cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
PENGGUNAAN KARBON AKTIF YANG TERAKTIVASI ASAM PHOSPHAT PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI KRISOTIL Rieke Yuliastuti; Handaru Dwicahyono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.787 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i1.3974

Abstract

Karbon aktif merupakan arang padat yang telah diproses lebih lanjut, sehingga memiliki sifat daya serap. Proses aktivasi dapat dilakukan melalui aktivasi kimia. Telah dilakukan penelitian untuk melihat kemampuan karbon aktif yang teraktivasi asam phosphat atau asam chlorida dalam menurunkan kadar COD dan TSS dalam limbah cair  industri krisotil. Hasilnya adalah karbon aktif yang telah diaktivasi dengan asam phosphat lebih unggul yaitu menurunkan COD teroptimum hingga 63 % pada konsentrasi 5 gr/l dengan biaya pengolahan Rp. 265,5 / liter limbah.  Sedangkan untuk karbon aktif yang telah teraktivasi dengan asam chlorida hanya mampu menurunkan COD sebesar 49 % pada kosentrasi 15 gr/l dengan biaya pengolahan Rp.733,5 / liter limbah.
PENGARUH PENGGORENGAN TERHADAP KANDUNGAN NITRIT DALAM KORNET Handaru Bowo Cahyono; Rieke Yuliastuti; Lutfi Amanati
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.83 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4427

Abstract

Kornet adalah salah satu produk daging olahan dengan ditambahkan berbagai bumbu dan bahan tambahan pangan (BTP). Salah satu BTP yang ditambahkan  adalah Nitrit yang  memberikan warna merah,  bersifat bakteriostatik dan penggunaannya dibatasi karena menimbulkan dampak. Salah satu pengolahan kornet adalah digoreng.  Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai potensi penurunan kadar nitrit pada produk kornet akibat dari perlakuan penggorengan tujuannya adalah untuk mengetahui apakah nitrit yang terkandung  dalam kornet goreng masih aman dikonsumsi.  Telah dilakukan penelitian, dari variasi suhu penggorengan 100o C, 125o C, 185o C dan variasi lama penggorengan 0, 5, 10, 15 menit maka dihasilkan penurunan nitrit dari 28-70% dimana semakin tinggi suhu dan lama penggorengan maka semakin tinggi penurunan nitrit. Dari hasil perhitungan Acceptable Daily Intake (ADI), maka nitrit yang tersisa masih aman dikonsumsi  apabila menggunakan dasar  perhitungan kornet yang dikonsumsi tidak lebih dari 50 gram/hari pada anak dengan berat badan 17 kg.
Perancangan dan Implementasi Mesin Pengolah Kumbu Bakpia Berbasis Teknologi Automasi Ari Sugiharto; Yohanes Anton Nugroho; Ari Zaqi Al Faritsy
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.801 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4271

Abstract

Makalah ini akan menyampaikan bagaimana perancangan dan implementasi mesin pengolah kacang hijau menjadi kumbu bakpia. Mesin ini telah diimplementasikan pada kelompok industri bakpia skala kecil di Dusun Jurug Kabupaten Bantul. Sebelum adanya mesin ini, proses produksi dilakukan secara manual dengan kapasitas 2 kg/hari atau 200 butir. Makalah ini mencoba menunjukkan hasil perancangan dan implementasi mesin pengolah kumbu bakpia yang dikembangkan menggunakan teknologi automasi berbasis mikrokontroler. Melalui mesin pengolah kumbu bakpia yang dibuat proses pengolahan kacang hijau menjadi kumbu bakpia matang dapat dikerjakan lebih efektif dan efisien. Modul automasi yang dikembangkan mampu disesuaikan dengan jumlah bahan yang akan diproses. Apabila mesin digunakan dalam kapasitas maksimal, maka dalam waktu 8 jam penggunaan dapat memproses 24 kg kumbu bakpia.
SISTEM PAKAR SYARAT TUMBUH OPTIMAL TANAMAN INDUSTRI MENGGUNAKAN JAVASCRIPT DAN HTML Aneke Rintiasti; Ikhwan Krisnadi; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.114 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4417

Abstract

Ekspor produk non migas Indonesia salah satunya berasal dari industry perkebunan. Industri perkebunan tentunya tidak dapat dipisahkan dengan pengolahan lahan perkebunan. Basis pengetahuan berupa informasi syarat tumbuh tanaman industri, yang didapatkan melalui penelitian sebelumnya dilakukan uji coba lapangan. Pada uji coba lapangan digunakan beberapa sensor antara lain : Sensor Suhu, Sensor Kelembapan, Sensor pH. Tanaman Industri yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Cengkeh, Kopi Robusta, Kopi Arabika, Tebu, Coklat dan Teh. Pada penelitian sebelumnya melalui pohon keputusan diperoleh rule yang lebih sederhana, sehingga dapat membantu aplikasi untuk menyusun pertanyaan dan memberikan jawaban layaknya seorang pakarvdengan menggunakan 5 (lima) parameter kunci yaitu : intensitas penyinaran, pH tanah, jenis tanah, curah hujan, bulan kering. Parameter kunci ini muncul sesuai dengan tujuan pohon keputusan menyederhanakan rule, karena pakar tidak perlu menanyakan semua parameter untuk mendapatkan kesimpulan. Aplikasi Sistem Pakar telah berhasil disusun dalam aplikasi berbasis website dan menggunakan rule sesuai pohon keputusan.
ANALISIS DAN PEREHITUNGAN PENGARUH BILANGAN RAYNOLDS TERHADAP KINERJA KONDENSOR TIPE CONCENTRIC TUBE SEBAGAI ALAT PENGUJIAN DAN PEMBELAJARAN Sobar Ihsan; Heri Irawan
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.29 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4225

