALUASI RESIDU ETANOL PADA MASERAT CURCUMIN RIMPANG KUNYIT ( Curcuma longa Linn.)
Fadjar Kurnia Hartati
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.615 KB)
|
DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3937
Kunyit (Curcuma longa Linn.) merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia. Kunyit mengandung senyawa curcumin yang diketahui memberikan manfaat bagi kesehatan diantaranya adalah sebagai antioksidan, antipikun, antiradang dan antikanker. Produksi curcumin dalam bentuk ekstrak dapat meningkatkan nilai jual karena banyaknya manfaat yang dimiliki curcumin. Ekstraksi curcumin dapat dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Residu etanol pada produk akhir diharapkan kurang dari satu persen. Proses ekstraksi curcumin dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut dan lama ekstraksi.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi etanol dan lama ekstraksi yang tepat pada ekstraksi metode maserasi yang menghasilkan ekstrak curcumin dengan residu etanol terendah, kandungan curcumin dan rendemen ekstrak tertinggi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor 1: konsentrasi etanol yaitu 70 %, 80 % dan 90 %, faktor 2 : lama ekstraksi yaitu 3 jam, 4 jam dan 5 jam. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Pengamatan penelitian meliputi analisa residu etanol, kadar curcumin dan rendemen ekstrak. Data parametrik dianalisa berdasarkan statistik parametik dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) menunjukkan konsentrasi etanol dan lama ekstraksi yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap residu etanol, kadar curcumin dan rendemen maserat curcumin. Hasil uji data parametrik dilakukan uji efektifitas untuk mendapat perlakuan yang terbaik menunjukkan konsentrasi etanol 90 % dan lama ekstraksi 5 jam merupakan perlakuan terbaik dengan nilai hasil tertinggi sebesar 0,6250 dengan kriteria variabel penelitian residu etanol = 0,1763 %, kadar curcumin = 2,4782 % dan rendemen = 17.7165 %.
Pengaruh Penambahan Pengawet Dan Uji Aktivitas Antibakteri Escherichia coli Pada Sediaan Gel Lidah Buaya
Sukma Budi Ariyani;
Yani Kartika Pertiwi;
Asmawit Asmawit
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.797 KB)
|
DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3801
Gel lidah buaya mempunyai kandungan zat yang baik yang dapat digunakan untuk industri farmasi. Untuk mendapatkan suatu produk farmasi atau kecantikan dari lidah buaya diperlukan bahan baku sediaan gel lidah buaya yang baik secara kualitasnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan pengawet pada sediaan gel lidah buaya dan mengetahui daya hambat bakteri Escherichia coli pada sediaan gel lidah buaya. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan sediaan gel lidah buaya dan penambahan pengawet, pengamatan fisik gel dan pengujian Angka Lempeng Total (ALT) pada gel serta pengujian daya hambat bakteri Escherichia coli. Variabel berubah adalah pengawet yang digunakan (Potassium Sorbat dan Sodium Benzoat) dan konsentrasi pengawet yang digunakan (0,05%; 0,10%; 0,15%). Hasil yang diperoleh adalah penggunaan pengawet Sodium Benzoat 0,10% memberikan hasil sediaan gel lidah buaya yang terbaik dengan lama penyimpanan 14 hari. Jus dan gel lidah buaya memiliki aktivitas antibakteri Escherichia coli dengan diameter zona hambat masing-masing rata-rata 0,85 dan 0,6 cm.Kata Kunci-- Escherichia coli, gel lidah buaya, pengawet
Rancang Bangun Aplikasi Seleksi Abstrak Dan Full Paper pada Seminar Nasional
Aneke Rintiasti;
Adhe Rama Febrianto
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1216.697 KB)
|
DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3943
proses seleksi dan pencatatan hasil seleksi abstrak dan paper dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan sering tidak tepatnya pencatatan serta pelaporan hasil seleksi yang dilakukan oleh panitia. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada proses secara manual tersebut, perlu adanya aplikasi seleksi abstrak dan paper seminar nasional. Dengan diterapkannya aplikasi ini, diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan pelaporan hasil seleksi abstrak dan paper yang dikirim oleh calon pemakalah. Aplikasi ini juga diharapkan dapat lebih mempercepat proses pembuatan laporan yang pada akhirnya dapat membantu kinerja panitia seminar nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, mengolah dan menampilkan data paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang diunggah calon pemakalah, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan diterima, menghasilkan laporan daftar abstrak dan paper yang dinyatakan tidak diterima.
Penurunan Kadar Fosfat Dalam Limbah Rumah Sakit Dengan Menggunakan Reaktor Fitobiofilm
ardhaningtyas riza utami
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.072 KB)
|
DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.4185
Rumah Sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, didalam aktifitasnya cukup berpotensi menghasilkan limbah.Berdasarkan data yang kami dapatkan, banyak outlet IPAL rumah sakit yang berada di Surabaya dan sekitarnya belum memenuhi persyaratan Baku Mutu Air Limbah Rumah Sakit berdasarkan PERGUB JATIM No. 72 Tahun 2013, terutama kadar fosfat (PO4). Penelitian ini akan menurunkan kadar fosfat dalam outlet IPAL Rumah Sakit dengan menggunakan fitobiofilm bermedia genting dan media tanaman eceng gondok. Variasi yang digunakan adalah variasi waktu detensi 6 jam, 12 jam dan 24 jam. penurunan kadar fosfat tertinggi pada waktu detensi 24 jam, yaitu 73,24% untuk sampling 1, 92,2% untuk sampling ke 2 dan 80,10% untuk sampling ke 3.Prosentase penurunan kadar fosfat di dalam reaktor tersebut berfluktuasi, tergantung dari beban cemar yang diterima oleh reaktor. Penurunan kadar fosfat dengan menggunakan fitobiofilm lebih cepat daripada dengan menggunakan sistem wetland. Kata Kunci : limbah Rumah Sakit, fosfat, fitobiofilm, eceng gondok (Eichornia crassipes)