cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GEA, Jurnal Pendidikan Geografi
ISSN : 14120313     EISSN : 25497529     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Geografi Gea is the information media academics and researchers who have attention to developing the educational disciplines and disciplines of Geography Education in Indonesia. GEA taken from the Greek Ghea means "God of Earth." Jurnal Geografi Gea provides a way for students, lectures, and other researchers to contribute to the scientific development of Geography Education. GEA received numerous research articles in the field of Geography Education Science and Geography.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
PEMANFAATAN PRODUK FOTOGRAMETRI DIGITAL UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN Ihsan, Muhammad; Sugandi, Dede
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.19358

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran telah berkembang dalam dua dekade terakhir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan media pembelajaran adalah dengan fotogrametri digital. Dengan memanfaatakan konsep fotogrametri, yaitu menghasilkan informasi spasial dari intersesi dari dua foto yang bertampalan, produk yang dihasilkan dapat berupa peta ortophoto dan model tiga dimensi. Hasil dari fotogrametri memiliki visualisasi yang merepresentasikan objek aslinya sehingga lebih mudah untuk diteliti maupun dianlisisi. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan fotogrametri digital yang dapat digunakan untuk empat bidang seperti bidang kedokteran, arsitektur, sejarah, dan geografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dari hasil penelitian tentang fotogrametri digital. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah produk yang dihasilkan dari fotogrametri digital dapat membantu dalam melakukan pembelajaran seperti membantu dalam menganalisis anatomi tubuh untuk bidang kedokteran, sebagai sarana dalam menganalisis bentuk dan ukuran bangunan bersejarah untuk bidang arsitektur, menganalisa bentuk relief dan objek sejarah, dan menganalisis bentuk lahan dan dinamika muka bumi untuk bidang geografi. Pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran telah berkembang dalam dua dekade terakhir. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan media pembelajaran adalah dengan fotogrametri digital. Dengan memanfaatakan konsep fotogrametri, yaitu menghasilkan informasi spasial dari intersesi dari dua foto yang bertampalan, produk yang dihasilkan dapat berupa peta ortophoto dan model tiga dimensi. Hasil dari fotogrametri memiliki visualisasi yang merepresentasikan objek aslinya sehingga lebih mudah untuk diteliti maupun dianlisisi. Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan fotogrametri digital yang dapat digunakan untuk empat bidang seperti bidang kedokteran, arsitektur, sejarah, dan geografi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dari hasil penelitian tentang fotogrametri digital. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah produk yang dihasilkan dari fotogrametri digital dapat membantu dalam melakukan pembelajaran seperti membantu dalam menganalisis anatomi tubuh untuk bidang kedokteran, sebagai sarana dalam menganalisis bentuk dan ukuran bangunan bersejarah untuk bidang arsitektur, menganalisa bentuk relief dan objek sejarah, dan menganalisis bentuk lahan dan dinamika muka bumi untuk bidang geografi. w:LsdException Lo
PEMETAAN DAN ANALISIS PROBABILISTIC SEISMIC HAZARD ANALYSIS (PSHA) RADIUS 500 KM DARI DENPASAR Pratama, I Putu Dedy
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v20i1.23299

Abstract

Denpasar merupakan daerah terpadat penduduknya di Bali. Hal ini juga membuat banyak infrastruktur dibangun di daerah ini. Sebagai kota yang rawan terhadap bencana gempabumi Kota Denpasar harus memiliki peta Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA). Jika ditinjau dari gempabumi signifikan yang mengguncang Denpasar berada pada zona Benioff atau deep background dengan kedalaman gempabumi berada lebih dari 50 km. Penelitian ini mengambil wilayah kajian di Kota Denpasar dan sekitarnya. Radius yang diambil sebesar 500 km diukur dari Stasiun Geofisika Denpasar yang berada di pusat Kota Denpasar yaitu pada koordinat 6,68 LS dan 115,21 BT sehingga diperoleh batasan koordinat 12,96 LS – 5,50 LS dan 110,66 BT – 119,75 BT. Analisis seismik hazard dilakukan dengan bantuan program USGS-PSHA dengan memperhatikan sumber-sumber gempabumi yang terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya. Hasil analisis perhitungan PSHA menunjukan bahwa semakin panjang rentang waktu pengukuran maka nilai guncangan yang diperoleh akan semakin tinggi. Nilai percepatan tanah maksimum di batuan dasar wilayah Denpasar dalam radius 500 km untuk probabilitas terlampaui 10% dalam 50 tahun berkisar 0,05 g - 0,4 g. Kota Denpasar memiliki nilai PGA untuk T=1s pada rentang 0,1-0,15 g dan untuk T=0,2s pada rentang 0,3-0,4 g. Terdapat sedikit perbedaan antara hasil penelitian dengan Peta Gempa Indonesia 2017 sekitar 0,1 g. Hal ini karena terdapat perbedaan data yang digunakan.
ANALISIS KONDISI MUARA KALI PORONG AKIBAT SEMBURAN LUMPUR SIDOARJO MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT TAHUN 2014-2017 Permatasari, Yossika Dwi; Priyantari, Nurul; Cahyono, Bowo Eko
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i1.15168