Abstract

Kondensor yang dipakai pada industri kecil umumnya sederhana, yang mana hanya terkontruksi dari dua buah pipa yang konsentrik saja., maka dalam penelitian ini  dibuat  suatu  design kondensor  yang  dapat  meningkatkan kapasitas. Sehingga dapat diketahui berapa besarnya kapasitas kondensat; daya pompa; nilai koefisien perpindahan menyeluruh pada variasi Reynold yaitu 8000, 12000, 25000, 48000 dan 64000 serta kinerja dari kondensorDalam penelitian ini digunakan model kondensor tipe concentric tube, untuk bahan shell digunakan baja karbon dengan diameter dalam 22,9 mm, diameter luar 25,4 mm, dan panjang 400 mm. Untuk bahan tube dipakai tembaga dengan diameter dalam 13,4 mm, diameter luar 15,9 mm, dan panjang 2000 mm.Berdasarkan hasil analisis perhitungan didapatkan bahwa dengan perubahan variasi bilangan Reynolds yang semakin besar maka kapasitas kondensat, daya pompa, dan koefisien perpindahan menyeluruhnya juga cenderung meningkat. untuk bilangan Reynolds 8000, 12000, 25000, 48000, dan 64000. besarnya harga koefisien perpindahan panas menyeluruh adalah 24.48, 31.74, 52.07, 82.66 dan 101.89 W/m2K, dan untuk besarnya daya pompa yang dibutuhkan sebesar 28617, 28405, 28904 dan 29362 Watt,  masing-masing untuk setiap variasi bilangan Reynolds.
The Utilization of Ultrasonic Sounds in Measuring Tile Dimensions to Support Industry 4.0 Handoko Setyo Kuncoro
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.924 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4230

Abstract

Artikel ini membahas pemanfaatan gelombang ultrasonik dalam mendukung industri 4.0. untuk pengukuran dimensi ubin. Gelombang ultrasonik memiliki frekuensi, sensitivitas dan daya tembus yang cukup baik (tinggi). Hal ini membuat gelombang ultrasonik lebih mudah mendeteksi baik obyek eksternal maupun obyek dalam. Penerapan gelombang ultrasonik di Industri memiliki keunggulan diantaranya mampu berperan sebagai sensor jarak tanpa sentuh seperti pada pengujian tidak merusak dan pengujian inline (tanpa memberhentikan proses). Sebagai studi kasus telah dibuat contoh penerapan gelombang ultrasonik dalam pengujian dimensi ubin untuk industri keramik. Dalam artikel ini juga telah dijelaskan cara pengujian dimensi ubin menggunakan gelombang ultrasonik dimana hasil ujinya dibandingkan dengan hasil pengukuran dimensi ubin menggunakan jangka sorong (caliper) terkalibrasi. Walaupun hasil-hasil pengukuran dimensi ubin yang diperoleh dari kedua metode nampak tidak jauh berbeda, namun penggunaan metode pengukuran ultrasonik lebih potensial dalam revolusi industri 4.0 yang mana mendukung inspeksi proses secara realtime.
ANALISIS DAN DESAIN ALGORITMA HYBRID KRIPTOGRAFI UNTUK MANAJEMEN STRATEGI PENGAMANAN DATA PERUSAHAAN Ilham Ilham
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 3, No 2 (2018): Vol. 3, No. 2, November 2018
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.89 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v3i2.4398

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencoba mengimpelementasi suatu algoritma hybrid guna melakukan pengamanan dokumen suatu perusahaan. Dengan meningkatnya serangan cybercrime pada perusahaan-perusahaan terutama berkaitan dengan data dan dokumen penting, menuntut perusahaan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan pada data atau dokumen mereka.Data perusahaan seharusnya hanya boleh diketahui oleh orang-orang tertentu dalam perusahaan dan tidak diperkenankan orang lain yang tidak berhak untuk mengakses data-data tersebut sehingga diperlukan pengamanan dan perlindungan yang ketat terhadap data  data yang digunakan dan harus dijamin dalam batas-batas tertentu. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengamankan data dengan melakukan enkripsi dan dekripsi adalah algoritma hybrid (RSA dan ElGamal). Hasil dari uji coba pengamanan dokumen ini dengan akurasi rata-rata 85,57%.
KAJI EKSPERIMEN ANGKA ASAM DAN VISKOSITAS BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT DARI PT SMART TBK Lia Laila
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.213 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i1.2245