Abstract

Semburan lumpur di Kabupaten Sidoarjo keluar secara periodik, maka memerlukan ruang penampungan yang semakin luas. Bendungan yang dibuat tidak dapat menahan debit yang semakin banyak. Lumpur dialirkan dengan menggunakan saluran pipa menuju Kali Porong, yang bertujuan dibuang ke muara sungai. Permasalahan muncul diantaranya kondisi muara sungai yang semakin keruh oleh sisa-sisa material lumpur. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan konsentrasi Total Suspended Solid (TSS), jarak sebaran TSS, dan tingkat kecerahan air di muara Kali Porong tahun 2014-2017. Nilai konsentrasi TSS menjadi parameter perubahan TSS. Hasil perubahan diklasifikasi berdasarkan kategori kelas TSS. Data hasil dicocokan dengan data buangan lumpur Sidoarjo oleh Pusat Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS). Perubahan sebaran konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) di muara Kali Porong dari tahun 2014-2017 memiliki nilai yang naik turun di tiap tahunnya. Tahun 2014 sebaran sebesar 509,056 Ha, tahun 2015 naik menjadi 1323,124 Ha. Sedangkan pada 2016 turun menjadi 714,076 Ha dan kembali naik pada 2017 menjadi 1350,210 Ha. Hal tersebut menyebabkan nilai sebaran konsentrasi TSS mengalami fluktuasi. Muara 3 menjadi muara yang selalu memiliki nilai jarak sebaran TSS tertinggi. Muara 3 tahun 2017 memiliki jarak terjauh dari penelitian yakni 4,295 km. Tingkat kecerahan air tahun 2014-2017 pada penelitian ini menghasilkan rentang nilai antara 4,561 m ? 15,432 m. 
PERUBAHAN ORIENTASI PRODUKSI ALAT TENUN BUKAN MESIN (ATBM) DARI TENUN KAIN MENJADI TENUN KESET (UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PENGRAJIN DI KECAMATAN IBUN KABUPATEN BANDUNG) Andini, Neneng Sri; Nurwulan, Rinayanti Laila; Supriatna, Upi
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v20i1.19616

Abstract

Tahun 1930-an merupakan awal perkembangan industri tekstil di Majalaya dan sekitarnya, yaitu industri tenun rumahan yang menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). mulai tergeser karena tidak mampu bersaing dengan alat tenun mesin (ATM). Hal ini tidak serta merta membuat masyarakat Majalaya dan sekitarnya mereka berinovasi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang semula dimanfaatkan menenun kain sekarang menjadi tenun keset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan industri ATBM setelah adanya ATM, eksistensi industri tenun kain ATBM setelah maraknya ATM, serta pengaruh produksi ATBM dari tenun kain menjadi tenun keset terhadap peningkatan pendapatan pengrajin. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, angket, studi dokumentasi, penelaah pustaka. Lokasi yang dijadikan populasi dalam penelitian adalah Desa Ibun karena pada saat ini Desa Ibun terkenal sebagai wilayah penghasil keset dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden dengan menggunakan rumus RAO. Hasil penelitian menunjukan keberadaan industri tenun tradisional masih bertahan hingga saat ini meskipun produksi yang di hasilkan bukan lagi tenun kain tetapi tenun keset (100%), eksistensi industri tenun kain dengan ATBM masih ada hanya saja sudah sangat jarang karena sudah dilakukan inovasi yang tadinya ATBM tersebut menghasilkan tenun kain sekarang menghasilkan tenun keset (29%), perubahan orientasi produksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan ekonomi penduduk setempat (100%).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 2 MUARA ENIM TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Margarisa, yolanda Diliany; Lian, Bukman; Murjainah, Murjainah
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i1.14220

Abstract

Model pembelajaran Think Talk Write adalah suatu model pembelajaran yang diawali bahan bacaan (menyimak, mengritisi, dan alternatif solusi), hasil bacaan dikomunikasikan dengan presentasi, diskusi, dan kemudian membuat laporan hasil presentasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Talk Write terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA Negeri 2 Muara Enim Tahun Pelajaran 2017/2018.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen desain yaitu pre-eksperimental designs (X-O). Dengan bentuk design One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas X IPS SMA Negeri 2 Muara Enim yang berjumlah 113 siswa dan sampel yang digunakan yaitu kelas X IPS B yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Dari analisis data lembar observasi yang manggunakan rumus Uji Chi-kuadrat bahwa t-hitung = 338,651 dan t-tabel = 3,841 dimana t-hitung t-tabel (338,651 3,841). Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, maka ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Think Talk Write terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA Negeri 2 Muara Enim Tahun Pelajaran 2017/2018. 
PENGARUH MODA TRANSPORTASI TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT SECARA SPASIAL DI GUNUNG GAMBIR, KECAMATAN SUMBERBARU, KABUPATEN JEMBER Rozaq, Dimas Abdur
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i2.17769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik di Gunung Gambir, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan pada 5 Mei 2019 dengan menggunakan metode deskriptif, dimana  peneliti menjabarkan tentang kejadian atau fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Menggunakan teknik analisi data geografi spasial. Menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana transportasi sangat berperan penting dalam sektor perekonomian di Gunung Gambir, karena dengan adanya sarana transportasi dapat membantu memudahkan kegiatan perekonomian. Dengan adanya sarana transportasi tersebut masyarakat sekitar dapat menjual hasil perkebunananya pada masyarakat luar daerah tersebut. Gunung Gambir terkenal dengan hasil perkebunan teh, kopi dan karet yang melimpah, sehingga pendapatan ekonomi yang dominan di daerah desa Suci ini diperoleh dari hasil perkebunan teh, kopi dan karet.
THE INFLUENCE OF WORKERS AND WORK COMMITMENTS OF WOODEN HOUSE CRAFTSMEN ON WOOD WASTE MANAGEMENT BEHAVIOR IN THE WOODEN INDUSTRY TANJUNG BATU SEBERANG VILLAGE TANJUNG BATU DISTRICT – OGAN ILIR REGENCY Zarkasih, Muhammad Restu; Susanti, Retno; Azwardi, Azwardi
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v20i1.23684

Abstract

The purpose of this study was to examine the influence of workers and work commitments of wooden house craftsmen on wood waste management behavior in the wooden industry Tanjung Batu Seberang Village Tanjung Batu District – Ogan Ilir Regency which is the village that produces the biggest wooden houses in South Sumatra Province. The population of this study was 142 people with a sample of 59 respondents which is determined by the Taro Yamane formula. Data were collected using a questionnaire using a Likert measurement scale. The method used in this research is correlation descriptive method, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. while the data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The feasibility of the research instrument is measured by the validity test and the reliability test. While for the classic assumption test using the normality test, multicollinearity test, heterokedasticity test, and the coefficient of determination test (R2). Hypothesis testing uses the simultaneous test (Test F). The results showed that the workers and work commitments of wooden house craftsmen simultaneously affect on wood waste management behavior in the wooden industry. The author recommends that the government of Ogan Ilir Regency to encourage and socialize awareness of the environment. wooden house craftsmen expected to pay more attention in wood waste management and began to think about how to treat wood waste become a useful new item, thus minimizing waste discharged into the environment.
PERAN GEOGRAFI DALAM MENANAMKAN RASA CINTA TANAH AIR DAN WAWASAN NUSANTARA DI SMAN 1 PAGADEN Chaerunnisa, Hani
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i1.16411

Abstract

Dalam era globalisasi arus informasi akan sulit dikendalikan, informasi yang diterima belum tentu memiliki nilai-nilai yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia. Dalam globalisasi tersimpan secara laten mengenai asimilasi dan akulturasi yang tanpa disadari oleh banyak pihak dapat mendegradasi rasa cinta tanah air sehingga banyak peserta didik yang memilih budaya asing sebagai gaya hidupnya. Hal ini yang mendorong penelitian ini untuk dilakukan karena situasi tersebut merupakan dampak dari model pembelajaran yang tendensius sehingga menampilkan pembelajaran yang monoton dan hanya menyentuh aspek kognitif saja. Penulis membuat sebuah penelitian dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang melibatkan pengalaman peserta didik sehingga peserta lebih leluasa dalam mendeskripsikan tujuan pembelajaran. Dari dua pertemuan dilakukan pengambilan data melalui angkat, pada pernyatan “Saya menjadi lebih mencintai tanah air setelah belajar geografi” mengalami perubahan yang signifikan dari skor 65% berubah menjadi 100%. 
ANALISIS STABILITAS LERENG PADA PELAPUKAN BATUAN VULKANIK DICIKALONGWETAN KABUPATEN BANDUNG BARAT Fareka, Muhammad Azhar; Sutarto, Nandang R; Pamungkas, Totok Doyo
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v20i1.22144