Abstract

PT Smart Tbk merupakan perusahaan yang mempunyai luas lahan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Minyak kelapa sawit atau CPO (Crude Palm Oil) hasil produksi PT Smart Tbk sangat berpotensi untuk menyuplai bahan baku biodiesel. Beberapa parameter yang sangat berpengaruh pada kualiatas biodiesel adalah nilai angka asam (TAN-Total Acid Number) dan viskositas. Nilai angka asam dan viskositas yang tidak sesuai standar dapat menurunkan kinerja mesin. Pada penelitian ini, nilai yang diukur adalah biodiesel murni, solar, dan biodiesel campuran hasil blending dengan solar. Pembuatan biodiesel dari CPO dilakukan dengan menggunakan reaksi transesterifikasi dengan katalis basa. Standar pengujian untuk angka asam mengikuti standar pengujian yang telah teruji berdasarkan aturan dari forum biodiesel Indonesia, sedangkan pengukuran viskositas dilakukan pada temperatur 40˚C (sesuai standar SNI viskositas biodiesel) menggunakan viscometer Ostwald. Nilai angka asam dan viskositas pada SNI maks 0,5 mg-KOH/g sample dan 2,3 -6,0 mm2/s (cSt). Nilai angka asam dan viskositas hasil penelitian berkisar antara 0,202-0,531 mg-KOH/g dan 3,62 -4,35 mm2/s (cSt). Ditinjau dari nilai angka asam dan viskositas tersebut, biodiesel berbahan baku CPO dari PT Smart Tbk memenuhi SNI dan dapat direkomendasikan sebagai bahan baku biodiesel nasional. Sehingga diharapkan penggunaan biodiesel dapat terlaksana secara terus menerus dan berkelanjutan sebagai sumber energi pengganti fosil di Indonesia.Kata Kunci—biodiesel; TAN; viskositas; PT Smart Tbk; CPO
PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI TERHADAP KARAKTERISTIK PEMATANGAN KOMPON KLOROPRENA/ KARET ALAM hesty eka mayasari; agung wirapraja
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.481 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5154

Abstract

Pencampuran dua material dapat meningkatkan sifat akhir produk, termasuk pencampuran material karet. Karakteristik kompon perlu dipelajari sebelum membuat produk karet agar dapat menentukan formulasi yang tepat. Karet kloroprena (CR) dan karet alam (NR) memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing sehingga sangat menarik untuk dipelajari. Dalam penelitian ini akan dipelajari pengaruh bahan pengisi pada kompon CR/NR. Bahan pengisi yang digunakan adalah 100% carbon black (CB), kombinasi CB (50%) dan zeolit (50%), kombinasi CB (50%) dan kaolin (50%), serta kombinasi  CB (50%) dan bentonit (50%). Pembuatan kompon dilakukan dengan two-roll mill dan pengujian karakteristik kompon dilakukan dengan rheometer pada suhu 140, 150, dan 160 ºC. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa CB memberikan karakteristik pematangan terbaik dengan waktu pematangan optimum dan energi aktivasi terendah serta indeks kecepatan reaksi dan konstanta kecepatan reaksi tertinggi. Sedangkan bahan pengisi dari alam terbaik adalah kaolin yang dikombinasikan dengan CB yang menghasilkan waktu pematangan optimum dan energi aktivasi terendah.
PENGARUH SUMBER TEGANGAN TERHADAP SUHU BELITAN MOTOR INDUKSI KIPAS ANGIN Agung Yanuar Wirapraja
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi November 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.744 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i2.1790

Abstract

Penggunaan motor induksi sebagai penggerak utama produk-produk elektronika rumah tangga, berdampak pada perhatian tingkat keselamatan konsumen. Kenaikan suhu belitan motor perlu diperhitungkan guna memastikan tingkat keselamatan yang tinggi bagi konsumen. Metode yang digunakan didalam pengukuran suhu belitan motor adalah metode resistansi dan termokopel tipe K. Penggunaan perubahan sumber tegangan dari 150 volt sampai dengan 240 volt akan berpengaruh terhadap suhu belitan motor. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah membandingkan hasil pengukuran metode resistansi dengan metode termokopel tipe K untuk mengukur kenaikan suhu belitan motor. Penggunaan metode resistansi dalam pengukuran suhu belitan motor memiliki nilai yang cenderung tidak stabil jika dibandingkan dengan metode thermokopel tipe K dalam pengukuran selama 30 menit. Terdapat perbedaan hasil pengukuran suhu belitan motor dengan  metode resistansi dan thermokopel tipe K, selisih tertinggi mencapai ± 34˚K, dan selisih terendah adalah ± 10˚K.

Page 4 of 11 | Total Record : 107