Abstract

Lokasi penyelidikan terletak di daerah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. 6 41’ 30” - 6 44’ 30” LS dan 107 26’ 30” - 107 29’ 00” BT dengan luas ± 6 km². Tujuan dari penyelidikan ini untuk mengetahui nilai faktor kemanan lereng  (Fs) pada pelapukan batuan vulkanik dan memberikan rekomendasi teknis dalam upaya penanggulangan dan pencegahan gerakan tanah. Metode penyelidikan dilakukan dengan cara penyelidikan lapangan, mengujian labolatorium mekanika tanah, studi pustaka untuk mendapatkan informasi/data gerakan tanah serta pengamatan gerakan tanah di daerah penyelidikan. Analisis stabilitas lereng di hitung menggunakan program Slpoe/w dari software Geostudio 2007. Hasil analisis stabilitas lereng pada 3 lokasi dengan kemiringan berbeda, menunjukan bahwa lokasi 1 kemiringan lereng 35º dan lokasi 2 kemiringan lereng 65º pada kondisi tanah basah atau jenuh air didapat Faktor Keamanan (Fs) lokasi 1 dengan nilai 0,626 dan lokasi 2 nilai, 0,367 kurang dari 1,25 artinya lereng biasa/sering terjadi gerakan tanah atau lereng labil, namun berbeda pada lokasi 3 dengan kemiringan lereng 25º didapat Faktor Keamanan (Fs) 1,430 yang artinya lebih dari 1,25 jarang terjadi gerakan tanah atau lereng stabil. Sedangkan pada kondisi tanah kering / tidak jenuh air, dilokasi 1 dan 2 didapat nilai Faktor Keamanan (Fs) 0,680 lokasi 1 dan lokasi 2 didapat dengan nilai 0,404nyang artinya kurang dari 1,07 lereng masih tetap labil, namun dilokasi 3 pada kondisi tanah kering Faktor Keamanan (Fs) 1,450 lebih dari 1,25 artinya lereng stabil.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PERMUKIMAN MELALUI SISTEM INFORMASI GEOHRAFIS DI KELURAHAN 1 ULU, KECAMATAN SEBERANG ULU 1, KOTA PALEMBANG Utami, Sri Qodriyati; Suriadi, Aan; Heldayani, Eni
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v19i1.14719

Abstract

Permukiman adalah wujud berbagai aktifitas dari penghuni diatas wilayahnya. variasi setiap permukiman dipengaruhi oleh faktor fisik, faktor sosial ekonomi dan faktor sosial budaya. Pada permukiman di kelurahan 1 ulu yang berdekatan dengan sungai ogan memiliki kenampakan yang khas untuk dikaji, Namun pada saat ini kenampakan yang khas dari karakteristik wilayahnya belum diketahui. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik permukiman melalui sistem informasi geografi di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini seluruh bangunan rumah di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang. Sample penelitian ini dibuat 4 zona yang dibagi berdasarkan batas fisik jalan di Kelurahan 1 ulu yakni zona 1, zona 2, zona 3 dan zona 4. Data diperoleh melalui interpretasi citra dan observasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan keruangan. Berdasarkan hasil penelitian didapat hasil Pertama, ada variasi sebaran bangunan rumah yaitu Zona 1, Zona 3, dan Zona 4 merupakan Pola Permukiman Acak, sedangkan Zona 2 merupakan Pola Permukiman Mengelompok. Kedua, 96,60% orientasi bangunan rumah menghadap ke darat atau bisa disebut bahwa arah pintunya menghadap kejalan bukan ke sungai. Ketiga, Kepadatan Bangunan Rumah di Kelurahan 1 Ulu dengan 2 variasi yakni rendah dan sangat rendah zona 1 dengan KDB 19,5% termasuk ke kriteria kepadatan rendah, zona 2 dengan KDB 3,19% termasuk ke kriteria kepadatan sangat rendah, zona 3 dengan KDB 9,27% termasuk kriteria kepadatan rendah, dan zona 4 dengan KDB 2,17% termasuk kriteria sangat rendah. Hal ini dapat dipengaruhi faktor 3 faktor yakni berdekatan dengan sungai, kawasan yang masi baru dan kawasan yang sudah lama, dan transportasi serta aksebilitasnya.